Logo
Kutukan Cinta Sang CEO
Kutukan Cinta Sang CEO

Kutukan Cinta Sang CEO

83 Bab
Tamat
Dalam Kutukan Cinta Sang CEO, Khaidar Wijaya terjebak nasib mematikan bagi siapa pun yang mencintainya. Demi neneknya, ia menikahi Viona yang membencinya. Akankah Viona bertahan, atau jatuh dalam maut? Baca billionaire romance novel ini di antara daftar fiction books terbaru.
Bab 1 dari Kutukan Cinta Sang CEO

“Ibu mencintaimu, Nak.” 

“Tidak!” 

“Ayah juga mencintaimu, Nak!” 

“Jangan! Tidak! Jangan pergi! Ayah! Ibu!” 

   Dahi pria itu mengerut dan nampak gelisah dalam tidurnya. Kepalanya terus menoleh ke kanan dan ke kiri bergantian, sampai akhirnya matanya tiba-tiba terbuka lebar menatap langit-langit kamar. Selama beberapa saat ia hanya diam, tidak bergeming. 

“Hanya mimpi.” , gumamnya pelan dan merebahkan tangannya di atas dahi seraya memejamkan matanya kembali. 

   Belum lama ia memejamkan mata, sebuah suara yang keluar dari intercom mengejutkannya. 

“Selamat ulang tahun yang ke dua puluh tiga tuan muda, Khaidar. Semoga anda panjang umur dan sehat selalu. Nenek anda sudah menyiapkan kejutan di ruang utama dan sudah menunggu anda.” 

   Pria muda itu membuka matanya perlahan menatap lampu yang padam di atasnya. Ia memikirkan perkataan sekretaris pribadinya yang baru saja berbicara padanya melalui intercom karena tidak berani masuk begitu saja. 

“Masuklah.” , balas Khaidar dan tak berselang lama pintu kamarnya yang besar itu terbuka. 

   Seorang pria dengan setelan jas rapi masuk. Suara sepatu pantofelnya membentur lantai marmer menimbulkan suara yang memaksa Khaidar untuk tidak memejamkan matanya lagi. Dia adalah Hardian, sekretaris pribadi Khaidar yang paling lama bertahan dengannya. Sebelum Hardian, sudah puluhan orang yang mengundurkan diri setelah bekerja tidak kurang dari sebulan. Tidak ada yang istimewa dari Hardian, hanya saja ia memiliki hati yang keras seperti es di kutub yang sulit untuk mencair. Itu adalah salah satu modal besar yang harus dimiliki untuk bertahan sebagai sekretaris pribadi Khaidar. 

“Nenek anda sudah menunggu sejak tadi, tuan muda. Sebaiknya anda segera bangun dan menyapanya sebentar.” , ungkap Khaidar dengan tegas seperti rambutnya yang klimis. 

“Tadi kau bilang hari ini aku ulang tahun yang ke berapa?” 

“23 tahun, tuan.” 

“Ah benar. 23 tahun hidupku yang tidak berguna.” 

“Sebaiknya anda lekas bangun dan temui nenekmu, atau–” 

“Atau apa?” , tanya Khaidar terlihat tidak peduli. 

Hardian melangkah mendekat dan tanpa ragu langsung menyibak selimut yang menutupi dada Khaidar sampai ke ujung kakinya dan membuat dadanya terekspos, “Apa saya harus menyeretmu juga, tuan?” 

   Khaidar sejak dulu memiliki kebiasaan untuk tidur tanpa mengenakan baju meskipun kamarnya dingin. Ia lebih memilih untuk memakai selimut yang tebal. Ia yang masih terkejut dengan tindakan Hardian barusan langsung turun dari tempat tidur sebelum Hardian benar-benar menyeretnya dengan cara yang sama sekali tidak terhormat. Saat Khaidar bangun berdiri, Hardian melihat bagian bantal yang membentuk kepala Saka tampak agak basah tanda bahwa Khaidar berkeringat saat tidur, padahal pendingin ruangan terus menyala sepanjang malam. 

