Logo
Dosa yang Tak Termaafkan
Dosa yang Tak Termaafkan

Dosa yang Tak Termaafkan

63 Bab
Tamat
Dalam novel modern Dosa yang Tak Termaafkan, Dewi menghadapi pengkhianatan suaminya yang kembali berselingkuh. Bukti belanja barang wanita mengungkap kebohongan besar yang mengancam pernikahan mereka. Baca web novel ini untuk melihat konsekuensi dari sebuah kesetiaan yang dikhianati.
Bab 1 dari Dosa yang Tak Termaafkan

"Kamu selingkuh lagi Mas? Aku sudah pernah bilang ‘kan. Cukup sekali, enggak ada dua kali,” lirih Dewi, istriku.

“Ini? Bon belanjaan sebanyak ini buat siapa? Semuanya barang-barang perempuan. Ini juga tiket bioskop.” Dewi menggeleng. Meski dia berbicara cukup pelan. Namun jelas ada kemarahan yang teramat sangat.

“Aku bisa jelaskan.”

“CUKUP!!!” Dewi baru saja meninggikan suaranya dan itu membuat aku cukup terkejut, untuk pertama kali wanita yang biasanya bersikap lemah lembut hari ini mulai berani menunjukkan emosinya. Seketika dia menangkupkan wajah. Dia bersandar pada dinding ruang tamu. Bahunya berguncang hebat. Tangis yang sejak tadi tertahan akhirnya pecah juga. Aku mencoba merangkulnya namun ia seolah memberi jarak, dengan mendorong dadaku dengan tangannya. Satu gelengan pelan darinya aku dibuat malu bukan main. Dewi tampak mengatur nafasnya yang mulai tak beraturan, sejenak dia menengadahkan pandangannya, menatap langit-langit rumah.

“Wi, kita bisa bicarakan ini baik-baik.”

“Katakan berapa kali?”

“Apanya yang berapa kali, Wi?” Aku segera meraih tangannya.

“Apa kurangnya aku, Mas? Kurang cantik, sexi atau kurang liar, hah? Jawab, jangan diam saja!”

“Wi, oke aku mengaku aku salah.”

“Dua kali kamu lakukan itu ke aku Mas, jelas itu salah. Sekarang kamu mau mengelak lagi. Bilang kalau semua itu khilaf, iya ‘kan?" Aku terdiam, jujur saja aku bingung.

“Tega kamu.”

“Wi, kita bicara sambil duduk ya, biar kamu lebih tenang.”

“Aku ini punya perasaan Mas, sakit aku diperlakukan seperti ini. Aku bisa terima kamu sakiti, tapi anak-anak … bisa-bisanya kamu pergi senang-senang sama pelacur padahal anak kamu lagi di rawat di rumah sakit.”

“Dia bukan pelacur, Wi.”

“Ya terus apa namanya kalau bukan pelacur?”

“Ya ampun, istigfar Wi.” Bukannya melafalkan istigfar, Dewi malah tersenyum, lalu dia justru menertawakan dirinya sendiri.

“Jangan begini, Wi.” Itu benar-benar menakutkan. Aku tahu di kecewa, tapi keempat anak kita masih sangat membutuhkan Ibunya.

“Ingat kamu sama Tuhan, waktu selingkuh ingat, enggak? Yang perlu istighfar itu kamu Mas, bukan aku!” Lantas Dewi pergi begitu saja, meninggalkan aku yang kebingungan. Entah tindakan apa yang akan dia ambil ke depannya. Sekarang, melihatnya tertawa seraya menangis secara bersamaan. Aku merasa tak tenang, takut kalau Dewi bisa saja berbuat nekat. Bukankah orang bilang, orang yang pendiam justru sering kali lebih berbahaya dalam caranya meluapkan emosi. Tanpa pikir panjang aku gegas menyusul Dewi yang pergi ke dapur. Ya Tuhan, jangan-jangan dia mau bunuh diri.

“Dewi!” Aku berteriak sekencangnya. Membuat Dewi seketika membalikkan badan menatapku.

“Kenapa? Kamu pikir aku mau bun*h diri?”

“Aku cuma khawatir kamu berbuat nekat Wi, Apa lagi yang ada di tangan kamu sekarang. Pisau itu, bukannya akan lebih baik kalau di simpan saja?” Melihat Dewi memegang pisau seperti itu, bagiku hal itu cukup mengerikan.

“Kenapa aku yang harus mati Mas, kamu yang salah!” katanya.

“Wi, kamu enggak berpikir buat membunuh aku ‘kan?” Bukannya menjawab Dewi hanya menatapku saja.

“Mah, Pah lagi apa sih malam-malam di dapur? Pakai teriak-teriak segala. Aku kira Mamah kenapa-kenapa,” kata Rafa, putra sulungku. Umurnya menginjak 10 tahun.

“Mamah habis menangis, ya?” tanyanya. Entah kenapa dari tadi Dewi hanya diam menatap kami bergantian.

“Papah sama Mamah berantem?”

