Logo
Istri Kedua
Istri Kedua

Istri Kedua

49 Bab
Tamat
Dalam romance novel Istri Kedua, Indira menghadapi dilema besar saat Merry memintanya menikahi Edbert, sang CEO. Sebagai sekretaris di perusahaan billionaire ini, Indira terjebak dalam tawaran tak terduga yang menguji kesetiaannya. Baca web novel ini untuk mengungkap rahasia di balik pernikahan kedua.
Bab 1 dari Istri Kedua

"Jalan perniagaan nomer 52, dateng dan elu harus langsung masuk ke kantor. Tanya di mana ruangan tuan Edbert, elu udah ditunggu sama dia."

Indira membaca pesan chat yang dikirimkan oleh Melly, sahabatnya. Setelah satu minggu berkeliling di ibu kota untuk mencari pekerjaan, akhirnya dia bisa mendapatkan kabar bahagia.

"Alhamdulillah, ini beneran ada kerjaan buat gue?"

Indira membalas pesan dari sahabat terbaiknya, tidak lama kemudian Indira mendapatkan pesan balasan dari Melly.

"Iya, buruan datang. Harus sampai dalam waktu tiga puluh menit, kalau nggak cepet datang tuh kerjaan langsung angus."

Indira tersenyum senang, walaupun memang ada rasa takut tidak bisa sampai tepat waktu karena dia harus mencegat taksi atau ojek terlebih dahulu.

"Di mana ojeknya? Oh ya ampun, taksi juga ngga ada!" keluh Indira setelah 5 menit berdiri di pinggir jalan.

Tidak lama kemudian, dia melihat sebuah mobil berhenti tidak jauh dari dirinya. Seorang pria tampan keluar dari dalam mobil itu, dia membuang sebuket bunga ke tong sampah, lalu kembali masuk ke dalam mobil itu.

Sebelum pria itu menutup pintu mobilnya, Indira dengan cepat menahannya. Dia tersenyum canggung lalu berkata.

"Ehm! Maaf, Tuan. Saya boleh numpang, ngga?" tanya Indira.

Pria tampan itu nampak mengernyitkan dahinya, dia merasa heran karena bisa-bisanya wanita itu meminta tumpangan kepada dirinya.

Apakah wanita itu tidak tahu jika dirinya adalah pria terkaya di tanah air, pemilik sebuah perusahaan ternama yang menjadi incaran banyak orang agar bisa bekerja di sana.

Bahkan, tanpa bertanya terlebih dahulu pun seharusnya wanita itu tahu jika dirinya adalah keturunan keluarga kaya. Karena dia dan seluruh keluarganya menggunakan plat khusus untuk mobil yang mereka gunakan.

"Ayolah, Tuan. Saya mau interview di perusahaan Law, kalau telat nanti saya hilang pekerjaan. Tidak tahukah anda jika mencari--"

"Masuklah! Jangan bicara apa pun lagi!" ucap pria itu.

"Terima kasih, Tuan!" pekik Indira.

Gadis berhijab itu langsung masuk ke dalam mobil dan duduk di bangku penumpang, pria tampan itu langsung mendengkus sebal.

''Pindah!" perintah pria itu.

"Eh? Pindah ke mana?" tanya Indira kebingungan.

"Saya bukan sopir, silakan anda pindah ke depan!" seru pria itu dengan kekesalan di dalam hatinya.

Indira merasa tidak enak hati mendengar apa yang dikatakan oleh pria itu, tetapi sungguh dia tidak menganggap pria itu sebagai sopir. Dia hanya takut jika pria itu tidak mau duduk dekat dirinya.

"Maaf, Tuan. Iya, saya akan pindah." Indira langsung pindah ke depan dan duduk dengan canggung.

Pria tampan itu langsung melajukan mobilnya menuju perusahaan Law, sesekali dia memperhatikan penampilan Indira dengan ekor matanya. Dia juga memperhatikan wajah cantik wanita itu.

'Cantik! Tapi sayang tertutup,' ucapnya dalam hati.

