Logo
Dandelion, Wish, and Wind
Dandelion, Wish, and Wind

Dandelion, Wish, and Wind

94 Bab
Tamat
Dalam novel romance modern Dandelion, Wish, and Wind, Yoshino Izumi terpaksa kembali ke Jepang meski dihantui pengkhianatan masa lalu. Pertemuannya dengan gadis berambut silver mengubah hidupnya. Temukan kisah young adult fiction romance books ini tentang rindu dan pertemuan tak terduga.
Bab 1 dari Dandelion, Wish, and Wind

New York City, Amerika Serikat

"Izumi, come on! You'll be late for the flight!"

"Okay, I'm coming!"

Pemuda yang dipanggil Izumi itu memasukkan barang terakhir ke dalam kopernya dan bergegas membawanya keluar. Begitu keluar senyuman ramah dari sepasang suami istri menyambut langkahnya.

"Are you ready, My Boy?" sambut pria itu seraya mengambil alih koper dari tangan Izumi dan membawanya ke dalam mobil. Sambil menggandeng tangan Izumi, sang istri mengikuti langkah suaminya. Dengan penuh perhatian wanita itu membukakan pintu mobil untuk Izumi yang dibalas dengan senyuman penuh terima kasih dari pemuda itu.

Dari dalam mobil yang mulai bergerak, Izumi memandang rumahnya yang kini tak lagi berpenghuni. Satu persatu kenangannya di rumah itu tiba-tiba mengalir deras layaknya air hujan, membuat perasaan pemuda delapan belas tahun itu menjadi sesak. Jangan menangis! perintah Izumi pada dirinya sendiri. Dia mengalihkan pandangan, tak lagi menatap ke arah rumahnya. Dari balik kaca kemudi Mr. Sharon menatapnya dengan seksama.

"Are you okay?"

Izumi mengangguk pelan. "I haven't even gone yet, but I'd missed him already. It looked like my heart didn't want to go anywhere," ujar Izumi. Mr. Sharon tak menjawab. Sebaliknya kini iris amber milik istrinya, Mrs. Sharon, menatap Izumi dengan lekat.

"It's okay. If you don't want to go, then you don't have to. You can stay here with us." Ucapan Mrs. Sharon tentu saja membuat iris obsidian milik Izumi membulat, tak percaya dengan ucapan wanita itu.

"Darling! What did you say? You can't forbid him to go!" tegur Mr. Sharon pada istrinya.

"I didn't, but why does he have to go while his heart wants to stay. He'll end up hurting himself. Izumi, it isn't too late. If you want to stay then I'll talk to them." Mengabaikan tatapan tajam dari suaminya, Mrs. Sharon menatap Izumi dengan penuh kesungguhan. Izumi terdiam sesaat. Kepalanya berusaha merenungkan setiap kata yang diucapkan oleh Mrs. Sharon.

"I do love too, but I've already promised to him. And I must fulfill what I've promised," ujar Izumi pelan. Meskipun begitu hatinya memberontak meneriakkan keinginan yang berlawanan. Izumi sangat mengetahui apa yang ia inginkan. Andai saja kembali ke Jepang bukan permintaan terakhir dari ayahnya, pemuda itu lebih suka menghabiskan waktunya di Amerika. Meskipun Jepang adalah tanah kelahirannya, dia tak pernah berharap untuk kembali ke sana suatu saat nanti. Kenangan masa kecil yang menyakitkan karena perpisahan kedua orang tuanya dan pengkhianatan wanita yang dia sebut "ibu" membuat Izumi membenci segala hal yang berkaitan dengan Negeri Sakura itu. Termasuk kenangannya akan cinta pertamanya telah terkubur bersama dengan rasa bencinya.

"Izumi, kemarilah!"

Suara lirih ayahnya yang semakin lemah membuat perhatian Izumi teralihkan. Pemuda itu menutup bukunya dan berjalan mendekati ayahnya. Laki-laki itu menatap putranya dengan lekat. Seulas senyum terukir di wajah pucatnya.

"Tolong, kembalilah ke Jepang. Ibumu merindukanmu."

Izumi tersentak, tak percaya dengan ucapan yang baru saja ia dengar. Hampir selama sepuluh tahun ini, ayahnya tak pernah menyinggung sedikitpun tentang Jepang ataupun tentang ibunya. Tapi mengapa sekarang—

"Bagaimana kalau aku bilang aku tidak ingin kembali?" ujar Izumi lirih.

