Logo
Menuntut Balas
Menuntut Balas

Menuntut Balas

93 Bab
Tamat
Dalam Menuntut Balas, Xavier berlatih bela diri demi menghabisi kelompok mafia yang membunuh ayahnya. Ikuti kisah penuh aksi dan adventure ini di webnovel kami. Baca online novel perjuangan hidup dan misi balas dendam yang menegangkan sekarang juga di platform kami.
Bab 1 dari Menuntut Balas

Dor !

Xavier mencari sumber tembakan itu. Dengan berlari kecil ia menuju tempat tinggalnya. Dari balik pintu ia mendengar suara dua orang pria yang tidak di kenalnya. Dengan berhati-hati, ia mencoba melihat dari celah jendela sambil berjongkok.

"Bos. Xander sudah kami habis," ungkap salah satu pria bertubuh tegap yang sedang berada di dalam rumah sambil menghubungi seseorang melalui ponselnya.

Xavier membulatkan matanya tanda ia terkejut saat melihat ayahnya telah terbujur kaku di lantai. Seketika ia teringat adiknya yang masih kecil. Matanya mencari-cari keberadaan adiknya namun tidak ia temui.

"Ayo, kita segera keluar dari rumah ini sebelum orang lain melihat !," seru pria asing itu.

Xavier bergegas untuk bersembunyi agar ia tidak menjadi korban selanjutnya dari pria asing itu.

Dengan perlahan ia berjalan menuju belakang rumahnya dan masuk melalui pintu belakang.

Pria-pria yang bertubuh tegap itu sudah meninggalkan tempat tinggal keluarga Xavier barulah ia memberanikan diri menuju jasad ayahnya.

Air mata Xavier membasahi pipinya. Karena ayahnya lah yang selama ini banyak berkorban untuk mereka sedangkan ibunya pergi meninggalkan mereka setelah melahirkan adiknya yang bernama Xaviera yang pada saat itu perekonomian keluarganya sedang sulit.

Ia melihat luka di dada kanan ayahnya kemudian menyentuhnya dan bersumpah akan membalaskan dendam atas kematian ayahnya.

"Kakak! Apakah kamu sudah pulang?," tanya seorang gadis mungil pada Xavier.

Xavier memeluk adiknya. Ia bersyukur adiknya selamat.

"Mengapa ayah tidur di lantai, kak?" tanyanya polos.

"Ayah kelelahan. Sebentar lagi kakak akan membangunkan ayah," sengaja Xavier tidak memberitahukan pada adiknya bahwa ayah mereka telah tiada.

Xavier memberitahukan kepada tetangganya perihal kematian ayahnya. Para tetangganya pun berbondong-bondong membantu Xavier dan juga melaporkan ke pihak kepolisian mengenai kematian Xander.

Xavier ingin merahasiakan kematian ayahnya dari adiknya. Ia meminta tolong pada tetangganya selama proses pemakaman, adiknya berada di rumah tetangga mereka. Tetangga mereka pun setuju.

Proses pemakaman telah selesai. Xavier pun menjemput adiknya dari rumah tetangga.

"Kakak darimana saja? Mengapa lama sekali menjemput ku?" tanya adiknya yang pada saat itu berada di punggungnya.

Sambil berjalan Xavier pun menjawab, "Kakak harus kembali bekerja."

"Apakah ayah sudah bangun?" tanya adiknya dengan polos.

"Ayah sudah pergi ke luar negeri untuk bekerja," jawab Xavier.

Dengan hati yang teriris, Xavier terpaksa berbohong pada adiknya. Ia tak ingin ada kesedihan di wajah ceria adiknya.

"Kakak, mari kita bernyanyi !" pinta Xaviera.

"Baiklah,"

Xavier yang pada saat itu masih menggendong Xaviera di punggungnya pun menuruti permintaan adiknya. Bait demi bait lagu ia nyanyikan untuk menghibur hati adiknya walau air matanya masih ingin menetes. Perlahan suara Xavier berubah menjadi parau. Adiknya pun heran dengan perubahan suara kakaknya.

