Logo
Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed
Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed

Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed

71 Bab
Tamat
Kisah ini dituliskan dengan latar belakang sejarah seorang wanita bangsawan kelas atas pada abad ke-15 di Eropa Timur, saat ini letak Cachtice Castle berada di dekat kota Bratislava, Slovakia. Tokoh-tokoh nyata yang berada dalam sejarah seperti Elizabeth Bathory de Ecsed, Raja Matyas, Gyorgy Thurzo, dll., berdampingan dengan tokoh fiksi seperti Benca, Lorant, Arpad, Ivett, Gustav, dll. Atas laporan dari berbagai pihak termasuk pendeta Lutheran Istvan Magyari, serta saksi-saksi lain, Raja Matyas memerintahkan Gyorgy Thurzo untuk melakukan penyelidikan terhadap Countess Elizabeth Bathory de Ecsed, dia dinyatakan bersalah, termasuk mereka yang membantu kegiatan pembunuhan gadis-gadis muda secara sadis tersebut. Dorka (Doratia Dentez), Anna Darvula, juga suster Illona Joo dan Johanness Ujvari, mendapatkan hukuman mati dari Raja Matyas, sedangkan Countess Elizabeth Bathory de Ecsed yang berstatus bangsawan, memiliki kekebalan terhadap hukuman mati. Maka dia ditahan di dalam kastilnya sendiri dengan hanya diberi sedikit celah untuk bernafas, dan makanan. Pada 21 Agustus 1614, Countess Elizabeth Bathory de Ecsed, meninggal dunia, ditandai dengan makanan yang tidak disentuhnya sama sekali. Maka setelah diperiksa, Countess Elizabeth Bathory de Ecsed, ditemukan sudah tidak bernyawa. Hingga saat ini, Countess Elizabeth Bathory de Ecsed, sering disebut sebagai Blood Countess, atau putri berdarah yang disinyalir telah membunuh lebih dari 600 gadis perawan dalam upayanya untuk menjadi tetap muda belia, dengan melakukan ritual mandi darah gadis perawan. Kisah kekejaman maupun kegiatan ritual sex bebas yang dilakukan di dalam kastil Countess Elizabeth Bathory de Ecsed, tercatat dalam sejarah kelam Roman Empire di Hongaria. Namun kisah ini hanyalah fiksi dengan latar belakang kekejaman sang putri berdarah yang menjadi inspirasi terhadap kisah vampire di Eropa.
Bab 1 dari Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed

Lorant menyerbu ke dalam kastil seperti kesetanan, dia mendobrak setiap pintu di ruang bawah tanah, di sana terdapat banyak korban dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Seorang gadis tubuhnya berkedut bersiap meregang nyawa dengan luka sayatan di nadi pergelangan tangan dan lehernya. Bau anyir menyeruak tajam membuat dirinya sesak. Tetapi yang membuatnya lebih sulit bernafas adalah keberadaan Lovisa dan Benca yang belum diketahui, mereka diduga berada diantara para korban.

"Zulu, cepat ambil air, beri wanita ini minum! Fredo cepat bawa tandunya ke mari, angkat wanita ini, dan berikan pertolongan, mungkin dia masih bisa diselamatkan. Hugo suruh yang lainnya memeriksa ruangan di sebelah, gadis ini bilang ada lebih banyak korban di sana!" Gyorgy sebagai orang yang diberi mandat oleh Raja Matyas untuk melakukan penyerbuan, memberikan perintah dengan kalap.

Sementara Lorant sudah tidak lagi bisa mendengar perintah Gyorgy. Dia memang sering dipilih sebagai pendamping bagi Gyorgy dalam banyak peperangan, namun dalam kasus ini, tanpa diminta sekalipun dia akan dengan senang hati melakukannya. Karena baginya, ini adalah perangnya.

"Arpad, apakah kamu menemukannya?" Lorant langsung berteriak saat dia melihat adik sepupu yang mirip dengan dirinya. Arpad berlari melintas dengan tidak kalah kalap dan khawatir seperti Lorant.

Yang ditegur hanya menatap sebentar, lalu menjawab sambil berlari, "Aku akan mencarinya ke arah sana, sebaiknya kamu ke arah berlawanan. Kita berpencar."