“Enggak Sayang, Mamah cuma kena sabun aja tadi,. Kamu mending balik saja ke kamar. Mamah sama Papah baik-baik saja kok.”

“Bener, Mah?” Rafa kembali memastikan. Namun, respons Dewi masih sama. Hanya menatap Rafa tanpa peduli apa yang anak kecil itu katakan.

“Mamah kenapa sih?” Rafa yang penasaran malah mendekat.

“Rafa kamu masuk ke kamar ya, biar Mamah, Papah saja yang urus."

“Enggak ah, apa yang sudah Papah lakukan ke Mamah?” Rafa justru berbalik menatap tajam ke arahku.

“Papah kalau terus nyakitin Mamah. Enggak usah pulang deh, pergi aja yang jauh!” teriak Rafa. Dari mana dia belajar kata-kata seperti itu? Sungguh aku terlonjak dibuatnya. Perlahan sulungku menarik Dewi. Mereka berjalan beriringan menaiki tangga ,lalu begitu sampai ke atas, sekali lagi aku kembali dibuat heran dengan perlakuan Rafa yang melarangku masuk ke kamar.

“Papah enggak usah dekati Mamah lagi!” tegasnya.

Aku melirik Dewi sekilas berharap ia mau memberikan sedikit saja pembelaan padaku, namun nyatanya dia seakan tak peduli pada sekitar. Mata kami bertemu dalam sesaat namun tatapannya padaku begitu dingin dan datar. Layaknya orang yang tak punya gairah hidup. Ini mulai tak beres.

“Biarkan Papah bicara sama Mamah!”

“Enggak,” tegasnya dengan sedikit kasar.

“Kamu masih anak-anak, enggak mengerti urusan orang tua.” Aku melepaskan lengan mereka yang saling menggenggam. Seraya terus mencoba mengajak Dewi bicara, namun sayang usahaku tak membuahkan hasil.

“Ini semua gara-gara Papah.”

“Kamu bisa diam enggak, mending kamu masuk kamar! Papah bilang kamu masuk!” Aku kalap waktu itu. Hingga sampai hati membentak Rafa yang jelas hanya mencoba membela Mamahnya. Namun, reaksi Dewi di luar dugaan. Dia menarik lengan Rafa, menyembunyikan di belakang tubuhnya, lalu beralih menatapku masih dengan tatapan dinginnya.

“Aku yang pergi atau kamu?”

“Enggak bisa begitu, nanti anak-anak mau ikut siapa? Cobalah berpikir jernih anak kita sudah empat, pisah itu bukan solusi.”

“Harusnya kamu yang berpikir jernih, Mas! Oke kalau begitu biar aku dan anak-anak yang pergi kamu bisa tinggal di sini! Bawa sekalian perempuan itu ke sini, jadi ke depannya kamu enggak perlu keluar biaya untuk penginapan.”

“Wi, bagaimana bisa kamu membicarakan hal itu di depan anak-anak?”

“Asal Papah tahu, di sekolah aku dibuli gara-gara Papah! Aku malu punya Papah tukang selingkuh! Aku enggak punya Mamah dua! Hmm Aaaaa.” Rafa tiba-tiba saja mendorong tubuhku hingga hampir saja terjungkal. Dewi hanya menatap nanar ke arah anaknya yang berlari ke arah kamar.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

