Logo
Istri Pertama Dengan Jendela Kaca
Istri Pertama Dengan Jendela Kaca

Istri Pertama Dengan Jendela Kaca

78 Bab
Tamat
Dalam Istri Pertama Dengan Jendela Kaca, Elsa bertahan di pernikahan poligami modern demi biaya adiknya. Meski terlihat ikhlas, ia menyimpan rahasia kanker mematikan. Ikuti kisah romance novel ini saat ia berjuang menyembunyikan luka sebelum waktu habis. Baca selengkapnya di web novel ini.
Bab 1 dari Istri Pertama Dengan Jendela Kaca

Pagi di rumah bergaya modern Korean itu selalu bermandikan cahaya, tetapi bagi Elsa, cahaya itu tak pernah terasa menghangatkan. Rumah ini adalah milik Ika, rumah yang Mas Delon belikan untuk cinta pertamanya, tempat di mana panggilan 'Sayang' kini berlabuh. Elsa sendiri hanya menginap di sana malam ini, atas permintaan Ika yang sedang rewel karena morning sickness-sebuah kebaikan yang justru memaksa Elsa mengenakan topengnya lebih tebal.

Elsa berdiri di depan meja island marmer, memotong buah stroberi untuk dimasukkan ke dalam smoothie yang ia siapkan khusus untuk Ika, madunya yang sedang hamil muda. Jemarinya yang ramping bergerak cepat, efisien, terlatih sempurna. Sejak dipoligami lima tahun lalu, perannya bergeser dari istri yang dicintai menjadi manajer rumah tangga yang efisien, dan kini, asisten pengurus calon anak madunya.

​Ia mengenakan tunik dan hijab berwarna sage green, serasi dengan nuansa tenang di dapur. Namun, di balik lipatan hijab yang rapi itu, ada kepala yang pusing dan kening yang berkeringat dingin. Tadi malam, rasa sakit di perutnya kembali datang, lebih tajam dan memaksa.

​Ini bukan lagi maag biasa, batinnya, getir. Ia menekan perutnya sejenak, mengambil napas dalam-dalam.

​"Kak Elsa!"

​Suara Ika terdengar ceria, memecah kesunyian yang dibangun Elsa. Ika masuk ke dapur, mengenakan gamis longgar dan hijab berwarna dusty pink, memancarkan aura glow khas ibu hamil.

​"Kenapa, Sayang? Ada yang kamu butuhkan?" Elsa berbalik, dan topeng senyumnya langsung terpasang. Senyum yang mencapai matanya, namun tidak pernah benar-benar menjangkau hatinya.

​"Aku cuma mau bilang terima kasih. Susah sekali bangun pagi karena mual, tapi Kak Elsa sudah menyiapkan segalanya. Smoothie ini pasti enak," kata Ika tulus, mendekat dan memeluk pinggang Elsa sekilas.

​Elsa membalas pelukan itu dengan kaku. Di saat ia membalas kebaikan Ika, ia merasakan kehangatan di perut Ika-kehangatan yang menandakan adanya kehidupan yang sudah lama ia dambakan. Di saat yang sama, perutnya sendiri terasa dingin, hampa, dan sakit.

​"Sama-sama, Ika. Sudah tugasku. Sekarang kamu duduk di meja makan, aku siapkan bekalmu untuk di mobil. Hari ini kan kita mau dengar detak jantungnya," ujar Elsa, suaranya dipenuhi intonasi kebahagiaan yang dipaksakan.

Air mata keterpurukannya sudah menunggu di ambang, siap tumpah, tetapi Elsa menelannya, sekeras ia menelan ludah. Ia tidak boleh lemah.

Beberapa menit kemudian, mereka semua sudah siap untuk ke rumah sakit dan juga ada Ibu nya Delon yang datang yang tidak lain adalah mertua Elsa dan Ika. Delon sudah berdiri siap di samping mobul SUV mewah milik Delon.