Lorant langsung berlari ke arah yang ditunjuk oleh Arpad, "Segera beritahu aku jika kamu menemukannya!" Lorant memberi perintah kepada Arpad.

"Lakukan hal yang sama jika kamu yang menemukannya lebih dulu, Kak!" suara Arpad semakin menghilang ditelan lorong-lorong gelap minim cahaya di ruang bawah tanah yang bagaikan labirin.

Lorant mendobrak paksa semua pintu, dan memerintahkan pengawal untuk mengeksekusi semua korban, memisahkan yang sudah meninggal dan yang masih bisa ditolong, untuk mendapatkan pengobatan segera dari tabib di ruang utama kastil. Tetapi dirinya terus saja mencari dan mencari, hingga akhirnya, sebuah ruangan dengan cahaya temaram membuatnya terpaku. Sesaat dirinya seperti kehilangan kesadaran, ketika melihat di sana terikat pada tiang pancang, orang yang sangat dikasihinya.

Bola mata hazel itu tidak tampak karena terpejam, rambut hitam yang menutupi warna pirang untuk menyembunyikan jati dirinya itu telah luntur. Kaki dan tangannya terikat erat, meneteskan darah segar, kepalanya tergolek tertutup rambut yang kusut masai. Bau anyir menyengat keras, karena ruangan yang tertutup tanpa sirkulasi udara memadai ini sangat lembab, bahkan dipenuhi ceceran darah di sana-sini. Di suatu sudut, terdapat meja panjang bersisian dengan bak mandi yang masih dipenuhi oleh darah, dan sebagian mulai mengering. Ada aroma nista yang belum sempat dibersihkan ikut menguar diantara bau anyir yang menusuk, bercampur dengan ramuan obat serta dupa.

Lorant hampir muntah, rasa mual di perutnya membuat kesadaran Lorant kembali, segera diserbunya tubuh lemah itu, lalu memeriksa detak jantung dan nafasnya. Setelah diyakini masih ada harapan hidup, dia segera melepaskan semua ikatan di tubuh kekasihnya dengan hati-hati dan penuh kelembutan, namun cekatan.

Lorant berbisik lembut di telinga wanita cantik yang tubuhnya dipenuhi luka sayatan di sana-sini, "Benca, sayang, ini aku Lorant. Aku datang untukmu, bertahanlah sayang. Di mana Lovisa? sayang, sadarlah... kita masih harus menemukan Lovisa."

Lorant terus berbicara sambil melepaskan ikatan di tubuh Benca yang lemah bagaikan jelly. Dia mencoba membuat Benca sadar, setelah semua ikatan terlepas, dia membawa Benca ke ruang utama untuk mendapatkan pertolongan dari tabib. Sepanjang lorong Lorant berteriak memanggil Arpad, yang entah berada di mana.

Arpad tergopoh-gopoh menghampiri Lorant setelah mendengar teriakan Lorant, "Apakah kamu menemukannya, Kak?"

"Segera bantu aku, dia masih hidup, tapi sekarat. Kita harus cepat!"

Arpad bergegas lari mendahului Lorant, "Aku akan siapkan tempat, dan memanggil tabib untuk segera memberi pertolongan padanya."

"Iya, cepatlah. Aku tidak mau semuanya terlambat." Arpad segera menghilang, sementara Lorant berlari agak tersendat karena menggendong Benca melewati lorong yang sempit. Tidak lama kemudian Arpad kembali dan membantu Lorant memandu jalan menuju tempat yang sudah disiapkan.

"Ke arah sini, Kak." Lorant mengikuti petunjuk Arpad, dan segera meletakkan Benca hati-hati dihadapan tabib. Tubuhnya dipenuhi keringat dan bau anyir darah. Namun dia tidak perduli, baginya, Benca adalah yang utama. Lorant tidak ingin meninggalkan Benca sampai dia merasa yakin bahwa Benca masih bisa diselamatkan.

"Arpad, tunggulah di sini, aku akan mencari Lovisa."

"Aku ikut denganmu, Kak."

