Logo
DARK LOVE
DARK LOVE

DARK LOVE

44 Bab
Tamat
Dalam novel DARK LOVE, Aluna harus memilih antara Mark atau Albert yang kembali membawa rahasia besar. Kisah romance modern ini mengikuti dilema Aluna di antara kesetiaan dan masa lalu. Baca romance stories ini untuk mengungkap kebenaran di balik hilangnya Albert sebelum pernikahan dimulai.
Bab 1 dari DARK LOVE

Apa kau merindukannya? Ya!! aku sangat merindukannya!! Apa yang kau rindukan darinya? Aku merindukan saat bermain di bawah hujan dengannya. Kau tidak merindukannya!! Apa maksudmu? Tentu saja aku merindukannya! Tidak! Kau tidak merindukannya, kau hanya rindu apa yang pernah kau alami bersamanya, bukan dirinya. Sesuatu yang tidak pernah kau temui dan rasakan pada orang lain, kau rindu kebiasaan bersamanya. Bukan dirinya.....!!

2018

Aluna POV

Ku pejamkan kedua mataku berharap wajah itu enyah dari pikiranku, sayangnya gelap justru membuat raut itu makin nyata dimataku. Kubuka mata dan kurasakan bayangnya ada dimana-mana. Sial!! Apalagi ini? Ku tutup laptop dan mulai melempar pandangan ke luar. Menembus kaca yang menghalangiku dengan deras hujan. Kuhembuskan nafas kearah kaca yang meninggalkan jejak embun disana, sejenak kuarahkan telunjukku dan mulai mengukir sebuah nama. Detik pertama aku tersenyum mendapati sebuah nama tertulis didepanku, detik berikutnya kurasa embun sudah berpindah ke mataku. Kurasakan pipiku basah, apa café ini bocor sehingga rintik hujan jatuh dan membasahiku? Tidakkah pemilik café ini tau bahwa aku sudah susah payah berjam-jam mengaplikasikan bedak dan blush on agar aku tampak cantik hari ini?

Seorang pelayan menawarkan sapu tangan padaku, apa-apaan ini? Apa kali ini hujan yang turun dari mataku? Bagaimana dengan mascara-ku? Apakah luntur? Mau tak mau aku menerima sapu tangan itu, malu-malu aku beranjak dari tempat dudukku menuju toilet, kuharap make up-ku tidak luntur.

Kulihat wajah yang memantul di cermin, sepertinya aku mengenal wajah itu. Ya! Aku sangat mengenal wajah itu. Wajah yang lelah. Lelah menahan kerinduan yang sudah keterlaluan.

Cepat-cepat kubasuh wajah itu dengan air dari wastafel, berharap guratan kerinduan itu ikut terbawa aliran air. Nyatanya guratan itu tak mau hilang. Seakan sudah mengakar disana. Aku menyerah. Lama kupandangi wajah itu, wajahku sendiri. Entah berapa lama sampai kurasakan getaran di saku celanaku.

Klik! "Hallo?"

"Mau sampai kapan kamu mengurung diri di toilet?"

Kujauhkan layar ponselku untuk melihat siapa yang menelponku, Krystal!

"Sebentar lagi aku keluar." Tanpa basa-basi kututup telponku, melihat sejenak wajah yang lelah itu. Ahh mascara-ku masih baik-baik saja. Make up-ku masih baik-baik saja. Hanya hatiku yang tidak baik-baik saja.

Cepat-cepat aku keluar dan bergegas kembali ke tempat dudukku, disana kudapati wanita cantik yang dengan santainya menikmati cappuccino-ku.

"Huh, lancang!"

Yang ku gertak hanya tersenyum manis.

Krystal meletakkan cangkirnya -cangkirku lebih tepatnya- menatapku dalam-dalam sembari tetap tersenyum.

"Apa sekarang toilet akan masuk list tempat favoritmu?"

"Kau ini bicara apa? Tentu saja tidak."

