Logo
Kak, Kalian Sungguh Kejam
Kak, Kalian Sungguh Kejam

Kak, Kalian Sungguh Kejam

52 Bab
Tamat
Dalam novel modern Kak, Kalian Sungguh Kejam, seorang protagonis dikurung di ruang bawah tanah oleh ketiga kakaknya akibat fitnah alergi dari adik tirinya. Terperangkap tanpa oksigen hingga tewas, misteri tragis ini dimulai saat mereka kembali. Baca novel online bergenre novel horor ini.
Bab 1 dari Kak, Kalian Sungguh Kejam

Adik tiriku menuduhku membuatnya alergi, jadi ketiga kakakku mengurungku di dalam ruang bawah tanah, bahkan mengunci pintu.

Aku mengetuk pintu dengan kuat dan memohon para kakakku membiarkanku keluar.

Kakak pertamaku selaku orang yang hebat dalam bisnis memarahiku sebelum dia pergi.

"Biasanya kamu menindas Linda, aku bisa tutup sebelah mata. Tapi kamu tahu jelas kalau Linda alergi dengan seafood, kamu malah membiarnya makan, bukankah ini sama saja mencelakainya? Kamu di dalam introspeksi diri atas perbuatanmu."

Kakak keduaku adalah penyanyi terkenal, sedangkan kakak ketigaku adalah pelukis genius, mereka juga mengataiku.

"Orang kejam sepertimu, bisa-bisanya pura-pura nggak bersalah dan mencari alasan, kamu di dalam saja dan introspeksi diri."

Selesai berbicara, mereka menggendong adik tiri yang masih gemetar ke rumah sakit dengan cepat.

Aku merasa tidak ada oksigen lagi, bahkan merasa makin susah bernapas, akhirnya aku mati di dalam.

Tiga hari kemudian, saat para kakakku membawa adik tiri pulang dari rumah sakit, mereka baru ingat padaku.

Hanya saja, aku sudah meninggal di ruang bawah tanah karena kekurangan oksigen.

Aku meninggal di ruang bawah tanah karena kekurangan oksigen.

Saat aku kembali sadar, aku mendapati arwahku berada di dekat ketiga kakak laki-laki aku.

Mereka baru pulang ke vila. Kakak sulungku, Joseph Handoko, dan kakak keduaku, William Handoko, sedang berbicara dengan nada penuh kasih sayang kepada adik angkatku, Linda Sunardi.

"Untung kali ini cepat-cepat pergi ke rumah sakit, jadi kamu bisa sembuh dengan cepat."

Kakak ketigaku, Albert Handoko, berkata dengan sangat cemas,

"Kata dokter, tubuhmu masih lemah, harus tambah banyak nutrisi."

Sambil berkata, Albert mengambilkan sepotong daging ke piring Linda.

Pelayan yang berdiri di samping mengingatkan, "Tuan Muda, sudah tiga hari Nona Rina di ruang bawah tanah dan nggak ada pergerakan ...."

Joseph mendengkus dan menyeletuk, "Linda baru keluar rumah sakit hari ini. Buat apa sebut-sebut pembawa sial itu?"

Pelayan ingin berbicara lagi, tetapi menjadi diam karena mendapat tatapan mata yang tegas dari William dan Albert.

"Dia pasti sengaja masak bubur seafood karena tahu Linda alergi seafood."

"Aku bahkan mengira dia sudah mulai menerima Linda. Ternyata, dia sudah menyusun rencana dari sebelumnya!"

Linda berpura-pura takut dan berkata,

"Sudah berhari-hari Kak Rina dihukum di ruang bawah tanah sendirian karena aku. Kak Rina nggak akan marah setelah keluar, 'kan?"

Joseph berucap dengan ekspresi cuek,

"Linda, jangan takut. Kami terlalu memanjakannya dari dulu, nggak pernah memberinya pelajaran."

"Setelah kali ini, dia pasti nggak akan berani merundungmu lagi."

Sambil berkata, Joseph mengambil ponselnya dan terus memperbarui kotak dialog denganku. Riwayat percakapan kami berhenti pada tiga hari yang lalu.

Dalam tiga hari ini, aku tidak mengirimkan pesan, bahkan tidak meneleponnya. Tatapan mata Joseph menjadi lebih marah.

"Sialan anak itu. Sudah berhari-hari, dia juga nggak kirim pesan untuk tanyakan kabar Linda!"