Tidak lama kemudian, mobil yang Indira tumpangi berhenti tepat di perusahaan Law. Dengan cepat dia berterima kasih dan turun dari mobil mewah itu. Dia bahkan berlari dengan cepat agar bisa segera masuk ke dalam ruangan tuan Edbert.

"Wanita aneh,'' ucap pria itu.

Indira yang merasa waktunya hampir habis langsung masuk ke dalam ruangan Edbert, tentunya setelah dia bertanya terlebih dahulu kepada resepsionis yang ada di sana.

"Maaf karena saya telat satu menit," ucap Indira dengan napas terengah-engah saat tiba di dalam ruangan tersebut.

Seorang wanita cantik dengan perut yang sudah membuncit menghampiri Indira, dia tersenyum hangat lalu mempersilakan Indira untuk duduk.

"Duduklah terlebih dulu, Indira. Tuan Edbert belum datang, kamu beruntung," ucap Shanty sekretaris dari Edbert.

Melly tentunya sudah memberikan keterangan terlebih dahulu kepada Shanty tentang siapa nama temannya, dia juga memberitahukan kepada Shanty jika sahabatnya pernah bekerja di perusahaan ternama di daerah asal mereka.

"Alhamdulillah, iya, Kak." Indira langsung duduk sesuai dengan titah dari Shanty.

Baru saja dia duduk di samping Shanty, pintu ruangan tersebut nampak terbuka. Jantung Indira seakan berpacu dengan cepat ketika dia melihat siapa yang datang.

'Apakah itu tuan Edbert? Kalau iya, mampus gue. Mana tadi gue minta tumpangan lagi sama dia,' gerutu Indira dalam hati.

Indira langsung bangun, lalu dia membungkuk hormat ke arah Edbert. Dia terus saja menunduk karena malu dan juga takut, belum juga bekerja dia sudah merasa kurang ajar meminta tumpangan kepada calon atasannya sendiri.

Edbert tersenyum tipis saat melihat kelakuan Indira, lalu dia duduk di kursi kebesarannya. Lalu memperhatikan penampilan Indira dari ujung kepala sampai ujung kaki. Wajah yang cantik, tubuh yang indah tetapi tertutup dengan baju panjang dan juga hijab.

"Siapa nama kamu?"

"Indira, Tuan." Indira menjawab pertanyaan dari Edbert dengan begitu gugup, dia bahkan terlihat meremat kedua tangannya secara bergantian.

"Mau apa kamu ke sini? Mau ngaji?" tanya Edbert lagi. Menurut Edbert penampilan Indira yang tertutup seperti itu lebih pantas untuk masuk ke dalam masjid daripada pergi bekerja.

"Eh? Mau kerja, Tuan. Ini surat lamarannya," ucap Indira.

Indira memberanikan diri untuk menatap wajah Edbert, lalu dia memberikan surat lamarannya kepada pria tampan itu. Setelah itu, dia kembali menunduk karena tidak berani menatap lama-lama wajah dari calon atasannya itu.

"Hem! Bagus, sesuai dengan kriteria saya. Tapi, bisakah kamu melepas hijab kamu dan berpakaian menarik agar bisa bekerja dengan saya?" tanya Edbert setelah dia membaca surat lamaran kerja dari Indira.

Edbert merasa jika Indira memiliki tubuh yang indah, dia merasa kesal ketika Indira memakai baju tertutup seperti itu. Karena itu artinya dia tidak bisa melihat keindahan lekuk tubuh wanita yang selalu membuatnya otaknya ber-travelling kemana-mana.

Indira dan Shanty terlihat begitu kaget mendengar apa yang dikatakan oleh Edbert, terlebih lagi dengan Indira. Dia bahkan langsung memberanikan diri untuk menatap wajah Edbert.

"Saya tidak bisa melepas hijab saya, Tuan." Indira menatap Edbert dengan begitu sedih, dia takut jika Edbert tidak akan menerima dirinya untuk bekerja di sana.