"Lalu kenapa kau lama sekali disana? Aku duduk disini sekitar 15 menit dan mendapati nomor meja tempat kau duduk hanya terdapat laptop dan secangkir cappuccino yang hampir dingin."

Aku tak menjawab, mengambil cangkir cappuccino-ku. Hanya menggenggam, tidak meminumnya. Kulempar pandangan yang mana hujan masih belum lelah berjatuhan. Kurasa Krystal juga melakukan hal yang sama.

Di luar ada banyak anak kecil berlarian, mereka tertawa seakan tanpa beban. Menikmati setiap tetes hujan yang berjatuhan. Aku pernah seperti mereka, bermain di bawah hujan, tidak sendirian tentu saja. Ada dia.

Kau tau apa yang paling menyenangkan dari hujan?

Tidak, apa?

Kamu!! Karena ada kamu setiap kali hujan turun.

"Hujan itu lucu yaa, terkadang dia datang sambil membawa kenangan yang tidak sepatutnya ia bangkitkan."

Aku menatap Krystal, apa maksudnya?

Krystal sadar bahwa aku menatapnya, sepasang bola mata besar miliknya berbalik menatapku, seakan mencoba memberi jawaban lewat tatapan lembutnya itu.

Kusadari bahwa Krystal adalah teman dekatku yang paling cantik, siapa yang bisa menyangkal kecantikannya? Mata bulat, hidung bangir dan bibir yang menawan, belum jika kau melihat senyumnya. Kupastikan kau akan jatuh cinta padanya. Jika tak ingat kalau kami ini sama-sama wanita, sudah kupacari dia.

"Hujan turun setiap ....."

"Sudahlah Krys!!" sergahku. -Aku paham sekarang. Sangat paham- "Kau tak perlu mengingatkannya."

"Tidak, aku tidak mengingatkannya, karena kuyakin kau tak akan pernah melupakannya."

Tatapan Krystal semakin lekat.

Aku tak menimpali perkataannya, hanya menghirup habis cappuccino-ku, benar kata Krystal, cappuccino-nya hampir dingin. Kuletakkan cangkir kopiku yang sudah tandas, bebarengan dengan pesanan Krystal yang baru datang. 3 Muffin stroberi dan secangkir kopi hitam yang kental.

Aku menatap pesanan Krystal lekat, kupandangi sekian lama sampai aku sadar bahwa aku mendengus keras.

"Kau mau kopiku?" tawar Krystal.

"Tidak terimakasih." Ujarku sopan.

"Atau mau kupesankan? Sebagai ganti cappuccino-mu yang kuminum tadi." Krystal tulus menawariku, Dia memang selalu begitu.

Aku menggelengkan kepala.

"Baiklah." -Krystal menggigit muffin-nya- "Ini enak... hmmm, nyam... hmmm."

Aku tak memberi respon apapun, mataku terbagi antara menatap hujan dan melirik kopi hitam miliknya.

"Kalau kau memang mau, aku bisa pesankan, atau kau boleh mencicipi kopiku." -Aku hanya diam- "Lagipula, bukankah kau dulu sangat menyukai kopi hitam yang kental seperti ini?" -Lagi-lagi aku diam- "Kenapa?" lanjutnya, masih menunggu jawaban dari pertanyaannya.

"Tidak apa-apa."

"Apa kau takut darah tinggimu kumat?"

"Bukan!"

"Serangan jantung?"

"Tidak."

"Lantas?"

Aku tau Krystal menunggu jawabanku, tapi mungkin aku tidak akan menjawabnya.

Memang benar, dulu aku adalah penikmat kopi hitam, tapi sekarang jangankan minum, melihatnya saja aku tak mau. Bukan karena takut serangan jantung atau darah tinggi, tapi hitamnya mengingatkanku akan warna matanya yang tak pernah bisa lagi kutemui.

Kupilih untuk memalingkan wajah demi menghindari tatapan Krystal.