Pada saat ini, Linda mengambil inisiatif untuk memegang tangan Joseph dan sengaja berkata dengan sedih,

"Jangan membuat Kak Rina salah paham. Aku hanya ingin menjadi temannya, bukan ingin merebut sesuatu darinya."

Joseph menaruh ponselnya. Dia dengan sedih mengelus kepala Linda, lalu berucap,

"Linda, kamu memang baik hati. Nggak kayak dia, nggak punya hati."

William memikirkanku. Tatapan matanya penuh rasa cuek.

"Iya. Beraninya dia mengincar anggota keluarga demi merebut kasih sayang? Dia terlalu kejam!"

Albert mengangguk karena setuju. Dia mendengkus, lalu berkata,

"Sudah dikurung tiga hari. Kecuali dia mengaku salah, lalu berlutut dan minta maaf pada Linda, aku akan mengusirnya dari rumah!"

Aku berdiri di samping dan mendengarkan percakapan mereka. Aku merasa geli.

Hanya saja, tidak ada orang yang dapat memperhatikan pergerakan arwahku.

Sejak aku kecil, orang tuaku telah meninggal karena sakit. Ketiga kakakku memusatkan semua perhatian padaku.

Suatu hari, aku ingin memiliki teman sebaya. Lalu, ketiga kakakku menemukan Linda di panti asuhan.

Aku bergembira atas kedatangan Linda, tetapi Linda selalu memfitnahku di depan ketiga kakakku. Hal itu membuat ketiga kakakku makin hari makin menjauh dariku.

Begitu pula kali ini. Tanpa menanyakan sebab-akibat, ketiga kakakku mengurungku di ruang bawah tanah yang kecil.

Aku berupaya keras untuk melawan, tetapi udara di dalam ruang bawah tanah yang kecil itu terus menipis.

Aku menggedor pintu ruang bawah tanah dan terus memohon agar mereka mengeluarkan dari sana.

Akan tetapi, ketiga kakakku hanya memarahiku dengan ekspresi cuek.

"Nggak usah teriak-teriak! Ini salahmu sendiri. Kalau bukan karena kamu, mana mungkin Linda menderita karena alergi?"

"Kalau kubilang, kami terlalu baik padamu selama ini sehingga kamu merundung Linda. Kamu di dalam saja!"

Sambil berkata, William memasang rantai, sedangkan Albert menaruh benda berat di atas pintu ruang bawah tanah. Hal itu mematahkan peluang terakhirku untuk menyelamatkan diri.

Sekarang, saat melihat Linda yang berpura-pura senyum terhadap ketiga kakakku, aku sekali lagi menyeringai dengan kecewa.

Kakak-kakakku, adik yang paling mencintai kalian di dunia ini sudah mati karena kalian!