"Oke! Tidak masalah, yang penting kamu harus memakai baju yang modis dan tidak membosankan. Jangan pake kain menjuntai panjang kaya gini, sakit mata saya liatnya," ucap Edbert.

"Iya, Tuan," jawab Indira gugup.

"Hem! Sekarang pergilah dengan Shanty, belajar yang benar sebelum dia cuti. Saya tidak mau ada kesalahan sedikit pun," perintah Edbert.

"Baik, Tuan. Saya akan berusaha untuk belajar dengan baik, saya akan berusaha untuk tersenyum bekerja dengan baik." Gadis berhijab itu berkata dengan penuh semangat.

Edbert menolehkan wajahnya ke arah Shanty, dia meminta Shanty agar bisa segera keluar dari ruangan kerja miliknya. Shanty yang paham langsung mengajak Indira untuk pergi dari sana.

"Ya ampun, Kak. Dia itu judes banget, aku sampai takut dibuatnya." Indira mengutarakan isi hatinya setelah dia sampai di ruangan Shanty.

"Dia itu tidak judes, tetapi pencinta wanita. Elu harus hati-hati sama dia, karena dia itu casanova kelas kakap." Shanty mengingatkan Indira seraya menghempaskan tubuhnya ke atas sofa.

Dia sudah sangat lelah, pinggangnya bahkan sering terasa panas. Perut bagian bawahnya juga sering terasa sakit, beruntung Melly mengatakan jika dia punya teman yang butuh pekerjaan.

"Ya ampun, pantas saja dia meminta aku untuk memakai baju yang menarik dan melepas hijab," ucap Indira lirih.

"Gue harap elu bisa lebih hati-hati saat bekerja dengan si bos, jangan sampai elu bunting. Karena dia ngga bakal nikahin elu," ingat Shanty.

''Ya ampun, sepertinya aku harus waspada."