"Kau tau Luna, terkadang ketika kau melihat sesuatu yang membuatmu teringat akan dia, itu bukan salah sesuatu yang kau temui, bukan pula salahmu karena mengingatnya lagi. Itu adalah kenangan yang tidak bisa kau hapus meski bertahun-tahun telah kau upayakan untuk kau tinggalkan. Tidak ada yang pernah tuntas dari memori, jangan dipaksakan. Lepaskan! Biarkan memori itu lewat, pilihanmu adalah menuruti memori itu, atau membiarkannya berlalu."

Aku menghela nafas panjang, meresapi kalimat Krystal yang panjang lebar dan memang benar, semua adalah soal pilihan, mengalahkan atau dikalahkan oleh memoriku sendiri.

Di luar masih hujan, bahkan kian deras, beberapa orang berjalan tergesa menuju tempat yang bisa dijadikan teduhan dari hantaman hujan yang jatuh tanpa ampun.

Dan kali ini bukan sekedar embun yang berpindah ke mata, tanpa kusadari butiran kristal berlelehan dari bola mataku yang sedari tadi sudah panas. Derasnya sama dengan hujan di luar sana.

"Air matamu akan runtuh sebanyak tetes-tetes cintamu ... Aluna,"

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Dalam Pelukan (Sang ) CEO
Dalam Pelukan (Sang ) CEO
Dalam Pelukan (Sang ) CEO mengisahkan Kevin, bos berwajah malaikat yang ambisius mengikat asistennya, Sarah. Di tengah persaingan dengan Hansen, Kevin harus menjaga Sarah tetap di sisinya. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti konflik dalam modern novel yang penuh intrik.
Diawali Dengan Penceraian
Diawali Dengan Penceraian
Setelah 15 tahun hidup miskin dan diceraikan Clarisa, Gerald Wilton mengungkap identitas aslinya. Diawali Dengan Penceraian, kisah billionaire ini membawa Gerald bangkit dari status menantu sampah menuju puncak kekuasaan. Baca novel selengkapnya dalam modern romance novel penuh intrik ini.
Gairah Liar Dibalik Jilbab
Gairah Liar Dibalik Jilbab
Dalam Gairah Liar Dibalik Jilbab, seorang ibu menghadapi dilema moral saat putranya, Arman, memaksa melampaui batas sebelum pergi ke Jakarta. Romance novel ini mengeksplorasi konflik batin dan pilihan sulit dalam hubungan terlarang. Baca romance stories ini di platform read novels online.
Gairah Sang Majikan
Gairah Sang Majikan
Dalam Gairah Sang Majikan, seorang majikan menghadapi godaan besar terhadap asisten rumah tangganya. Romance novel ini menyoroti pilihan sulit dan konsekuensi hubungan terlarang. Baca kisah modern novel ini selengkapnya dalam koleksi fiction books kami yang penuh dinamika.
Istri Bodoh, Mantan Miliarder
Istri Bodoh, Mantan Miliarder
Dalam Istri Bodoh, Mantan Miliarder, Lia bertahan dengan jatah harian minim dari suami pelitnya. Saat menemukan aplikasi penghasil uang, ia menyembunyikan kekayaannya di tengah fitnah keluarga. Simak kisah billionaire romance novels ini di platform web novel terbaik.
Perjuangan Cinta yang Pernah Hilang
Perjuangan Cinta yang Pernah Hilang
Dalam novel modern Perjuangan Cinta yang Pernah Hilang, Devan harus memilih antara kesepakatan keluarga atau menyelamatkan nyawa Ara. Setelah tiga tahun terpisah, tantangan restu dan rahasia Himawan menguji hubungan mereka. Baca romance stories penuh aksi ini di platform web novel kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Sebuah Kesalahan Pernikahan yang Menjadi Benar