AFFAIR WITH IPAR
AFFAIR WITH IPAR
Dalam novel modern AFFAIR WITH IPAR, rumah tangga Alma dan Evan diuji saat kehadiran buah hati tak kunjung tiba. Evan justru terjebak asmara terlarang dengan Laras, adik iparnya sendiri. Temukan konflik pengkhianatan ini dalam romance novel yang penuh rahasia dan pilihan sulit.
Aku Bukan Pembantu Kalian
Aku Bukan Pembantu Kalian
Dalam romance novel Aku Bukan Pembantu Kalian, seorang istri menghadapi ipar benalu yang menjadikannya pelayan di rumah sendiri. Tanpa dukungan suami, ia menyusun strategi cerdik untuk mengusir mereka. Baca webnovel modern ini untuk melihat perjuangannya mempertahankan hak dan harga diri.
Merebut Istri Yang Kau Sakiti
Merebut Istri Yang Kau Sakiti
Dalam Merebut Istri Yang Kau Sakiti, Naila terjebak pernikahan toksik dengan Daffa, anggota geng motor. Raihan berusaha menolongnya keluar dari situasi berbahaya ini. Temukan kelanjutan kisahnya di romance novel ini, salah satu fiction books terbaik untuk dibaca online.
Mermaid For The CEO
Mermaid For The CEO
Dalam Mermaid For The CEO, Cassiopeia Moore terjebak pelelangan ilegal saat rahasianya terungkap. Di antara karier dan cinta billionaire, ia mengambil tawaran gila untuk membalas dendam. Baca kisah romance novel ini di web novel kami tentang perjuangan Cassie menuntut keadilan.
Pengkhianatanmu Adalah Kesalahan Terbesarmu
Pengkhianatanmu Adalah Kesalahan Terbesarmu
Dalam Pengkhianatanmu Adalah Kesalahan Terbesarmu, Alya harus bertahan hidup setelah diusir oleh keluarga angkatnya. Kini sebagai ibu tunggal, ia menghadapi Revan yang ingin menebus dosa masa lalu. Ikuti kisah billionaire romance ini dalam web novel penuh perjuangan dan pilihan sulit.
 Pernikahan Kontrak Sang Pendendam
Pernikahan Kontrak Sang Pendendam
Dikhianati tunangannya, Keira membalas dendam melalui Pernikahan Kontrak Sang Pendendam dengan Dion. Dalam romance novel ini, ia bertekad menyerahkan kesuciannya demi menghapus masa lalu. Baca kisah modern novel ini di platform web novel terbaik untuk melihat perjuangan Keira memikat suami dinginnya.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Ibu, Sampai Jumpa
Ibu, Sampai Jumpa
Bella lahir dikeluarga yang sederhana, tapi orang tuanya hanya sayang pada adiknya, bahkan terus menyalahkan Bella karena dia tidak sengaja menjatuhkan air dan membuat ibunya lahir prematur. Sedangkan adiknya yang pandai jago akting terus menerus memfitnah Bella yang melakukan kejahatan, bahkan teganya mencelakai kakaknya sampai mati.
Akhir Kata Takdir
Akhir Kata Takdir
Sera dan Marson menikah enam tahun namun bagai orang asing, bahkan putri mereka, Yani, memanggilnya “paman”. Saat cinta lama Marson, Cika, kembali dengan putrinya, dia berjanji akan menjadi ayah yang baik. Sera ingin pergi, tapi Yani memberi ayahnya tiga kesempatan. Sayang, hasilnya tetap tidak sesuai harapan
Sekarang Giliranku, Pecundang
Sekarang Giliranku, Pecundang
Jolie diangkat anak oleh Matthew sebelum pria itu meninggal. Bertahun-tahun kemudian, dia kembali untuk menghadiri pemakaman sang ayah angkat dan mendapati anak-anaknya, Jacob dan Cathy, diperlakukan dengan sadis oleh paman-paman mereka. Bertekad merebut kembali kursi ketua, Jolie mengakali mereka dalam rapat dewan dan merebut kekuasaan. Pembalasan pun datang: dia difitnah sebagai pembunuh dan perusahaannya disabotase. Namun, Jolie berhasil mengatasi setiap serangan dan membuat mereka membayar mahal. Menyadari Jacob tak kunjung berubah meski diberi kesempatan, Jolie pun mengatur agar dia mendekam di penjara selama tiga bulan. Alhasil, pengalaman itu mengubah si pemberontak menjadi seseorang yang memandang Jolie dengan hormat total.
Ikuti Aturan Miliarder
Ikuti Aturan Miliarder
Dia setuju menandatangani kontrak menjadi kekasih pria itu selama tiga tahun dengan denda sebesar $10 juta kalau melakukan kesalahan. Namun, sang wanita melakukan pelanggaran fatal yaitu jatuh cinta dan hamil anaknya pria itu. Bagaimana nasibnya?
Roti dan Koin Emas
Roti dan Koin Emas
Santi tewas ditikam di pesta ulang tahunnya oleh Gita, sesama yatim piatu. Mereka hidup kembali di hari pilih orang tua angkat. Gita pun duluan rebut koin emas Keluarga Salim dan memberikan roti pada Santi. Kirain bakal dibesarkan dengan sederhana, tapi Santi malah senang mendapatkan keluarga yang sesungguhnya. Beberapa tahun kemudian, Gita Sujipto yang ganti nama menjadi Gita Salim menjebak Santi di pesta amal. Dia meminta Santi antar sayuran sebagai hiasan. Jacky menggoda Santi, tapi ditolak. Gita dan Joan menghina Santi dan merusak sayurnya. Hadiah mewah dari Jaden tiba dan membuat semua orang kagum. Namun, dalam sebuah insiden tarik-menarik, kalung giok Santi terbuka dan langsung dituduh sama dengan yang dimiliki keluarga terkaya. Gita dan yang lainnya pun nggak percaya dan memaksa Santi telan es dan minum alkohol. Mereka berniat menyerahkan Santi pada Jacky, tapi untung Jason dan Jaden tiba tepat waktu.
Sst, Jangan Bilang Siapa-Siapa
Sst, Jangan Bilang Siapa-Siapa
Pada suatu malam di sebuah bar, Vincent yang kesal karena ayahnya akan menikah lagi dengan seorang janda beranak satu, menyelamatkan Fiona, yang dijual pacarnya ke seorang preman. Keesokan harinya di saat pernikahan ayahnya, Vincent baru tahu kalau Fiona adalah calon adik tiri barunya. Kesal karena menganggap ibu dan anak itu hanya mengincar harta keluarga, Vincent bertekad mengerjai Fiona agar dia dan ibunya diusir dari keluarga Vincent.