Logo
Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!
Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

68 Bab
Tamat
Baca Novel Online Gratis 'Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!'. Novel romantis miliarder ini mengisahkan Jeny yang ditinggal di altar oleh Leo demi wanita lain. Jeny memilih pergi selamanya sambil mengandung anak mereka. Sebuah novel web penuh konflik dan rahasia keluarga mafia.
Bab 1 dari Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Malam sebelum aku seharusnya menikah dengan pewaris Keluarga Moro, aku mendapati rentetan 99 pesan teks mesum di ponsel Leo, tunanganku.

Seorang wanita bernama Via Cokro, memberi tahu Leo bahwa dia mencintai Leo. Sangat mencintainya. Tanpa tahu malu sama sekali.

Dia memohon pada Leo supaya membatalkan pernikahan kami, mengancam akan bunuh diri jika Leo tetap melanjutkan pernikahan ini.

Aku langsung bereaksi.

Aku menyodorkan ponsel itu ke wajah Leo untuk menuntut penjelasan.

Keheningan terasa abadi sebelum Leo akhirnya angkat bicara.

"Kakaknya itu Alan, wakilku. Dia kena tembak demi aku. Aku sudah janji padanya akan menjaga adiknya."

"Jeny, kita tumbuh bersama. Kamu tahu cuma kamu satu-satunya di hatiku. Aku janji bakal urus ini, aku akan memutus hubungan dengannya."

Aku mencari kebohongan di mata Leo.

Akhirnya aku menelan rasa getir dalam tenggorokanku dan memilih untuk memercayai Leo. Pernikahan pun tetap dilanjutkan.

Pernikahan ini bukan sekadar tentang kami berdua.

Ini adalah perjanjian yang ditandatangani dengan darah antara dua keluarga.

Dan, Tuhan tolong aku, aku masih mencintainya.

Namun, di hari pernikahan kami, saat kami berdiri di altar dengan janji yang hampir diucapkan, Leo menerima telepon.

Itu dari dia, Via.

Dia sedang berada di jembatan dan mengancam akan melompat. Menuntut supaya Leo segera datang sekarang juga.

Cincin berlian yang hanya sejengkal dari jariku, jatuh berdenting ke lantai batu gereja.

Tidak ada sepatah kata pun.

Tidak ada satu pun penjelasan.

Leo pergi begitu saja. Meninggalkanku, keluarga kami, masa depan kami... Meninggalkanku berdiri sendirian di altar.

Dalam kabut air mata, aku berteriak padanya, "Leo, kalau kamu keluar dari pintu itu, kita putus!"

Jawaban satu-satunya dari mulut Leo, diucapkannya sambil berjalan menjauh, "Dia butuh aku."

Leo tidak pernah menoleh ke belakang.

Aku pun menghilang dari dunia Leo dan tidak pernah menoleh ke belakang sambil mengandung anaknya.

"Apakah kamu menerima cincin ini sebagai simbol janjimu pada Keluarga Moro?"

Suara pendeta menggema di seluruh gereja yang suci ini.

Leo menggenggam cincin lambang keluarga itu, emas berat yang telah diwariskan selama lima generasi.

Dia mencondongkan tubuh, napasnya yang hangat menerpa telingaku sembari berbisik, "Aku sudah menunggu seumur hidupku untuk ini, Jeny."

Deretan bangku dipenuhi oleh keluarga-keluarga paling berkuasa di Casida, mata mereka tertuju pada kami bak belati.

Aku menatap mata cokelat gelap Leo. "Aku bersedia."

Cincin itu menyentuh ujung jariku.

Leo hendak mengucapkan, "aku bersedia" bagiannya.

Tapi ponsel pribadi Leo bergetar, hanya tiga orang yang mengetahui nomor pribadinya ini.

Ayahnya, wakilnya Mark, dan aku.

Namun, Ayah Leo berada di luar negeri.

Dan Mark serta aku berdiri tepat di sini.

Jadi, siapa gerangan yang menelepon?

Leo mengerutkan kening sembari melirik layar.

Wajahnya pucat pasi.

Tangan yang menggenggam tanganku itu bergetar, dan dia hampir menjatuhkan ponselnya.

"Leo?" tanyaku lembut.

Leo tidak menjawab. Dia hanya membalikkan badan untuk menjawab telepon itu.

"Apa? Kamu di mana?!" Suara Leo tercekat karena panik. "Jangan lakukan hal bodoh! Aku lagi di jalan."

Cincin itu terlepas dari tangan Leo hingga jatuh ke karpet merah tua.