"Tidak Arpad, mungkin tabib membutuhkan sesuatu, jadi kamu harus tinggal di sini. Biarkan aku yang mencari Lovisa."

Saat itu Gyorgy muncul, "Kalian tinggallah di sini, aku yang akan mencari Lovisa, semua ruangan sudah di eksekusi dan Lovisa belum ditemukan. Kemungkinan Lovisa berada bersama mereka."

"Tetapi..." Lorant berusaha menyanggah. Lovisa adalah putrinya, dia harus menjadi orang yang paling keras mencari Lovisa, karena dia adalah ayah kandung Lovisa.

"Lorant, berjagalah di sini sambil tetap waspada. Sebab cuma kamu dan Arpad yang paling mengenali wajah para tersangka. Aku tidak mau mereka kabur dengan menyamar." Lorant merasa apa yang Gyorgy katakan ada benarnya, maka dia mengangguk tanda setuju.

"Gyorgy, kumohon, temukan Lovisaku."

Gyorgy menepuk punggung Lorant, "Pasti!" kemudian Gyorgy langsung memerintahkan para prajurit untuk menyisir semua tempat, dan membagi tugas berjaga di setiap pintu dan jendela.

Tabib dengan cekatan memeriksa keadaan Benca, "Tolong ambilkan ramuan di dalam botol berwarna hijau" ujar tabib, sambil menunjuk ke arah kumpulan botol-botol obat, Arpad yang berada paling dekat dengan jangkauan obat-obatan tersebut langsung memberikannya.

"Bagaimana kondisinya, Inka?" Lorant bertanya hati-hati pada tabib penuh kekhawatiran.

"Kondisinya cukup parah, dia dehidrasi dan kehilangan banyak darah. Tetapi masih ada harapan, denyut nadinya masih berdetak meskipun sangat lemah." Lorant dan Arpad menghembuskan nafas lega bersamaan.

"Lakukan yang terbaik Inka. Aku akan memberimu banyak uang jika berhasil menyembuhkannya," ucap Arpad.

"Aku juga akan memberimu hadiah, hidupmu beserta anak-anakmu akan menjadi tanggung jawabku. Kamu tidak perlu bersusah payah mencari uang lagi, jika kamu berhasil memberinya kesembuhan." Lorant tidak mau kalah.

"Aku hanya bisa berusaha tuan-tuan, tetapi hidup dan mati bukan aku yang menentukan, sekarang tolong biarkan aku untuk mengobatinya. Beri aku air." Lorant dan Arpad berebut segera memberi Inka air, setelah itu mereka hanya berani menatap Inka yang sibuk mengobati Benca tanpa punya nyali untuk bertanya.

Saat itu, Gustav memasuki ruangan sambil berteriak, "Ellie, kamu di mana?" sesaat matanya beradu dengan Lorant dan Arpad, kemudian melihat tubuh Benca yang sedang tergeletak lemah dihadapan mereka, "Fia?" matanya menatap tajam ke arah Lorant dan Arpad, Gustav menghampiri mereka meminta penjelasan, "ada apa ini? kenapa anakku ada di sini dalam kondisi seperti ini? sebenarnya ada apa di sini? di mana Lovisa dan Ellie?"

Lorant menatap wajah Gustav yang khawatir dengan sendu, "Lovisa belum ditemukan... dan bibi Ellie..."

Lorant menggantung kata-katanya sambil memandang Arpad meminta pertimbangan, tidak tahu harus menjelaskan apa pada Gustav. Mereka tidak tega untuk memberitahu Gustav kondisi yang sesungguhnya, mereka tidak siap, dan tidak tahu harus mulai dari mana.

Disaat mereka saling tatap dengan pikiran masing-masing, Gyorgy masuk sambil menggendong seorang gadis. Di belakangnya, beberapa pengawal tampak sedang menggiring tawanan dengan lengan terikat di belakang punggung mereka, hanya dua orang wanita yang tidak diikat, namun masing-masing dipegang erat oleh dua orang pengawal.

