Logo
Malam Untuk Danira
Malam Untuk Danira

Malam Untuk Danira

100 Bab
Tamat
Dalam Malam Untuk Danira, seorang gadis desa terjebak di dunia gelap kota besar. Menghadapi pilihan sulit dalam romance novel ini, Danira harus berjuang keluar dari pekerjaan terlarang saat sebuah malam mengubah takdirnya. Baca kisah lengkapnya di webnovel modern yang penuh kejutan ini.
Bab 1 dari Malam Untuk Danira

“Pria itu sudah di tangkap.”

Danira memutar bola mata, ia tidak berani bertatapan dengan mata tajam milik Husain. Beberapa hari terakhir ini, pria paruh baya itu yang terus mengunjunginya di rumah sakit, bersama Santi tentunya, istri Husain.

Santi yang berdiri di samping Husain memberi kode pada suaminya itu untuk keluar dan selanjutnya Danira bisa mendengar langkah kaki yang mulai menjauh. Ia merasa lega karena sekarang hanya tinggal berdua dengan Santi. Berhadapan dengan Husain membuat nyalinya menciut. Entah kenapa, sosok Husain mengingatkan ia pada sosok Imron, ayahnya di kampung.

“Bagaimana rasanya sekarang?” tanya Santi lembut.

“B-baik,” jawab Danira dengan suara yang teramat pelan. Untuk mengeluarkan suara saja ia butuh tenaga yang besar, untung saja benda tajam itu tidak melukai pita suaranya.

“Orang tua kamu sudah tau. Mereka sedang berusaha untuk ke sini.”

Kedua bola mata Danira berembun, apa yang harus ia jelaskan pada ayah dan ibunya nanti jika mereka bertemu?

“Jangan menangis. Mereka sudah tau apa yang sudah terjadi.”

Ucapan yang keluar dari mulut Santi bukannya menenangkan Danira tetapi malah membuat genangan di matanya tadi semakin banyak dan menjatuhkan bulir-bulir di kedua pipinya yang pucat.

“Bagaimanapun, mereka harus tau apa yang telah terjadi pada dirimu di sini. Kalaupun kejadian ini di sembunyikan, cepat atau lambat mereka pasti akan tahu juga. Lebih baik mengatakannya sekarang daripada mereka tahu dari orang lain ataupun dari berita yang mereka lihat nanti.”

Danira terdiam, Santi seratus persen benar. Memang lebih baik ayah dan ibu Danira tau kejadian ini sekarang daripada tau dari mulut orang lain yang tidak sepenuhnya mengetahui apa yang sudah terjadi pada gadis itu.

Tapi, membayangkan kenyataan kalau ayah dan ibunya sudah mengetahui apa yang Danira lakukan selama di sini... membuat gadis itu kembali meneteskan air mata.

Danira sudah menggoreskan luka yang teramat dalam di hati kedua orang tuanya.

“Dua minggu lagi, kamu akan menjalani operasi kedua. Jagalah kesehatan, jangan terlalu lama bersedih karena tuhan sudah memberikan kamu umur yang panjang untuk mengakui kesalahan dan bertaubat. Berbahagialah... karena kamu salah satu orang yang sangat beruntung.”

Danira menyimpan rapat perkataan Santi dalam hati dan kepalanya. Andai saja dua orang tua ini tidak peduli kepada nasib dirinya, pasti Danira akan melalui hari-hari yang gelap di rumah sakit. Hari-hari yang penuh cemoohan dan sindiran dari orang lain.

Namun Santi dan suaminya, Husain yang membuat Danira kuat dan tegar menghadapi cobaan yang tengah ia alami, jika dua orang tua itu tidak ada... rasanya Danira ingin bunuh diri dan mengakhiri hidupnya karena tidak sanggup menanggung malu.

Malu?

Ternyata gadis yang baru berusia dua puluh tahun itu masih merasakan malu saat berita tentang dirinya di muat di media lokal dan situs berita lokal. Dan berkemungkinan, berita tentang dirinya ini juga akan di muat di portal berita nasional.

Bukankah biasanya seperti itu? Si pemburu berita pasti suka mencari berita yang sedang viral di daerah tertentu dan mengemasnya kembali untuk di upload di channel pribadi guna mendapatkan keuntungan dari informasi yang mereka berikan.

Sangat menyedihkan!