"Izumi!"

"Apa Ayah lupa bagaimana dia meninggalkan kita dulu. Hanya untuk mengejar kekayaan dia membuang keluarganya. Bagaimana bisa kau memintaku untuk kembali. Aku—" Tangan Izumi mengepal menahan emosi. Yoshino Takumi menatap wajah putranya. Mata obsidian milik putranya terlihat begitu terluka.

"Ayah tidak melupakannya, tapi Ayah memilih untuk memaafkan ibumu, terlepas dari rasa sakit yang dia berikan aku sudah memaafkannya. Karena itu, kau juga harus melakukan hal yang sama. Tolong maafkan ibumu dan kembalilah ke Jepang," ujar Takumi.

"Tou-san...."

"Ayah tahu ini sulit untukmu. Namun Ayah percaya kau bisa melakukannya, Haruki." Takumi tersenyum memanggil nama kecil putranya.

"We're arrived." Suara Mr. Sharon memutus ingatan Izumi tentang percakapan terakhirnya dengan ayahnya. Dengan satu tarikan napas panjang Izumi melangkah keluar dari dalam mobil.

"Hubungi kami jika kamu sudah sampai. Kapanpun kau ingin kembali, kami menyambutmu dengan tangan terbuka," pesan Mrs. Sharon sesaat sebelum Izumi memasuki ruang tunggu. Pemuda itu mengangguk pelan.

"Terima kasih untuk semuanya, Mr. dan Mrs. Sharon. Aku pasti akan merindukan kalian," ujar Izumi. Mr. Sharon tersenyum dan menjabat tangan Izumi dengan erat. Sementara itu Mrs. Sharon memeluknya dengan erat sembari mengusap kepala Izumi dengan sayang.

"Hati-hati di jalan. Kami pasti akan merindukanmu," bisik Mrs. Sharon dengan suara bergetar. Wanita itu melepas pelukannya dan memandang Izumi dengan lekat. Aura hangat seorang ibu memancar dari wajahnya yang tersenyum. Meskipun begitu Izumi bisa melihat kedua iris amber itu berkilau karena air mata. Izumi mengangguk dan melemparkan senyuman terakhir kepada Mr. dan Mrs. Sharon. Pemuda itu kemudian menarik kopernya menuju ruang tunggu bandara. Satu jam kemudian terdengar pemberitahuan kalau pesawat yang akan membawanya ke Jepang telah tiba di bandara. Satu tarikan napas panjang, Izumi berdiri menarik kopernya dan ikut mengantre dengan penumpang lain yang akan menaiki pesawat yang sama.

Izumi menatap gumpalan awan dari balik jendela pesawat. Di bawahnya Kota New York terlihat seperti ribuan kotak kecil yang tersusun rapi. Izumi menyandarkan kepalanya, berusaha mencari posisi nyaman untuk memejamkan mata. Dalam hati dia berharap ketika membuka mata nanti semuanya adalah mimpi. Seiring dengan pesawat yang terbang semakin tinggi, Izumi tenggelam dalam mimpinya. Kilasan memori masa kecilnya silih berganti bermunculan dalam mimpi Izumi, seperti sebuah film lama yang diputar berulang-ulang.

"Haruki, selamat datang."

Izumi tersentak kaget, pemuda itu membuka mata dan menatap sekeliling. Lampu kabin pesawat menyala redup sementara di luar jendela tak satupun pemandangan yang terlihat karena gelap, menandakan malam telah tiba. Izumi menyeka wajahnya dengan tangan, sementara pikirannya kembali mengingat-ingat mimpi yang muncul dalam tidurnya. Sosok anak kecil yang mengucapkan selamat datang padanya, meski wajahnya tak terlihat. Namun iris coklat terang seperti yang selalu muncul dalam mimpinya beberapa hari terakhir ini membuat Izumi yakin bahwa itu adalah "dia".

Apa kau tahu kalau aku akan kembali? Bahkan kau sampai mengucapkan selamat datang dalam mimpiku, pikir Izumi.

