Logo
Ketika Suami Mulai Bosan
Ketika Suami Mulai Bosan

Ketika Suami Mulai Bosan

91 Bab
Tamat
Dalam Ketika Suami Mulai Bosan, sebuah romance novel modern, sepasang suami istri berjuang memupuk kembali rasa cinta yang memudar. Di tengah dilema antara bertahan atau pergi, mereka harus menjaga komitmen dalam web novel ini agar hubungan tidak berakhir di titik terendah.
Bab 1 dari Ketika Suami Mulai Bosan

“Dik, memangnya enggak bisa kalau rumah sehari saja enggak berantakan?” Rasanya kepalaku ingin pecah setiap kali pulang ke rumah. Selalu saja disuguhkan pemandangan seisi rumah yang porak-poranda seperti diterjang angin puting beliung. Mainan gelas plastik semuanya tercecer di lantai. Darahku pun rasanya ikut naik ke kepala. Lagi-lagi harus menahan emosi mati-matian agar tidak sampai meledak. Mengingat anak-anakku yang pasti akan ikut menangis kalau sampai itu terjadi. Bukannya menyelesaikan masalah malah kepalaku bertambah pening mendengar tangisan mereka yang tidak pernah usai hingga larut malam.

“Maaf nanti adik bereskan ya, mau makan Bang?” tawar Nisa, istriku.

“Maulah pakai tanya!” sungutku kesal. Hari ini rasanya kesabaranku telah habis melihat penampilannya yang acak-acakan di tambah bau pesing yang menyeruak masuk ke indra penciuman, membuatku tidak lagi bisa menahan emosi yang terlanjur naik.

“Astaghfirrullah Bang,” lirih Nisa pelan. Namun, masih sampai ke pendengaran. Dia menatap nanar, tetapi aku mengabaikannya begitu saja memilih meneruskan langkah menuju sofa empuk di ruang tamu kami. Kulemparkan tas kerjaku dengan kasar ke meja hingga menimbulkan bunyi cukup keras. Nisa tampak mengusap dadanya perlahan. Ketika pandangan kami bertemu dia paksakan bibirnya untuk tersenyum menyambutku sedang aku hanya tersenyum kecut ke arahnya. Sampai aku menyadari raut mukanya tiba-tiba berubah sendu, ada kesedihan di sana. Mungkin selama ini aku terlalu memanjakannya sehingga baru sedikit membentak, dia bisa terlihat begitu menyedihkan. Rasanya muak. Istriku yang dulu menarik hati kenapa sekarang begitu membuatku kesal hingga tidak betah lama-lama di rumah?

Kuhempaskan bobot tubuh di kursi, meraup wajahku dengan kasar, mencoba menstabilkan amarah yang mulai memuncak. Aku bosan. Rumah tangga yang kujalani selama 15 tahun terakhir ini kenapa rasanya hampa? Tidak ada lagi gairah. Tidak pernah kurasakan lagi sesuatu yang berdenyut di dalam hati. Apa lagi sejak Nisa melahirkan Khalid dia tidak pernah mau kusentuh selalu saja beralasan belum siap padahal masa nifasnya pun sudah selesai. Pernah kupaksakan meminta hakku, yang terjadi dia malah merintih di bibir ranjang, seolah aku ini orang asing yang berusaha menjamah tubuhnya, padahal aku belum menyentuhnya sama sekali. Tidak sampai hati aku melakukannya melihat Nisa yang ketakutan hingga wajahnya memucat membuat hasratku lenyap seketika. 

“Mas ayo makan!” Suara Nisa kembali terdengar seolah menarikku kembali pada kenyataan.

“Ya sudah siapkanlah sana!” sungutku kasar. Tidak ada jawaban hanya rautnya yang berubah sendu.

“Itu makanannya sudah di meja.” Benarkah? Gegas kulirik meja di depanku. Benar, di situ ada piring lengkap dengan lauk pauknya. Nisa masih saja berdiri mematung di tempatnya, membuatku kesal saja.

“Ya sudah sana, beresin mainannya!” Nisa sedikit tersentak mungkin karena nada bicaraku yang mulai meninggi. Hingga anak-anak yang sedari tadi berteriak berebut mainan pun mendadak diam. Pandangan mereka kini beralih padaku. Melihat ekspresi mereka yang ketakutan. Kupaksakan tersenyum pada Reina dan Raina meskipun jengkel di hatiku terus menjalar.