Dua tahun yang lalu...

“Yakin gak mau ikut, Ra?

“Mau banget, Sy... tapi ayah dan ibu belum memberikan izin.”

Danira menjawab sambil terus menjalin dua daun kelapa yang akan ia bentuk menjadi sarang ketupat. Sarang-sarang ketupat itu nantinya akan di bawa ibunya ke pasar kecamatan untuk di jual. Hasil penjualan akan di berikan oleh ibu Danira untuk gadis itu tabung.

“Ya udah, cepetan bujuk. Satu minggu lagi aku berangkat, kalau jadi... kita barengan saja.”

“Tiap hari juga aku dah bujuk, Sy... tapi memang ayah dan ibu aja yang gak mau mengizinkan.” Danira menampilkan ekspresi wajah cemberut demi meyakinkan ucapannya.

“Kalau begitu ancam saja, Ra!”

Danira yang tadinya sibuk menjalin daun kelapa mengangkat kepalanya untuk menatap wajah sahabatnya, Lusy.

“Ancam? Ancam bagaimana?” tanyanya penasaran.

“Bilang saja kalau kamu tidak di izinkan pergi maka kamu akan kabur dan tidak akan pulang, atau yang lebih ekstrim lagi, bilang kalau kamu akan mati,” desis Lusy.

Bulu kuduk Danira meremang mendengar ide sahabatnya itu. Bukankah itu terlalu kejam untuk ia ucapkan pada orang tuanya?

“Ituuu... kalau kamu masih mau pergi,” ujar Lusy lemah saat melihat ekspresi wajah Danira yang berubah mendengar ucapannya.

Danira membuang nafasnya, Lusy memang anak yang berani. Mereka sudah saling kenal semenjak kecil, rumah mereka tidak begitu jauh dan dulu mereka sering bermain bersama. Sifat keduanya bagaikan langit dan bumi, Lusy tidak mau di atur dan melakukan apa saja yang dia inginkan sedangkan Danira, ia gadis yang penurut dan tidak pernah membantah. Dua sifat yang berbeda itulah yang membuat Lusy dan Danira dekat dan saling melengkapi.

“Nanti aku akan coba bujuk ibu lagi. Siapa tahu, hati ibu akan melunak dan mengizinkan aku untuk pergi denganmu.”

Lusy tersenyum, ia percaya kalau Danira sudah berusaha membujuk orang tuanya. Danira tidak pernah berbohong.

*

"Jauh sekali, Nak," ujar Nazrah dengan raut wajah khawatir.

"Kenapa juga harus jauh-jauh. Kita hidup seperti ini sudah cukup bagi Ibu asalkan kita tetap berkumpul bersama. Anak Ibu dan Ayah hanya kamu seorang, kalau mau kerja yang dekat dari sini kan bisa. Ayah dan Ibu lebih mudah mengunjungi jika kangen sama kamu," lanjut Nazrah.

"Tapi Bu...." Wajah Danira sedikit cemberut mendengar tanggapan ibunya. Sejak Lusy menawarkannya untuk ikut bersama dia, Danira sudah mulai bosan dengan pekerjaan yang di lakoninya. Hari-hari ia habiskan untuk mencari daun kelapa muda serta menjalinnya hingga membentuk sebuah ketupat.

"Kasihan ibu kamu kalau kamu tinggal jauh-jauh."

Imron, ayah Danira yang sedari tadi memperhatikan ikut bersuara.

Danira menunduk, berusaha menyembunyikan wajah sedihnya.

"Kata Lusy, gaji di sana besar. Kita bisa beli apa saja yang kita mau. Bahkan kita bisa melihat Singapura tanpa harus mengunjungi negara itu," ucap Danira yang masih mengharapkan izin ke dua orang tuanya.

Jujur saja, ia sangat tergiur dengan cerita Lusy tentang kota yang berseberangan dengan negara singa tersebut.

Yang Danira tau, negara tersebut sering menjadi tempat artis jalan-jalan dan berbelanja.

"Mencari kerja itu gak gampang, Nak. Apalagi kamu hanya tamat SMA. Apa iya, kamu akan dapat kerja sampai di sana?" Nazrah terlihat ragu, ia sudah mulai memikirkan permintaan putrinya.

Kalau sudah begini, Danira seolah mendapatkan sedikit harapan.

