Logo
Belenggu Pernikahan Sang Mafia
Belenggu Pernikahan Sang Mafia

Belenggu Pernikahan Sang Mafia

77 Bab
Tamat
Dalam Belenggu Pernikahan Sang Mafia, Gabriel Alaric menjadikan Aveline Harper alat balas dendam terhadap ayahnya. Mafia novel ini mengisahkan perjuangan Aveline bertahan di tengah kebencian Gabriel. Temukan kelanjutan romance stories penuh rahasia kelam ini hanya di web novel kami.
Bab 1 dari Belenggu Pernikahan Sang Mafia

Aveline berdiri dengan tubuh gemetar di depan altar. Gaun pengantin putih yang seharusnya melambangkan kebahagiaan malah terasa seperti penjara baginya. Di sebelahnya, Gabriel Alaric berdiri dengan tatapan dingin, tanpa sedikit pun senyuman di wajahnya. Lelaki itu tampak sempurna dengan setelan jas hitam yang pas di tubuh tegapnya, tetapi dinginnya tatapan mata birunya cukup untuk membuat siapa pun merasa terintimidasi.

"Dengan ini, aku nyatakan kalian resmi menjadi suami dan istri." Suara pendeta terdengar lantang di gereja yang sepi.

Gabriel mengulurkan tangannya ke arah Aveline, bukan dengan kelembutan seorang pengantin pria, melainkan seperti memerintahkan seorang bawahan. Aveline menelan ludah, merasa tak punya pilihan lain selain menggenggam tangannya. Sentuhan dingin itu membuat tubuhnya merinding.

"Jangan terlalu senang, Aveline," bisik Gabriel dengan suara rendah yang hanya bisa didengar oleh Aveline. "Ini bukan akhir dari penderitaanmu. Ini baru permulaan."

Aveline menundukkan kepala, mencoba menahan air mata yang sudah menggenang di sudut matanya. Kenapa aku harus menikah dengan pria seperti ini? pikirnya dengan putus asa.

Ketika upacara selesai, Gabriel menarik Aveline keluar dari gereja tanpa basa-basi. Ia bahkan tidak menghiraukan tamu-tamu yang menunggu untuk memberi ucapan selamat.

"Gabriel, kita harus..." Aveline mencoba berbicara, tetapi kata-katanya terhenti ketika Gabriel menoleh tajam.

"Kita harus apa? Berpura-pura menjadi pasangan bahagia? Jangan bodoh, Aveline," ucapnya dingin. "Pernikahan ini hanya untukku, bukan untukmu."

Aveline tidak menjawab. Ia tahu setiap kata yang keluar dari mulut Gabriel selalu dilapisi racun. Mobil limousine hitam sudah menunggu mereka di depan gereja. Gabriel membuka pintu dengan kasar dan memerintahkan Aveline masuk.

Di dalam mobil, suasana sunyi terasa mencekam. Aveline duduk dengan tangan yang meremas gaunnya, sementara Gabriel sibuk dengan ponselnya. Wajah pria itu tidak menunjukkan emosi apa pun.

"Kenapa aku?" Suara Aveline akhirnya pecah di tengah keheningan. Ia memberanikan diri untuk menatap suaminya.

Gabriel mendongak dari ponselnya, menatap Aveline dengan tatapan menghina. "Kenapa kau? Karena kau adalah putri Leonard Harper, pria yang menghancurkan keluargaku."

Aveline mengerutkan kening. "Apa maksudmu? Ayahku..."

"Jangan menyebutnya ayahmu di depanku!" bentak Gabriel, suaranya bergema di dalam mobil. "Dia bukan seorang ayah. Dia monster. Dan sekarang, kau akan menanggung semua akibat dari perbuatannya."

Air mata Aveline akhirnya jatuh. Ia tidak mengerti apa kesalahannya hingga harus menjadi korban kebencian Gabriel. Tetapi ia tahu, tidak ada gunanya melawan pria itu.

Sesampainya di rumah megah Gabriel, yang lebih mirip istana, Aveline hampir tidak bisa percaya bahwa ia harus tinggal di tempat sebesar ini. Namun, suasana mencekam dari mansion itu membuatnya merasa seperti sedang berjalan menuju penjara.

Gabriel tidak menunggu lama untuk menunjukkan sikap dinginnya. "Ini kamarmu," ucapnya sambil membuka sebuah pintu. Kamar itu besar dan mewah, tetapi dingin, tanpa sentuhan kehangatan.