“Mamah!” teriak anak-anak. Mereka menjerit sembari berlarian ke sana ke mari. Sayangnya karena mainan yang berserakan di lantai akhirnya membuat Kembar terjatuh. Nisa berlari membangunkan dua balita yang menangis kencang. Dua-duanya meminta untuk digendong. Bobot mereka yang lumayan berat tentu saja membuat Nisa kewalahan. Kutinggalkan piring makan yang tentu belum sempat tersentuh sama sekali. Kuangkat Reina ke dalam gendongan, tangisnya mulai mereda perlahan begitu pun dengan Raina. Mereka kembali melanjutkan aktivitasnya bermain. Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, tetapi mereka belum juga lelah padahal aku yakin Kembar telah bermain sejak pagi.

“Apa sih yang kamu lakukan seharian? Sudah ada asisten rumah tangga pun rumah masih saja berantakan."

“Khalid lagi rewel.”

“Ah Khalid terus yang kamu pikirkan. Ya sudah sana bereskan! Jangan sampai anak-anakmu yang lain enggak terurus cuma gara-gara Khalid.”

“Astaghfirrullah, dia juga anak kita. Wajar kalau perhatianku lebih banyak ke Khalid. Dia masih bayi.”

“Ya sudah terserah!” Aku bergegas pergi ke lantai atas ingin segera membaringkan tubuh yang dari tadi sudah berteriak minta diistirahatkan. Mengabaikan Nisa dan anak-anak yang masih sibuk dengan mainannya.

~

Keesokan harinya aku pergi ke kantor seperti biasa. kebetulan sepulang kerja ada acara makan-makan. Salah satu staf ada yang baru diangkat karyawan karenanya kami semua di traktir Cafe Lavanda. Jaraknya tidak jauh dari rumahku jadi sekalian saja aku ikut serta. Sebenarnya aku tidak terbiasa pergi ke acara seperti ini. Bagiku hanya buang-buang waktu tetapi tidak ada salahnya juga kalau kucoba kali ini. Dari pada pulang ke rumah yang hanya membuatku naik darah.

“Eh liat Si Santi anak magang yang baru, cantik ya?” Fredi memulai percakapan di antara kami.

“Lumayan, mau enggak ya jadi bini ke dua.” Haris ikut menimpali sembari terkekeh kecil.

Santi, memang cantik tetapi dia terlalu muda bukan seleraku juga. Aku hanya diam menyaksikan rekan kerjaku yang beradu argumen.

“Gila, mana mau sama aki-aki bau tanah." timpal Fredi.

“Walaupun begini gue masih bugar. Kalau dilihat-lihat Santi enggak alim-alim amat. Gue sering lihat kalau lagi digoda sama Haikal, langsung salah tingkah," ujar Haris.

“Jeli juga mata lu, Ris.”

“Lihat saja pakaiannya. Kucing dikasih ikan ya dimakan,” ucap Haris seraya tertawa cukup keras. Tawa kami pun pecah. Seakan-akan kami semua ikut terpapar virus tengil yang dibawa Haris. Saat itu pakaian Santi memang terbilang cukup berani. Setelan kemeja dengan rok ketat di atas lutut. Tentu saja mampu menghipnotis pria hidung belang macam dua temanku ini.

“Dia masih jomblo loh, Bos Wan,” tawar Haris padaku.

“Iya itu Bos, kasih ceramah dikit pasti boleh poligami,” tambah Fredi. Belum juga kujawab tawaran Haris dia sudah menyambar lebih dahulu.

“Gila lu Fred, jangan bawa-bawa agamalah enggak lucu.'' Haris langsung menunjukkan ekspresi tidak sukanya.

“Bukan selera gue.” jawabku asal. Meski aku atasan mereka tapi di luar kantor kami sudah terbiasa mengobrol seperti ini. Haris dan Fredi seangkatan denganku. Nasib baik lebih berpihak padaku. Tiga tahun lalu aku diangkat menjadi kepala cabang.

“Munafik lu, coba perhatikan baik-baik.”  Bukannya kapok Fredi malah tambah nekat. Aku pun refleks memutar bola mata. Seketika pandangan mata kami bertemu. Santi tiba-tiba melempar senyum sedang aku hanya mengangguk canggung.

“Yakin enggak mau?” tawar Fredi lagi.

“Cantik sih,” lirihku. Entah masih terdengar oleh mereka atau tidak.

“Cewek kayak begitu biasanya agresif. Dijamin enggak bakal bosan. Percaya sama gue!”

“Beda sama Nisa yang enggak punya inisiatif.” Astaga aku malah kelepasan mengatakan itu.

“Bagaimana maksudnya, Nisa membosankan begitu?” Haris sepertinya cukup terkejut. Matanya membelalak.

“Ya begitulah. Gue mulai jenuh. Sudah enggak pandai merawat diri, rumah pun selalu berantakan bikin enggak betah.”

“Ya sudah jadikanlah itu Santi bini muda!” Si Fredi ini lagi-lagi menyuruhku mendekati Santi. Kembali pandanganku beralih pada Santi. Gadis ini, entah kenapa aku merasa dia terus memperhatikanku. Dia terus saja tersenyum membuat dadaku berdebar tidak karuan.

