Logo
Cool vs Cold
Cool vs Cold

Cool vs Cold

79 Bab
Tamat
Dalam novel modern Cool vs Cold, Avril berjuang membuka kembali hatinya yang beku saat Jay hadir membawa kasih sayang nyata. Cerita romance novel ini mengikuti keberanian Avril menghadapi tantangan emosional demi meraih cinta baru. Baca kisah lengkapnya di webnovel populer ini.
Bab 1 dari Cool vs Cold

Senin pagi yang bersahabat, minggu kedua setelah libur kenaikan kelas. Sekolah SMA HARAPAN mulai ramai siswa angkatan lalu dan siswa baru untuk melaksanakan upacara sebagaimana mestinya.

 Namun, seorang gadis hanya bisa berjinjit menatap di sela-sela gerbang tertutup rapat lantaran terlambat yang berakhir tidak bisa masuk ke area sekolah.

Avril, gadis yang masih berstatus murid putih abu itu semalam bergadang untuk menyelesaikan

drama favoritnya sehingga melupakan sekolah yang sudah kembali normal dan KBM di

mulai.

Kebiasaan tersebut bukan hal mudah untuk dilupakan begitu saja apalagi dirinya sudah menekuni di saat masa putih biru ketika ia

mengalami Write’s Block maka pengalihannya hanya bisa dengan menonton dan membaca online.

Benar-benar sial, di tutup rapat. Mana enggak ada yang jaga, apa gue pulang ya? monolongnya seraya berpikir keras agar bisa masuk tanpa dihukum.

Mendengar suara gerbang di buka yang disusul suara vokal itu berhasil mengalihkan Avril untuk menghentikan berpikir dan membuang jauh-jauh harapannya melihat bapak guru muda berdiri di depannya.

“Kamu telat lagi?”

Sebelum menjawab, Avril tersenyum lebar menunjukkan gigi putih kecilnya mendapatkan pertanyaan dari guru yang sudah dekat dengan Avril.

“Iya Pak, lagian Avril telatnya sampai gerbang ditutup cuman hari ini saja. Hari lainnya mepet bel doang,” jawabnya membela diri. Karakter cuek dirinya bersyukur bertemu dengan guru tersebut sehingga tidak canggung lagi.

Yang dikatakan Avril memang benar, dirinya selalu sengaja berangkat siang agar tidak bosan menunggu waktu belajar dimulai.

“Cepat masuk, ikut barisan yang telat!” perintah guru itu setelah membuka lebih lebar gerbang agar Avril bisa masuk. Tidak mau repot merespons muridnya mengelak, dalam hatinya ia membenarkan sehingga untuk kali ini membiarkan sebagai toleransi pertama dan terakhir.

Avril berkata, “Thank You, pak Erik ganteng.” Tidak menunggu respons lawan bicara, ia langsung lari menuju baris yang disuruh.

Berlari seribu langkah padahal jarak dari pintu

gerbang utama ke lapangan tidak sejauh dari rumahnya ke sekolah, tapi Avril terlalu malu menjadi pusat perhatian. Bahkan setelah baris dirinya tidak peduli ransel masih mengantung di kedua pundaknya sementara kedelapan lelaki yang telat sedari tadi menyimpan di tribune lapangan.

Pak Erik adalah guru favorit Avril karena pelajaran yang menyenangkan tidak membosankan seperti guru-guru lain, bercerita

menjelaskan materi sendiri panjang lebar tidak memedulikan muridnya mendengarkan atau tidak. Yang mereka pikir, dirinya sudah menyampaikan mau muridnya serap dan pahami itu adalah urusan belakang serta bukan urusannya.

Pak Erik yang melihat anak didiknya tidak menunggu respon darinya geleng-geleng kepala, sudah biasa. Sembari berjalan melanjutkan tugas

keliling lagi. Melangkahkan kakinya ke kelas-kelas atau ke tempat persembunyian

seperti di belakang.

