Logo
Dipaksa Open BO
Dipaksa Open BO

Dipaksa Open BO

71 Bab
Tamat
Dalam novel romance modern Dipaksa Open BO, Amira berjuang melepaskan diri dari kekejaman ayah tirinya yang menjadikannya budak nafsu demi uang. Ikuti misi pelarian penuh aksi ini dalam salah satu romance fiction books paling menegangkan untuk melihat nasib Amira di web novel ini.
Bab 1 dari Dipaksa Open BO

Amira gadis yang masih berusia 17 tahun itu harus mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari ayah tirinya. Meninggalnya sang ibu membuat kehidupannya berantakan, Amira menyangka ayah tirinya itu akan mengurusinya beserta adiknya dengan baik. Tapi nyatanya semua itu tidak seperti yang diharapkan Amira.

Amira harus rela tidak melanjutkan sekolahnya setelah lulus SMP. Ekonomi keluarganya sangat lah tidak baik, apalagi Amira yang juga harus mengurusi adiknya yang bernama Yeni. Gadis kecil yang masih duduk di bangku kelas 2 SD, tentunya membutuhkan perhatian dan biaya sekolahnya juga. Yang akhirnya Amira bekerja di sebuah toko sembako yang berada tidak jauh dari rumahnya. Semua itu dilakukannya karena ayah tirinya tidak pernah menafkahinya dan seolah tidak perduli.

Pak Wanto yang gemar ber mabuk-mabukan, gemar berjudi, dia juga bersikap keras kepala. Sikapnya berubah setelah istrinya meninggal. Dia sering kali memarahi Amira dan adiknya, dua orang anak yang seharunya disayangi, justru diperlukan tidak baik di rumah itu.

Malam itu sekitar pukul 19:00 Amira yang baru saja pulang kerja, dia kaget ketika masuk kedalam rumahnya mendapati sang Ayah tengah meminum minuman beralkohol. Di meja itu terdapat beberapa botol minuman keras. Sontak Amira kaget, dia perlahan-lahan melangkah kakinya untuk segera menghampiri adiknya di kamar.

Namun seketika ayahnya itu memanggil,"Amira"

Dengan cepat Amira menghentikan langkahnya, dia menoleh ke arah ayah tirinya itu dengan muka tegang.

"Kenapa kamu jam segini baru pulang?" Pak Wanto bertanya dengan nada yang terdengar keras.

"Maaf, Pak. Tadi toko tempat aku kerja agak telat tutupnya karena banyak yang beli," jawab Amira dengan gugup.

"Alesan aja kamu! Sudah sini, pijitin bapak!" bentaknya.

Amira hanya bisa menghela nafas dalam-dalam, dia sebenarnya sangat kecapekan karena memang baru saja pulang kerja. Tapi karena takut. ayah tirinya itu bertindak kasar, yang akhirnya Amira berjalan mendekatinya lalau duduk di sebelah ayah tirinya itu yang terlihat sedang mabuk.

Aroma dari alkohol itu begitu menyengat, hal itu membuat Amira meras tidak nyaman berada di dekat ayah tirinya. Tapi mau gimana lagi, Amira tidak bisa berbuat banyak selain harus menuruti apa yang dikatakannya. Jika tidak dia akan berlaku kasar.

"Cepat pijat pundak bapak!" Pak Wanto lagi-lagi memerintahkan.

"Iya, Pak."

Tanpa banyak bicara lagi, Amira hanya menurutinya, dia meminta pundak ayah tirinya itu. Amira merasa tidak nyaman dengan aroma alkohol di ruangan itu, apalagi ayah tirinya itu tidak henti-hentinya menenggak minuman keras itu. Walaupun kondisinya sudah mabuk, tetapi dia tetap saja ingin menghabiskan semua minuman yang ada di atas meja.

Amira hanya bisa diam dengan mata yang berkaca-kaca, bagaimana tidak. Ayah tirinya itu yang bersikap sangat baik dan sangat perhatian, namun setelah sang istri meninggal, sifatnya berubah menjadi orang yang gampang marah. Tak sampai disitu, ayah tirinya itu juga selalu mabuk dan ingin selalu berjudi, sehingga Amira kadang tidak bisa menyimpan uang hasil dirinya bekerja, karena ayah tirinya selalu meminta uang untuk digunakan berjudi. Jika tidak dikasih, maka dia akan mengamuk dan tidak segan-segan melukai Amira serta adiknya.

"Pijat yang kencang!" bentaknya yang seketika membuat Amira terperanjat kaget.

"Iya, Pak," jawab Amira dengan gemetaran karena saking takutnya.

Perlakuan kasar dan sikap ayah tirinya yang berubah membuat Amira ingin keluar dari rumah itu dan kembali ke keluarganya yang ada di kota Surabaya. Tapi itu sangatlah sulit dilakukan, karena setiap kali Amira mendapatkan gaji, dia tidak bisa mengumpulkan uang itu, karena memang untuk kebutuhan keluarganya, belum lagi ayahnya yang selalu meminta uangnya untuk berjudi dan membeli minuman keras, sehingga Amira hanya bisa berharap ada seseorang yang bisa membantunya untuk keluar dari ruang itu dan pulang kembali ke keluarganya yang jauh di sana.

