Logo
Dinodai Calon Kakak Ipar
Dinodai Calon Kakak Ipar

Dinodai Calon Kakak Ipar

87 Bab
Tamat
Dalam novel modern Dinodai Calon Kakak Ipar, seorang wanita terusir setelah difitnah. Kini ia menjadi penyedia jasa bagi pria kaya demi bertahan hidup. Tak disangka, ia bertemu kembali dengan penghancur masa lalunya dalam kisah billionaire romance books yang penuh intrik dan tuntutan tak terduga.
Bab 1 dari Dinodai Calon Kakak Ipar

“Berapa tarif kamu semalam?”

Aku terkekeh mendengar pertanyaan klasik yang tidak perlu kujawab. Jelas-jelas di awal dia sudah tahu hargaku. Kenapa masih bertanya?

“Berapa, ya? Yang pasti, tidak sebanyak uang yang diberikan pada istri-istri mereka,” jawabku manja, menampilkan senyum terbaik untuk menyenangkannya. Sudah menjadi keharusan bagi wanita penggoda sepertiku untuk membuat klien bahagia.

Sayangnya, klien kali ini sedikit berbeda. Dia orang yang pernah menghancurkan hidupku. Orang yang sudah merenggut kesucianku, juga orang yang menjadi penyebab hancurnya pernikahanku dengan adiknya, dua minggu sebelum ijab kabul berlangsung.

“Kenapa tanya? Kamu mau bayar aku berapa?” Kukedipkan sebelah mata, mendekat ke arahnya dan meletakkan tangan di salah satu bahunya. Aroma parfum yang kupakai pastilah sampai di hidung mancungnya.

“Berapa yang harus kubayar supaya kamu bebas dari tempat prostitusi ini?”

Tawaku mengudara.

“Aku udah bebas, kok. Kamu lihat, tangan atau kakiku nggak ada yang ikat, kan?”

“Bukan itu. Kamu berhenti dari pekerjaan ini. Kita nikah.”

“Nikah?”

Tawaku lebih keras dari sebelumnya, memenuhi ruangan dengan cahaya temaram dan lilin-lilin aroma terapi yang berjajar di lantai.

Kulihat rahangnya mengerat, dengan jari-jari yang tergenggam rapat. Jelas dia berusaha meredam gemuruh di dalam dadanya, juga keinginan liar sebagai seorang pria dewasa yang tengah digoda wanita dengan gaun terbuka.

Aku tahu, aku berhasil menggodanya, terlihat dari jakun yang naik turun dengan cepat. Bahkan, suaranya ikut tercekat. Cukup mengasyikkan menyiksa pria yang paling kubenci di dunia.

“Sayang, aku dibayar buat menuhin kebutuhan biologis kamu, bukan buat ngobrol hal-hal bulshit soal pernikahan. Kalau kamu mau nikah, cari gadis baik-baik di luar sana. Bukan aku.”

“Sera, ini serius. Semua kesalahanku di masa lalu—”

“Stop it!” Aku semakin mendekat ke arahnya, menempelkan jari telunjuk tepat di bibirnya.

“Kamu nggak harus jelasin apa pun, karena aku nggak mau dengar itu. Masa lalu udah berlalu. Buat apa dibahas lagi? Nggak ada gunanya. Buang-buang waktu aja.”

“Ra!”

Kali ini aku harus membekap mulutnya, mencegah kalimat lain terlontar dari sana. Meski hatiku jijik luar biasa bersentuhan dengannya, tapi aku masih bisa berpura-pura sebagai wanita manja di hadapan klienku ini.

“Baby, you want me or not?” tanyaku dengan tatapan menggoda, menjatuhkan harga diriku sendiri sebagai seorang wanita demi pekerjaan yang banyak dipandang rendah oleh orang-orang di luar sana.

Kulihat wajahnya memerah, entah menahan marah atau menyembunyikan gairah. Dengan cepat dia merogoh saku celana, mengambil sepuluh lembar uang ratusan ribu dan meletakkannya di meja dengan kasar.

Debam pintu menjadi tanda perpisahan kami malam ini. Dia pergi begitu saja, tak peduli aku belum memberikan layanan khusus padanya. Sama seperti sebelumnya, dia memintaku berhenti dari pekerjaan hina ini dan menjadi istrinya.

Sayangnya, itu hal yang mustahil. Bagaimana mungkin aku bisa melupakan semuanya? Luka yang membuatku terjebak dalam lingkaran setan ini.

Ingatanku kembali pada memori buruk malam itu. Dialah penyebab kehancuran hidupku. Pria asing kedua yang kupercaya, ternyata memiliki siasat busuk di dalam hatinya.

“Ra, Dika minta aku antar kamu buat fitting gaun pengantin,” ucap iblis berwujud manusia yang menghampiri saat aku keluar dari toko bunga tempatku bekerja. Langit senja membiaskan cahaya oranye di angkasa. Satu keindahan yang paling kusuka.

“Fitting gaun pengantin? Kan harusnya besok, Mas. Bukan hari ini.”

“Nggak tahu. Kamu lihat sendiri chat-nya.”