“Apa semalam anda mimpi buruk lagi, tuan muda?” , tanya Hardian berjalan mengikuti Khaidar yang sudah melangkah keluar dari kamarnya dengan mengenakan jubah mandi abu-abu. 

“Apa kau seorang peramal, mas Hardian? Bagaimana bisa tebakanmu selalu benar?” , kini Khaidar yang balas bertanya. 

   Sepanjang jalan Khaidar dari kamarnya menuju ruang utama, ia bertemu dengan beberapa orang yang menunduk sambil mengucapkan selamat pagi padanya. Mereka adalah para pekerja yang mengurus rumah dua lantai yang memiliki luas 2.500 meter persegi itu. Kebanyakan orang-orang yang bekerja untuk merawat rumah ini adalah laki-laki. Tentu ada alasan khusus untuk itu. 

“Bukan meramal. Saya lebih suka menyebutnya dengan deduksi.” , jawab Hardian singkat. 

   Saat Khaidar menuruni tangga melingkar yang besar itu, ia bisa melihat ada begitu banyak kotak-kotak kado yang dibungkus dengan pita-pita besar bertebaran di sekitar sofa. Beberapa pelayan sudah berdiri dengan atribut khusus ulang tahun seperti topi kerucut dan juga terompet. 

“Selamat ulang tahun, tuan muda Khaidar!” , sahut mereka semua dengan kompak lalu diiringi dengan tepukan tangan dan juga lagu ucapan selamat ulang tahun. 

“Stop! Stop! Stop!” , pekik Khaidar terlihat tidak senang dengan itu dan mereka semua langsung berhenti, “Aku sudah besar. Sudah berkepala dua. Tidak perlu seperti itu.” 

   Para pelayan yang langsung ciut itu menatap ke arah Hadrian bersamaan, seolah-olah bertanya ‘apa yang harus mereka lakukan sekarang’. Tanpa sepatah kata pun, Hadrian selaku orang terdekat Khaidar saat ini, langsung memberi kode dengan menggerakan kepalanya untuk meminta mereka pergi kembali pada pekerjaan mereka masing-masing. 

   Kado yang tentu saja tidak dibutuhkan oleh Khaidar itu benar-benar menumpuk, tumpah ke lantai. Saat hendak duduk di tengah sofa, Khaidar menendang beberapa kado yang menghalangi langkah kakinya, sementara beberapa pelayan yang masih ada di sana hanya bisa bersedih hati. Mereka yakin kotak terkecil yang ada di situ adalah ponsel keluaran terbaru dan Khaidar menendangnya begitu saja seakan itu adalah kertas tak terpakai yang telah diremas menjadi bentuk bola. 

“Selamat ulang tahun cucuku sayang.” ,ucap seorang wanita tua yang tampil di layar sebuah tablet yang sudah berdiri di atas meja, tepat di hadapan Khaidar. 

   Pria itu bisa melihat sang nenek yang tersenyum lebar menampilkan garis kerutan di sudut mata, sementara dirinya sendiri tidak menyalakan kamera sesuai dengan permintaan sang nenek. 

“Nenek terlihat cantik hari ini.” , puji Khaidar dengan senyum pahit di wajahnya. 

Wanita tua yang tampak di layar, tertawa renyah mendengarnya, “Tentu saja. Ini hari yang istimewa untuk nenek karena cucu nenek berulang tahun. Tidak terasa kau sudah tumbuh besar.” 

“Bagaimana nenek bisa tahu aku tumbuh besar jika tidak melihatku?” , tanya Khaidar tersenyum miris. 

   Senyuman lebar sang nenek pun memudar namun ia tetap memaksa kerutan di sekitar bibirnya untuk tetap terangkat. 

“Apa nenek tidak mau melihatku? Sekali saja. Aku tidak butuh hal lain. Aku tidak butuh semua kado bodoh ini. Aku ingin nenek melihatku.” 