Amira sempat ingin kabur membawa adiknya, namun gagal karena ayah tirinya itu memergokinya, dan kejadian itu juga lah yang membuat ayah tirinya semakin bertidak kasar dan sering memukul. Sehingga mau tidak mau Amira harus tetap tinggal di rumah itu, walaupun sebenarnya sudah tidak kuat dengan penderitaan yang dirasakannya setiap hari.

"Pak ... Bisa enggak bapak jangan minum-minum itu lagi? Kasihan aku sama Yeni, Pak." Amira berusaha membuat ayah tirinya sadar.

Namun nyatanya ucapan Amira malah membuat ayah tirinya itu marah.

"Heh. Kamu ini tahu apa? Hah! Masih kecil udah banyak omong!"

Amira kaget ketika ayah tirinya membentak seperti itu, yang akhirnya dia memilih untuk diam dengan mata yang berkaca-kaca. Batinnya serasa remuk mendapati perlakuan ayah tirinya yang benar-benar sudah tidak seperti dulu lagi. Sosok ayah yang menurut Amira akan bisa menggantikan ayahnya yang sudah meninggal, tapi malah berprilaku buruk, dan tidak seperti dulu sewaktu ibunya masih hidup.

"Eh, mana uang kamu," pinta pak Wanto dengan nada yang sengau.

"Pak, aku belum gajian." Amira terlihat gugup dan ketakutan.

"Emangnya bapak tidak tahu kamu gajian tanggal berapa?! Jangan bohong kamu! Mana uang kamu!" bentaknya lagi. Suaranya semakin keras.

Amira gemetaran, karena memang kenyataan dia belum mendapatkan gaji dari hasil kerjanya karena bos pemilik toko sedang berada di luar kota.

"Sumpah, Pak ... Aku belum gajian, bos aku masih di luar kota, entah besok atau hari apa pulangnya aku juga engga tahu, Pak," ucap Amira yang sudah tidak bisa membendung air matanya.

Bukanya diam ketika Amira berkata seperti itu, pak Wanto semakin menjadi-jadi. Dia marah dan menampar anak tirinya itu.

PLAK!

Sontak Amira hanya bisa menangis dengan perlakuan kasar ayah tirinya. Sambil memegangi pipinya Amira berusaha menjauhi ayahnya itu karena takut dia akan terus memukulnya.

"Mana uang kamu, cepat!" bentak pak Wanto. Matanya menata tajam.

"Pak ... Sumpah aku belum gajian, ada juga itu buat biaya makan, Pak," ucap Amira disela tangisnya.

"Makan apa? Udah sini cepat, ambil!"

Karena ayahnya semakin teriak-teriak dan terlihat sangat marah, Amira juga merasa tidak enak dengan tetangga rumahnya, yang akhirnya dia melangkahkan kakinya, ia bergegas masuk kamar. Sambil menangis dia membuka lemari untuk mengambil uang simpanannya untuk belanja sehari-hari, dan itu pun hanya tinggal seratus ribu.

Amira enggak tahu lagi besok harus bagaimana mencari biaya untuk makan. Dia melirik kearah adiknya yang sudah terlelap di atas tempat tidur. Hati Amira benar-benar sakit.

"Amira!"

Suara teriakan itu mengagetkannya, yang akhirnya Amira buru-buru keluar menghampiri ayah tirinya dengan membawa selembar uang pecahan seratus ribuan. Tanpa bicara lagi pak Wanto langsung meraih uang itu dari tangan anak tirinya.

"Cuma segini?"

"Iya, Pak. Enggak ada lagi," jawab Amira sambil menangis.

"Kamu pasti bohong. Ambil lagi capat!"

"Enggak ada, Pak. Sumpah enggak ada lagi." Amira berusaha meyakinkan ayah tirinya.

Melihat Amira yang sudah menangis seperti itu, Pak Wanto akhirnya dengan muka masam dia langsung melangkahkan kakinya dengan sedikit sempoyongan. Sedangkan Amira hanya bisa menatapnya sambil terus menangis melihat kelakuan ayah tirinya itu.

"Awas aja jika besok kamu tidak bisa ngasih uang sama bapak!"

Pak Wanto tiba-tiba aja mengancam, matanya terlihat tajam menatap Amira.