Meski awalnya ragu, aku meraih ponsel itu. Memang benar ada pesan yang memintanya mengantarku ke butik langganan keluarga mereka.

“Masih nggak percaya?”

“Bukan gitu, Mas. Soalnya—”

“Kamu telepon Dika atau Mama. Tanya mereka, aku bohong atau nggak.”

“Maaf. Aku ... aku percaya, kok.”

Entah bodoh atau terdorong rasa tidak enak semata, aku menurut saja, masuk ke dalam mobilnya tanpa bertanya apa-apa.

Sepanjang perjalanan, aku bahkan tidak berani buka suara. Hanya sesekali memandang keluar jendela, juga jam tangan yang melingkar di lengan kiriku. Pria itu memang beberapa kali mengantar-jemputku saat Dika sedang sibuk dengan urusannya.

Langit semakin gelap saat aku menyadari kalau jalan yang kami lalui semakin sepi. Aku belum pernah melewatinya. 

“Mas Rian, ini kita nyasarkah, Mas?”

Aku memberanikan diri bertanya saat kulihat titik GPS di ponsel justru semakin jauh dari tujuan kami. Rasa gugup melanda, membuat rasa takut memenuhi dada.

Pria itu tetap bungkam, bahkan menambah kecepatan mobil yang membuatku mencengkeram hand grip di atas pintu. Dia seolah ingin menerbangkan mobilnya.

"Mas, berhenti! Aku mau turun!" ucapku dengan suara gemetar. Namun, hanya deru kendaraan yang terdengar. Tetap tak ada jawaban.

“Mas, ini kita mau ke mana?"

“Senang-senang,” jawabnya singkat. Kulihat senyum miring di bibirnya, bersama cengkeraman tangan yang semakin erat menggenggam kemudi.

“Kamu jangan gila! Istighfar, Mas. Aku calon adik ipar kamu.”

“Justru karena itu kamu, Ra. Kamu yang paling tepat kujadikan senjata."

Kali ini tawanya membahana, membuatku semakin yakin kalau ada yang tidak beres dengan isi kepalanya.

“Mas, kita pulang sekarang!”

Namun, mobil itu tetap melaju, tidak peduli dengan protesku. Berbagai doa kulantunkan dalam dada, berharap tidak akan ada hal-hal tak terduga nantinya.

Sayang sekali, yang terjadi justru sebaliknya. Dia membawaku ke sebuah vila yang gelap gulita. Decit rem terdengar memekakkan telinga, bersama kendaraan roda empat yang terhenti seketika. Sosok pria 178 cm itu keluar dari mobil, membanting pintunya sekuat tenaga.

Ini satu-satunya kesempatanku melarikan diri.

Aku segera mengambil langkah seribu, berusaha menjauhi pria yang kini melangkah memutari bagian depan mobil jeep-nya.

“Mau lari ke mana kamu?”

Dia menangkap tanganku, membuat langkahku terhenti seketika. Dia menyeretku untuk mengikutinya.

Aku terus meronta, berteriak sambil memukuli punggungnya. Namun, kedua telinganya tak lagi berfungsi. Dia dibutakan oleh kemarahan yang tidak kuketahui sebabnya.

Entah setan apa yang telah merasukinya. Dia mengangkat tubuhku seperti karung beras dan membawaku masuk ke salah satu kamar. Dengan kasar, menghempas tubuhku begitu saja.

Di tengah hujan lebat yang mengguyur vila, dia melecehkan harga diriku, mengambil mahkota paling berharga yang ku jaga untuk suamiku nantinya. Dia menikmati sesuatu yang bukan haknya dengan wajah tanpa dosa, bahkan tertawa bangga.

Aku menangis tergugu mengingat kejadian menyesakkan itu. Dia sumber malapetaka yang sudah melemparkanku ke dalam jurang nestapa, memberiku status gadis terhina dan terusir dari keluarga. 

Sekuat apa pun berpura-pura tegar, aku lunglai juga. Kakiku melemah, tidak bisa menahan bobot tubuhku sendiri. Bulir-bulir air mata menetes tanpa diminta. Dadaku terasa sesak. Rasanya, aku ingin amnesia. Melupakan semuanya.

Luka ini Adrian Mahendra Hutama penyebabnya. Sembuhkah jika aku menikam jantungnya?

