Logo
Hamil Anak Genderuwo
Hamil Anak Genderuwo

Hamil Anak Genderuwo

80 Bab
Tamat
Dalam Hamil Anak Genderuwo, Esmeralda menghadapi teror misterius di kampung halaman. Setelah lama menanti, ia akhirnya mengandung, namun janin tersebut menyimpan rahasia gelap. Ikuti kisah horor dan mystery story ini dalam web novel yang penuh teka-teki supernatural dan ancaman tak kasat mata.
Bab 1 dari Hamil Anak Genderuwo

Tok Tok Tok

Suara ketukan pintu yang cukup keras, telah menyita perhatian Esmeralda yang sedang memasak di dapur, untuk makan malam suaminya.

Wanita yang memiliki rambut panjang dan sedikit ikal itu bergegas mematikan kompor. Ia setengah berlari menuju ke pintu depan sambil menguncir rambutnya.

Saat Esmeralda membuka pintu, ia sedikit terkejut saat melihat wanita bertubuh gemuk yang sudah sangat familiar baginya.

"Bu Hilda? Hehe, ada apa ya Bu bertamu malam-malam?" tanya wanita itu hendak memastikan. Ia tampak tersenyum kaku.

"Esme, kamu nggak lupa kan? Hari ini sudah jatuh tempo untuk bayar kontrakan," sahutnya dengan nada yang tegas.

"Maaf ya, Bu! Suami saya belum pulang. Nanti kalau sudah pulang, uangnya saya antar ke rumah ya, Bu?" ucap Esmeralda berusaha untuk negosiasi pada si empu pemilik kontrakan, tempat tinggalnya selama beberapa tahun ini.

Wanita itu tidak langsung menyahuti. Ia tampak berpikir dengan serius.

"Masa ibu nggak percaya sama saya? Saya sudah lama lho tinggal di kontrakan ibu, dan nggak pernah nunggak bayar," ucapnya lagi mencoba meyakinkan wanita yang masih berdiri di hadapannya.

"Baiklah, saya tunggu kamu ke rumah," sahut wanita itu sebelum ia beranjak dari hadapan Esmeralda yang terlihat menghela nafas lega.

Ia memperhatikan sebentar langkah Bu Hilda yang semakin menjauh dari pandangannya. Ia pun kembali menutup pintu dengan raut wajah yang tampak lesu.

Esmeralda telah kehilangan semangatnya untuk menyiapkan makan malam. Ia duduk di sofa berwarna cream yang berada di ruang tamu dengan pikiran yang gelisah.

Sesekali ia menatap jam yang tergantung di dinding. Waktu telah menunjukkan pukul tujuh malam kurang lima belas menit.

"Mas Franky ke mana sih? Tumben banget jam segini belum pulang." Esmeralda mendengus merasa kesal.

Baru saja ia hendak beranjak dari sofa, terdengar suara ketukan pintu yang nyaring.

Esmeralda cepat-cepat membuka pintu rumahnya. Dan benar saja dugaannya. Suaminya telah berdiri di depan pintu dengan raut wajah yang tampak kusut.

"Mas Franky? Kok baru pulang? Gajinya masih belum turun ya, mas? Bu Hilda barusan datang menagih uang kontrakan," ucap Esme dengan panjang dan lebar.

Lelaki bertubuh gemuk itu seolah seperti tidak menggubris keluhan istrinya. Ia berjalan masuk melewati Esme yang tampak terbengong.

Lelaki itu duduk di sofa dengan wajah yang terlihat frustasi. Kepalanya ia sandarkan pada sofa sambil menutup wajahnya dengan telapak tangan.

Esme duduk di sebelah lelaki itu, menatapnya dengan penuh kekhawatiran. Ia bisa melihat bahwa situasinya tidak baik-baik saja.

"Ada apa, mas? apa ada masalah di kantor?" tanya wanita itu dengan penasaran. Pandangan matanya masih belum beralih dari wajah suaminya.

"Aku kena PHK, dek." Ucapan singkat itu telah membuat raut wajah Esme berubah. Kedua matanya tampak membelalak dengan lebar.