"Kakak kenapa? Apakah kakak sedang bersedih? Mengapa suara kakak seperti itu?" tanya Xaviera heran.

"Kakak tidak apa-apa. Hanya saja tadi kakak terlalu banyak makan gorengan sehingga suara kakak seperti ini," jawab Xavier sambil menyeka air matanya yang sempat terjatuh.

Walaupun Xavier memberi banyak alasan, Xaviera tetap merasa curiga dengan apa yang terjadi pada kakaknya tetapi Xaviera memilih diam dan pura-pura tidak tahu.

Sesampainya di rumah, rumah sudah kembali bersih seperti tidak terjadi apa-apa di rumah mereka. Xaviera pun turun dari gendongan Xavier.

"Segera cuci kaki kamu dan lekas lah tidur," pesan Xavier yang pada saat itu sedang berjalan menuju kamarnya.

"Iya, kak."

Xaviera memperhatikan setiap gerakan kakaknya yang hendak memasuki kamar. Ia melihat raut wajah sedih terlukis di wajah kakaknya. Ia tidak ingin menanyakan karena tidak ingin menambah beban kakaknya.

Xaviera bergegas melaksanakan apa yang di katakan kakaknya. Selesai membersihkan diri, ia pun segera menuju tempat tidurnya. Terdengar suara langkah kaki, ia pun segera menutup matanya. Ia tahu itu langkah kaki kakaknya yang akan memastikan jika dirinya sudah tertidur.

Xavier membuka pintu kamar adiknya. Lampu kamar masih terang. Ia melihat adiknya sudah memejamkan mata. Kemudian ia menarik selimut untuk membungkus tubuh adiknya yang saat itu ia kira sudah tertidur. Dengan lembut ia mengusap puncak kepala adiknya.

"Jadilah anak yang baik dan pandai menjaga diri," ucap Xavier lirih.

Xaviera masih mendengar ucapan Xavier karena pada saat itu Xaviera sedang pura-pura tidur.

Setelah Xavier mengira jika adiknya sudah terlelap, ia pun mematikan lampu kamar dan menghidupkan lampu tidur kemudian menutup kembali pintu kamar adiknya.

Xaviera merasa ada yang aneh dengan kakaknya. Setelah kakaknya keluar dari kamarnya, ia pun kembali membuka matanya. Ada rasa gelisah yang ia rasakan. Tiba-tiba saja ia teringat ketika ayahnya meminta ia sembunyi di dalam ruang bawah tanah dan tak lama terdengar suara ayahnya yang berdebat dengan beberapa orang pria, selanjutnya terdengarlah suara letusan tembakan.

Pikiran Xaviera terlalu bising dengan peristiwa ayahnya meminta agar ia sembunyi dan juga suara tembakan yang sempat ia dengar di siang itu. Tetapi berkat kakaknya mengatakan jika ayahnya telah bangun dan pergi ke luar negeri untuk bekerja, membuat perasaan gelisah nya sedikit mereda. Walaupun demikian, malam ini tetaplah ia tidak bisa memejamkan matanya.

Setelah memeriksa rumah sudah terkunci, Xavier kembali ke kamarnya. Tubuhnya yang sudah berada di atas ranjang tampak gelisah. Berulang kali ia berpindah posisinya tetapi ia tetap merasa tidak nyaman. Ia pun berjalan menuju meja belajarnya dan membuka laptopnya. Sebuah file yang berisi kenangan bersama ayahnya pun ia buka. Walaupun mereka hanya bertiga, terlihat ekspresi bahagia diantara merek bertiga. Kembali hatinya di hujani rasa sedih. Tak ingin berlarut, ia pun menutup kembali laptopnya.

