Logo
BUKAN CINTA LOKASI
BUKAN CINTA LOKASI

BUKAN CINTA LOKASI

31 Bab
Tamat
Dalam novel BUKAN CINTA LOKASI, Naomi Clara terjebak perasaan nyata dengan lawan mainnya, Azka Dananjaya. Hubungan mereka terhalang restu keluarga karena status sosial. Simak perjuangan cinta mereka di romance novel ini, salah satu modern novel terbaik untuk dibaca online.
Bab 1 dari BUKAN CINTA LOKASI

CUT

Suara Om Andre–sutradara ftv kali ini, langsung membuat semua kru dan pemain ftv bersorak girang. Pasalnya ini sudah pukul dua malam. Syuting hari terakhir yang harusnya bisa cepat, malah molor berjam-jam karena ulah artis baru yang kebanyakan gaya.

"Om Andre, duluan ya," pamit Clara sambil melambaikan tangan ke arah Om Andre, kru dan pemain lainnya.

"Iya, Cla. Hati-hati di jalan," sahut Om Andre sambil mengacungkan jempolnya.

Clara berjalan menuju mobil diikuti oleh manajernya, Lisa. Begitu masuk ke dalam mobil. Clara menurunkan sandaran kursinya, memposisikan dirinya senyaman mungkin.

"Padahal hari ini scene kamu gak banyak, Cla. Kenapa sampai selarut ini baru kelar?" tanya Lisa seraya mengemudikan mobil menuju apartemen Clara.

"Gara-gara artis baru itu. Gak bisa akting kebanyakan gaya. Cengengesan lagi. Kesel banget," sahut Clara sambil mendengus dengan mata menatap layar ponselnya.

"Oh, gara-gara dia. Wajarlah kan artis baru, Cla."

"Tapi gak gitu juga, Lis," tandas Clara, "aku dulu gak gitu. Cengengesan, tebar pesona."

"Setiap orang kan beda-beda, Cla. Gak bisa pukul rata kaya gitu," ucap Lisa.

"Gak usah dibahas, Lis. Kita cepat sampai apartemen, aku capek banget," kata Clara menutup matanya.

***

Terbangun karena dering ponselnya yang begitu nyaring, Clara mengerjapkan mata terlebih dahulu sebelum meraih ponsel yang ia letakkan di atas nakas samping tempat tidur.

"Hemm," sahut Clara dengan nada suara malas.

"Cla, hari ini kamu gak ada jadwal apa-apa. Free. Aku gak kesana ya, lagi ada acara keluarga nih di rumah. Datang nanti ya," ucap Lisa di ujung telepon.

"Iya, Lis. Aku tutup ya, masih ngantuk."

"Oke, Cla."

Clara meletakkan ponselnya sembarangan lalu melanjutkan tidurnya hingga jam sepuluh pagi. Begitu bangun, ia berendam di bathup beberapa saat, sebelum ia menuntaskan aktivitas mandinya. Mengenakan pakaian, Clara meninggalkan apartemennya dan menuju rumah Lis.

"Thanks, Cla. Yuk, masuk." Lisa mengambil buah tangan yang dibawa Clara dan mengajaknya masuk.

Clara sudah biasa main ke rumah Lisa, apalagi kalau memang tidak ada jadwal. Beberapa sepupu Lisa dengan cepat merapat dan berswafoto dengan Clara.

"Makasih, Ka Clara. Cantik banget, Kaka." Puji para sepupu Lisa.

Clara hanya memasang senyum membalas pujian dari mereka. Setelah acara makan siang, Clara pamit pulang pada Lisa sekeluarga.

"Setelah ini mau langsung balik ke apartemen?" tanya Lisa mengantarkan Clara ke mobilnya.

"Gak, Lis. Mau ke tempat Papa sebentar. Mungkin ke mall sebentar," sahut Clara masuk ke dalam mobil dan memasang seatbelt.

"Hati-hati ya, Cla," pesan Lisa sambil melambai.

Memasang musik kesukaannya, Clara kemudian melakukan mobilnya menuju bengkel ban mobil milik Papa. Usaha Papa yang dimulai sejak nol hingga besar seperti sekarang.

"Siang, Mbak Clara," sapa karyawan bengkel saat Clara turun.