Pemuda itu memandang keluar jendela yang gelap dan kembali tenggelam dalam lamunannya. Tak lama kemudian lamunan Izumi terputus karena kehadiran seorang pramugari yang menawarkan makanan kepadanya. Namun ditolaknya dengan halus. Entah mengapa penerbangan panjang ini tak membuat Izumi merasa lapar sama sekali. "Apa penerbangannya masih lama?" tanya Izumi sebelum pramugari itu pergi.

"Kita akan sampai di Jepang sekitar tiga sampai empat jam lagi. Anda yakin tak ingin makan sekarang?" tawar pramugari itu lagi. Izumi menggeleng pelan. "Kalau begitu jika membutuhkan sesuatu jangan ragu untuk memberi tahu kami," ujar pramugari itu seraya tersenyum ramah.

"Baik. Terima kasih," balas Izumi.

Semburat sinar jingga perlahan muncul dari balik awan yang terlihat sedikit kelabu. Bersamaan dengan itu muncul pengumuman bahwa pesawat yang Izumi tumpangi telah tiba di tempat tujuan—Jepang. Jadi ini benar-benar bukan mimpi ya, batin pemuda itu. Tubuhnya sedikit terguncang ketika pesawat mendarat di landasan pacu. Izumi mengintip keluar dari balik jendela kabin. Tiba-tiba dia merasa asing dengan tanah kelahirannya sendiri. Begitu turun dari pesawat, angin yang sedikit dingin mengacak rambut hitamnya dengan lembut, seolah mengucapkan selamat datang padanya.

Izumi menghela napas panjang sementara batinnya kembali berbicara. Tak kusangka aku akan kembali ke sini, ke tempat yang sangat tak kuingin kuingat lagi.

"Haruki-kun!"