Beberapa menit Avril mengikuti upacara datanglah seorang cowok dan langsung ikut barisan di samping Avril. Avril meliriknya

sebentar lalu fokus mengikuti acara upacara yang terasa lama padahal kepalanya terasa nyut-nyutan.

Akhirnya upacara selesai, yang sudah menghabiskan waktu setengah jam itu. Matahari tampak sangat bersemangat pagi ini sehingga

membuat Avril kepanasan dan dehidrasi. Semuanya dibubarkan untuk menunggu KBM kecuali barisan yang telat akan diberi hukuman seperti biasanya.

Hukuman lantaran telat bukan pertama kalinya

dilakukan, sudah menjadi ritual setiap sekolah menetapkan hukuman bagi yang tidak menaati aturan. Tetapi tetap saja ada yang melanggar karena aturan ditetapkan untuk dilanggar.

Pertanyaan Relate keluar dari mulut pak Jino

selaku guru BK kepada murid barisan yang terlambat., “Kenapa kalian bisa

telat?”

“Kesiangan,” jawab mereka serempak kecuali Avril hanya menganggukkan kepala saja seraya memegang dahinya mulai merasa pusing,

menyerang berkali-kali lipat.

“Iya Bapak juga tahu, karena apa? Bergadang?” tanya pak Jino lagi dan dijawab anggukan oleh mereka. “Lari sepuluh putaran!” perintahnya

tanpa basa-basi lagi sebagai hukuman lalu kembali direspons anggukan.

Setelah membuat satu barus mereka langsung berlari tanpa dikomando. Avril baris di belakang dengan lelaki yang paling kesiangan

menjadi penutup.

Sudah sembilan kali putaran Avril jalani, seketika ia berhenti di tengah mendadak pusing yang amat sakit padahal sisa tinggal satu putaran lagi selesai. Berhentinya Avril membuat lelaki di belakangnya ikut berhenti otomatis

“Lo enggak papa?” tanya lelaki itu sembari menahan badan Avril yang lemah agar tidak jatuh.

“Pusing,” keluh Avril dengan nada lemas.

“Duduk saja, enggak usah dilanjut. Entar gue yang bilang sama guru.”

Namun, Avril keras kepala memaksa untuk berlari meninggalkan lelaki itu yang hanya bisa menatap Avril khawatir. Melihat Avril

sudah selesai tidak terjadi hal buruk lelaki itu berlari mendekati Avril.

Hukuman selesai, pak Jino bersuara. “Besok-besok jangan ulangi, segera masuk kelas masing-masing!” suruhnya yang diikuti mereka.

Ketika Avril akan berjalan tiba-tiba pusing menyerang kepalanya lagi. Lelaki tadi yang berada di dekatnya membantu seraya bertanya. “Mau ke mana?”

“Kelas,” jawabnya singkat.

Lelaki yang tidak tahu namanya menarik tangan Avril sembari berucap, “Ikut gue!”

“Ke mana?”

“Ikut saja,” paksa lelaki itu. Avril yang sudah tidak kuat melawan diam saja. Mungkin akan diantar ke kelas, pikirnya.

Tapi setelah sadar ini bukan menuju kelas melainkan kantin Avril bersuara, “Eh, kenapa ke kantin? Ini sudah telat nanti diomeli lagi.”

“Lo lebih pilih telat di ceramah atau pingsan enggak masuk kelas? Lagian bentar lagi juga jam istirahat.”

Bukannya menjawab pertanyaan Avril lelaki itu memberikan pertanyaan untuk dipilih seraya melirik jam yang melingkar di pergelangan

tangannya.

Avril tidak merespons perkataan lelaki asing itu lagi karena malas memperpanjang masalah. Kepalanya sungguh berputar dan Avril sudah

tidak tahan lagi jika harus berdebat.

Sampai di kantin lelaki asing tersebut meninggalkan Avril begitu saja tanpa mengucapkan sepata kata pun sedangkan Avril yang kesal di tinggalkan memilih duduk di kursi yang kosong di dekatnya. Karena sekarang masih

jam pelajaran jadi kantin hanya ada dirinya dan dia yang entah pergi ke mana.

