Logo
Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya
Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya

Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya

56 Bab
Tamat
Dalam novel Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya, Shanum menghadapi pengkhianatan Arya yang membawa istri baru. Dituduh mandul dan parasit, Shanum bertekad membalas dendam pada mertuanya. Baca romance novel modern ini di platform web novel untuk melihat misi Shanum menghempaskan para benalu.
Bab 1 dari Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya

"Itu pasti Mas Arya," gumam Shanum. Wanita cantik yang tengah sibuk berkutat di dapur dengan berbagai adonan kue itu pun melepaskan apronnya tatkala mendengar ketukan pintu dari luar. 

"Shanum, cepat buka pintunya!" Terdengar suara bariton suaminya yang terdengar tergesa. Shanum merapikan penampilannya seadanya. Lalu melangkahkan kakinya ke arah pintu utama.

Pintu terbuka. Wanita itu terhenyak seketika saat melihat sosok yang berdiri di balik pintu. Bukan hanya suaminya saja yang di sana, melainkan ada ibu mertuanya, adik iparnya dan satu perempuan muda yang sama sekali tak dikenal Shanum.

"Mas?" lirihnya masih bertanya-tanya tentang perempuan itu. 

"Lama amat sih buka pintunya, ngapain aja di rumah!" ketus Bu Desi yang langsung menyelonong masuk ke dalam rumah mewah dua lantai itu. Wanita itu menatap jijik ke arah sang menantu yang penampilannya sama sekali tak sedap dipandang. Bagaimana tidak, di baju Shanum terdapat beberapa bercak dari adonan tepung hingga membuat Bu Desi mencela penampilannya.

"Iya, bikin orang capek berdiri aja," timpal Lila tak kalah ketus dari ibu kandungnya. Sedetik kemudian, perempuan muda itu sudah mengekori langkah Bu Desi, dan duduk di sofa empuk yang ada di ruang tamu. 

"Kamu kenapa sih lama banget buka pintunya," sahut Arya kesal. Dia juga ikut-ikutan mengomeli Shanum sama seperti ibu dan adiknya barusan. "Ayo, masuk," ajaknya kemudian sambil menggandeng tangan perempuan muda yang sedari tadi berdiri di sampingnya. 

Shanum memutar bola matanya malas. Mendengar tiga kali omelan dari ketiga orang itu membuatnya sedikit naik pitam. Ia menarik napasnya dalam-dalam lalu mengembuskannya perlahan, demi menetralkan emosinya. "Sabar, Shanum," gumamnya lirih.

Shanum melangkah mendekati mereka yang kini sudah duduk di sofa. Ia menjadi orang terakhir yang mendaratkan tubuhnya di sofa single yang tersisa.

"Wah, rumahmu besar dan luas juga ya, Arya. Ibu menyesal karena dulu nggak mau ikut kamu ke Jakarta dan tinggal di sini," ucap Bu Desi. Kedua bola matanya tampak berbinar-binar memindai seisi rumah yang ditempati Arya dan Shanum, dengan berbagai macam perabotan mewahnya.

"Ya iyalah, ibu sih. Lila kan udah bilang, mending tinggal di rumah Mas Arya aja. Eh, ibunya nggak mau!" celetuk Lila menimpali penyesalan sang ibu.

Sementara itu, Shanum hanya diam dan memerhatikan gerak-gerik mereka berempat. Arya, Ibu mertua, adik ipar, serta seorang perempuan yang asing bagi Shanum. 

Bu Desi dan Lila yang masih terpesona dengan desain rumah mewah itu, dan Arya juga perempuan yang sedari tadi menundukkan kepalanya, enggan membalas tatapan Shanum. Mungkin … takut.

"Mas Arya, tolong jelaskan semua ini," pinta Shanum mulai membuka suara. Wanita itu menaruh kedua tangannya di perut sembari memindai keempat orang di hadapannya dengan tatapan menyelidik. 