"Siang, Mas." Clara melempar senyum lalu masuk ke dalam. Naik ke lantai dua tempat Papa berkantor. Tampak Papa sedang bersantai sambil menghisap rokoknya.

"Pa, sudah Clara bilang, Papa jangan merokok lagi," ucap Clara membuat Papa terkejut. Ia segera mematikan rokoknya.

"Kamu gak bilang mau ke sini," kata Papa.

"Jadi Clara harus lapor dulu?" Clara bertanya balik.

"Nggak. Papa kira kamu sibuk atau ada syuting," tukas Papa.

"Hari ini kebetulan gak ada jadwal, Pa. Tadi baru aja pulang dari rumah Lisa. Daripada di apartemen sendiri, Clara ke sini aja. Papa sudah makan?"

"Sudah. Kita ke bawah aja, Cla," ajak Papa kemudian berdiri dan mengajak Clara turun. Berjalan menuju cafe yang ada di lantai satu.

Clara lebih dulu menuju cafe, sementara Papa pergi ke toilet dulu.

"Mau minum apa, Mbak?"

"Lemon tea aja," sahut Clara sambil mengambil ponsel dari tasnya.

Pelayan cafe itu kembali ke dapur.

"Itu Naomi Clara kan?"

"Iya. Naomi Clara yang artis itu."

"Lebih cantik aslinya ya."

Pelayan cafe yang menanyakan hal itu mengamati Clara dan Papa yang tampak akrab dan sangat dekat.

"Dia dekat banget sama Bos. Coba liat, dia simpanan Bos ya?"

"Hush! Sembarangan kamu. Dia itu anak Bos. Anaknya Pak Wisnu. Kamu jaga mulut, kalau sampai Bos tau, kamu bisa langsung dipecat. Mau?"

"Ya kan aku gak tau. Biasanya kan artis kaya gitu. Pasti jadi simpanan orang berduit."

"Ckck. Antar ini ke depan."

"Iya," sahut pelayan ini sambil membawa nampan berisi dua gelas lemon tea. Begitu ia selesai menyajikan minuman, pelayan tadi meminta foto dengan Clara.

"Tadi aja ngatain, eh malah minta foto," ledek pelayan yang lain.

"Ya kan ketemu artis," sahutnya cuek. Pelayan baru cafe yang satu ini, memang agak sedikit beda. Suka nyahut dan berpikiran negatif.

Menikmati lemon tea nya bersama Papa, Clara sesekali memperhatikan beberapa pengunjung yang datang di bengkel mobil Papa. Seorang wanita dari meja kasir menghampiri mereka dengan membawa beberapa kertas di tangannya.

"Papa ke ruangan sebentar, Cla," ucap Papa.

"Iya, Pa. Cla di sini aja," sahut Clara seraya memperhatikan Papa dan wanita tadi naik ke lantai dua. Clara lalu mengalihkan pandangannya ke arah pintu masuk cafe. Netranya seolah terpaku pada sebuah mobil SUV berwarna hitam yang baru saja masuk. Seorang pria turun dari dalam mobil kemudian berbincang sebentar dengan karyawan bengkel. Pria itu kemudian berjalan ke arah cafe. Langkahnya terhenti sejenak saat netranya langsung menatap Clara yang duduk persis searah pintu masuk.

'Clara' gumam pria itu dalam hati bersamaan dengan detak jantungnya yang mulai tak beraturan. Clara yang tadinya masih menatap pria itu menjadi teralih pandangan karena kedatangan Papa.

"Jadi setelah ini kamu mau kemana?"

"Kalau gak balik ke apartemen, jalan sebentar, Pa."

"Kalau kamu gak sibuk, sekali-kali menginap di rumah. Papa rindu sama kamu, Cla. Kita satu kota tapi susah ketemu," kata Papa.

"Iya Clara usahain, Pa," sahut Clara seraya berdiri. Papa memeluk anak semata wayangnya itu sebelum pulang.

"Kamu hati-hati, Cla," pesan Papa seraya berjalan hendak mengantarkan Clara menuju mobilnya. Namun langkah Clara sedikit melambat saat hampir melewati pria tadi.