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Ahli Warisnya yang Tersembunyi, Pelariannya
Ahli Warisnya yang Tersembunyi, Pelariannya
Dalam Ahli Warisnya yang Tersembunyi, Pelariannya, seorang seniman menggugat cerai suami miliardernya yang berkhianat. Melalui taktik hukum yang cerdik, ia merebut kembali hak kekayaan intelektualnya. Baca romance novel ini untuk kisah balas dendam dan kemandirian dalam modern novel yang memikat.
Balas Dendam Kejam Sang Mantan
Balas Dendam Kejam Sang Mantan
Dalam Balas Dendam Kejam Sang Mantan, pengusaha wanita dikhianati kekasihnya demi anak magang. Ia melawan balik dengan memegang hak paten algoritma inti perusahaan. Billionaire romance novel ini mengisahkan perebutan kekuasaan dan kerja sama dengan rival demi membalas pengkhianatan.
Dream come true
Dream come true
Dalam novel Dream come true, Zefanya berjuang mencari keluarga tulus usai dikhianati Andrew. Kini Andrew, sang miliarder, terjebak rasa bersalah selama sedekade. Baca romance novel ini tentang penebusan dosa di modern novel yang penuh konflik emosional dan pencarian maaf yang sulit.
Duet Maut Janda dan CEO Badass
Duet Maut Janda dan CEO Badass
Dalam Duet Maut Janda dan CEO Badass, Vina bertekad membalas dendam pada mantan suaminya. Ia menjalin kolaborasi berbahaya dengan Eros, seorang billionaire dari perusahaan teknologi. Kisah romance modern ini membawa mereka ke dalam intrik kekuasaan dan pengkhianatan di web novel ini.
Istri Kedua
Istri Kedua
Dalam romance novel Istri Kedua, Indira menghadapi dilema besar saat Merry memintanya menikahi Edbert, sang CEO. Sebagai sekretaris di perusahaan billionaire ini, Indira terjebak dalam tawaran tak terduga yang menguji kesetiaannya. Baca web novel ini untuk mengungkap rahasia di balik pernikahan kedua.
Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!
Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!
Baca Novel Online Gratis 'Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!'. Novel romantis miliarder ini mengisahkan Jeny yang ditinggal di altar oleh Leo demi wanita lain. Jeny memilih pergi selamanya sambil mengandung anak mereka. Sebuah novel web penuh konflik dan rahasia keluarga mafia.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Azab dari Dewi Pena
Azab dari Dewi Pena
Dewi Pena, yang berinkarnasi sebagai mahasiswa, menjalani ujian hidup. Teman sekamar, Rosita Yongki, diam-diam menyembah Dewi Pena untuk mendapatkan kekayaan dan kecantikan, terdorong oleh keserakahan untuk merencanakan hal jahat terhadap Stella Guhara. Stella menampakkan wujud aslinya untuk menghukum, sementara Rosita menyesal di usia senja dan menjalani sisa hidup berbuat baik untuk menebus dosa. Jalan pintas adalah jalan sesat, sedangkan kebaikan adalah jalan yang benar.
Bayangmu di Tengah Badai
Bayangmu di Tengah Badai
Karena perubahan besar dalam keluarganya, Alya menghadapi kesulitan ekonomi akibat penyakit parah yang diderita kakaknya. Alya secara tidak sengaja bertemu Reyan, yang sudah bertahun-tahun tidak dia jumpai, saat bekerja paruh waktu. Reyan mulai memiliki perasaan khusus terhadap Alya. Saat Reyan diam-diam memberantas organisasi perdagangan manusia, Alya tanpa sengaja terlibat di dalamnya. Demi melindunginya, Reyan mempertaruhkan dirinya.
Cinta sama Tetangga
Cinta sama Tetangga
Saat muda, Rina Wijaya mengajar Andi Pratama selama tiga tahun. Andi jatuh hati, tapi cintanya ditolak, dan mereka tak lagi berhubungan. Belasan tahun kemudian, mereka kembali jadi tetangga. Rina hidup tegar sambil membesarkan anaknya, sementara Andi sukses besar tapi menyembunyikan identitasnya, membantu mengelola bar tua. Awalnya, Andi hanya ingin melihat kekonyolan Rina. Namun, tanpa disangka, setelah berputar-putar hidup, Rina tetap menjadi musim semi hangat yang selalu mekar dalam hatinya.
Ditakdirkan untuk Alpha
Ditakdirkan untuk Alpha
Diintimidasi dan dianiaya, seorang gadis SMA dijauhi dari kelompok sebelumnya karena tidak memiliki serigala. Saat memasuki kelompok baru, dia bertemu dengan seorang pria gagah yang jatuh cinta padanya – kecuali pria ini adalah atasannya Alpha dan keponakan dari pria yang menginginkan kematiannya.
Sejak Itu, Kita Terpisah Jauh
Sejak Itu, Kita Terpisah Jauh
Tujuh tahun lalu, adik Kevin Tanjaya, Alexander Tanjaya, menabrak seseorang hingga tewas. Tunangannya, Sarah, dan orang tuanya malah memaksanya untuk mengakui kesalahan adiknya. Kevin pun akhirnya ditangkap dan dipenjarai. Setelah bebas, Kevin sadar gak ada satu pun anggota keluarganya yang peduli dengannya. Karena sudah berkali-kali mengalami pengkhianatan, dia pun memutuskan untuk pergi.
Lahir Kembali: Merobek Topengnya
Lahir Kembali: Merobek Topengnya
Pada 1980-an, Milo diam-diam mengagumi putri direktur pabrik, Hailey. Ia mempertaruhkan segalanya untuk menyelamatkannya dari malam petaka, tapi malah difitnah melakukan penyerangan hingga hidupnya hancur. Kini, terlahir kembali pada hari pembalasan itu, Milo mencari keadilan. Siapa lagi yang akan menyesal telah macam-macam dengannya kali ini?