Logo
Delayed Love
Delayed Love

Delayed Love

99 Bab
Tamat
Dalam novel romance modern Delayed Love, Reina Valeria harus menghadapi Rian Nataharja, mantan masa lalunya yang kini menjadi manajer di kantornya. Reina terpaksa menggali kembali rahasia masa sekolah antara si siswa teladan dan siswi bodoh dalam kisah romance stories yang penuh pilihan sulit.
Bab 1 dari Delayed Love

Suasana kelas tampak ramai karena hampir semua murid kelas tiga pariwisata —jurusan perhotelan, sudah datang. Terlihat Reina si siswi ceria namun terkenal bodoh, tengah mengobrol seru dengan beberapa temannya. Gayanya yang sedikit tomboi dengan rambut panjang yang dikuncir kuda, menjadi ciri khasnya sebagai seorang siswi biasa saja,tetapi paling heboh di kelasnya.

Suara riuh nan membahana dalam ruangan itu seketika sunyi saat seorang siswa tampan muncul di pintu kelas, yang datang bersama beberapa murid lainnya. Dia adalah Rian, siswa paling pintar di kelas perhotelan tersebut.

Meja di mana Reina berada mendadak heboh karena kebiasaan mereka yang sangat senang menggoda gadis tersebut.

"Shut, si Rian tuh! Ehem!" goda Anita ke Reina.

Ya, bukan rahasia lagi kalau Reina si siswi tomboi dan bodoh itu memiliki perasaan suka pada sosok Rian. Dan bukan rahasia umum juga jika berkali-kali Reina ditolak oleh Rian ketika gadis itu menyatakan perasaannya.

Pagi itu di mana untuk yang entah untuk keberapa kalinya, Reina berencana untuk menyatakan perasaannya kepada sang pujaan hati, lagi.

Reina yang merasa waktu belajar mereka di sekolah hanya tersisa beberapa minggu lagi itu, merasa harus mengambil kesempatan di waktu-waktu terakhirnya.

Ya, mereka adalah murid kelas tiga yang hanya tinggal menghitung hari saja demi menyiapkan sejumlah ulangan dan ujian sekolah sebelum akhirnya lulus. Dan Reina pun sudah memantapkan dirinya untuk menguatkan hati jika kali ini Rian harus kembali menolaknya.

Kini, ketika siswa tampan dan teladan itu berjalan menuju bangku-nya, Reina dengan penuh percaya diri beranjak dari posisinya untuk menghampiri sosok si siswa pintar tersebut.

"Reina! Please!" rajuk Jefry yang tak rela jika gadis yang ia sukai harus kembali dipermalukan oleh si siswa teladan karena penolakan yang dilakukan.

Tapi sepertinya Reina tak acuh dan ia tetap meneruskan rencananya. Siswi itu pun berjalan semakin dekat.

Kini tatapan penasaran bukan hanya berasal dari meja di mana teman-teman Reina berkumpul saja, tetapi seluruh murid di kelas itu melihat ke arah Reina yang tampak ceria berjalan mendekati Rian.

Semua menahan napas saat langkah kaki sang siswi bodoh itu berhenti dan berdiri tepat di tepi meja Rian. Rian yang tahu ada sosok yang kerap mengganggunya itu berdiri di samping meja belajarnya, tampak pura-pura buta dan tidak melihat siswi tersebut.

Keheningan begitu terasa di ruangan itu bahkan suara bel tanda jam pelajaran dimulai pun tak mereka indahkan. Tak terkecuali Pak Tana —guru F & B, yang juga terdiam di ambang pintu ketika suasana hening sangat terasa saat ia baru akan masuk di jam pertama pelajarannya di kelas tersebut.

Begitu guru paruh baya itu melihat ke arah satu titik di mana bangku paling depan yang ditempati Rian —si siswa teladan, adalah titik pusat bagi semua mata murid-muridnya, guru itu pun memilih diam demi ingin mengetahui drama apalagi yang hendak dibuat oleh Reina, siswi yang paling terkenal karena kebodohan dan keseruannya itu.

Detik waktu terus berlalu, baik Reina atau Rian si tokoh utama pagi itu masih sama-sama membisu. Rian malah bersikap cuek dengan membuka buku tebal di tangannya. Ia membiarkan keheningan ruangan kelas itu terjadi. Keheningan yang disebabkan oleh kegilaan yang hendak Reina lakukan, yang pastinya sudah bisa ia tebak oleh otaknya yang pintar.