   Hardian dan beberapa pelayan yang masih ada di situ ikut bersedih dalam hati mereka merasakan betapa kesepiannya Khaidar, sepanjang hidupnya tidak pernah benar-benar merasakan kasih sayang secara langsung meskipun hidupnya sangatlah berkecukupan. 

   Bibir sang nenek bergetar, ikut merasakan kesedihan yang dirasakan oleh cucu kesayangannya itu. Namun ia tidak punya pilihan selain tetap tersenyum, terlihat tegar. 

“Nenek akan datang berkunjung nanti.” 

“Nenek juga bilang begitu pada ulang tahunku tahun lalu.” 

“Kau tahu nenek sangat sibuk mengurus banyak hal.” 

“Nenek juga tahu aku sangat merindukan nenek.” 

   Bak serangan peluru dari juru tembak, setiap kata yang Khaidar ucapkan tepat mengenai hati sang nenek, melukainya, dan meninggalkan rasa sakit di sana. Ia tidak bisa mengingkari bahwa perkataan cucunya adalah benar dan ia pun merasakan hal yang sama. 

“Baiklah. Silahkan kau buka kameramu. Nenek ingin melihat wajah cucu nenek yang paling tampan.” 

   Khaidar tersenyum senang dan matanya sudah berkaca-kaca. Ia menoleh pada Hadrian dan lelaki berpakaian rapi itu langsung mendekat untuk menyalakan fitur kamera dengan ragu-ragu. Sebelum menyalakannya, ia menoleh kembali pada Khaidar dan yang ia dapatkan hanya anggukan kepala. 

   Di seberang panggilan video, sang nenek merasa begitu gugup sampai ia harus memegangi tangannya yang gemetar. Selama setahun ini ia hanya melihat cucunya melalui foto saja, tidak pernah melihatnya secara langsung untuk keselamatannya. 

   Khaidar Wijaya, cucu satu-satunya dan juga merupakan pewaris tunggal dari perusahaan property miliknya. Kehidupan sempurnanya yang sudah terjamin sejak dalam kandungan dihentikan oleh kutukan yang datang padanya. Semua orang yang menyayanginya dengan tulus akan terus mendapatkan kesialan sampai puncaknya adalah kematian.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