Pikirannya berkelana ke masa depan adiknya. Dengan kondisi seperti ini, ia tidak mungkin meninggalkan adiknya untuk bekerja. Akhirnya terlintas di pikiran Xavier untuk menitipkan adiknya ke panti asuhan agar ia merasa tenang saat bekerja dan juga saat ia akan membalaskan dendam atas kematian ayahnya.

Keesokan harinya, Xavier sudah mengemasi barang-barang adiknya. Xaviera yang melihat kakaknya yang pada saat itu mengemasi barang miliknya pun merasa heran karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

"Kakak sedang apa?. Mengapa barang-barang aku kakak masukan ke koper?"

"Oh iya, kakak lupa memberitahukan kamu jika hari ini kakak akan menyusul ayah untuk bekerja diluar negeri. Jadi kakak ingin menitipkan kamu ke rumah orang baik dan kamu akan menemukan banyak teman di sana," jawab Xavier.

Xaviera yang mendengar jawaban kakaknya pun membalas dengan ekspresi datar. Sepertinya ada rasa ingin memprotes dengan sikap kakaknya itu.

"Aku saja yang mengemasi barang-barang ku."

Xavier menoleh ke arah adiknya dengan rasa bersalah tetapi ini harus ia lakukan demi keselamatan adiknya.

"Nanti ketika sampai di sana katakan pada mereka nama kamu adalah Grizelle jangan katakan Xaviera," pinta Xavier.

"Mengapa begitu?"

"Grizelle itu juga kan nama kamu. Xaviera Grizelle Werner. Tetapi kamu cukup katakan nama kamu Grizelle dan jangan katakan nama depan kamu dan juga nama belakang kamu yang merupakan nama keluarga kita," pesan Xavier.

Xavier ingin menyembunyikan identitas adiknya. Agar para mafia tidak melacak keberadaan adiknya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

