Logo
Guruku Adalah Istriku
Guruku Adalah Istriku

Guruku Adalah Istriku

61 Bab
Tamat
Dalam novel Guruku Adalah Istriku, seorang siswa harus menjalani kehidupan ganda setelah perjodohan tak terduga dengan gurunya sendiri. Ikuti romance novel bertema modern ini saat mereka menjaga rahasia besar di sekolah. Baca web novel seru ini untuk melihat konsekuensi hubungan mereka.
Bab 1 dari Guruku Adalah Istriku

Waktu di rumah menunjukan pukul 20.00 WIB, "Marvel! besok kamu ikut Papi ketemu dengan om Bisma dan putrinya, Papi akan memperkenalkanmu denganya," titah Yustian pada Marvel putranya.

"Iya pi, tapi hanya kenalan biasa kan?" jawab Marvel seraya bertanya balik.

"Iya hanya kenalan biasa, lagian besok hari minggu dan kamu libur kan? jadi sekalian kita makan bersama keluarga om Bisma," sahut Sinta, Mama Marvel.

"Iya Mi," jawab Marvel patuh.

"Kalau gitu, Marvel kekamar dulu ya mau istirahat," tambah Marvel berpamitan.

"Iya Nak," jawab Sinta dengan senyuman.

Mervelpun berdiri dan beranjak pergi ke kamar untuk beristirahat.

"Pi, apakah papi yakin akan menjodohkan putra kita dengan putri dari Mas Bisma?" tanya Sinta pada Yustian.

"Tentu saja aku yakin, lagian Marvel pasti akan langsung jatuh cinta jika bertemu dengan Mila," jawab Yustian dengan yakin.

"Ya sudah terserah Papi saja, tapi Mami ingatkan ya Pi, jangan memaksa Marvel jika dianya tidak mau, lagian Mami juga tahu dan kenal dengan pacar anak kita," ucap Sinta menjelaskan.

"Mami tenang saja soal itu, lagian bukankah kita juga dulu seperti itu, kita punya pacar masing-masing, namun buktinya lita saling jatuh cinta setelah lama-lama sering bersama dan bertemu, dan akhirnya kita menikah," jawab Yustian.

"Iya juga sih, tapi... pokoknya Mami tidak setuju jika Marvel di paksakan," ucap Sinta ngotot.

"Hahaha iya Mi, Mami tenang saja," jawab Yustian.

***

Ditempat lain di kediaman keluarga Bisma,

"Mila! besok Ayah mau kenalkan kamu dengan putra dari Om Yustian, jadi besok kamu ikut Ayah dan Bunda," ajak Bisma ke Mila putrinya.

"Iya Ayah, Mila ngikut Ayah saja," jawab Mila patuh.

"Memang kamu anak Bunda yang selalu patuh," puji Melani dengan bangga.

"Ah Bunda bisa saja memuji putrinya," sahut Bisma seraya terkekeh.

"Kan memang Mila selalu nurut sama Ayah Bunda," jawab Mila tak mau kalah, seraya menjulurkan lidahnya.

"Oh iya, jangan lupa ya dandan yang cantik," goda Bisma seraya menunjukan giginya yang rata.

"Hah Ayah,.." jawab Mila manja, "Kan Mila sudah cantik walaupun tidak dandan," tambah Mila dengan manja.

"Iyaiya percaya, tapi pasti lebih cantik saat kamu dandan, seperti saat kamu mengajar," kekeh Melani.

"Hahaha iya benar itu kata Bundamu," sahut Bisma seraya tertawa.

"Iya Ayah, Bunda, kalau gitu Mila kekamar dulu ya, sudah ngantuk," ucap Mila berpamitan, karena memang dirinya sudah mengantuk.

"Iya sana, istirahatlah yang cukup," jawab Melani sebelum mencium kening putrinya.

Walaupun Melani sudah dewasa dan bahkan sudah menjadi seorang guru di SMA Harapan, tetap saja dirinya manja seperti anak kecil pada orang tuanya.

***

Pagi keesokan harinya...

Tok Tok Tok

"Marvel! Apakah kamu sudah siap?" panggil Sinta di depan pintu kamar Marvel.

"Iya sebentar Mi, lagi ganti baju," jawab Marvel sedikit berteriak.

"Ya sudah, Mami dan Pami tunggu kamu di mobil saja ya," ucap Sinta.

"Iya Mi," jawab Marvel.

Sinta pun beranjak pergi dari depan kamar Marvel dan langsung menuju mobil yang sudah terparkir di depan rumah mereka.

"Mana anakmu Mi?" tanya Yustian setelah Sinta dekat denganya.

"Katanya lagi ganti baju Pi, semoga saja gak kelamaan ya Pi, soalnya Marvel kalau ganti baju seperti anak cewek saja," jawab Sinta seraya terkekeh.