Lorant dan Arpad langsung menghampiri Gyorgy, dugaan mereka tepat, gadis dalam gendongan Gyorgy adalah Lovisa. Dengan sigap mereka menyiapkan tempat di samping Benca, agar Lovisa segera mendapat pertolongan dari tabib. Hati mereka hancur melihat kondisi Lovisa yang bersimbah darah dan hanya ditutupi sehelai kain putih secara sembarangan.

Sementara Gustav yang masih belum sadar dari rasa kagetnya karena melihat putri juga cucunya dalam kondisi mengenaskan, masih harus menerima kejutan lain. Matanya menatap nanar ke arah tawanan wanita yang dikawal ketat. Bibirnya hanya mampu mengucap pelan menyebut nama wanita tersebut saat pandangan mereka saling bertemu, "Ellie...."

Ellie mentap Gustav sekilas dengan sedih, dia berusaha tersenyum, namun tidak mampu melihat luka menganga dalam bola mata orang yang paling dikasihi dan dicintainya.

Suasana menjadi seperti sebuah film slow motion saat Gustav mengantarkan kepergian Ellie dengan tatapannya yang dipenuhi tanda tanya besar.

Gustav sungguh tidak mengerti dengan semua yang dia lihat saat ini. Beribu tanda tanya besar berkelebat di kepalanya. Dia tidak menyangka akan melihat pemandangan seperti ini, tadinya dia mengira terjadi perampokan di kastil milik Ellie, kekasihnya.

Pengawal memberikan informasi padanya, bahwa tentara utusan Raja Matyas --yang sebenarnya masih ada hubungan darah dengan Ellie-- berdatangan ke kastil Ellie. Tetapi mengapa justru dia harus menyaksikan Ellie ditangkap? dan mengapa Fia dan Lovisa juga terluka? bahkan ada banyak gadis-gadis muda yang juga bergeletakan sedang dalam perawatan.

Ada apa sebenarnya?