"Ah iya, aku sampai lupa untuk mengenalkannya padamu, Sha," ucap Arya santai, seakan tanpa beban, pun juga rasa bersalah telah membawa istri barunya ke istana yang ditempatinya dengan Shanum selama tiga tahun terakhir.

Shanum menatap lekat ke arah Arya, menanti kata demi kata yang akan keluar dari mulutnya.

"Katakan, siapa dia Mas?" Penuh penekanan, Shanum bertanya. Kedua matanya tengah memindai sosok asing yang duduk di samping suaminya, bahkan bergelayut manja di lengan sang suami. 

"Perkenalkan, dia adalah Anara, istri baruku." Tanpa dosa, lelaki yang masih berstatus suami sah Shanum itu memperkenalkan perempuan dengan riasan tebal, dan pakaian yang aduhai seksinya sebagai istri barunya. Bagaikan petir di musim kemarau ketika Arya mengenalkan sosok itu. 

"Aku sudah menikah dengan Anara tiga bulan yang lalu," sambungnya sembari menatap mesra Anara yang duduk di sampingnya, melempar senyum remeh terhadap istri sah Arya.

"Hahaha…." Shanum tiba-tiba saja tertawa lepas. Dia menertawakan dirinya sendiri. Tidak ada angin. Tidak ada hujan. Tiba-tiba saja dirinya dilanda kenyataan sedemikian rupa. 'Sedih, iya. Tapi hanya sedikit saja. Hatiku terlalu berharga untuk meratapi lelaki pecundang seperti Mas Arya. Mirisnya hidupku!' keluh Shanum dalam hati. 

Shanum menghentikan tawanya. "Lalu, maksudmu apa membawanya ke sini, Mas," ucap Shanum dengan wajah datar. 

Sementara keempat orang itu menatap Shanum heran. Ya, Arya, Bu Desi, Lila, dan juga perempuan muda yang baru saja dikenalkan Arya sebagai istri keduanya. Mereka tercengang dengan ekspresi Shanum.

Bukan amarah atau makian yang wanita itu lontarkan. Melainkan ekspresi datar dan dingin yang Shanum tunjukkan pada mereka berempat.

'Hah! Jangan harap! Aku tak akan mengotori mulutku dengan mengucapkan bermacam sumpah serapah pada mereka. Tidak akan!' Shanum membatin dalam hatinya. 

"M–Maksudku ...." Arya tampak gugup. Pria itu mendadak ciut setelah melihat reaksi santai Shanum. 

"Katakan saja pada Shanum, Arya. Jangan bertele-tele! Kita akan tinggal di sini mulai sekarang!" tukas Bu Desi, dengan tatapan sinisnya tertuju pada Shanum.

Anara? Perempuan itu hanya mampu menundukkan wajahnya. Menyembunyikan senyum licik di balik wajahnya. Shanum dapat melihat senyuman licik dari perempuan itu. Seakan tengah mengejeknya. 

"Tunggu, kalian? Maksudnya Ibu, Lila, dan juga perempuan ini akan tinggal di sini? Di rumahku? Aku nggak salah dengar kan, Mas?" Shanum menatap tajam tepat di manik mata suaminya. 

Pria itu terlihat gelagapan. Jakunnya naik turun tampak kesulitan menelan ludahnya. Dia pikir Shanum akan iya-iya saja dengan kemauannya. Tetapi, dugaannya salah besar.

"Be–Benar, Sha. Karena Anara sekarang jadi istriku juga. Jadi, dia akan tinggal bersama kita. Kamu nggak keberatan, kan?" ucap Arya dengan intonasi sedikit rendah.

"Kalau aku nggak bolehin gimana?" tantang Shanum tidak mau kalah. 

Anara seketika menengadahkan wajahnya menatap tajam ke arah Shanum. 

'Hei, gundik! Beraninya kau menatapku seperti itu. Cih!' Shanum menggeram dalam hatinya. 