Reina terlihat menghela napas dan melepasnya kasar. Tak lama kemudian, gadis tujuh belas tahun itu menjulurkan kedua tangan untuk menyerahkan sebuah amplop merah muda ke hadapan Rian.

"Rian, untuk yang kesekian kalinya aku mau kamu tahu bahwa aku menyukaimu. Aku jatuh cinta padamu sejak dulu, yaitu sejak kita masih duduk di bangku kelas satu yang sama, sampai sekarang. Aku tidak tahu apakah ini terakhir kalinya aku akan menyatakan perasaanku padamu atau tidak, mengingat waktu kita yang memang hanya sedikit lagi. Tapi, meski aku tahu kamu akan menolakku lagi, minimal terimalah surat dariku ini. Aku tidak berharap kamu membalas suratnya, tetapi bacalah untuk pertama kalinya setelah surat-surat sebelumnya kamu tolak."

Tak ada yang bersuara setelah kalimat pernyataan cinta yang Reina sampaikan selesai. Semua murid termasuk Pak Tana menunggu reaksi atau respon yang akan Rian berikan.

Mereka melihat kedua tangan Reina masih menjulur di depan Rian, menunggu. Sedangkan siswa itu masih belum bergeming dari posisinya. Hingga sebelah tangan Rian pun bergerak dan terangkat ke atas. Sebuah senyuman muncul di bibir Reina ketika melihat respon yang Rian berikan. Kedua matanya berbinar bahagia karena Rian akan menerima amplop yang ia berikan.

Bukan hanya Reina, tetapi semua teman satu geng-nya pun ikut tersenyum bahagia. Hanya Jefri saja yang tampak kesal, ia tak suka melihat pemandangan di depannya itu.

Namun, sepertinya kebahagian memang belum Tuhan takdirkan untuk Reina rasakan. Ketika Rian sudah mengambil amplop berwarna merah muda dari tangan Reina, dengan pandangan mata tak berkedip menatap wajah teman perempuan di depannya yang masih tersenyum bahagia, Rian dengan gaya lambat merobek amplop tersebut menjadi empat bagian. Lalu menyerahkan kembali robekan amplop itu ke tangan Reina yang masih terjulur.

"Kalau kamu sudah tahu jawabannya, mengapa masih saja memaksaku untuk membaca tulisan yang tidak penting ini? Jangan melakukan tindakan bodoh karena otakmu yang bodoh itu!"

Deg! Kembali Reina harus mengalami patah hati. Meski ini sudah berulang kali terjadi bahkan ia pun sudah mempersiapkan semuanya, tetapi entah mengapa penolakan kali ini membuat hatinya merasakan sakit yang amat sangat.

"Rian!" seru seorang siswa dari arah belakang.

Terdengar langkah cepat menuju ke arah Reina yang terdiam dan Rian yang masih menatap benci pada temannya itu. Lalu,

Bugh!

Sebuah pukulan keras tepat mengenai wajah Rian yang tidak siap akan terjangan yang ternyata Jefri lakukan.

"Jefri!" teriak Reina terkejut.

Sontak keadaan kelas pun menjadi riuh. Sebagian siswa yang lain mencoba menghentikan Jefri yang sepertinya akan kembali menghajar Rian. Lalu sebagian siswa lain yang didominasi para siswi mencoba menolong Rian yang jatuh tersungkur ketika harus mendapat bogeman dari Jefri. Pak Tana yang tadi diam berdiri di ambang pintu pun merangsek masuk dan mencoba menghentikan kehebohan itu.

"Kalau kamu memang enggak suka sama si Reina, minimal kamu jangan mempermalukan dia dengan kalimat yang menyakitkan!" seru Jefri masih dengan tubuh yang ditahan oleh teman satu geng-nya, termasuk Reina yang memegang tangan lelaki itu.

Rian tersenyum ketika mendengar kalimat pembelaan yang meluncur dari mulut Jefri, lelaki yang ia tahu menyukai perasaan suka pada Reina. Dalam posisinya yang masih duduk di lantai dengan darah yang menghiasi sudut bibirnya, Rian pun bicara.