"Hahaha ya tentu saja, dia kan mirip Papinya," ucap Yustian dengan bangga.

"Iya lah, kan dia anak Papi," jawab Sinta.

"Yasudah kita tunggu di dalam mobil saja, ayo masuk Pi,!" tambah Sinta mengajak Yustian.

"Iya Mi," jawab Yustian.

Keduanya kemudian masuk kedalam mobil seraya menunggu Marvel.

Tak berselang waktu lama Marvel pun dengan buru-buru berlari keluar, langsung menuju mobilnya.

"Maaf Mi, Pi, Marvel membuat kalian menunggu," ucap Marvel dengan nada bersalah seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Iya, cepat buruan masuk! jangan membuat Om Bisma menunggu!" ucap Sinta tegas pada Marvel.

"Iya Mi," jawab Marvel sebelum dengan cepat masuk mobil dan duduk di belakang.

Sedangkan untuk keluarga Bisma, saat ini sudah menunggu di tempat yang di janjikan. Tempat pertemuan kedua keluarga ini di adakan di Rumah Makan Mila, yang berarti milik keluarga Bisma.

"Ayah, kenapa om Yustian lama sekali ya," rengen Mila karena sudah menunggu agak lama.

"Tenang saja, mungkin mereka terkendala kemacetan," jawab Bisma santai.

"Apakah kamu sudah tidak sabar bertemu dengan putra om Yustian?" goda Melani seraya terkekeh.

"Ah Bunda," rajuk Mila.

"Lagian kalau tidak sabar juga tak apa," sahut Bisma memotong ucapan Mila.

"Ah ayah sama saja kayak bunda, selalu godain Mila," rajuk Mila seraya mengerucutkan bibirnya.

"Hahaha Mila Mila Mila, kamu lucu banget," ucap Melani seraya mencubit pipi Mila.

"Ah Bunda, sakit," rengek Mila yang mengelus pipinya pura-pura kesakitan.

"Haduh anak manja Bunda, sini-sini," ucap Melani seraya memeluk putrinya.

"Hehehe, Bunda paling bisa manjain Mila," ujar Mila dengan senang.

"Bunda, Mila ke belakang dulu ya mau buang air, sudah kebelet," tambah Mila berpamitan.

"Iya sayang," jawab Melani.

Mila pun langsung berdiri dan beranjak ke kamar mandi untuk buang air.

Saat ini keluarga Yustian juga sudah sampai di lokasi dan sedang memarkir mobilnya.

"Papi dan Mami masuk duluan ya, Marvel mau ke kamar mandi sebentar, sudah kebelet," pinta Marvel dengan sedikit meringis, karena sudah benar-benar kebelet.

"Iya sana, tapi jangan kabur ya!" jawab Sinta mengingatkan.

"Iya Mi, lagian untuk apa sih Marvel kabur," jawab Marvel.

Marvelpun dengan cepat keluar dari mobil dan langsung menuju Wc untuk buang air.

Yustian dan Sinta juga langsung berjalan ke dalam Rumah Makan untuk bertemu dengan Bisma dan Melani tanpa menunggu Marvel.

Yustian dan Sinta berjalan seraya mencari-cari Bisma dan Melani yang di ketahui sudah datang terlebih dahulu dan juga sudah memesankan makanan untuk semuanya.

"Hey Yustian, Disini!" panggil Bisma setelah melihat Yustian dan Sinta masuk ke Rumah Makan.

"Oh itu mereka disana," ucap Yustian pada Sinta.

"Iya, ayo kesana Pi," ajak Sinta yang di jawab dengan anggukan oleh Yustian.

"Sudah lama kamu Bis? maaf tadi putraku sedikit telat bangunya, jadi kita datangnya agak terlambat sedikit," tanya Yustian secara langsung seraya menjelaskan situasinya setelah dekat dengan Bisma dan Melani.

"Haha tenang saja Yus, lagian disini juga tempatku sendiri," jawab Bisma sebelum melanjutkan, "oh iya silahkan duduk!"

"Ya baiklah," jawab Yustian sebelum duduk bersama dengan Sinta juga.

"Oh iya, dimana Mila putrimu?" tanya Yustian setelah melihat-lihat dari tadi, yang ternyata hanya ada Bisma dan Melani saja yang sedang duduk.

"Dia kebelakang sebentar, mungkim sebentar lagi juga kesini," jelas Melani.

"Oh begitukah?" tanya Sinta.

"Iya, juga dimana Marvel putramu yang mirip denganmu itu?" jawab Bisma menyahut pembicaraan.

"Oh iya, Marvel juga pamit kebelakang," jawab Sinta yang langsung membuat semua orang saling tatap dan terjadilah keheningan beberapa saat di antara keempat orang ini.