"Clara?" Suara pria itu membuat langkah Clara benar-benar terhenti begitu juga dengan Papa.

"Kamu gak ingat sama aku?" tanya Pria itu lagi membuat Clara berpikir.

"Azka. Kita satu SMA."

"Bukan. Kamu kayaknya yang digosipin sama penyanyi itu kan?" tebak Clara.

'Kenapa Clara malah ngeh sama gosip sih' batin Azka sedikit kecewa. Ia berharap Clara ingat dengan dirinya sebagai Azka, bukan sebagai orang yang sedang diterpa gosip kedekatan dengan penyanyi.

"Papa ke atas dulu ya, Cla. Kamu hati-hati," pesan Papa kemudian meninggalkan mereka berdua.

"Iya, Pa," sahut Clara.

Dari arah belakang beberapa pelayan cafe datang mengantarkan pesanan Azka sekalian ingin meminta foto.

"Makasih ya, Mas Azka," ucap mereka senyum-senyum setelah berhasil berfoto dengan Azka.

Clara masih berdiri di dekat Azka.

"Aku duluan ya," ucap Clara.

"Jadi kamu beneran gak ingat sama aku?"

Clara menoleh. "Siapa? Aku tau kamu, tapi aku gak ingat kalau kita satu SMA."

"Coba kamu tanya manajer kamu. Lisa pasti tau," ucap Azka lagi. Clara menatap Azka sejenak kemudian berlalu dari tempat itu.