Pria itu terlihat tampan dan berseri-seri dalam kemeja kasualnya.

​"Sudah siap, Sayang?" tanya Mas Delon pada Ika, tangannya langsung terulur memegang pinggang Ika. Panggilan 'Sayang' itu terdengar begitu alami, begitu milik Ika, membuat nama 'Elsa' yang dulu Delon sematkan panggilan itu seolah tak pernah ada.

​Mas Delon menoleh pada Elsa yang berdiri diam di samping ibu mertuanya. "Elsa, kamu sudah siap? Ayo kita berangkat." Hanya Elsa. Tidak ada intonasi kasih sayang. Hanya sapaan biasa.

​Elsa mengangguk, "Siap, Mas."

​Mereka langsung masuk kedalam mobil dan duduk di mobil: Delon menyetir, Ika di sebelahnya. Elsa duduk di belakang, diapit oleh Ibu Delon, Mertua yang selalu memperlakukannya dengan sangat baik.

Mobil jalan meniggalkan rumah mewah yang di tempati oleh Delon dan Ika, Delon bilang rumah ini hasil tangan dingin Ika yang mendekor

​Sepanjang perjalanan, Mas Delon dan Ika membahas nama bayi, nursery room, dan masa depan. Delon tertawa lepas, tawa yang tidak pernah Elsa dengar sebahagia ini selama lima tahun terakhir.

​Elsa menelan ludah dengan kasar. Ia memandang pantulan wajah Delon dari kaca spion, wajah yang kelihatan senang dan bahagia akan mendapatkan momongan momongan yang diberikan oleh wanita lain. Hatinya tersayat. Luka ini jauh lebih perih daripada nyeri Kankernya tadi pagi.

Ibu Delon merasakan ketegangan itu, meskipun ia salah menafsirkannya. Ia mengusap tangan Elsa.

​"Elsa-ku sayang, kamu adalah menantu terbaik. Ibu tahu, kamu sudah mengorbankan banyak hal, termasuk perasaanmu," ujar Ibu Delon tulus. "Ibu memanggilmu ke rumah Ika ini juga karena Ika benar-benar butuh dukungan. Dan kamu begitu tulus membantunya."

​Elsa tersenyum. "Elsa sayang Ika, Bu. Dan Elsa selalu berdoa untuk Mas Delon."

​"Itu dia. Karena kamu sangat berlapang dada, Ibu ingin kamu benar-benar nyaman, Nak. Ibu sudah bicarakan ini dengan Mas Delon.

Karena Ika sedang hamil muda dan butuh perhatian penuh dari Mas Delon, Ibu rasa, kamu harus mengalah dulu."

​Lagi-lagi kata mengalah.

​"Kamu bisa kembali fokus ke rumahmu yang di Cibubur. Atau kalau kamu bosan, kamu bisa tinggal di rumah Ibu. Dengan kamu tidak sering berada di rumah Delon dan Ika. Delon bisa fokus 100% pada Ika dan calon cucu Ibu tanpa merasa terbagi. Kamu kan sudah terbiasa mandiri, Elsa."

Elsa menegang ucapan ibu mertuanya bener-bener seperti ingin memulangkan Elsa ke keluarga nya 

Ini adalah puncak penderitaan yang disamarkan sebagai kebaikan. Ibu Delon menyarankannya pindah, bukan karena benci, melainkan karena yakin Elsa tidak diperlukan lagi dalam inti kebahagiaan rumah tangga ini. Saran tulus ini seolah memberitahu Elsa bahwa ia adalah penghalang.

​Elsa merasakan tenggorokannya tercekat, air mata keterpurukan itu sudah berada di batasnya, mendesak ingin keluar. Namun, ia tak boleh membiarkannya.

​Elsa memegang tangan Ibu Delon. Ia menoleh ke depan, ke arah Mas Delon, yang sedang menatap cemas di spion.