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Sangat Mencintaimu
Aku Sangat Mencintaimu
Dalam Aku Sangat Mencintaimu, Rossa terikat pernikahan tak terduga dengan Robert Carlos. Meski dimanja kemewahan, ia dilarang bekerja oleh sang suami. Ikuti kisah romance modern ini saat Rossa mencoba mandiri di antara dominasi sang billionaire dalam web novel yang penuh kejutan.
Cinta yang Tersulut Kembali
Cinta yang Tersulut Kembali
Dalam Cinta yang Tersulut Kembali, Selina bangkit dari masa lalu kelam demi melindungi anaknya. Menghadapi Raditia dalam romance novel ini, ia terjebak antara dendam dan kesempatan kedua. Baca kisah modern novel ini tentang perjuangan hak asuh dan takdir di platform web novel terbaik.
JANDA, MARRY ME!
JANDA, MARRY ME!
Dalam JANDA, MARRY ME!, seorang wanita berjuang mencari kebahagiaan di tengah stigma sosial. Novel modern ini mengeksplorasi pilihan hidup dan konsekuensi setelah pengkhianatan. Temukan kisah haru dalam web novel ini sebagai pilihan utama bagi pembaca romance stories yang mendalam.
Kutukan Selingkuhan
Kutukan Selingkuhan
Dalam Kutukan Selingkuhan, Rhino berjuang melawan penyakit misterius setelah mengakhiri hubungan gelapnya. Rena menyelidiki ancaman mistis ini dalam balutan genre modern mystery story. Temukan rahasia gelap dan teror mengerikan dalam horror novel ini untuk mengungkap kebenaran di balik penderitaan Rhino.
Malam Untuk Danira
Malam Untuk Danira
Dalam Malam Untuk Danira, seorang gadis desa terjebak di dunia gelap kota besar. Menghadapi pilihan sulit dalam romance novel ini, Danira harus berjuang keluar dari pekerjaan terlarang saat sebuah malam mengubah takdirnya. Baca kisah lengkapnya di webnovel modern yang penuh kejutan ini.
Mantan yang Tak Terlupakan
Mantan yang Tak Terlupakan
Dalam novel modern Mantan yang Tak Terlupakan, Divya menemukan rahasia kelam Liam di balik pernikahan mereka. Menghadapi kenyataan pahit tentang pengkhianatan dan cinta lama, Divya memilih mengakhiri hubungan ini. Simak kisah romance novel ini di platform read novels online pilihan Anda.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Angin Bulan Punya Rasa, Rindu Tak Pernah Padam
Angin Bulan Punya Rasa, Rindu Tak Pernah Padam
Sepuluh tahun lalu, Iwan diselamatin Wiya. Sepuluh tahun kemudian, demi nolong Iwan, Wiya keturunan dewa ular nikah masuk keluarga Iwan dan melahirkan tiga telur. Tapi Iwan salah kira penyelamatnya itu Aisyah, adik angkatnya. Dia sama Aisyah malah maksa Wiya ikut main tebak telur.
Bos, Kantormu Akan Meledak!
Bos, Kantormu Akan Meledak!
Seorang pria yang dapat meramal kematian menghadapi kegelapan hati manusia. Tokoh utama, Sekihara Ieyasu adalah seorang pekerja kantoran di sebuah perusahaan besar. Ia memiliki kemampuan khusus yaitu dapat melihat waktu dan penyebab kematian orang yang sedang sekarat. Tragedi terus terjadi di depan matanya. Sekihara sangat menderita karena ia tidak dapat mengubah nasib orang lain meski ia berusaha menyelamatkan mereka. Pada saat ini, kecelakaan aneh terus terjadi di perusahaan tempat ia bekerja. Dan yang ia lihat pada akhirnya adalah seluruh perusahaan akan meledak. Tidak ada orang yang memercayainya, jadi Sekihara yang mencoba mendekati kebenaran diam-diam memutuskan, "Aku harus mengubah masa depan ini!" Demi keluarganya, teman-temannya dan demi dirinya sendiri. Roda nasib tetap berputar saat ini. Apakah kamu siap melawan "kematian yang tak terelakkan" bersama dengan Sekihara?
Dari Penjara ke Pelukan Suami Miliarder
Dari Penjara ke Pelukan Suami Miliarder
Sunira rela menanggung kesalahan demi pacarnya yang brengsek dan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara. Saat di dalam penjara, ia didatangi oleh Kakek Doni Felikan, yang memintanya mendonorkan darah untuk cucunya, Yandi. Demi kesempatan bebas lebih cepat, Sunira pun menyetujui permintaan itu. Namun, tak disangka, setelah kembali ke rumah, Sunira justru memergoki pacarnya selingkuh dengan atasan perempuannya. Hancur dan putus asa, Sunira akhirnya menikah kilat dengan Yandi. Setelah menikah, Sunira diperlakukan bak ratu dan dimanja oleh Yandi. Bersama-sama, mereka membalas dendam mantan pacar dan wanita selingkuhannya. Hingga dikaruniai seorang putri kecil yang menggemaskan!
Pahlawan vs Naga: Giliranku Bersinar!
Pahlawan vs Naga: Giliranku Bersinar!
Dua puluh tahun lalu, naga jahat bersemena-mena di dunia manusia, untungnya ada Pak Boby selaku master taoisme yang hebat menolong dunia manusia, bahkan menolong sepasang anak kecil dan menjadi mereka sebagai murid. Murid pria diwarisi kultivasi, sedangkan murid wanita diberi Fisik Jasa Teratai. Semua ini demi kedamaian dunia manusia. Tapi menuju kedamaian bukanlah hal mudah, harus melewati banyak rintangan. Apa muridnya bisa melakukannya atau menyerah?
Jaga Rahasianya, Menangkan Hatinya
Jaga Rahasianya, Menangkan Hatinya
Grace, si pemilik toko bunga, terpaksa menikahi Kevin, seorang miliarder yang keliru mengiranya sebagai tunangan yang kabur darinya. Meski telah menyembunyikan bakat geniusnya di bidang medis, tanpa sengaja Grace mengungkapkannya saat menyelamatkan nyawa nenek Kevin. Didukung Kevin, Grace berhadapan dengan balas dendam mantan kekasihnya. Lambat laun, cinta tak terduga berkembang dalam pernikahan kontrak mereka, hingga akhirnya rahasia masa lalu Grace yang terungkap mengantarkan mereka pada kebahagiaan sejati.
Kontrak dengan Raja Mafia
Kontrak dengan Raja Mafia
Konspirasi keluarga membahayakan kehidupan Molly. Akan tetapi Jack, seorang boss mafia menolong Molly dari kecelakaan dan membantunya mendapatkan kehidupannya kembali. Tanpa mereka ketahui, sebuah konspirasi yang lebih besar menunggu mereka.