"Jangan-jangan kita benar-benar akan segera besanan," ucap Yustian memecahkan keheningan di antara mereka, dengan nada percaya diri.

"Ah Papi jangan ter percaya diri dulu! kita lihat saja nanti bagaimana tanggapan anak-anak kita," sahut Sinta yang memang tidak mau memaksakan putranya.

"Hahaha istrimu benar Yus, kita lihat nanti saja tanggapan anak-anak, tapi kalau sampai kita besanan, kita akan menjadi semakin dekat dan dekat," sahut Bisma memotong pembicaraan Yustian dan Sinta.

"Haha kamu benar Bis," jawab Yustian dengan mengangguk beberapa kali sepertinya sangat mendambakan bahwa dirinya bisa besanan dengan Bisma.

Memang Bisma dan Yustian adalah teman dekat sejak SMP, dan kedekatan mereka semakin menjadi setelah mereka bekerja sama dalam bisnis. Tentu saja mereka sangat mendambakan jika putra dan putri mereka juga bersatu agar persaudaraan mereka tidak putus.

Disaat kedua keluarga pembisnis melanjutkan pembicaraan mereka tentang putra putri keduanya. Marvel yang yang telah selesai buang air, dengan buru-buru keluar dari toilet karena tidak mau membuat orang tuanya menunggu lagi dan mengecewakanya.

Dorr... Brak...

"Aduhhhhh," rengek seorang wanita muda yang baru saja keluar dari toilet wanita karena merasakan sakit setelah tertabrak oleh seseorang.

"Ahhh maaf, maaf ya kak aku sedang terburu-buru," ucap Marvel seraya menyatukan kedua telapak tanganya dan kemudian membantu wanita tersebut untuk berdiri kembali.

"Marvel?" pekik Mila setelah mendengar suara yang sangat di kenalnya tersebut. Ya benar sekali, wanita yang di tabrak Marvel sampai terjatuh adalah Mila sendiri.

"Ahhh, Bu Mila? maaf ya Bu, maafin Marvel karena sedang buru-buru," jawab Marvel yang tambah merasa bersalah karena telah menabrak gurunya sendiri.

"Maafin Marvel ya Bu, Marvel benar-benar tidak sengaja," tambah Marvel karena tidak mendapatkan jawaban dari Mila.

"Iya Vel, kamu ceroboh sekali sih jadi cowok, untuk hanya sakit sedikit, kalau sakitnya banyak, apakah kamu mau tanggung jawab?" tegur Mila pada muridnya tersebut.

"Iya Bu, maaf," jawab Marvel masih menyatukan kedua telapak tanganya setelah Mila bisa berdiri. 'kalau tanggung jawab yang lain sih gak papa Bu,' batin Marvel seraya tersenyum-senyum sendiri.

"Ya Ibu maafin, tapi lain kali jangan ceroboh!" ucap Mila seraya mengingatkan Marvel.

"Iya Bu," jawab Marvel dengan lembut.

"Yasudah, sana! katanya sedang buru-buru!" titah Mila mengusir Marvel.

"Ah iya lupa, yasudah Marvel pergi dulu ya Bu, sekali lagi maaf," jawab Marvel yang masih merasa bersalah.

"Iya sudah sana!" ujar Mila mengusir Marvel.

Marvel pun dengan cepat pergi meninggalkan Mila dan langsung mencari tempat duduk orang tuanya.

"Haduh sakit banget sih, ternyata di tabrak murid sendiri sampai terjatuh, sakit juga ya," gumam Mila yang masih merasakan sakit.

***

"Om, Tante, maaf ya membuat kalian menunggu," ucap Marvel setelah bertemu dengan Bisma Melani dan kedua orang tuanya.

"Tidak apa Vel! silahkan duduk!" ujar Bisma dengan ramah.