CEO Dingin Menolak Diceraikan Istri Tunarungu
CEO Dingin Menolak Diceraikan Istri Tunarungu
Temukan kelanjutan novel romantis CEO Dingin Menolak Diceraikan Istri Tunarungu. Renee yang tunarungu memutuskan pergi setelah tiga tahun diabaikan oleh suaminya, Arvin. Namun, sang miliarder menolak bercerai sebelum Renee melahirkan anak kedua. Baca novel online ini untuk mengikuti konflik mereka.
DINIKAHI KONGLOMERAT
DINIKAHI KONGLOMERAT
Dalam romance novel DINIKAHI KONGLOMERAT, Sinta menghadapi teror dan hinaan kasta setelah menerima lamaran Tuan Muda Ashraf. Di tengah tekanan keluarga, ia berjuang membuktikan martabatnya. Baca kisah billionaire romance books ini untuk melihat perjuangan Sinta meraih takdirnya.
I am always waiting for you (I'm fine 2)
I am always waiting for you (I'm fine 2)
Dalam I am always waiting for you (I'm fine 2), Aldy sang CEO kejam kembali bertemu Ara, mantan kekasih yang menyimpan rahasia besar. Di tengah perjodohan paksa, billionaire romance ini menguji kesetiaan saat proyek bisnis mempertemukan mereka kembali dalam sebuah romance novel yang penuh luka.
I Love You Pak Tua
I Love You Pak Tua
Dalam I Love You Pak Tua, Viona terjebak sandiwara kekasih bayaran demi bosnya, Raka. Meski terhalang restu dan perjodohan, sekretaris muda ini berjuang mengejar cinta sang miliarder. Temukan kisah billionaire romance novels ini di platform web novel dengan konflik modern yang memikat.
Jatuh Cinta Dengan CEO Duda
Jatuh Cinta Dengan CEO Duda
Dalam Jatuh Cinta Dengan CEO Duda, Sinta harus menghadapi tantangan saat bekerja untuk Dimas. Konflik memuncak ketika mantan istrinya kembali mengancam hubungan mereka. Baca kisah romance novel ini di web novel kami, salah satu billionaire romance books terbaik untuk pembaca setia.
My Sweet Dangerous Logan
My Sweet Dangerous Logan
Dalam My Sweet Dangerous Logan, Annabella terpaksa mengajukan nikah kontrak demi menyelamatkan keluarganya. Billionaire Logan Mason menerima tawaran itu, namun misi mereka berubah saat perasaan nyata muncul. Baca romance novel ini untuk melihat pilihan sulit dalam online novel yang penuh intrik.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Dijuluki] Dulu Dibuang, Sekarang Diminta Kembali
[Dijuluki] Dulu Dibuang, Sekarang Diminta Kembali
Bocah malang itu berusaha keras untuk menyenangkan keluarganya, tetapi ditelantarkan dan diracuni hingga meninggal. Ia secara tidak sengaja terlahir kembali 10 tahun yang lalu dan memutuskan hubungan dengan keluarganya. Dengan ingatan akan kehidupan masa lalunya, ia menghasilkan ratusan miliar dan menjadi orang terkaya, membuat semua orang yang memandang rendah dirinya tak terjangkau!
Bayangmu yang Hilang
Bayangmu yang Hilang
Orang tua Kirana mengemudi dalam keadaan mabuk di hari pernikahan, menyebabkan Reza kehilangan seluruh keluarganya. Pernikahan itu berubah menjadi pemakaman, dan kekasih menjadi musuh. Untuk menebus dosa, Kirana tetap di sisi Reza selama lima tahun, menanggung semua penderitaan yang diberikan oleh Reza. Setelah lima tahun, hubungan mereka berakhir dengan penyesalan. Reza sangat terpukul setelah kehilangannya...
[Versi Dub] Pengemis Hebat
[Versi Dub] Pengemis Hebat
Bertahun-tahun yang lalu, sebuah keluarga yang dikenal karena penguasaan mereka musnah. Sebelum meninggal, sang matriarki memperingatkan anaknya untuk tidak menggunakan keterampilan mereka lagi. Bertahun-tahun kemudian, selama kompetisi seni bela diri untuk memilih seorang pengantin, seorang wanita muda dari keluarga lain akan kalah dari lawan asing. Pada saat kritis, anak itu menghancurkan liontin giok, mendapatkan kembali kekuatan untuk melindungi orang yang mereka cintai.
Cari Aku Dalam Keputusasaan
Cari Aku Dalam Keputusasaan
Setelah kehilangan orang tuaku, aku tinggal bersama ibu angkatku, Tante Sandra. Aku tinggal di rumahnya bersama kedua putranya, Miller bersaudara, dan mendapat banyak kasih sayang serta perhatian. Aku kira aku akan menikah dengan salah satu dari mereka, tapi semuanya berubah ketika Lola, putri pembantu kami, datang. Pria yang paling kucintai menghancurkan hatiku. Setelah aku pergi, mereka berusaha mencariku gila-gilaan.
Orang Besar yang Terlupakan
Orang Besar yang Terlupakan
Meskipun dia orang penting, dia dipandang rendah dan diganggu karena sifatnya yang rendah hati.
Mantan Istriku Ternyata sang Penyelamat
Mantan Istriku Ternyata sang Penyelamat
Eve, the nation’s top doctor, saved Dante from a gunshot five years ago, but the severity of her injuries left her infertile. Then Lilith pretended to be the one who saved Dante to try and steal him from Eve. She even faked having cancer so she could artificially inseminate herself with Dante’s child. The night before her wedding to Dante, Eve discovered that Lilith was pregnant. Despite Lilith’s lies, Dante sided with her over Eve. Heartbroken, Eve left for Italy to pursue her career in medicine. Only once she was gone did Dante realize Eve was the one who actually saved him. Now, he’ll do anything to win her back and won’t take “no” for an answer.