"Dia sendiri yang mempermalukan dirinya. Bersikap tidak tahu malu sejak dulu. Aku yang lelaki saja malu sedangkan dia yang seorang perempuan malah bertingkah memalukan dengan menyatakan perasaannya yang sudah sangat jelas dia tahu jawabannya."

"Rian!" teriak Jefri lagi. Inginnya lelaki itu berkata kasar pada si siswa teladan, tetapi melihat Pak Tana ada di depannya membuat ia hanya mampu berteriak memanggil nama Rian sembari menggeretakkan giginya.

Rian terlihat berdiri. Reina si siswa bodoh itu pun melihat ketika lelaki yang ia sukai itu bersusah payah bangun setelah jatuh tersungkur tadi. Darah yang tadi sempat ia lihat di sudut bibir Rian, sudah terhapus dengan tisu yang Angela berikan. Ya, si murid pintar lainnya yang kerap mencari muka di hadapan sang siswa teladan, tampak membantu Rian berdiri dan kemudian menatap ke arah Reina dan kelompoknya.

Kedua mata Reina sudah memerah menahan tangis, sedangkan mata Jefri sudah bisa dipastikan merah karena menahan amarah. Lantas Rian, lelaki itu malah terlihat biasa bahkan menatap sinis ke arah gadis yang tak pernah bosan mengganggunya.

"Seharusnya kamu itu membalas perasaan suka yang temanmu miliki dan bukan terus menerus menggangguku. Dulu aku biasa saja saat awal-awal kegilaanmu dimulai, tetapi sekarang kamu sudah membuatku muak dengan segala tingkah lakumu itu!"

Plak!

Kali ini adalah tamparan yang spontan Reina berikan. Sebuah tamparan yang membuat seluruh siswi menutup mulut mereka karena terkejut. Tak terkecuali Pak Tana yang masih berdiri di sebelah Rian.

"Sudah cukup! Cukup!" ucap Reina dengan suara bergetar menahan emosi.

"Reina," Kompak semua teman satu geng menatapnya, lirih bersuara.

Reina yang tidak sadar akan perbuatannya, seketika menunduk dan membungkuk menatap wajah gurunya yang sejak tadi diam saja.

"Maafkan saya, Pak Tana! Saya izin ke toilet sebentar.

Sedetik kemudian, Reina pun beranjak keluar kelas. Meninggalkan seluruh temannya yang masih berdiri membeku. Termasuk Rian yang masih diam di posisinya, seperti terkejut akan tindakan yang Reina lakukan padanya dengan lelehan air mata yang terlihat mengalir di wajahnya.

***

Note:

- F&B = Food and Beverage, makanan dan minuman. Salah satu departemen yang membidangi area restoran, termasuk di dalamnya bagian dapur dan pastry, juga restoran bagian depan.