49 Hari Bersama Tawanan Sexy
49 Hari Bersama Tawanan Sexy
Dalam 49 Hari Bersama Tawanan Sexy, Tamara Levinka menghilang misterius dari tunangannya. Model ini kembali dengan rahasia besar tentang Jeff. Simak kisah romance modern penuh aksi ini di webnovel kami. Baca romance stories seru tentang pengorbanan dan pilihan hidup yang berbahaya.
Darah Sang Mafia
Darah Sang Mafia
Darah Sang Mafia mengisahkan Dastan, pembunuh berdarah dingin yang terjebak misi melindungi Dara. Di balik aksi dan rahasia kelam keluarga, mereka harus bertahan dari ancaman kematian. Baca mafia romance books ini untuk mengikuti perjuangan mereka keluar dari dunia kegelapan di web novel ini.
Gairah Sang Bodyguard
Gairah Sang Bodyguard
Dalam Gairah Sang Bodyguard, penyanyi Venus terancam nyawa setelah menjadi saksi kejahatan. Polisi Dion pun ditugaskan melindunginya. Namun, benih cinta muncul di tengah tugas meski keduanya telah memiliki pasangan. Simak romance novel penuh aksi ini di platform online novel terbaik.
Harga Diri Seorang Suami
Harga Diri Seorang Suami
Dalam novel modern Harga Diri Seorang Suami, Gunawan kehilangan pekerjaan dan diusir paksa oleh istrinya. Kini ia bertekad bangkit demi membalas penghinaan tersebut. Ikuti perjuangan penuh action dalam romance novel ini dan baca kisah lengkapnya di webnovel sekarang.
I'm The Beast
I'm The Beast
Dalam I'm The Beast, Rodolfo Silas bertransformasi dari pembunuh bayaran menjadi pelindung desa melawan teror Werewolf Stories. Namun, penculikan oleh klan elit mengubahnya menjadi monster. Ungkap misteri dan aksi bertahan hidup dalam adventure story yang penuh ketegangan ini.
Indra, Reinkarnasi Tiga Dewa
Indra, Reinkarnasi Tiga Dewa
Dalam Indra, Reinkarnasi Tiga Dewa, Indra berkelana melawan Raja Iblis yang menyebarkan virus di dunia Nobel. Bersama Aruna dan Rai, ia memulai adventure di fantasy novel ini demi membalas dendam desanya dan mengungkap asal-usul orang tuanya melalui misi penuh action yang mendebarkan.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Ibuku Pembunuh Bayaran
Ibuku Pembunuh Bayaran
Pembunuh bayaran wanita peringkat atas yang dijuluki "Snow Fox" tewas dalam misi. Secara gaib, rohnya memasuki tubuh Cassandra. Di hidup barunya, sang ibu sengaja merancang pertemuannya dengan Brandon, kepala keluarga paling berpengaruh di Rilas. Maka mereka sempat berhubungan satu malam. Lima tahun kemudian, Cassandra pulang dari luar negeri dengan putra semata wayangnya, Bryson. Ketika Brandon secara paksa membawa Bryson pergi, demi anaknya Cassandra rela menyamar sebagai pengawal pribadi Brandon. Perlahan, benih cinta tumbuh dalam interaksi mereka, hingga akhirnya mereka bersatu sebagai keluarga bahagia.
Biarlah Berakhir di Sini
Biarlah Berakhir di Sini
Keluarganya Bimo mengira Elena hanya wanita penurut, tidak akan membantah, tak disangka Elene tidak begitu. Disaat dia mengetahui Bimo menyakiti hatinya, dia memutuskan tidak lagi membantu Bimo, bahkan menunjukkan kemampuan hebatnya setelah meninggalkan Bimo. Eh, akhirnya keluarga Bimo hanya bisa melihat Elena pergi dengan senang, sedangkan keluarganya menjadi hancur.
Tergila-gila pada CEO
Tergila-gila pada CEO
Ema terlalu sibuk merawat ibunya yang sakit untuk memikirkan tentang cinta. Terutama dengan Ari Hayasa, si pria nakal dan pujaan hati yang ditakuti semua orang. Dia nggak tahu kalau Ari selama ini telah menunggunya dan berharap dapat kesempatan untuk memenangkan hatinya. Akankah Ema menemukan keberanian untuk memercayainya saat kehidupan mereka mulai bersinggungan? Ataukah dia akan mengambil risiko kehilangan kesempatannya untuk meraih kebahagiaan sejati?
Cahaya Takdir
Cahaya Takdir
Setelah dituduh salah dan menyimpan dendam yang mendalam, dia terlahir kembali ke kehidupan baru hanya untuk menemukan dirinya berada di posisi terbawah sebagai pembantu rumah tangga seorang tuan tanah. Namun, melalui kecerdasan dan ketekunannya, dia berhasil naik pangkat menjadi anak angkat tuan tanah tersebut. Kembali ke tempat di mana dia pernah dirugikan, dia bertemu dengan tuan tanah yang lurus hati, dan bersama-sama, mereka memulai perjalanan terlarang yang penuh rahasia di rumah baru mereka. Mereka akan mengungkap korupsi dan melawan para tiran dalam sebuah kisah keadilan dan intrik.
Hamil dan Menikah dengan Bintang Film
Hamil dan Menikah dengan Bintang Film
Bartender yang sedang hamil dan bangkrut ditawari peran yang tak terlupakan, yaitu berpura-pura menjadi tunangan aktris. Tak satu pun dari mereka tahu bahwa bayi yang dikandungnya sebenarnya adalah bayinya.
Rahasia Aula Leluhur
Rahasia Aula Leluhur
Di balik kehidupan desa yang penuh intrik, aula leluhur menyimpan rahasia kelam. Kematian, pengkhianatan, dan dendam masa lalu terkuak satu per satu saat kebenaran yang terkubur mulai terungkap. Siapakah yang benar-benar bersalah dalam misteri ini?