"Lusy juga tamat SMA, Bu. Dia langsung dapat kerja dan ibu bisa lihat kalau sekarang ia punya banyak uang. Cincin dan gelang emasnya saja banyak."

Nazrah menghela nafasnya. Wanita itu memutar bola matanya melirik pada Imron, ayah Danira.

Merasa di lirik, Imron pun angkat bicara.

"Kalau mau, kamu juga bisa beli cincin, tabungan kamu kan juga sudah mulai banyak," cetus Imron.

Danira menatap kedua orang tuanya secara bergantian, sepertinya memang tipis harapannya untuk pergi bersama Lusy. Gadis itu pun masuk ke kamarnya dengan perasaan kecewa.

Beberapa menit kemudian, Danira mendengar suara ketukan di pintu kamarnya. Ia pun bergerak dan membukakan pintu kamar.

Nazrah sudah berdiri di depannya, wanita itu tersenyum kecil.

“Baiklah, jika memang itu mau mu. Ayah dan ibu mengizinkan, tapi dengan syarat kamu harus pulang setidaknya satu kali dalam setahun.”

“Baik, Bu. Danira akan sering pulang mengunjungi ayah dan ibu.”

Gadis itu tersenyum senang, ia memeluk Nazrah dengan erat. Esok pagi, ia akan menyampaikan berita bahagia ini pada Lusy.

*

Burung besi itu mendarat dengan sempurna di Bandara Hang Nadim. Ini adalah pertama kalinya Danira naik pesawat, dan ia sempat takut saat pesawat landing tadi. Rasanya ia di jatuhkan dari tempat yang tinggi. Perutnya ikut bergetar dan setelah itu ia merasakan geli seperti ada yang menggelitik dari dalam.