Keheningan melanda seluruh gereja.

Dua ratus pasang mata tertuju pada kami.

Leo menutup telepon dan menatapku, matanya penuh permintaan maaf. "Jeny, aku harus pergi."

Sekarang? Aku tidak percaya. "Leo, kita bahkan belum menyelesaikan janji pernikahan."

"Dia mau lompat," bisik Leo, lebih kepada dirinya sendiri daripada padaku. "Aku nggak bisa biarin dia mati."

Rasa ngeri dingin menjalar ke tulang punggungku. "Telepon dari Via, 'kan?"

Leo sudah berbalik hendak pergi. Dia berhenti sebentar tanpa menoleh. "Dia... dia butuh aku."

Dan kemudian Leo lari.

Di pernikahan kami, di depan semua keluarga penting, Leo Moro meninggalkan pengantinnya.

Kerumunan pun langsung banyak yang berbisik.

Aku mendengar gerutuan marah dari para tetua Moro, juga mendengar suara pukulan tangan ayahku ke sandaran kursi.

Mark bergegas ke altar. "Semuanya, tolong tetap tenang. Ini… keadaan darurat."

Ayahku berdiri. "Keadaan darurat macam apa yang pantas melanggar janji di hadapan Tuhan?"

"Via Cokro ada di Jembatan Jalan Jaksa, dia mengancam mau lompat," kata Mark dengan suara tegang. "Dia nggak stabil. Kalau polisi ikut campur, dua keluarga bakal kena imbasnya."

Aku teringat pesan-pesan semalam, tentang Leo yang bersumpah bahwa gadis itu tidak berarti apa-apa baginya.

Rasanya bak serpihan es telah menusuk jantungku.

Aku berdiri membeku di altar dengan gaun seharga belasan miliar, cincin lambang Keluarga Moro membakar lingkaran dingin di kulitku, setengah jalan menuju buku jariku.

Dua ratus pasang mata, semuanya tertuju padaku sembari menunggu.

Aku mengeluarkan ponsel cadanganku sendiri.

Aku menelepon Leo.

Nada sibuk terdengar.

Lagi-lagi...

Nada sibuk.

Tiga belas kali.

Tiga belas kali tidak bisa dihubungi, hanya kotak suara yang menjawab.

"Jeny, mungkin kita sebaiknya... " Mark mencoba menenangkanku.

"Diam kamu." Setiap kata keluar seperti pecahan es. Mark tersentak, lalu mundur selangkah.

Lima jam penuh.

Aku menunggu di altar itu selama lima jam.

Di jam pertama, aku berbohong pada diriku sendiri. Dia akan kembali. Ini cuma keadaan darurat.

Di jam kedua, tatapan para tamu terasa seperti menguliti kulitku.

Menjelang jam ketiga, bisikan-bisikan berubah menjadi keheningan mencekik ketika bangku-bangku mulai kosong.

Hatiku bukan hanya hancur, tetapi sudah berubah menjadi bongkahan es di dalam dadaku.

Aku terus meraba cincin di jariku.

Pertama, untuk merasakan janji Leo. Kemudian, melepaskannya dengan paksa.

Akhirnya, tidak ada apa-apa. Aku tidak merasakan apa pun.

Bahkan anggota inti keluarga kami tidak tahan lagi.

Ibuku datang ke sisiku. "Jeny, Sayang, mari kita pulang."

"Nggak." Aku menggeleng. "Janji pernikahan belum selesai."

"Janji itu sudah hancur." Suara ayahku terdengar seperti racun murni. "Ini penghinaan terhadap Keluarga Arosa."

Aku merasa pusing.

Mungkin karena tidak makan, atau... mungkin karena hatiku hancur berkeping-keping.

"Aku perlu menyendiri."

Aku berjalan ke bilik pengakuan dosa di belakang gereja.

Kotak kayu kecil itu memberiku secercah rasa aman.

Aku berlutut di bangku sembari menyatukan tanganku. "Ampuni aku, Bapa, atas dosa yang akan kulakukan."

Hanya keheningan yang menjawab.

Hanya kegelapan yang menindas di bilik pengakuan dosa.

Pandanganku menyempit.

Udara terasa berat yang membuatku sulit bernapas.

Lalu segalanya berubah gelap.

Begitu aku bangun, aku berada di tempat tidur di klinik pribadi Keluarga Arosa.

Langit-langit berwarna putih, lampu-lampunya menyilaukan.

Aku mencoba untuk duduk, tetapi gelombang mual menerpaku.