*****

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Dear Clarissa
Dear Clarissa
Dalam novel Dear Clarissa, seorang wanita malam berjuang menjaga rahasia misinya di Jakarta. Namun, Arga muncul sebagai penguntit berkuasa yang menghalangi kebebasannya. Romance novel penuh aksi ini mengikuti konflik kekuasaan dan pilihan sulit Clarissa saat menghadapi kejaran Arga.
Istriku Disiksa Sampai Gila
Istriku Disiksa Sampai Gila
Dalam Istriku Disiksa Sampai Gila, kepulangan mendadak sang suami mengungkap tragedi mengerikan. Menghadapi istri yang gila dan anak yang tewas, ia harus mengungkap konspirasi keluarga dalam mystery story ini. Ikuti aksi pencarian kebenaran di webnovel modern yang penuh ketegangan.
Kembali Bangkit Hancurkan Para Pengkhianat
Kembali Bangkit Hancurkan Para Pengkhianat
Dalam novel modern Kembali Bangkit Hancurkan Para Pengkhianat, Alena membalas dendam setelah dikhianati tunangan dan adiknya. Kini ia menjadi investor kaya yang siap menghancurkan mereka. Simak kisah penuh aksi ini di webnovel kami sebagai salah satu romance novel terbaik.
Keturunan Terakhir!
Keturunan Terakhir!
Zha, ketua mafia di Keturunan Terakhir!, memburu pembunuh ayahnya melalui tanda tato jangkar. Dalam adventure penuh misteri ini, sebuah partikel manipulasi sci-fi mengungkap rahasia identitasnya. Baca fiction books seru ini untuk mengungkap siapa sebenarnya pewaris klan yang tersisa.
Mendadak Menjadi Permaisuri ke 6
Mendadak Menjadi Permaisuri ke 6
Dalam Mendadak Menjadi Permaisuri ke 6, dokter genius bertransmigrasi ke abad 17. Meski diceraikan, ia berambisi membangun rumah sakit dengan medis modern. Baca web novel bergenre fantasy romance ini saat ia terjebak antara karier dan cinta terlarang di tengah intrik kekaisaran.
Pendekar Pedang Patah
Pendekar Pedang Patah
Dalam Pendekar Pedang Patah, Pancaka dikirim kembali ke masa lalu setelah meratakan berbagai sekte. Kini sang pemegang pedang tanpa bilah harus menentukan takdir barunya. Ikuti kisah fantasy penuh aksi ini dalam petualangan adventure story seru di platform web novel kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Ginjal Putriku, Ganti Nyawa Putramu
Ginjal Putriku, Ganti Nyawa Putramu
Di masa muda mereka, Jacob dan Nora membina kehidupan dan mengumpulkan harta bersama. Bertahun-tahun kemudian, Jacob lebih memihak Lydia, ibu dari anak di luar nikahnya, Brody, daripada Nora. Saat Brody membutuhkan transplantasi ginjal, Jacob memaksa putrinya sendiri, Josie, yang kondisi kesehatannya rapuh dan mengidap gangguan pendarahan, untuk menjalani transplantasi berisiko itu. Dia sama sekali mengabaikan permohonan dan tangisan Nora...
Ayah Satpamku Ternyata Seorang Konglomerat
Ayah Satpamku Ternyata Seorang Konglomerat
Ayah dari CEO grup bernilai triliunan sebenarnya adalah seorang satpam? Dia menyembunyikan identitas orang terkaya di dunia, dan putranya tidak tahu. Ketika putranya bertekad untuk bertaruh pada energi baru, tetapi hampir bangkrut, dia mengungkapkan identitasnya dan membalikkan keadaan!
Kekuatan yang Menahan Diri Menggoda dan Mengagumkan Pabrik Kecil
Kekuatan yang Menahan Diri Menggoda dan Mengagumkan Pabrik Kecil
Terpaksa putus sekolah dan yang dia inginkannya hanya pekerjaan paruh waktu yang sederhana. Namun, dia malah diburu seperti kelinci. Setelah satu malam, mendapati dirinya hamil kembar tiga! Sang miliarder dikenal berhati dingin dan dikabarkan membenci wanita, bahkan dikatakan tidak mampu memiliki anak. Namun, dia tidak dapat mengendalikan hasratnya terhadapnya. Awalnya hanya membawanya pulang untuk melahirkan bayi, tapi ketika keluarganya yang berkuasa mencoba memperlakukannya dengan buruk, dia turun tangan untuk melindunginya. Ketika rekan kerjanya menindasnya, dia memastikan mereka semua dipecat dan masuk daftar hitam.
[Versi suara dubbing] Cinta hilang, takhta ditinggalkan
[Versi suara dubbing] Cinta hilang, takhta ditinggalkan
[Versi suara dubbing] Cinta hilang, takhta ditinggalkan
Strategi Bangkitnya Darah dan Cinta
Strategi Bangkitnya Darah dan Cinta
Seorang petani berusia paruh baya, Sena, menjadi muda kembali di tengah kekacauan perang berkat sebuah sistem yang dia miliki. Dalam perjalanannya, dia bertemu beberapa wanita cantik. Untuk bisa bertahan hidup, dia membuat kesepakatan dengan seorang jenderal wanita bernama Nara yang sedang terluka parah. Setelah itu, Sena dan Nara, yang menyamar sebagai pria, bergabung dengan pasukan militer. Dari situlah, dia memulai perjalanan untuk menjadi seorang pejuang dan penguasa.
Dari Penjara ke Puncak
Dari Penjara ke Puncak
Setelah menjalani hukuman lima tahun di penjara, dia ingin segera pulang ke rumah untuk bertemu istri dan anak-anaknya, tapi dia malah bertemu musuhnya dalam perjalanan pulang. Untuk melindungi keluarganya dan membalas dendam, dia memutuskan untuk melakukan hal yang sama kepada keluarga musuhnya!