“Jangan begitu Bos, ingat Nisa baru saja melahirkan. Wajarlah menurut gue. Apalagi Si Kembar masih kecil-kecil.” Nada bicara Haris terdengar lebih serius.

“Di rumah sudah disediakan Asisten Rumah Tangga masa iya masih kewalahan?”

“Biarkan saja, pasti maulah dimadu secara Nisa kan salihah.” Fredi kali ini memainkan alisnya seolah meminta pembenaran atas pendapatnya. Nisa memang istri yang sempurna. Namun benarkah dia mau jika dipoligami?

“Enggak usah ikut-ikutan Fredi Bos, kasihan Nisa,” ucap Haris sembari menepuk pelan pundakku.

“Bukan itu saja masalahnya Ris, selera Nisa itu kuno banget anak-anak saja sampai ikutan ketinggalan jaman.”

“Lu itu cuma bosan Bos. Ajak istri jalan-jalan bukan malah cari yang baru,” ucap Haris yang malah menasihatiku.

“Ah enggak asyik lu, Ris.” Fredi pun langsung berlalu dari hadapan kami.

Hari semakin larut anak-anak masih belum juga mau pulang. Selesai makan-makan malah mau lanjut karaoke. Sungguh aku tidak terbiasa berada dalam keramaian seperti ini. Bagiku sepi dan senyap adalah tempat ternyaman untuk tinggal. Keramaian seperti ini hanya mendatangkan kesenangan sesaat. Berbeda dengan kesunyian hadirnya mampu menenangkan jiwa selamanya. Kuputuskan untuk pulang lebih dulu. Tidak enak juga dengan Nisa takut dia menungguku, karena terlalu asyik aku sampai lupa memberinya kabar.