​Elsa: "Terima kasih banyak, Bu. Saran Ibu sangat bijaksana dan tulus, Elsa tahu." Ia berhenti sejenak, mengumpulkan semua kekuatan yang tersisa. "Tapi... Elsa rasa, untuk sekarang, Elsa bisa tetap tinggal di rumah Elsa yang di berikan oleh mas Delon saja, Elsa bisa tinggal di sana sendiri kok Bu."

Delon terlihat terkejut dan lega secara bersamaan.

​Delon: "Kamu serius, Elsa? Kamu yakin kamu tidak apa-apa? Kamu tidak akan kesepian kalau aku fokus ke Ika?"

​Air mata keterpurukan Elsa mengkristal di sudut matanya, air mata yang harus ia tahan karena Delon dan Ika menatapnya. Ia tidak boleh goyah.

​Elsa: "Sungguh, Mas. Elsa baik-baik saja. Justru, kalau Elsa kembali ke rumah di Cibubur, nanti kalau ada apa-apa di sini, Elsa harus bolak-balik. Lebih baik Elsa di sini. Mas Delon tidak perlu khawatirkan Elsa. Fokus saja pada Ika dan bayinya. Ini adalah momen terpenting kalian, Mas. Elsa sudah terbiasa."

​Elsa memberikan senyum palsu paling menawan dan ikhlas yang ia miliki, senyum yang disempurnakan oleh keputusasaan dan pengorbanannya. Senyum yang membuat Ibu Delon terharu dan Mas Delon merasa sangat tenang.