Bu Desi dan Lila pun tak kalah sinisnya kala matanya beradu pandang dengan Shanum. 

"Aku kepala keluarga di sini, jadi aku berhak menentukannya, Sha!" ujar suami Shanum itu, sok bijak. 

"Rumah ini adalah rumahku. Aku nggak mau ada sampah yang masuk ke rumahku yang mewah ini," sarkas Shanum seraya mengangkat dagunya.

"Plis, Sha. Anara lagi hamil sekarang. Aku nggak tega kalau biarin dia, ibu dan Lila tinggal di rumah yang sempit. Bukankah di sini banyak kamar yang kosong, Sha. Biarkan mereka tinggal di sini," ucap Arya dengan tatapan mengiba.

"Jangan banyak protes lah kamu, Shanum!" sentak ibu mertuaku. Tatapan matanya nyalang menatap ke arah menantunya itu. 

'Apalagi ini!' desis Shanum dalam hatinya ketika melihat kemarahan sang ibu mertua dan mendengarnya membentaknya untuk yang pertama kali dalam hidupnya.

"Kamu jangan sok berkuasa atas rumah ini. Inikan rumah hasil kerja keras Arya, putraku. Kamu kerjanya cuman ongkang-ongkang kaki, jadi jangan sok ngatur suamimu!" ketusnya lagi. 

'Apa? Aku tak salah dengar? Ongkang-ongkang kaki, katanya. Ibu mertuaku seperti belum sepenuhnya mengenalku.' Shanum mencibir dalam hatinya.

Arya terlihat menyikut pelan ibunya. Memberi kode pada ibu mertua untuk berhenti. 

"Sudah, Bu. Jangan dilanjutkan lagi." Arya tampak berbisik ke telinga ibunya.

"Sudah mandul, sok-sokan mau menguasai harta anakku. Dasar benalu kamu, Shanum!" hinanya lagi. 

Shanum terkesiap dengan hinaan dari Bu Desi. Wanita itu tak mengindahkan permintaan putranya untuk diam. Dia justru melontarkan kata-kata yang menyakitkan hati Shanum. 

"Apa Ibu bilang?" tukas Shanum dengan mata memerah menahan amarah.