"Kok bisa, mas?"

"Perusahaan mengalami kebangkrutan dan mem-PHK karyawannya besar-besaran," sahutnya dengan lirih.

"Jadi, bagaimana dengan nasib kita, mas?"

Lelaki itu tidak langsung menjawab. Ia tampak menarik nafas panjang, dan menghembuskan secara perlahan.

Franky menatap wajah wanita yang masih duduk di sampingnya. Wanita yang telah ia nikahi selama lima tahun lebih.

"Kita pulang ke kampung mas, ya?" tanya lelaki itu meminta persetujuan dari istrinya yang terlihat mematung selama beberapa saat.

"Kenapa mas tidak mencoba mencari pekerjaan lain? Aku juga akan mencari pekerjaan untuk membantu perekonomian keluarga kita, mas. Atau aku bisa meminta temanku untuk kembali memasukkan aku ke perusahaan lama tempat aku kerja dulu," ucap Esme dengan antusias.

Franky menggelengkan kepalanya dengan cepat. "Kamu lupa ya? Alasan mas dulu meminta kamu berhenti bekerja?" Lelaki itu menatap wajah Esme dengan tatapan mata yang dalam.

Esme mendadak bungkam. Ia menundukkan wajahnya dalam-dalam.

"Mas nggak mau kamu kecapean. Kita sudah sepakat kan? Kamu juga mau memiliki momongan kan?"

Esme menganggukkan kepalanya dengan lemah. Ia menarik nafas panjang, lalu menghembuskan lagi secara kasar.

"Tapi situasinya berbeda, mas. Hanya sementara saja sampai mas mendapatkan pekerjaan pengganti," ucap wanita itu masih berharap mendapatkan persetujuan dari suaminya.

Franky kembali menggelengkan kepalanya dengan cepat. "Nggak. Lebih baik kita pulang ke kampung mas saja, dek. Ibu sama bapak juga sudah mendengar kabar bahwa mas di PHK. Mereka meminta mas pulang ke kampung mengurusi usaha kelontong bapak. Kan kamu juga bisa bantu-bantu ibu di kampung. Apalagi dia sudah tua, dek."

Esme terdiam. Ia tak bisa lagi berkata-kata.

***

Perjalanan yang ditempuh sangat jauh. Kampung Franky berada di dalam hutan yang jauh dari kota.

Selama perjalanan, Esme menatap jalanan melalui jendela mobil travel yang ia naiki dengan tatapan mata yang kosong.

Ini bukan kali pertama Esme datang ke kampung halaman suaminya. Tapi sudah beberapa kali saat hari raya, juga saat Ibu mertuanya sakit, ia pulang untuk membantu suaminya mengurus ibu.

Di Kampung Sukameneng, jaringan internet tidak ada. Jangankan internet, sinyal untuk menelpon dan berkirim pesan lewat SMS pun tidak bisa karena tidak berada dalam jangkauan. Jadi percuma saja memiliki handphone di tempat seperti itu.

Bahkan untuk pergi ke pasar, harus keluar lewat hutan.

Suasana di kampung itu juga sangat sepi. Terlebih lagi setelah azan magrib. Tempat itu benar-benar seperti tempat yang tidak berpenghuni.

Mobil travel yang ditumpangi oleh Franky dan Esme berhenti di Pasar Sukameneng. Untuk masuk ke Kampung Sukameneng, mereka harus naik ojek melewati hutan-hutan.

Selama perjalanan, Esme tidak banyak berbicara. Ia hampir menyesal menikah dengan lelaki yang berasal dari kampung itu.

Setibanya di rumah panggung yang terbuat dari papan kayu, keduanya langsung disambut oleh ibu dan bapak Franky. Mereka terlihat sangat bersemangat saat anak bungsu mereka telah kembali ke rumah.

"Pasti capek kan? Yuk makan dulu, ibu sudah masak banyak untuk kalian," ucap Bu Edith sambil merangkul tubuh putranya, menuntunnya untuk masuk ke dalam rumah yang tampak sederhana.

"Seharusnya ibu nggak perlu repot-repot begitu, Esme kan bisa masak untuk bapak sama ibu," sahut Franky merasa sungkan.