Beberapa menit kemudian dia kembali membawa bunur danteh hangat yang diletakan di atas meja. “Makan!” suruhnya dengan nada sedikit

dingin padahal tadi dia banyak mengomel.

Avril yang sudah lapar dan disuruh memakannya tanpa mengucapkan apapun lagi melahap dengan cepat lantaran perutnya sedari tadi

berdemo. Seharian kemarin di tambah tadi tidak sarapan membuat Avril makan

dengan lahap.

“Thanks,” ucapannya terima kasih baru keluar

dari bibir Avril dengan sedikit senyuman, setelah menghabiskan makanannya.

“Hm, nama?” tanya lelaki itu singkat. Jika lelaki ini bertanya pada orang lain pasti tidak mengerti karena bertanya singkat seakan memaksakan diri. Tapi Avril mengerti lantaran karakternya yang cuek dan tidak uka basa-basi.

“Avril,” balasnya sama-sama singkat. Karakter yang sama dipersatukan membuat keadaan semakin hening tidak bersuara lagi.

“Jay,” sembari mengulurkan tangan dan Avril membalas uluran tangan itu, lelaki yang sudah menolongnya.

“Lo ... Rill!” teriakan seseorang itu berhasil

menghentikan ucapan Avril seraya berjalan cepat menghampiri meja Avril. Avril yang

akan bertanya harus terhenti karena suara itu dan membuatnya menjadi pusat perhatian