Niat hati ingin sedikit berdamai dengan Nisa. Baru saja membuka pintu sudah disambut dengan kondisi rumah yang seperti kapal pecah. Apa Nisa juga tidak sempat menyalakan lampu. Sudah selarut ini dibiarkan gelap gulita. Kutekan saklar lampu hingga seketika membuat ruangan menjadi terang benderang. Mataku terbelalak menatap keadaan kamar yang sedikit berbeda. Ada tulisan “SELAMAT ULANG TAHUN PAPAH TERSAYANG” terpampang di tembok serta banyak balon berbentuk hati di mana-mana.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Dimanjakan oleh Suami Misterius
Dimanjakan oleh Suami Misterius
Demi warisan, Erina menikahi programmer di Dimanjakan oleh Suami Misterius. Namun, rahasia besar terungkap saat ia hamil tanpa sebab dan menemukan anaknya yang hilang. Baca romance novel ini untuk mengungkap identitas asli suaminya dalam billionaire romance novels yang penuh intrik.
Gadis Bucin Dan Cowok Dingin
Gadis Bucin Dan Cowok Dingin
Dalam Gadis Bucin Dan Cowok Dingin, sebuah romance novel modern, sang protagonis harus berjuang meluluhkan hati pria kaku demi menyembuhkan luka masa lalu. Baca kisah young adult fiction romance books ini untuk melihat bagaimana cinta menjadi obat di tengah segala rintangan yang ada.
Gadis Nakal Miliarder
Gadis Nakal Miliarder
Dalam Gadis Nakal Miliarder, Serafhine Ariana menjalankan bisnis jasa unik demi bertahan hidup di dunia modern. Meski berurusan dengan klien elit, ia memegang prinsip tanpa repeat order. Simak kisah billionaire romance novel ini tentang batasan profesional dan konsekuensi di balik pilihan berisiko.
Identitasku Dipakai di Pernikahan Mantanku
Identitasku Dipakai di Pernikahan Mantanku
Dalam romance novel Identitasku Dipakai di Pernikahan Mantanku, Rani dikhianati sahabatnya yang mencuri identitasnya demi menikahi Azlan. Terjebak sebagai pelayan di rumah mantan kekasih, Rani harus memilih antara diam atau membalas pengkhianatan ini. Baca webnovel modern ini sekarang.
Kontrak Kedua, Istri Bayangan Sang Pewaris
Kontrak Kedua, Istri Bayangan Sang Pewaris
Dalam Kontrak Kedua, Istri Bayangan Sang Pewaris, Aurora terbangun di tubuh baru sebagai istri kontrak Damian Aldridge. Terjebak dalam dunia billionaire yang manipulatif, ia harus bertahan di tengah rahasia gelap keluarga. Baca kisah romance novel ini di web novel pilihan Anda sekarang.
Perjalanan Cinta Si Cupu Yang Menjadi CEO
Perjalanan Cinta Si Cupu Yang Menjadi CEO
Dalam romance novel Perjalanan Cinta Si Cupu Yang Menjadi CEO, Keyla terjebak menjadi sekretaris Dion, mantan kakak kelas yang dulu ia tolak. Kini sebagai billionaire, Dion menuntut pembuktian cinta lama di tengah ambisi karier. Baca kisah seru ini di platform web novel kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Sebelum Kita Jadi Kekasih
Sebelum Kita Jadi Kekasih
Setelah kehilangan keluarga secara mendadak, Emma diangkat oleh keluarga Price. Cole, yang sebaya dengannya, awalnya menganggap kehadiran Emma sebagai pengganggu, karena luka masa kecil akibat perceraian orang tuanya membuatnya takut menjalin kedekatan dengan siapa pun. Tak disangka, ketegangan di antara mereka berubah menjadi rasa tertarik yang terlarang. Namun justru saat benih cinta mulai merekah, Emma mengajukan permintaan yang mengubah segalanya...
[Versi Dub] Terjebak di Dalam Novel: Bangkitnya Istri Jahat
[Versi Dub] Terjebak di Dalam Novel: Bangkitnya Istri Jahat
Mahasiswi modern, Yesi Bara, tiba-tiba terbangun dalam tubuh mantan istri jahat tokoh utama pria di sebuah novel era lama. Demi jadi istri pejabat, dia pernah mengkhianati suami dan menggugurkan kandungannya. Akhirnya, hidupnya berakhir tragis bersama pria kasar.
Kupasrahkan Diriku Pada Cintamu (Sulih Suara)
Kupasrahkan Diriku Pada Cintamu (Sulih Suara)
Saat datang menemui kekasihnya, Olivia secara tak sengaja bertemu dengan Ellis, seorang CEO miliarder paruh baya yang sekaligus ayah kekasihnya. Perkenalan Olivia dengan Ellis menuntun Olivia yang polos memasuki dunia percintaan yang berbeda, yang penuh hasrat dan dominasi...
Cinta Di Ujung Lidah
Cinta Di Ujung Lidah
Daniela Barton, cucu sang Dewa Kuliner, pergi ke kota untuk menguji kemampuannya. Awalnya, ia diejek sebagai "kampungan" oleh orang kota. Namun dengan bakat masaknya yang luar biasa, Daniela berhasil membungkam semua yang meremehkannya dan merebut gelar Dewa Kuliner baru.<br>Tak disangka, perjalanannya tak hanya tentang masakan ... di tengah kesuksesannya, Daniela juga menemukan cinta sejati yang tak terduga! Akankah Daniela mempertahankan gelarnya sambil merawat cinta barunya?
[Versi Dub] Jangan Merendahkan Satpam
[Versi Dub] Jangan Merendahkan Satpam
Perusahaan Rosi Liwanto, Rosi Media sedang mengalami krisis dan butuh bantuan dana. Surya Winata datang menawarkan bantuan dengan syarat Rosi harus bercerai dari Candra Sucipto dan menikah dengannya. Rosi dihadapkan dengan pilihan yang sulit, pria yang dicintainya atau perusahaan yang dia bangun susah payah. Semua orang, bahkan Rosi dan ibunya mengira Candra hanyalah OB yang tidak berguna dan menumpang hidup pada Rosi. Sebenarnya Candra adalah Barry Tanoto, putra kedua Keluarga Tanoto yang kaya raya dan berkuasa di seluruh Negara Horazo. Barry menutupi identitasnya selama 3 tahun sebagai ujian keluarga yang diberikan. Sebulan menjelang selesainya masa ujian Barry, dia mulai membantu Rosi secara diam-diam, dimulai dari membeli separuh saham Rosi Media dan memberi kontrak kerja. Barry menerima kabar bahwa ada dalang di balik Surya yang mendekati Rosi. Sambil menyelidiki dalang di balik hal ini, Barry juga harus membereskan kekacauan yang ditimbulkan Jordy, sepupu Rosi.
Astaga, Apakah Aku Tidur dengan Bosku?
Astaga, Apakah Aku Tidur dengan Bosku?
Alicia mabuk dan secara tidak sengaja tersandung ke presidential suite hotel, di mana dia secara tidak sengaja memiliki hubungan satu malam dengan bosnya, Ryan. Takut akan konsekuensinya, dia menyembunyikan kebenaran untuk menghindari mempertaruhkan pekerjaannya. Temannya, Jessie, menemukan kalung Alicia di suite dan secara keliru mengklaim dirinya sendiri sebagai pasangan hubungan satu malam Ryan. Seiring waktu, Alicia berangsur-angsur jatuh cinta pada Ryan. Akhirnya, kebohongan Jessie terungkap. Alicia dan Ryan melewati semua kesalahpahaman, akhirnya bersatu sebagai pasangan.