​Aku adalah Istri Pertama yang menjaga benteng pertahanan terakhir. Aku harus tetap di sini. Jika aku pergi, adik-adikku kehilangan penopang, dan aku akan mati sendirian.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Tak Lain Hanyalah Tamu
Aku Tak Lain Hanyalah Tamu
Dalam novel romantis miliarder Aku Tak Lain Hanyalah Tamu, seorang wanita menghadapi siklus pernikahan dan perceraian yang berulang demi kekasih lama suaminya. Setelah menyerah pada keputusasaan, ia memutuskan untuk pergi selamanya. Baca novel online ini untuk mengikuti akhir perjuangannya.
Cinta Sangkarku, Bukan Keselamatan
Cinta Sangkarku, Bukan Keselamatan
Dalam Cinta Sangkarku, Bukan Keselamatan, Kirana terjebak tipu daya keluarga dan suaminya, Bima. Menemukan rahasia gelap di balik modern romance ini, ia harus bertahan dari rencana pembiusan demi harta. Baca web novel penuh mystery story ini untuk melihat pembalasan dingin Kirana.
Cinta Yang Kau Balas Dengan Surat Cerai!
Cinta Yang Kau Balas Dengan Surat Cerai!
Dalam novel modern Cinta Yang Kau Balas Dengan Surat Cerai!, Amara Lyndell sepakat mengakhiri pernikahan kontraknya dengan Damien Crowhurst demi kebebasan. billionaire romance novels ini mengikuti perjuangan Amara memulai hidup baru setelah digantikan Selene Marquette. Baca web novel ini sekarang!
FINDING MOM
FINDING MOM
Dalam novel modern FINDING MOM, seorang buruh migran memulai adventure mencari ibu kandungnya di luar negeri. Di tengah misi ini, ia terjebak konflik saat dilamar pria yang ternyata kekasih ibunya sendiri. Baca romance novel penuh pilihan sulit ini di platform read novels online kami.
Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
Dalam novel misteri Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku, seorang wanita dipaksa menyerahkan tunangannya kepada kakaknya yang sakit parah. Setelah diikat dan ditinggalkan keluarganya, ia justru dibunuh secara kejam. Baca novel online ini untuk mengungkap akhir tragis yang penuh ketegangan.
Jadi Istri Duda
Jadi Istri Duda
Demi menghindari kencan buta, Juwita memilih menikah dengan Jamal dalam romance novel Jadi Istri Duda. Menghadapi tantangan sebagai ibu tiri bagi remaja pendiam, ia harus menyeimbangkan karier butik dan rahasia masa lalu suaminya di modern novel ini. Baca selengkapnya di web novel ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cinta yang Salah Paham
Cinta yang Salah Paham
Il y a trois ans, ils se sont divorcés. À sa grande surprise, trois ans plus tard, son ex-mari s'est avéré être le réalisateur de la série télévisée dans laquelle elle jouait. Après cette rencontre, elle a réalisé qu'il l'avait mal interprétée, pensant qu'elle l'avait trompée pendant leur mariage. Elle n'avait jamais imaginé que le réalisateur de sa série télévisée serait son ex-mari !
Bangkitnya Sang Raja Judi
Bangkitnya Sang Raja Judi
Sepuluh tahun dipenjara! Govan diminta keluarganya untuk gantikan adiknya, Ethan dipenjara selama 10 tahun. Selama dipenjara, dia bertemu Raja Judi Curang, Kusno dan belajar teknik judi darinya. Setelah keluar dari penjara, dengan tekad balas dendam, dia buat onar di rumahnya, pergi ke kasino tolong teman baik dari panti asuhan, dan lawan Wino! Akhirnya orang jahat dipenjara, dia pun keluar dari sangkarnya!
Jadi Tuan Muda dalam Semalam (Sulih Suara)
Jadi Tuan Muda dalam Semalam (Sulih Suara)
Emir Feris tinggal bersama ibunya di kawasan kumuh selama 22 tahun. Lantaran tidak mampu memenuhi gaya hidup mewah pacarnya, Emir pun diputuskan secara sepihak.Namun, siapa sangka, di malam yang sama, kakek Emir yang merupakan orang terkaya di daerah tersebut datang mencari Emir?
Dari Nol Sampai Puncak
Dari Nol Sampai Puncak
Pada tahun 2003, pemuda desa Jovan Liman pergi ke Kota Tungkun untuk mengejar mimpinya. Meskipun sering menghadapi kegagalan, dia tetap teguh pada hati nuraninya dan berpegang pada prinsip. Dengan keberanian dan strategi, dia bertemu teman-teman, melawan kekuatan gelap, mendirikan industri hiburan resmi, dan melalui kerja keras membangun kariernya sendiri, menunjukkan energi positif orang biasa.
Mengikuti Suara Hati, Menjadi Kaya Raya
Mengikuti Suara Hati, Menjadi Kaya Raya
Dewa Kekayaan kecil dari langit tanpa sengaja menyinggung Kaisar Langit karena terlalu ikut campur gosip, lalu dihukum turun ke dunia manusia. Ia terlahir kembali sebagai Qian Duoduo, gadis desa yang baru saja menikah ke keluarga kaya Shen. Di rumah keluarga Shen, ia diremehkan dan diperlakukan dingin. Bahkan, karena jebakan sahabat masa kecil suaminya, Fu Wanqing, Qian Duoduo difitnah dan mati secara tragis. Mengetahui seluruh kebenaran, Qian Duoduo memutuskan untuk mengubah nasib dan meraih puncak kehidupan. Namun secara tak terduga, anggota keluarga Shen mulai mendengar suara hatinya. Lewat suara hati itu, mereka mengetahui bahwa diri mereka semua sebenarnya sedang dimanipulasi oleh ayah Shen dan Fu Wanqing. Awalnya tak ada yang percaya, mengira Qian Duoduo hanya mengadu domba. Tapi ketika satu demi satu isi hatinya terbukti benar, mereka akhirnya sadar— semua yang ia katakan adalah kebenaran.
Dulu Diremehkan, Kini Berjaya
Dulu Diremehkan, Kini Berjaya
Sejak kecil Zac hidup miskin dan diremehkan teman-temannya. Suatu hari dia bangkit, mendirikan pabrik pakaian, menjadi pengusaha paling sukses di kabupaten dan menarik perhatian cinta pertamanya, Dea. Namun, kebangkitannya baru saja dimulai.