"Jangan bergerak, Jeny," kata Dokter Romeo, dokter keluarga kami, sambil mendekat. "Kamu dehidrasi dan gula darahmu rendah."

"Di mana Leo?" tanyaku.

"Dia belum balik," jawab Dokter Romeo sembari menghindari tatapanku. "Tapi… ada sesuatu yang harus aku kasih tahu padamu."

Jantungku mulai berdebar kencang. "Apa itu?"

"Kamu hamil, sekitar enam minggu."

Dunia menjadi sunyi seketika.

Hamil...

Aku mengandung pewaris Keluarga Moro.

Tawa pahit dan histeris mencoba merayap naik di tenggorokanku.

Sungguh kejam, lelucon yang kejam!

Pintu terbuka.

Ayahku dan beberapa tetua keluarga masuk.

Tatapan mereka menyimpan berbagai emosi.

Kemarahan, perhitungan... tetapi di balik semuanya, ada secercah harapan.

Mata mereka tidak tertuju padaku.

Mereka tertuju pada perutku.

Seolah rahimku adalah taruhan terakhir di meja, satu-satunya yang bisa menyelamatkan harga diri mereka.

"Jeny," panggil ayahku yang duduk di tepi ranjang. "Ini kabar baik. Keluarga Moro akan kembali merendah pada kita, aliansi nggak bakal putus… "

Aku tidak bisa mendengar sepatah kata pun yang Ayah ucapkan. Yang bisa kulihat hanyalah wajah Leo.

Aku teringat tumbuh besar bersamanya.

Aku selalu tahu aku akan menikah dengannya.

Dari anak-anak yang bermain... hingga ciuman nyata pertama kami, aku tidak pernah meragukan cintanya padaku.

Kami berlatih bersama, mempelajari bisnis keluarga bersama.

Dia mengajariku menembak, aku membantunya dengan pembukuan.

Kami mengikat sumpah darah.

Namun hari ini, di hadapan Tuhan, dia justru memilih wanita lain.

Dia menginjak-injak cinta kami, menginjak-injak kehormatan keluarga kami.

Dokter Romeo memeriksa tekanan darahku. "Selamat, Jeny. Anak ini... anak ini jadi masa depan kedua keluarga kita."

Aku menutup mata, air mata membakar di baliknya.

Aku tidak bisa bicara.

Pewaris yang mereka tunggu-tunggu?

Aku akan mempertahankannya.

Namun, anak ini tidak akan pernah menjadi bagian Keluarga Moro, dia akan menjadi Keluarga Arosa.