***

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Anon I love u
Anon I love u
Dalam Anon I love u, Sheril terjebak antara realita dan misteri akun Minsta. Meski dikelilingi pria nyata, ia memilih sosok anonim sebagai kekasih. Temukan rahasia di balik pilihan berisiko ini dalam romance novel modern yang penuh teka-teki. Baca selengkapnya di web novel ini.
Balas Dendam Sang Komposer Hebat
Balas Dendam Sang Komposer Hebat
Dalam Balas Dendam Sang Komposer Hebat, pengkhianatan Sagara dan Fiona memicu rencana pembalasan dendam yang rumit. Mengusung genre romance modern dengan bumbu mystery story, sang komposer memalsukan kematian demi menghancurkan musuhnya. Temukan kelanjutan kisahnya di web novel ini.
CEO Iblis Azhar
CEO Iblis Azhar
Dalam CEO Iblis Azhar, Citra terjebak dalam obsesi seorang miliarder yang ingin memperbudaknya. Namun, dinamika kekuasaan dalam billionaire romance novels ini berubah saat keinginan untuk melindungi muncul. Baca kisah modern novel ini tentang batas tipis antara kebencian dan rasa takut kehilangan.
Cinta Sang Pewaris
Cinta Sang Pewaris
Dalam novel modern Cinta Sang Pewaris, Nathaniel Albar menguji ketangguhan Alya Nabila melalui intrik pekerjaan yang rumit. Di balik statusnya sebagai pewaris bisnis, Nathan menyimpan rahasia kelam. Baca kisah seru ini di web novel yang menyajikan dinamika billionaire romance novels terbaik.
Forgive Me, I can't Stop Loving You
Forgive Me, I can't Stop Loving You
Dalam romance novel ini, Nia menyerah mengejar cinta Raka yang dingin setelah dikhianati pengumuman pertunangannya. Enam tahun menghilang, takdir mempertemukan mereka kembali saat Nia sudah menjadi seorang ibu. Simak kisah modern novel ini tentang perjuangan dan rahasia masa lalu.
Kehidupan Edo yang Menakjubkan
Kehidupan Edo yang Menakjubkan
Dalam novel romantis modern Kehidupan Edo yang Menakjubkan, Edo menghadapi dilema besar saat ingin membantu kakak iparnya yang kesulitan hamil. Baca novel online gratis ini di webnovel untuk mengikuti konflik keluarga dan romansa yang penuh pilihan sulit ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cinta Tak Kalah Harum Melati
Cinta Tak Kalah Harum Melati
Yuli Wulandari, yang sedang hamil 3 bulan, menemukan suaminya Endang Ramadhan (28 tahun) berselingkuh dengan Lina Nuraini (48 tahun). Diam-diam, Yuli mengganti minyak pijat dengan lem super, berpura-pura pergi dinas, dan memasang kamera tersembunyi. Ketika Endang dan Lina sedang bermesraan, mereka terjebak melekat oleh lem super. Yuli lalu memanggil anak dan menantu Lina, serta kerabat dekat, untuk menyaksikan aib kedua pengkhianat itu.
[Versi suara dubbing] Kebangkitan: Kebanggaan yang Belum Tertulis
[Versi suara dubbing] Kebangkitan: Kebanggaan yang Belum Tertulis
Dikeluarkan dan dibunuh dalam kehidupan lampanya, dia bangkit kembali, bersumpah melindungi keluarganya, menemukan cara baru untuk membalikkan nasib dan mencapai kemuliaan!
Saat Neraka Memanggil
Saat Neraka Memanggil
Setelah terjebak dalam reinkarnasi selama 3.000 tahun, Raja Neraka meninggalkan dunia bawah dalam kekacauan, dengan para pejabat hantu tertidur lelap. Dalam reinkarnasi terakhirnya, dia hidup sebagai seorang pengantar makanan yang berjuang keras, dibebani oleh kemiskinan dan penyakit ibunya. Menyusul serangan jantung fatal yang disebabkan oleh pelanggan yang jahat, dia dibawa kembali ke dunia bawah oleh utusan hantu, di mana dia mendapatkan kembali ingatan dan kekuatannya sebagai Raja Neraka. Hanya saja dia akan tetap di alam bawah atau kembali?
Kebangkitan Cinta: Tarian Dua Hati
Kebangkitan Cinta: Tarian Dua Hati
Setelah ayah tirinya meninggal, rumah Hailee disita keluarga Morgan, memaksanya tinggal bersama mereka. Di sana, dia terseret dalam hubungan rumit dengan Matthew yang awalnya selalu menyulitkannya. Namun segalanya berubah ketika Matthew menyelamatkannya dari bahaya di klub malam tempatnya bekerja... Dari benci jadi cinta, mereka akhirnya merajut kisah bahagia.
Ayah yang kalah jadi Orang Besar
Ayah yang kalah jadi Orang Besar
Dengan permintaan putri mereka Celia, Edo yang seorang veteran, dan Luna seorang CEO Grup Orion, menikah secara tiba-tiba. Mereka menghadapi cemoohan dari teman dan keluarga karena profesi samaran Edo sebagai petugas pencuci piring di restoran. Luna mendukung Edo saat ia selalu melindungi mereka dari berbagai ancaman. Edo dicap secara tidak adil sebagai seorang pembelot dan gila harta, Edo akhirnya mengungkapkan identitas aslinya sebagai pemimpin kelompok keadilan rahasia, 'PASUKAN PELINDUNG.' Ia menyembunyikan identitasnya untuk membasmi pengkhianat dan membubarkan organisasi jahat, sembari menjadi suami dan ayah yang setia.