***

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

10 Miliar Menjadi Pelakor
10 Miliar Menjadi Pelakor
Dalam novel romance 10 Miliar Menjadi Pelakor, Calla terjebak misi Lucian Donovan untuk menghancurkan pernikahan miliarder Caspian Hawthorne demi biaya medis ayahnya. Billionaire romance novels ini menguji ambisi Calla saat menghadapi mantan teman masa kecilnya dalam skandal modern novel ini.
Cinta Barunya Adalah Taipan Misterius
Cinta Barunya Adalah Taipan Misterius
Dikhianati di altar, Charlee membalas dendam melalui hubungan tak terduga dengan pria asing. Dalam romance novel ini, sang taipan misterius membantu kariernya hingga mantan kekasih kembali memohon. Baca kisah billionaire romance novels ini untuk melihat pilihan sulit Charlee.
Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah
Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah
Dalam novel romantis Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah, seorang istri petani yang dipandang rendah suaminya memutuskan pergi membawa anaknya yang berusia 100 hari. Kembalinya kekasih pertama sang suami ke Kota Jenang menjadi titik balik baginya. Baca buku online gratis di Novel Web ini.
Istri pengganti Tuan Bramasta
Istri pengganti Tuan Bramasta
Dalam Istri pengganti Tuan Bramasta, Pelita Abadisyara terpaksa menggantikan posisi kakak tirinya untuk menikahi Bramasta Prayoga pasca kecelakaan tragis. Temukan kisah modern novel ini tentang pilihan sulit dan takdir dalam salah satu romance stories terbaik di platform web novel kami.
Jatuh Cinta pada Istri Tahananku
Jatuh Cinta pada Istri Tahananku
Dalam Jatuh Cinta pada Istri Tahananku, Kolton berencana menceraikan Valentina setelah dua tahun. Namun, obsesinya tumbuh hingga ia mengurung Valentina demi mempertahankan pernikahan mereka. Simak kisah romance novel ini di webnovel, sebuah modern novel penuh konflik dan pilihan sulit.
Obsesi Mister Daniel
Obsesi Mister Daniel
Dalam romance novel Obsesi Mister Daniel, seorang CEO billionaire nekat menculik Elena demi ambisinya. Terjebak dalam ancaman, Elena mengajukan syarat pernikahan di masjid sebagai satu-satunya jalan keluar. Baca kisah modern novel ini tentang perjuangan Elena menghadapi obsesi gelap Daniel.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Si Kembar CEO Jadi Mak Comblang
Si Kembar CEO Jadi Mak Comblang
Punya suami penyayang dan anak tiri menggemaskan, pernikahan kilat Cassandra tampak terlalu sempurna. Namun, akankah masa lalunya yang kelam menghantuinya kembali? Lalu, kenapa anak-anak itu terasa begitu familier?
Cinta Sesat: Lestari dan Bayangannya
Cinta Sesat: Lestari dan Bayangannya
Weni, istri Jenderal Rizal yang palsu, menculik Mega yang bisu untuk mengandungkan anaknya—tanpa tahu bahwa Mega sebenarnya adalah Lestari, gadis yang keluarganya pernah dibantai Weni! Dengan wajah baru dan pura-pura bisu, Lestari merencanakan balas dendam. Ironisnya, Rizal jatuh cinta pada "Mega" karena suara dan jiwa yang indah! Saat Weni mengetahui kebenaran, pertarungan mematikan pun dimulai... Siapa yang akan bertahan di antara tiga orang yang terikat cinta, kebohongan, dan dendam?
Sebagai Ayah, Sebagai Jenderal
Sebagai Ayah, Sebagai Jenderal
Setelah sepuluh tahun berperang, Henry sang jenderal kembali dengan kemenangan. Namun, yang disambutnya justru pengkhianatan terkeji: putri kandungnya ditukar dan difitnah oleh anak angkatnya sendiri, hingga terkapar sekarat di rumah bordil. Murka yang membara mendorongnya menuntut balas. Dimulai dari pembersihan di dalam rumah tangganya sendiri, kemudian mengguncang istana, dia berhasil mengungkap pengkhianatan kaisar yang menjadi dalang di balik semua rencana jahat itu. Badai balas dendam seorang ayah pun melanda, merambat dari kediamannya menuju istana, dan akhirnya menyapu seluruh negeri.
Celakai Dia, Celakai Dirimu
Celakai Dia, Celakai Dirimu
Clara Sterling bukan hanya beruntung—dia pembawa kutukan. Siapa pun yang menyakitinya akan celaka. Sebagai 'bintang keberuntungan' kesayangan Sterling Group, ia menyembunyikan identitasnya di kampus. Namun di hari kelulusannya, pacar kakaknya, Sophie Crawford, merundungnya karena cemburu. Setelah pulih, Clara tak mau lagi bersembunyi. Di acara gala, Clara akan mengungkap jati dirinya sebagai pewaris Sterling yang sesungguhnya. Saatnya dunia melihat monster di balik ketenaran.
Suamiku adalah bosku
Suamiku adalah bosku
Kedua orang tuanya meninggal, dan dia tinggal bersama neneknya sejak dia masih kecil. Pria tetangga mencoba mengganggunya, tetapi para tetangga tidak mempercayainya. Jadi dia datang ke tempat di mana tidak ada yang mengenalnya, menikah dengan cucu teman neneknya, dan memulai hidup baru. Namun yang tidak dia ketahui adalah suaminya sebenarnya adalah ketuanya!
[Dijuluki] Si Petugas Kebersihan Rupanya Seorang CEO Wanita
[Dijuluki] Si Petugas Kebersihan Rupanya Seorang CEO Wanita
Seorang wanita yang membantu membersihkan lantai sebelum wawancara diejek, tanpa disangka, pembersih tersebut adalah Direktur Perempuan kecil, ternyata bos besar di perusahaan itu.