"Nggak apa-apa. Ayo duduk sini!" Wanita itu menempatkan Franky di kursi makan yang telah terhidang cukup banyak makanan.

Esme duduk di sebelah Franky dengan perasaan canggung.

"Kamu terlihat sangat kurus sekarang, nak!" ucap wanita itu lagi sambil menuangkan nasi ke piring Franky. "Makan yang banyak ya?"

"Iya, Bu." Lelaki itu hanya menganggukkan kepalanya dengan perlahan. Ia merasa sikap ibunya sedikit berlebihan.

"Bagaimana istrimu? Apakah dia sudah hamil?" Pertanyaan yang tiba-tiba diajukan oleh wanita itu membuat keduanya tercengang. Baik Franky, maupun Esme, keduanya saling menatap satu sama lain.

"Kalian sudah menikah lebih dari lima tahun lho! Kenapa belum bisa memberikan ibu cucu?"

Esme terdiam membisu. Baru saja ia datang ke kampung itu, ia telah dibuat tidak nyaman dengan ibu mertuanya.

Selera makan Esme mendadak hilang. Ia segera beranjak dari kursi makan.

"Kamu mau ke mana, dek?" tegur Franky saat melihat istrinya meninggalkan ruangan.

"Mau ambil barang yang tertinggal di depan mas," sahut Esme berbohong.

Esme duduk di tangga depan rumah. Ia menopang dagu sambil melihat-lihat ke sekelilingnya yang mulai terlihat gelap.

Tiba-tiba saja Esme menangkap sekelebat bayangan yang lewat kebun kosong yang berada di seberang rumah mertuanya.

Pandangan Esme terpusat menatap sebuah pohon beringin paling besar yang baru pertama kali ia lihat. Seketika bulu kuduknya berdiri.