Sedangkan untukku dan Leo... Hubungan kami sudah berakhir.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Sangat Mencintaimu
Aku Sangat Mencintaimu
Dalam Aku Sangat Mencintaimu, Rossa terikat pernikahan tak terduga dengan Robert Carlos. Meski dimanja kemewahan, ia dilarang bekerja oleh sang suami. Ikuti kisah romance modern ini saat Rossa mencoba mandiri di antara dominasi sang billionaire dalam web novel yang penuh kejutan.
Anak Kembar Rahasia Milyader
Anak Kembar Rahasia Milyader
Dalam Anak Kembar Rahasia Milyader, Ivy Anderson terjebak obsesi gelap Ben Clayton, CEO berpengaruh di New York. Demi keselamatan anak-anaknya, Ivy harus menghadapi ancaman sang miliarder. Baca billionaire romance novels ini sebagai pilihan utama bagi yang mencari romance stories penuh intrik.
Ayah Beranak Tiga yang Hebat
Ayah Beranak Tiga yang Hebat
Dalam novel romantis miliarder Ayah Beranak Tiga yang Hebat, Yasmin Tanoto melarikan diri setelah semalam bersama pria asing. Dua tahun kemudian, ia kembali dan mendapati pria itu adalah Daniel Guntur, penguasa kota sekaligus ayah dari anak kembar tiganya. Baca Novel Online ini di Novel Web.
Kecanduan Manis: Istri Manja Tuan Wahid
Kecanduan Manis: Istri Manja Tuan Wahid
Dalam Kecanduan Manis: Istri Manja Tuan Wahid, Rossa terjerat pernikahan kontrak demi bisnis saat hamil. Meski jatuh cinta, ia justru menerima surat cerai. Temukan kelanjutan takdir mereka dalam billionaire romance novels ini melalui layanan read novels online terbaik.
Melepas Masa Lalu
Melepas Masa Lalu
Dalam novel romantis modern Melepas Masa Lalu, Lisa Garta menghadapi tuntutan tak masuk akal setelah menagih utang dari keponakan tunangannya. Sang tunangan justru menyodorkan catatan pengeluaran pacaran selama lima tahun dan menuntut Lisa membayar 4,16 miliar dalam sebulan. Baca buku online gratis ini sekarang.
Mr. Quick
Mr. Quick
Dalam novel Mr. Quick, Bunga Humaira melarikan diri ke luar negeri untuk menenangkan diri. Namun, hidupnya berubah saat bertemu Afrain Derson, pria kaya yang serba cepat dan memaksa. Ikuti billionaire romance novels ini tentang pilihan hidup dalam sebuah modern novel yang penuh kejutan.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Sang Feniks Balas Dendam
Sang Feniks Balas Dendam
Dia mengajak adiknya mengunjungi teman dekat, tapi malah dikhianati dan dijual ke penjahat lokal. Mereka disiksa dengan kejam, dan orang tua mereka tewas saat mencoba menyelamatkan mereka. Ini menanamkan benih dendam dalam dirinya. Bertemu mantan Phoenix yang melihat perjuangannya, dia menjadi muridnya. Dia kemudian bangkit sebagai pejuang wanita baru di dunia gelap, membongkar sindikat kriminal dan menyelamatkan adiknya.
Cinta Melawan Segala Rintangan
Cinta Melawan Segala Rintangan
Setelah mengalami kecelakaan mobil, dia mendapati dirinya berpindah ke tubuh permaisuri yang tinggal di Istana Dingin. Untuk mengumpulkan uang untuk melarikan diri, dia mulai menjual buku cerita. Secara kebetulan, dia bertemu dengan kaisar yang menyamar. Keberanian dan semangatnya meninggalkan kesan yang mendalam padanya. Kemudian, kaisar mengetahui bahwa dia adalah permaisuri yang tinggal di Istana Dingin. Akankah keinginannya untuk bebas dan kaya tergoyahkan oleh kasih sayang kaisar yang mendalam?
Meroket Setelah Dicerai
Meroket Setelah Dicerai
Tak seorang pun di keluarganya mengetahui tentang putri terkayanya dan identitas penting lainnya, sehingga suami dan ibu mertuanya bisa memfitnahnya secara langsung. Serangan balik macam apa yang akan dia lakukan setelah dia mendapatkan kembali identitas aslinya?
[Versi suara dubbing] Kembalinya Pahlawan Fusi
[Versi suara dubbing] Kembalinya Pahlawan Fusi
Dia, dengan teknologi kunci, memasuki lubang hitam saat dikejar; tujuh hari di sana sama dengan tujuh tahun di luar. Dia menderita dan memiliki anak, dan dia kembali untuk menyelamatkannya dan menghukum para penjahat.
Reinkarnasi Dewa Abadi di Kota
Reinkarnasi Dewa Abadi di Kota
Seorang Dewa Agung jenius yang bernama Theo Marwan berhasil menemukan harta karun, namun kemudian dia dikhianati dan dibunuh oleh bawahannya. Siapa sangka Theo akan terlahir kembali di dunia 500 tahun yang lalu sebagai seorang pemuda biasa dengan nama yang sama yang rela dipenjara demi melindungi sang istri Talia Levina. Ia bertekad untuk menulis ulang takdirnya pada kali ini. Akan tetapi, setelah ia keluar dari penjara, bukan sambutan hangat yang didapatkannya, melainkan surat perjanjian perceraian yang menunggunya. Namun itu semua tidak mematahkan semangat Theo, malah membuatnya tumbuh semakin kuat dan bangkit kembali dengan caranya sendiri. Saat kegelapan melanda, Theo maju tanpa ragu untuk melampiaskan semua amarah dan dendamnya.
Saatnya Jadi Nona Kaya!
Saatnya Jadi Nona Kaya!
Bella sudah berusaha keras untuk bisa menikah dengan Calvin, tapi dirinya ternyata dikhianati dan dibohongi selama bertahun-tahun. Rumah yang dia beli malah diberikan oleh Calvin kepada wanita bernama Siska. Setelah itu, Bella pun sadar, sebenarnya dia nggak perlu menikah dengan Calvin. Saat dirinya berdiri di Biro Urusan Sipil, dia bertemu dengan teman lamanya yang bernama Ken dan hal pertama yang Bella ajukan padanya adalah menikah dengannya. Setelah itu, Bella pun melaksanakan balas dendamnya kepada orang yang sudah menyakitinya!