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Dianggap Pembunuh Cinta Sejati Suamiku
Aku Dianggap Pembunuh Cinta Sejati Suamiku
Dalam novel modern Aku Dianggap Pembunuh Cinta Sejati Suamiku, seorang istri dibunuh secara keji oleh suaminya yang menaruh dendam atas kematian cinta sejatinya. Mendapat kesempatan kedua untuk hidup kembali, ia memutuskan mengubah takdirnya. Baca novel online gratis ini.
CINTA DITOLAK DUKUN SANTET BERTINDAK
CINTA DITOLAK DUKUN SANTET BERTINDAK
Dalam CINTA DITOLAK DUKUN SANTET BERTINDAK, pengantin baru Rusdi dan Nagita menghadapi teror mistis pasca menikah. Mystery story ini mengungkap dendam mantan karyawan yang sakit hati. Simak perjuangan mereka melawan kiriman ilmu hitam dalam romance novel mencekam ini di platform webnovel.
Gulai Daging Ibu
Gulai Daging Ibu
Dalam novel horor Gulai Daging Ibu, Parni nekat menempuh jalan gelap demi menghidupi keluarganya. Tindakan nekat ini memicu misteri besar yang menghantui satu desa. Simak kelanjutan kisahnya di web novel ini, sebuah mystery story mencekam tentang pengorbanan dan dosa yang tak terampuni.
Kawin Kontrak dengan CEO Kejam
Kawin Kontrak dengan CEO Kejam
Penyiksaan yang tiada henti selalu terbayang di mata Elle, seorang Ayah yang seharusnya mengayomi malah sebaliknya dia dipaksa bekerja untuk mencari uang. Ayahnya semakin hari semakin gila. "Ayah, aku mohon hentikan!" isaknya sambil memohon. "Kamu menginginkan ini! Kamu seharusnya sudah menyiapkan uang yang aku butuhkan?!" "Ayah, hentikan! Sakit!" Elle seorang gadis berusia dua puluh dua tahun harus menanggung kehidupan yang pahit. Elle si gadis penari telanjang itulah profesinya saat ini. Kini ia bertekad untuk mengakhiri semua ini dia tidak ingin dijadikan budak lagi oleh Ayahnya, dia ingin keluar dari kehidupan yang kotor dia tidak ingin menjual tubuhnya lagi, malam ini adalah malam terakhir dia bekerja sebagai penari telanjang disebuah club.
Kuakhiri Dendam Ini
Kuakhiri Dendam Ini
Dalam novel mystery Kuakhiri Dendam Ini, ketenangan Anisa hancur saat menemukan mayat wanita di koper suaminya. Temukan misteri di balik pengkhianatan ini dalam horror novel mencekam yang mengungkap rahasia gelap di rumah modern mereka. Baca selengkapnya di web novel ini.
Pemburu Darah Perawan
Pemburu Darah Perawan
Dalam novel horror Pemburu Darah Perawan, Japri meraih kekayaan melalui pesugihan di Karang Nini. Kini Indra harus melanjutkan tradisi persembahan darah setiap Selasa Legi. Simak misteri ini di platform online novel kami dan baca kisah vampire lokal yang penuh risiko melanggar pantangan.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Lebih Baik Sekalian Gila Saja!
Lebih Baik Sekalian Gila Saja!
Dalam acara pengamatan bertema romansa, beberapa peserta mengalami serangkaian interaksi dan konflik yang penuh cinta, kesalahpahaman, dan perebutan kekuasaan. Pada akhirnya, satu pasangan meraih popularitas besar, dan cinta sejati menang saat mereka bahagia bersama.
[Versi suara dubbing] Janji yang Membinasakan Kita
[Versi suara dubbing] Janji yang Membinasakan Kita
Pada hari pernikahan mereka, orang tua salah satu pasangan membunuh orang tua pasangan lainnya dalam kecelakaan lalu lintas akibat mengemudi mabuk. Yang pertama tinggal untuk menebus dosa selama lima tahun tetapi diperlakukan dengan TORTUR, akhirnya meninggal, membuat yang kedua penuh dengan penyesalan.
Pintu Itu Tertutup Selamanya
Pintu Itu Tertutup Selamanya
Tujuh tahun pernikahan, aku putuskan menceraikan Neal, biar dia nikmati akibatnya sendiri. Aku bisa melihat komentar yang tak terlihat orang lain. Tujuh tahun lalu, aku jatuh cinta padanya seketika. Didorong komentar itu, aku bertahan, mencoba menghangatkan hatinya yang beku. Tapi tujuh tahun kemudian, hanya gara-gara video pria berotot, dia menendangku keluar dari mobil di tengah jalan tol, mengakhiri segalanya. Bahkan setelah kecelakaan, dia tetap biarkan mantannya menyiksaku, terang-terangan pamer kemesraan. Aku muak dengan lingkaran setan ini. Sejak kecewa pertama, aku sudah siapkan jalan keluar. Aku gugat cerai, lenyap, dan nikah lagi. Kali ini, air mata dan penyesalannya tak lagi mampu mengembalikanku.
Dia Lebih Dulu Mencintai Adiknya
Dia Lebih Dulu Mencintai Adiknya
Sadie selalu menjadi gadis baik-baik, tetapi ia jatuh cinta pada Ethan, rival adiknya. Demi menyenangkan Ethan, mereka menjalin hubungan rahasia penuh skandal. Setelah berkemah romantis, Sadie menemukan kebenaran mengejutkan: cinta Ethan hanyalah siasat balas dendam terhadap adiknya. Patah hati, Sadie pun mengambil keputusan pahit untuk pergi.
Istri Gemuk Dimanjakan
Istri Gemuk Dimanjakan
Dewi masuk ke dunia novel sebagai tokoh sampingan berbobot 100 kg. Demi mengubah nasib mati saat melahirkan, ia lepas dari sistem dan mencari suaminya. Dengan kecerdasan modern, ia membalikkan citra dan membuat Andi terguncang.
Nyonya Muda yang Tak Terkalahkan (Dubbing)
Nyonya Muda yang Tak Terkalahkan (Dubbing)
Shaka, putra nakal keluarga Lianto, terpaksa menikah dengan Kinar karena desakan kakeknya, disertai tiga perjanjian. Saat pernikahan, Kinar ingin menyelidiki kematian ibunya dan Shaka membantunya. Mereka pun bersatu untuk balas dendam hingga kebenaran terungkap dan cinta mereka bersemi.