Sebuah Kesalahan Pernikahan yang Menjadi Benar
Setelah kematian kakeknya, dia secara tak terduga menemukan bahwa saudara perempuan dan pacarnya mengkhianatinya, mengambil kekayaan keluarga yang ditinggalkan kakeknya. Bertekad untuk membalas dendam, dia memutuskan untuk menikah, hanya untuk menyadari bahwa dia menikahi orang yang salah. Dia segera mengajukan gugatan cerai, tetapi suaminya tidak setuju...
Memilih Takdir, Bukan Cinta yang Memilihkan
Memilih Takdir, Bukan Cinta yang Memilihkan
Di kehidupan lalu, Selina memaksa Ihsan menikahinya, tapi berakhir dengan kepahitan. Tiba-tiba, Selina kembali ke masa lalu saat dirinya meninggalkan pendidikan demi menikah. Kali ini, Selina merobek formulir pendaftaran Ujian Nasional dan memilih hidup yang baru.
Kecantikan dan Perang
Kecantikan dan Perang
Setelah lima tahun berjuang di perbatasan sebagai Marsekal Negara Gentala, Fajar Liem akhirnya pulang ke rumah. Namun, yang ia temui adalah pahitnya realita: istri tunangannya, Nada Lauwis, harus membesarkan putri mereka seorang diri dan menghadapi penghinaan dari keluarga sendiri. Setelah mengungkap identitas aslinya, Fajar memberikan hukuman setimpal kepada para penindas. Di tengah gejolak rumah tangganya, ancaman dari Negara Sakura yang mengincar Stempel Warisan Negara Gentala pun mengemuka. Dengan kecerdikan dan strateginya, Fajar berhasil membongkar konspirasi tersebut dan mengamankan pusaka bangsanya. Akhirnya, perdamaian kembali ke keluarganya dan negaranya, menyatukan kembali cinta dan pengorbanan yang terpisah oleh waktu.
Kemuliaan yang Pernah Kau Rendahkan
Kemuliaan yang Pernah Kau Rendahkan
Cello Caraka, Ketua Sekte Lohu yang tersembunyi, diam-diam membantu negara Kerta di bawah kepemimpinan Ratu Clara Lais. Namun, ketika identitas aslinya terancam terungkap, Cello difitnah mencuri stempel kekaisaran dan diusir. Ratu Clara malah bertunangan dengan Hasan Jura, yang mempermalukan Cello. Saat identitas Cello terungkap, Ratu Cynthia merekrutnya untuk bekerja sama dan menikahinya. Cello menolak, dan Cynthia berniat memaksa pernikahan mereka saat Clara menikah dengan Hasan. Cello bersumpah untuk membalas dendam pada hari pernikahan Clara. Namun, setelah dihina lagi, musuh menyerbu kerajaan. Clara menyesal dan memohon agar Cello kembali menyelamatkan negara.
Bunga Mekar dari Air Mata (Sulih Suara)
Bunga Mekar dari Air Mata (Sulih Suara)
Tujuh tahun lalu, Elara melahirkan anak kembar untuk Keluarga Clarke, namun darahnya diambil untuk menyelamatkan Nathan, cucu tertua mereka. Suaminya, Adrian, hanya menemukan jenazah Elara. Kini, Elara yang kehilangan ingatan dan bisu, membesarkan putrinya, Gia, sebagai pemulung. Takdir mempertemukan Gia dengan Nathan. Sebuah karangan "Ibuku" memicu konflik, dan Gia memohon pada Adrian, "Paman, selamatkan ibuku."
Ibu, Jangan Harap Bisa Kabur
Ibu, Jangan Harap Bisa Kabur
Bertahun-tahun lalu, aku melakukan hubungan intim dengan seorang pria, lalu aku hamil, hanya saja anakku direbut oleh orang itu... Sekarang aku sudah kembali lagi, tapi aku malah tanpa sengaja bertemu dengan anakku dan pria itu, mereka bahkan menganggapku sebagai penyelamat. Hal yang aneh lagi, anak itu bersikeras menganggapku sebagai ibu.