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Gairah Isteri Kedua
Gairah Isteri Kedua
Ellea terpaksa menjalani peran sebagai istri kedua dari Anderson, seorang CEO muda yang berkuasa. Dalam romance novel ini, ambisi dan rahasia besar menyelimuti pilihannya. Temukan kisah lengkapnya di billionaire romance books ini untuk mengungkap alasan di balik keputusan Ellea.
Hidupku yang Kaya Mendadak
Hidupku yang Kaya Mendadak
Dalam Hidupku yang Kaya Mendadak, seorang mahasiswa miskin dikhianati kekasihnya demi pria kaya. Namun, identitas aslinya sebagai putra miliarder terungkap, mengubah nasibnya seketika. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti transformasi hidupnya di platform online novel kami.
Istri Polos sang Milyarder
Istri Polos sang Milyarder
Dalam Istri Polos sang Milyarder, Cantika terpaksa menjadi istri kedua demi biaya rumah sakit ayahnya. Namun, pernikahan di billionaire romance novels ini berubah menjadi neraka. Simak perjuangannya bertahan hidup dalam modern novel yang penuh konflik ini hanya di platform web novel.
Kontrak Rahasia Sang Pewaris
Kontrak Rahasia Sang Pewaris
Dalam Kontrak Rahasia Sang Pewaris, Elysia terjebak pilihan sulit demi biaya medis ibunya. Ia harus menerima tawaran Damian Lancaster untuk melahirkan pewaris dengan imbalan lima miliar. Simak kisah billionaire romance ini dalam webnovel penuh rahasia dan kesepakatan gelap.
Lyana
Lyana
Dalam novel romance modern berjudul Lyana, perjuangan Lyana menghidupi keluarga hancur setelah pertemuan tragis dengan Justin, seorang pria sombong. Justin harus menghadapi konsekuensi perbuatannya, sementara Lyana menuntut tanggung jawab dalam billionaire romance novels ini.
Nodamu Bukan Masalah Bagiku
Nodamu Bukan Masalah Bagiku
Dalam web novel Nodamu Bukan Masalah Bagiku, Riko sang CEO menyelamatkan Nabila dari suaminya. Kisah romance modern ini mengikuti perjuangan mereka meraih restu meski terhalang status sosial. Baca billionaire romance novels ini untuk melihat bagaimana cinta mengalahkan ego orang tua.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Bukan Permaisuri Gendut Biasa
Bukan Permaisuri Gendut Biasa
Dianggap remeh karena tubuhnya, tidak ada yang menyangka bahwa Permaisuri Elia memiliki kecerdasan dan keberanian yang luar biasa. Semua orang pikir dia lemah, nyatanya dialah ancaman terbesar.
Cahaya Putri Sejati
Cahaya Putri Sejati
Yuna Yasin, putri sulung Keluarga Yasin awalnya merupakan seorang fisikawan sukses. Namun, ia dipaksa menggantikan adik perempuannya, Belinda Yasin, yang membunuh orang, sehingga harus menjalani hukuman penjara. Setelah bebas, keluarganya memperlakukan Yuna dengan dingin. Bahkan, Belinda juga merebut kekasih Yuna, Rudi Pandana. Dalam keputusasaan, Yuna mengabdikan dirinya pada penelitian fisika. Seiring terungkapnya kebenaran, ternyata yang menyelamatkan Rudi dahulu adalah Yuna, bukan Belinda. Setelah mengetahui bahwa Belinda telah melakukan banyak hal yang menyakiti Yuna, Rudi pun sangat menyesal...
Jangan Ganggu Putri Angkatku
Jangan Ganggu Putri Angkatku
Setelah dua puluh tahun disayangi dan dimanja oleh ayah angkatnya, Austin, Lily akhirnya bertemu kembali dengan orang tua kandungnya. Namun alih-alih kehangatan keluarga, yang dia terima justru penyiksaan dari mereka sendiri, ditambah kekejaman anak angkat mereka, Lillian, dan putra kandung mereka, Gavin. Ketika Austin mengetahui kebenaran yang pahit ini, dia langsung menetapkan Lily sebagai pewaris tunggalnya. Lalu, dengan membongkar semua kebohongan dan intrik keluarga itu, dia menghancurkan mereka hingga tak tersisa. Lillian berakhir di balik terali besi, sementara orang tua angkatnya yang kini jatuh miskin, terpaksa mengemis di pinggir jalan.
Raja Kebohongan
Raja Kebohongan
Dikhianati istri dan didera sakit ayahnya, Landen dapat Sistem "Ubah Palsu Jadi Nyata". Sistem ajaib ini mampu mengubah tipu daya dan iklan bodong menjadi layanan tulus. Dengan kekuatan tak terduga ini, Landen membalikkan nasibnya. Dia menjalin hubungan dengan CEO cantik, meraup kekayaan lewat judi giok, menguasai dunia bisnis, membalaskan dendam, dan menjalani kisah cinta rumit. Pada akhirnya, dia menguasai seni mengubah kebohongan menjadi kenyataan.
Lensa Maut
Lensa Maut
Kalau sebelumnya POV menyuguhkan cerita dengan tema dewasa, sekarang POV hadir dengan membawa cerita yang mencekam. Ini adalah sebuah seri antologi yang mengisahkan tentang orang-orang yang merekam momen-momen terakhir mereka dengan kamera ponsel mereka. Kisah seperti seorang suami baik hati yang membukakan pintu kepada orang-orang asing, seorang pria dewasa yang rela membayar wanita asing untuk mengisi kekosongan hidupnya, dan seorang anak kaya yang mencoba menjadi pahlawan, semuanya terekam oleh kamera ponsel mereka. Ketika rekaman itu berhenti, yang tersisa hanyalah cerita para pembunuh yang dapat terdengar.
Aksi Kembar: Misi Satukan Papa & Mama
Aksi Kembar: Misi Satukan Papa & Mama
Enam tahun lalu, Winnie dan Logan jatuh cinta dan memiliki putri kembar. Tapi setelah Selina mengadu domba mereka, sebuah kesalahpahaman memisahkan mereka. Enam tahun kemudian, dengan sedikit bantuan dari putri kembar mereka yang bertukar, kebenaran terungkap.