"Iya Om," jawab Marvel sebelum duduk bersama semuanya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Captain's Ravenge
Captain's Ravenge
Dalam Captain's Ravenge, Arya Bimantara meninggalkan tugas negara demi mengungkap misteri kematian saudara kembarnya. Melalui genre mystery action, Arya mengejar pembunuh adik dan iparnya demi keadilan. Baca mystery story ini di webnovel sebagai salah satu fiction books penuh intrik.
Catatan Rahasia Sekretaris Suamiku
Catatan Rahasia Sekretaris Suamiku
Dalam Catatan Rahasia Sekretaris Suamiku, Davina mengungkap perselingkuhan Fathan melalui buku harian Lulu yang tewas terbunuh. Ikuti misteri pembunuhan dan konflik rumah tangga ini di web novel genre modern novel yang penuh teka-teki. Temukan kebenaran dalam kisah romance novel yang mencekam ini.
Cinta di Musim Semi
Cinta di Musim Semi
Dalam novel modern Cinta di Musim Semi, Amara harus mengungkap rahasia masa lalu yang mengancam hidupnya. Di antara Rendra dan Daffa, ia menghadapi pilihan sulit dan misteri yang mendalam. Temukan kisah lengkapnya dalam romance novel ini, salah satu fiction books terbaik saat ini.
Istriku Disiksa Sampai Gila
Istriku Disiksa Sampai Gila
Dalam Istriku Disiksa Sampai Gila, kepulangan mendadak sang suami mengungkap tragedi mengerikan. Menghadapi istri yang gila dan anak yang tewas, ia harus mengungkap konspirasi keluarga dalam mystery story ini. Ikuti aksi pencarian kebenaran di webnovel modern yang penuh ketegangan.
Keturunan Rahasia
Keturunan Rahasia
Dalam novel romance modern ini, Rajendra sang pewaris Antariksa Group berusaha menebus dosa masa lalu terhadap Amara. Setelah sepuluh tahun, ia menemukan fakta tentang putra rahasianya. Baca kisah billionaire romance novels ini saat Rajendra menghadapi penolakan keras dari keluarga dan anaknya sendiri.
MURIDKU KENIKMATAN KU
MURIDKU KENIKMATAN KU
BERISI ADEGAN HOT++ Seorang duda sekaligus seorang guru, demi menyalurkan hasratnya pak Bowo merayu murid-muridnya yang cantik dan menurutnya menggoda, untuk bisa menjadi budak seksual. Jangan lama-lama lagi. BACA SAMPAI SELESAI!!

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Dendam Ibu: Bangkit Dari Reruntuhan
Dendam Ibu: Bangkit Dari Reruntuhan
Demi menyelamatkan kerajaan bisnisnya yang di ambang kehancuran, seorang ibu terpaksa mengabaikan tiga putri tercintanya. Tanpa disadarinya, sang pengasuh yang licik perlahan meracuni pikiran anak-anaknya, mengubah cinta kasih menjadi kebencian yang dalam. Saat sang ibu berhasil menyelamatkan perusahaannya, malapetaka justru datang: sang pengasuh memfitnahnya ingin membunuhnya! Air mata dan penyesalan sang ibu tak lagi berarti di mata putri-putrinya yang telah terbutakan oleh kebencian. Dengan keputusasaan, ia menghembuskan nafas terakhir.<br>Namun takdir memberikan keajaiban, ia terbangun kembali di masa lalu, tepat tiga tahun sebelum tragedi terjadi! Kini, dengan kesempatan kedua ini, akankah ia mampu memperbaiki segalanya atau justru mengulangi tragedi yang sama?
Bintang Rezeki Datang: Ayah, Akui Aku
Bintang Rezeki Datang: Ayah, Akui Aku
Mira terlahir sebagai bintang rezeki dengan mata ketiga yang mampu membedakan yang asli dari yang palsu. Dia hidup tenang bersama ibunya, Yulia Saputra, dengan menjalankan toko antik di Kota Hu. Namun, kedamaian itu hancur ketika Yusuf Wibowo, ayahnya yang telah dinyatakan meninggal selama lima tahun, tiba-tiba kembali dengan membawa seorang wanita dan anak.
Suamiku yang Buta adalah Ahli Waris
Suamiku yang Buta adalah Ahli Waris
Dia menikahi pria buta ini yang pernah menyelamatkan hidupnya untuk membalas jasa. Hubungan romantis secara perlahan memulai, dan mereka kini menuju perjalanan yang penuh dengan misteri dan kebenaran bersama. Pria buta ini pernah menyelamatkannya, dan sekarang dia akan menikahinya!
Tiga Janin, Satu Triliuner
Tiga Janin, Satu Triliuner
Daisy bekerja di gudang untuk membayar uang kuliahnya, tapi ayahnya mencuri uangnya. Karena putus asa, dia mencari pekerjaan lain di klub penari telanjang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Di sana, dia berhubungan seks satu malam dengan Marcus, seorang triliuner. Tak lama kemudian, Daisy mengetahui bahwa dia hamil kembar tiga.
Takdir di Pelukan Pangeran
Takdir di Pelukan Pangeran
Siska mengorbankan hartanya demi Putra Mahkota Jino, tapi malah dikhianati. Gelar dan kedudukannya diberikan pada adik tirinya. Waktu tersadar, dia bangkit, memutus hubungan dengan Jino, lalu menikah dengan Pangeran Yanto. Dengan kekuatan berbisnisnya, dia bertekad membuat semua pengkhianat itu menyesal.
Istri Magang Pak Rio
Istri Magang Pak Rio
Orang palsu sepertimu berani menyombongkan diri dengan begitu arogan. Tunggu saja sampai aku menemukan buktinya; akan kupastikan kamu mendapatkan apa yang pantas kamu dapatkan!