sebab bel istirahat sudah berbunyi sebelum panggilan itu menyapa di telinga

Avril.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1
CH. 2
CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Dosa yang Tak Termaafkan
Dosa yang Tak Termaafkan
Dalam novel modern Dosa yang Tak Termaafkan, Dewi menghadapi pengkhianatan suaminya yang kembali berselingkuh. Bukti belanja barang wanita mengungkap kebohongan besar yang mengancam pernikahan mereka. Baca web novel ini untuk melihat konsekuensi dari sebuah kesetiaan yang dikhianati.
I am always waiting for you (I'm fine 2)
I am always waiting for you (I'm fine 2)
Dalam I am always waiting for you (I'm fine 2), Aldy sang CEO kejam kembali bertemu Ara, mantan kekasih yang menyimpan rahasia besar. Di tengah perjodohan paksa, billionaire romance ini menguji kesetiaan saat proyek bisnis mempertemukan mereka kembali dalam sebuah romance novel yang penuh luka.
Kelahiran yang Menghancurkan
Kelahiran yang Menghancurkan
Dalam novel modern Kelahiran yang Menghancurkan, Alana disekap oleh suaminya, Alexander Santoso, sang miliarder mafia, demi mengamankan warisan untuk anak iparnya. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap misteri pengkhianatan tragis yang menghancurkan segalanya.
Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an
Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an
Dalam novel modern Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an, Lina Watson memutuskan pergi ke ibu kota setelah delapan tahun menikah. Ia memilih memulai hidup baru bersama putrinya, Alicia, dan meninggalkan putranya yang tidak lagi menganggapnya ibu. Baca novel online ini untuk mengikuti kisahnya.
Pamer Menantu
Pamer Menantu
Dalam modern romance Pamer Menantu, seorang ibu terobsesi mencari menantu kota demi jaminan harta. Namun, ambisi ini menghadapi realita tak terduga yang menguji nilai kebahagiaan. Baca kisah lengkapnya di web novel ini sebagai pilihan utama fiction books terbaru Anda.
Pembalasan Pada Keluarga Mantan Calon Suamiku
Pembalasan Pada Keluarga Mantan Calon Suamiku
Dalam novel Pembalasan Pada Keluarga Mantan Calon Suamiku, Azzalyn mengungkap rahasia ayahnya yang masih hidup. Terjebak konflik modern, ia bertekad membalas dendam atas penderitaan ibunya. Simak aksi penuh intrik ini di webnovel pilihan, sebuah romance novel dengan misi keadilan.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Mantan Suami Idola Amerika
Mantan Suami Idola Amerika
Seorang penulis muda membantu aktris Hollywood yang sedang naik daun, tapi sepuluh tahun kemudian, ia menjadi bapak rumah tangga yang nyaris tak diakui. Ketika mantan kekasih sang istri muncul kembali, Daniel memutuskan untuk menceraikan Bintang Amerika. Namun, ketika sang istri sadar kehilangan, mungkin sudah terlambat.
Bos, Ternyata Istrimu Detektif!
Bos, Ternyata Istrimu Detektif!
Jenny menjalani pernikahan mendadak yang diatur oleh sahabat mendiang ibunya. Namun, tepat setelah hari pernikahan, sang suami, Charles, justru pergi ke luar negeri dan tak kembali selama tiga tahun. Saat akhirnya dia pulang, hubungan mereka dipenuhi kesalahpahaman, tuduhan, dan kesempatan yang terlewat, hingga perceraian pun tampak tak terhindarkan. Di tengah semua itu, Jenny dijebak oleh orang-orang yang iri padanya. Saat itulah Charles melindunginya, meski berbagai intrik dan permainan keluarga terus mencoba memisahkan mereka.
[Versi Dub]Cinta Terlarang yang Menggoda
[Versi Dub]Cinta Terlarang yang Menggoda
Suatu malam, Vera dikerjai oleh orang dan tanpa sengaja bertemu dengan Arsen. Mereka melewati malam percintaan panas di mobil Arsen dan menjadi skandal keesokan harinya. Arsen yang ternyata sudah lama mengenal dan menyukai Vera, sejak malam itu makin gencar mendekatinya.
Mencintaimu adalah Kebahagianku
Mencintaimu adalah Kebahagianku
Emma kabur dari keluarga yang mau kesuksesan dengan cara menjual anak sebelum dia tunangan, tapi dia malah bermalaman dengan pria kaya yang bernama Gevan, bahkan menghamili anaknya. Yang lebih mengejutkan tempat kerja Emma juga dibeli oleh Gevan, awalnya Emma hanya ingin bekerja keras untuk membuktikan kemampuan dirinya, dia memang berhasil membuktikan kemampuannya. Hanya saja, Emma juga terus diganggu oleh Gevan, akhirnya Emma luluh dan jatuh cinta pada Gevan.
Dewa Tersembunyi
Dewa Tersembunyi
David Irwan, sosok pria sederhana dan rendah hati, selalu dianggap sebagai pecundang dan suami yang menumpang hidup pada istrinya, Nadia Utami. Alasan ini juga yang akhirnya membuat Nadia menceraikan David.Tanpa sepengetahuan orang lain dan mantan istrinya, David merupakan tabib sakti, dia mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit dan meracik obat dengan kemampuan medisnya yang luar biasa.Sejak Nadia mengetahui kemampuan David yang sebenarnya, ditambah dengan hasutan dari sekretaris Nadia, membuat kesalahpahaman Nadia terhadap David makin dalam dan mereka berdua saling bersaing dalam membuat ramuan obat yang termujarab untuk membuktikan diri masing-masing. Nadia ingin membuktikan bahwa keputusannya bercerai dengan David adalah benar, sedangkan David ingin membuktikan diri bahwa pandangan Nadia selama ini terhadap dirinya adalah salah
Tunggu Saja Keberhasilanku
Tunggu Saja Keberhasilanku
Sudah lima tahun Isa hidup bersama suaminya yang idiot, ditambah harus menjaga ibu mertua yang ada penyakit jantung. Awalnya Isa berencana meninggalkan mereka, hanya saja Isa tahu kalau Isa meninggalkan mereka, hidup mereka akan makin sulit, jadi Isa masih ragu-ragu. Hanya saja Isa sudah dicari oleh Keluarga Lino dan harus kembali bersama mereka, di saat itu Isa baru mengungkapkan semua rahasianya. Tapi entah bagaimana nasib Isa ke depannya, serta nasib ibu mertua dan suami idiotnya...