Azka kembali duduk setelah Clara pergi dari tempat itu. Senyum mengambang di bibirnya. Setelah sekian lama akhirnya ia berani menyapa Clara lebih dulu. Sejak lama ia memendam rasa, hari ini ia begitu senang melihat Clara dengan jarak yang sangat dekat. Pertemuan kali ini, membuat Azka yakin akan ada pertemuan-pertemuan lainnya. Ia memandangi lalu mengusap lembut layar ponselnya sambil tersenyum. Foto candid Clara yang menjadi wallpaper ponselnya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Suka Kamu, Tapi ....
Aku Suka Kamu, Tapi ....
Dalam novel modern Aku Suka Kamu, Tapi ...., Sena meniti karier sebagai artis demi membalas dendam masa lalu. Saat ia bertemu kembali dengan pria yang pernah menyakitinya, Sena harus memilih antara ambisi atau jatuh cinta lagi. Baca kisah romance novel ini di platform web novel kami.
Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy
Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy
Dalam Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy, Alexandria terjebak rencana manipulatif Ragnala setelah pindah kota. Romance novel ini mengisahkan rahasia anak berusia empat tahun dan paksaan status baru. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti taktik si cerdik dalam genre modern ini.
Dari Istri Tercampakkan Menjadi Pewaris Berkuasa
Dari Istri Tercampakkan Menjadi Pewaris Berkuasa
Dalam novel Dari Istri Tercampakkan Menjadi Pewaris Berkuasa, istri yang dikhianati membalas dendam setelah dipaksa menggugurkan kandungannya. Melalui genre billionaire romance novel, ia mengungkap identitas aslinya sebagai putri konglomerat untuk menghancurkan suaminya di webnovel ini.
Hasrat Tak Henti-Hentinya Sang Taipan Manipulatif
Hasrat Tak Henti-Hentinya Sang Taipan Manipulatif
Demi bisnis keluarga, Irene terpaksa menjadi kekasih Braydon. Namun, dalam billionaire romance novels ini, ia terjebak obsesi sang taipan hingga memilih pergi. Kini, Braydon harus bersaing dengan Dr. Mitchell dalam Hasrat Tak Henti-Hentinya Sang Taipan Manipulatif, sebuah web novel penuh intrik.
Istri Pertama Dengan Jendela Kaca
Istri Pertama Dengan Jendela Kaca
Dalam Istri Pertama Dengan Jendela Kaca, Elsa bertahan di pernikahan poligami modern demi biaya adiknya. Meski terlihat ikhlas, ia menyimpan rahasia kanker mematikan. Ikuti kisah romance novel ini saat ia berjuang menyembunyikan luka sebelum waktu habis. Baca selengkapnya di web novel ini.
Kau Adalah Obatku
Kau Adalah Obatku
Dalam novel romantis Kau Adalah Obatku, gathering kantor di pemandian air panas berubah rumit saat jalan ditutup. Terpaksa menginap, rahasia kondisi fisik unik protagonis terancam terbongkar hingga ia harus meminta bantuan pria paling pendiam. Baca Novel Online modern ini segera.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Aku, Anak Konglomerat?
Aku, Anak Konglomerat?
Hanafi​ adalah anak orang kaya raya, tapi dari kecil dibesarkan dengan sederhana sehingga tak tahu asal usulnya. Dewasa, ia masuk dunia kerja. Meski miskin, ia tak rendah diri, malah menarik perhatian CEO cantik Melati. Mereka berpura-pura jadi pacar untuk ketemu orang tua, tapi malah dibenci dan difitnah orang. Dengan kecerdasan dan bantuan diam-diam orang tuanya, Hanafi berhasil mengatasi semua masalah. Akhirnya, ia pun sadar: "Keluarganya ternyata luar biasa."
Akulah sang Ratu
Akulah sang Ratu
Setelah kecelakaan mobil, sang pengacara, Diana, tiba-tiba bereinkarnasi ke dalam tubuh Angela. Dia menemukan hubungan yang rumit antara keluarga Angela dan keluarganya sendiri. Bertekad untuk mengungkap kebenaran, Diana terus hidup sebagai Angela dan menyelidiki semuanya.
Mimpi Buruk Seorang Ibu
Mimpi Buruk Seorang Ibu
Clara yang kecanduan judi meninggalkan cucunya, Kacie, sendirian di dapur. Kacie lalu menggunakan jam tangan pintarnya untuk menelepon ibunya, Ella, yang menyadari ada yang tidak beres sebelum baterai jam tangan anaknya habis. Ella yang tidak dapat menghubungi Clara segera menelepon suaminya, Devin, yang sedang bersama mantan kekasihnya dan menganggap kekhawatiran Ella sebagai reaksi berlebihan. Akhirnya Kacie meninggal akibat keracunan gas, dan Devin baru menyadari kebenaran tragis ini di rumah duka.
Suami Bebanku Ternyata Tak Beban
Suami Bebanku Ternyata Tak Beban
Fiona nggak menyangka hubungan satu malam di pemandian air panas membuatnya hamil dan dia bersumpah mau mencari pria yang membuatnya hamil! Lima tahun kemudian, demi bisa mendapatkan hak sepenuhnya perusahaan, Fiona harus menikah, jadi dia sibuk mencari calon suami, tapi tak berjalan mulus. Malah putrinya yang nakal berhasil menemukan ayah kandungnya dan menjadikannya sebagai suami Fiona, tapi tidak hanya itu.
Cinderella dari Pinggir Jalan
Cinderella dari Pinggir Jalan
Ayah Kathy, buruh migran, dianiaya majikan saat menagih upah. Demi membelanya, Kathy nekat ke kota dan tanpa sengaja bermalam dengan CEO Vincent, tapi malah dituduh punya maksud tertentu. Setelah hamil, dia yang tak mampu membayar biaya rumah sakit sang ayah, diusir dan terpaksa memulung bersama ayahnya. Demi masa depan cucu, sang ayah nekat menagih upah lagi, namun nyaris tewas. Kathy panik menyelamatkannya, tapi ikut terjebak dalam krisis. Di saat genting, Vincent sadar akan kesalahpahaman. Begitu tahu Kathy mengandung darah dagingnya, dia segera datang menyelamatkannya, dan keluarganya pun menerima Kathy dengan hangat.
Mantan Istri dan Strategi Balas Dendamnya
Mantan Istri dan Strategi Balas Dendamnya
Setelah berhubungan intim dengan suaminya, Benny, yang belum pernah ditemuinya sebelumnya, Arina tahu bahwa Benny ingin bercerai dengannya. Rencananya untuk melarikan diri pun jadi hancur karena studio miliknya mendapat proyek baru, yaitu mendesain rumah baru milik Benny. Dengan menyembunyikan identitasnya, Arina mulai bekerja sama dengan Benny demi mendapatkan uang. Benny pun jatuh cinta pada desainernya, yaitu Arina, di mana Arina sendiri juga mulai jatuh hati padanya...