Cuaca hari ini terasa sangat panas, Lusy bilang sudah biasa di kota itu cuaca panas seperti ini. Tidak seperti di kampung mereka yang adem dan dingin. Di sana berjejer pohon kelapa, dan semua masyarakat bisa dengan mudah memetiknya. Tapi yang Danira lihat sepanjang perjalanan di kota ini bukit-bukit gersang dengan jenis tanah yang keras dan sedikit tandus. Di sisi lain jalan berjejer bangunan dua lantai dan sebagian lagi ada pintu masuk seperti gapura yang Danira tidak tahu di dalamnya apa.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia
Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia
Dalam Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia, Livia melarikan diri dari pengkhianatan tunangannya. Lima tahun kemudian, ia kembali dan menyelamatkan putra seorang triliuner. Kini ia harus menghadapi klaim pernikahan tak terduga dalam billionaire romance novels yang penuh intrik ini.
Edoraded Distance
Edoraded Distance
Dalam Edoraded Distance, Kevin Son berjuang menghapus jarak dalam pernikahan di atas kertas bersama Sekar Ayu Atmaja. Web novel bergenre romance modern ini mengisahkan misi Kevin meyakinkan istrinya demi kebahagiaan sejati. Baca kisah cinta dan komitmen mereka di romance stories ini.
Hasrat dalam Gelapnya Bioskop
Hasrat dalam Gelapnya Bioskop
Dalam novel romantis Hasrat dalam Gelapnya Bioskop, sebuah kesalahan fatal terjadi di bioskop privat saat seorang wanita salah menggoda pria asing yang dikira suaminya. Baca novel online ini untuk mengikuti konflik hasrat tak terduga yang mengubah hidupnya dalam kisah modern yang penuh ketegangan.
Ibu cantik, Ayah licik
Ibu cantik, Ayah licik
Dalam romance novel Ibu cantik, Ayah licik, pengkhianatan keluarga memaksa pembatalan nikah. Kini ia kembali ke kota asal untuk merebut haknya. Baca kisah modern novel penuh intrik ini di platform web novel terbaik dan temukan perjuangannya dalam mendapatkan kembali segalanya.
Jalan Raih Mahkota
Jalan Raih Mahkota
Dikhianati Richard Ahmed, sang protagonis membalas dendam lewat live stream media sosial. Dalam Jalan Raih Mahkota, ia kembali ke Zlomont demi memimpin Brooks Group. Simak mafia novel ini sebagai salah satu fiction books terbaru tentang kekuasaan dan pengkhianatan di dunia modern novel.
Kirana, Cinta Sejatiku
Kirana, Cinta Sejatiku
Baca novel online Kirana, Cinta Sejatiku. Saat tahu suaminya, Sendra, berselingkuh dengan Kirana Larasati, sang istri menantang selingkuhannya untuk membuat sang suami menandatangani surat cerai. Kisah pengkhianatan dalam novel romantis miliarder ini penuh dengan ketegangan rumah tangga.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Ratusan Surat Cinta
Ratusan Surat Cinta
Di kehidupan sebelumnya, pamannya Elbert bunuh diri dan dilacinya ditemukan ratusan surat cinta dan nama penerima adalah aku. Setelah terlahir kembali, aku memilih menikah dengan pamannya Elbert karena aku tahu Elbert bukanlah pilihan terbaik, juga tahu Elbert tidak akan jadi suami baik karena dia akan bersama dengan cinta pertamanya setelah aku meninggal karena keguguran...
Tuhan, Balikkan Kecantikanku
Tuhan, Balikkan Kecantikanku
Saat Wendy tersadar dari ledakan gas itu, dia baru sadar telah melintasi waktu. Wendy menjadi wanita gemuk yang baru saja menikahi seorang pria bernama Yoga. Pernikahan yang didasari dengan perjanjian membuat mereka hidup Bersama. Yoga sedari kecil dirawat oleh Pak Liam. Putra dan menantu Pak Liam yang bernama Siti, tidak pernah senang jika melihat Yoga dan Wendy hidup dengan baik. Selalu ada cara yang Siti lakukan agar bias mendapatkan hidup yang sama baiknya. Tapi Siti yang selalu merebut milik orang lain itu, tidak pernah berhasil. Yoga adalah seorang Pangeran yang sedang menyamar menjadi pemburu. Demi membongkar kelicikan Ratu, Yoga hidup dengan identitas palsunya. Wendy juga melakukan hal yang sama. Dia tidak memberi tahu suaminya tentang identitas aslinya yang merupakan seorang koki hebat. Mereka hidup damai bersama dengan saling menyembunyikan identitas aslinya. Time-traveled back, I went from a beautiful chef to a 220-pound fat girl, facing humiliation and bullies. But don't forget, I still have my memories and my skills! I decided to lose weight, and open a hotpot restaurant! On my way to success, I discover that my husband, who appears to be a disfigured hunter, has a mysterious identity...
[Versi suara dubbing] Sage Buta: Warisan Naga
[Versi suara dubbing] Sage Buta: Warisan Naga
Seorang juara umum ujian masuk perguruan tinggi menjadi buta dan murung, mendapatkan warisan dan keterampilan medis untuk melakukan kontra-serangan. Ia menemukan cinta dan konspirasi saat menyembuhkan orang lain; lihat bagaimana ia mendominasi desa dan menjadi legenda!
Pamanku, Kekasihku
Pamanku, Kekasihku
Kakaknya menikah dengan ayahnya, jadi cinta mereka tetap tak terucapkan. Tujuh tahun kemudian, ketika mereka bersatu kembali, mereka menyadari bahwa cinta tidak pudar seiring waktu.
Setelah Menikah Kilat, menjadi Kesayangan Orang Kaya Tersembunyi
Setelah Menikah Kilat, menjadi Kesayangan Orang Kaya Tersembunyi
Awalnya, dia mengira bahwa suaminya yang menikah secara tiba-tiba hanyalah pekerja biasa. Namun, setelah menikah, dia menyadari bahwa suaminya sebenarnya sangat kaya. Setelah menyelidiki lebih lanjut, ternyata dia adalah seorang CEO berkekayaan miliaran! Seketika, dia menjadi istri dari keluarga kaya raya, seakan-akan meloncat ke surga dalam sekejap.
Pedang di Balik Riasan
Pedang di Balik Riasan
Sepuluh tahun lalu, Mira Bara dibunuh secara kejam atas perintah Anya Larya karena hal sepele. Rani Bara kecil menyaksikan semuanya, tapi tak bisa berbuat apa-apa karena Anya segera menjadi Permaisuri. Saat nyawanya terancam, Rani Bara diselamatkan oleh sosok misterius yang mengajarinya cara memikat pria agar bisa masuk istana, merebut perhatian, dan membalas dendam. Dengan keberanian dan kecantikan sebagai senjata, Rani Bara bertekad membuka topeng palsu Anya Larya dan menuntut keadilan bagi ibunya.