***

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cewek lugu perlahan jadi liar
Cewek lugu perlahan jadi liar
Dalam web novel Cewek lugu perlahan jadi liar, Laura terjebak dalam obsesi Ardhy yang memaksanya melayani fantasi seksual menyimpang dengan orang lain. Ikuti kisah romance modern berbalut fantasy ini saat Laura harus memilih antara kesetiaan atau harga dirinya dalam menghadapi pengkhianatan.
Cinta Memang Begitu
Cinta Memang Begitu
Dalam Novel Web fantasi modern Cinta Memang Begitu, seorang wanita yang tewas tragis setelah selalu kalah dari saudara angkatnya terlahir kembali. Ia memilih melepaskan obsesi masa lalu dan hidup mandiri untuk meraih kebahagiaan. Baca Novel Online menarik ini.
Ketika Anak Kami Melompat, Saya Memutuskan Ikatan Kami
Ketika Anak Kami Melompat, Saya Memutuskan Ikatan Kami
Dalam novel werewolf ini, Alpha Damien mengabaikan putrinya demi Omega lain hingga tragedi terjadi. Ketika Anak Kami Melompat, Saya Memutuskan Ikatan Kami menjadi misi sang ibu melakukan Ritual Penolakan. Baca kisah romance fiction books ini tentang konsekuensi pengkhianatan pasangan jiwa.
Luna Curiannya, Penyesalan Terbesarnya
Luna Curiannya, Penyesalan Terbesarnya
Dalam Luna Curiannya, Penyesalan Terbesarnya, sang Luna menolak Alpha Arlan setelah pengkhianatan menyakitkan demi wanita lain. Kisah werewolf romance ini mengikuti perjuangannya memutus ikatan takdir dalam fantasy novel penuh intrik demi menemukan kebebasan sejati dari pengabaian.
Misteri Masalembo (Crash Landing)
Misteri Masalembo (Crash Landing)
Dalam Misteri Masalembo (Crash Landing), Adam dan Ingrid berjuang bertahan hidup saat pesawat mereka menembus portal dimensi beracun. Petualangan penuh misteri story dan elemen sci fi novels ini memaksa mereka memecahkan teka-teki kuno demi melakukan pendaratan darurat yang mempertaruhkan nyawa.
Penyihir Terakhir
Penyihir Terakhir
Dalam fantasy novel Penyihir Terakhir, Zephyr harus bertahan hidup dari kejaran Kerajaan Elde setelah kaumnya dibantai. Sebagai penyihir terakhir, ia menghadapi pilihan antara balas dendam atau perdamaian. Ikuti adventure story penuh aksi ini di web novel terbaik sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Kembali ke 2002, Aku Membangun Kerajaanku
Kembali ke 2002, Aku Membangun Kerajaanku
Aiden Reed, seorang elite sosial dan bujangan idaman, terlahir kembali pada tahun 2002 saat hendak mendaftar kuliah. Berbekal wawasan masa depan, ia gencar memperluas jaringan dan menangkap peluang e-commerce dengan mendirikan Rocket 101 Delivery. Di sisi lain, Aiden bimbang antara si gadis istimewa, Isla Sutton, dan cinta pertamanya, Sophia Shaw...
Pilot Cilik di Ambang Maut
Pilot Cilik di Ambang Maut
Rayen tiba-tiba terbangun di dalam pesawat yang akan jatuh bersama ayahnya. Di ketinggian 9000 meter, dia harus ambil alih kemudi dan berjuang melawan maut dengan tubuh mungilnya untuk selamatkan ratusan nyawa.
Dewa Masak Cilik
Dewa Masak Cilik
Lahir dengan bakat kuliner tingkat dewa, Sandra, murid dari koki legendaris Paman Pei turun gunung untuk membuktikan dirinya. Dengan satu hidangan, ia mengguncang dunia kuliner dan menaklukkan semua juri! Si kecil ini bukan sekadar jenius. Dia adalah koki ajaib termuda di Himaya!
Perceraian Malah Membawa Cinta
Perceraian Malah Membawa Cinta
Tiga tahun lalu, Ryan, calon astronot paling cemerlang di Amerika, rela meninggalkan promosi bersejarah hanya untuk hidup sebagai suami setia Vanessa. Sayangnya, Vanessa yang matre diam-diam mencintai Jackson, teman masa kecilnya yang kaya raya. Patah hati, Ryan memutuskan mengambil kembali identitas aslinya dan bergabung dalam misi luar angkasa nasional yang mempertaruhkan nyawa. Sadar mungkin takkan kembali, dia diam-diam menyumbangkan ginjalnya untuk menyelamatkan Vanessa. Namun, penyesalan baru datang belakangan. Baru setelah kepergian Ryan, Vanessa tersadar akan segala yang telah hilang. Pertemuan terakhir mereka berlangsung di upacara penghargaan yang disiarkan nasional, tempat Ryan berdiri penuh kehormatan dengan seorang wanita anggun dan memesona di sisinya...
Cinta Tak Terlupakan
Cinta Tak Terlupakan
Tujuh tahun yang lalu, keluarga Klara Mustika bangkrut dan dia didiagnosis menderita kanker lambung. Untuk tidak membebani Dennis Kenzo, Klara membohongi Dennis dengan berpura-pura mencintai orang lain dan menceraikannya dengan tega. Tujuh tahun kemudian, Dennis menjadi CEO perusahaan teknologi dan mereka bertemu kembali. Rencana balas dendam Dennis berubah menjadi upaya untuk kembali bersama dengan Klara. Dennis masih menunggunya sejak tujuh tahun yang lalu, tapi Klara merasa dirinya tidak pantas menerima cinta Dennis.
Ortu Pura-Pura Miskin, Kubuang
Ortu Pura-Pura Miskin, Kubuang
Tuan muda palsu dipaksa orang tua angkatnya menyumbangkan ginjal dan meninggalkan Universitas Cingnam. Setelah cedera, dia jadi pengantar makanan sambil menyadari kebohongan di sekitarnya. Bangkrut, tertipu, dan putus hubungan keluarga, dia pergi sendiri. Orang tua kandung dari grup top datang bersama kakaknya menjemputnya. Dia masuk Cingnam sebagai perwakilan mahasiswa baru dan saat upacara pembukaan, membalas dendam, menaklukkan tuan muda asli dan orang tua angkatnya.