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Kamu Mungkin Juga Suka

ANAK KETIGA
ANAK KETIGA
Dalam novel horror ANAK KETIGA, sebuah lukisan misterius menyimpan sejarah panjang yang kelam. Telusuri mystery story ini untuk mengungkap rahasia di balik kanvas yang mengancam nyawa. Baca fiction books menarik ini dan temukan kebenaran yang terkubur selama berabad-abad.
Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin
Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin
Dalam novel romantis misteri Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin, William mengurung istrinya demi membalas penderitaan cinta pertamanya. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap konsekuensi fatal dari hukuman kejam yang berujung maut.
DON'T PLAY GAMES WITH ME. Part.2
DON'T PLAY GAMES WITH ME. Part.2
Dalam horror novel DON'T PLAY GAMES WITH ME. Part.2, Adiba menghadapi teror rumah angker saat hamil lima bulan. Di tengah misteri kematian pekerja di kolam renang, ia harus mengungkap kebenaran isu perselingkuhan Syden dalam kisah mystery story yang penuh tekanan ini.
Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku
Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku
Dalam novel misteri Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku, Beatrice tewas setelah dikurung sepuluh hari oleh tunangannya, Bradley, demi membela Michelle. Bradley memfitnah Beatrice berselingkuh hingga ibunya wafat. Baca novel online romantis tragis ini saat kebenaran mengerikan terungkap.
Keponakanku yang Belum Lahir dan Telah Meninggal
Keponakanku yang Belum Lahir dan Telah Meninggal
Dalam novel modern bergenre mystery ini, seorang wanita kembali ke masa lalu setelah diracuni. Kini ia memilih tidak ikut campur saat kakak iparnya menolak bantuan medis demi proses alami. Keponakanku yang Belum Lahir dan Telah Meninggal menjadi horror nyata dalam mystery story penuh dendam ini.
KUNCI LATHI
KUNCI LATHI
Dalam KUNCI LATHI, Azalia terjebak amnesia setelah mimpi buruk yang terasa nyata. Dia harus mengungkap rahasia kelam demi bertahan hidup. Baca mystery story ini di platform web novel kami dan temukan jawaban di balik teror horror novel yang mengancam nyawanya sebelum terlambat.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Kotak yang Menghubungkan Masa Lalu dan Masa Kini
Kotak yang Menghubungkan Masa Lalu dan Masa Kini
Seorang pengantar makanan menyelamatkan sebuah dinasti dengan kotak pengantar makanan yang menghubungkan masa lalu dan masa kini.
[Versi Dub] Pacarku Galak, Tapi Aku Nyerah!
[Versi Dub] Pacarku Galak, Tapi Aku Nyerah!
Seorang kurir makanan bernama Mario Lavin secara tak sengaja menyelamatkan Cinta Lara, pemimpin dari Serikat Lara. Cinta langsung jatuh hati pada pandangan pertama dan mulai mengejar Mario dengan cara yang gila-gilaan. Namun, Mario justru terjebak dalam rencana licik keluarga tunangannya, Sarah Wirya. Saat hari pernikahan tiba, Cinta datang dan dengan gagah berani merebut Mario. Setelah itu, Mario kehilangan ingatannya, tetapi Cinta tetap setia mendampinginya. Mereka pun kembali dijebak oleh Tani Sugina dan lainnya. Di saat ingatannya kembali dan identitas asli Mario Lavin terungkap, mampukah mereka melewati semua konspirasi dan meraih kebahagiaan?
[Versi suara dubbing] Kekuasaan Lord yang Sudah Pensiun
[Versi suara dubbing] Kekuasaan Lord yang Sudah Pensiun
Dewa perang penjaga negara menjual kue wijen setelah pensiun. Karena dihina oleh keluarga istri, ia mengambil kembali identitasnya dan mengungkap keterikatan emosional dengan ratu.
Terpenjara di Pelukan Mantan
Terpenjara di Pelukan Mantan
Setelah kecelakaan mobil yang hampir menghancurkan tubuh dan hatinya, jurnalis perjalanan, Emily, melarikan diri ke Itala yang terpencil, kemudian terjerat dalam Penjara Ekstasi yang misterius, di mana penculiknya, yang sangat mirip dengan mantan suaminya yang telah lama ditinggalkan, memaksanya menjalani cobaan berbahaya dan sensual yang membangkitkan kenangan terlarang dan cinta yang tak pernah dia duga akan menyembuhkannya.
Kenapa Menangis Saat Kuberhenti Mengejar?
Kenapa Menangis Saat Kuberhenti Mengejar?
Demi membayar tagihan medis adiknya, Raymon Candu terpaksa melayani dua gadis yang tak pernah menghargainya. Mereka memperlakukannya semena-mena, menginjak harga dirinya, tanpa pernah menghargai kebaikannya. Namun, Raymon tidak menyerah. Setelah berhasil mengumpulkan cukup uang, dia tanpa ragu meninggalkan mereka. Kedua gadis itu mulai panik saat menyadari kepergiannya, bahkan sampai memohon agar dia kembali. Tapi Raymon sudah berjalan jauh, meninggalkan masa lalu yang pahit di belakangnya.
Melawan Nasib Kepunahan
Melawan Nasib Kepunahan
Tahun 262 di Era Carlo, efek rumah kaca terus memburuk. Gletser di kutub utara dan selatan mencair dengan cepat, permukaan laut naik, menenggelamkan banyak negara pesisir. Seiring pemanasan kembali suhu laut, beberapa monster laut raksasa purba yang tertidur di dasar laut pun bangkit, merampas wilayah manusia, dan menyerang manusia. Umat manusia menghadapi krisis hidup dan mati. Pada 1 Januari tahun 263 Era Carlo, hari pertama tahun baru, monster laut tingkat 10 bernama Tarto tiba di daratan terakhir manusia, Negara Tarmi. Tim terkuat Tarmi, Tim Carlo, yang telah menewaskan monster tingkat 9 di perbatasan utara, dipimpin oleh Jenderal Chandra, maju menghadapi Tarto. Pada 12 Maret tahun 263, seluruh anggota Tim Carlo gugur.