"Dan kau?" tanya Aveline dengan suara kecil.

Gabriel tertawa kecil, tetapi tawa itu tidak mengandung kebahagiaan. "Aku? Aku akan tinggal di kamarku sendiri, tentu saja. Jangan berpikir aku akan tidur di ranjang yang sama denganmu. Aku tidak akan pernah menyentuhmu, Aveline. Aku tidak akan menyentuh sesuatu yang kubenci."

Kata-kata itu seperti pisau yang menusuk hati Aveline. Ia menggigit bibir bawahnya, mencoba menahan rasa sakit di dadanya.

"Mulai sekarang, kau hanya akan melakukan apa yang kuperintahkan," lanjut Gabriel tanpa belas kasihan. "Jangan harap ada cinta atau perhatian dariku. Kau ada di sini hanya karena aku ingin menghancurkan ayahmu. Itu saja."

Gabriel meninggalkan Aveline di kamar itu tanpa memberi kesempatan untuk membalas. Pintu tertutup dengan suara keras, meninggalkan Aveline sendirian dengan rasa hancur yang tak terlukiskan.

Aveline duduk di tepi ranjang besar itu, air matanya mengalir deras. Ia tidak tahu bagaimana ia akan menjalani hari-harinya sebagai istri Gabriel Alaric, seorang pria yang penuh kebencian dan dendam.

Namun di balik semua rasa sakit itu, Aveline berjanji pada dirinya sendiri. Jika ia harus bertahan di neraka ini, ia akan menemukan alasan di balik kebencian Gabriel. Aku akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, pikirnya dengan penuh tekad, meski hatinya masih gemetar.

Di luar kamar, Gabriel berdiri di depan pintu dengan rahang yang mengeras. Ia mendengar isak tangis Aveline, tetapi ia memaksa dirinya untuk tidak peduli.

"Ini hanya permulaan, Leonard Harper," gumamnya dengan dingin. "Aku akan membuatmu menyesali semua yang telah kau lakukan pada keluargaku."**Bab 1: Dendam yang Membara**

Aveline berdiri dengan tubuh gemetar di depan altar. Gaun pengantin putih yang seharusnya melambangkan kebahagiaan malah terasa seperti penjara baginya. Di sebelahnya, Gabriel Alaric berdiri dengan tatapan dingin, tanpa sedikit pun senyuman di wajahnya. Lelaki itu tampak sempurna dengan setelan jas hitam yang pas di tubuh tegapnya, tetapi dinginnya tatapan mata birunya cukup untuk membuat siapa pun merasa terintimidasi.

"Dengan ini, aku nyatakan kalian resmi menjadi suami dan istri." Suara pendeta terdengar lantang di gereja yang sepi.

Gabriel mengulurkan tangannya ke arah Aveline, bukan dengan kelembutan seorang pengantin pria, melainkan seperti memerintahkan seorang bawahan. Aveline menelan ludah, merasa tak punya pilihan lain selain menggenggam tangannya. Sentuhan dingin itu membuat tubuhnya merinding.

"Jangan terlalu senang, Aveline," bisik Gabriel dengan suara rendah yang hanya bisa didengar oleh Aveline. "Ini bukan akhir dari penderitaanmu. Ini baru permulaan."

Aveline menundukkan kepala, mencoba menahan air mata yang sudah menggenang di sudut matanya. **Kenapa aku harus menikah dengan pria seperti ini?** pikirnya dengan putus asa.

Ketika upacara selesai, Gabriel menarik Aveline keluar dari gereja tanpa basa-basi. Ia bahkan tidak menghiraukan tamu-tamu yang menunggu untuk memberi ucapan selamat.

"Gabriel, kita harus..." Aveline mencoba berbicara, tetapi kata-katanya terhenti ketika Gabriel menoleh tajam.

"Kita harus apa? Berpura-pura menjadi pasangan bahagia? Jangan bodoh, Aveline," ucapnya dingin. "Pernikahan ini hanya untukku, bukan untukmu."

Aveline tidak menjawab. Ia tahu setiap kata yang keluar dari mulut Gabriel selalu dilapisi racun. Mobil limousine hitam sudah menunggu mereka di depan gereja. Gabriel membuka pintu dengan kasar dan memerintahkan Aveline masuk.

Di dalam mobil, suasana sunyi terasa mencekam. Aveline duduk dengan tangan yang meremas gaunnya, sementara Gabriel sibuk dengan ponselnya. Wajah pria itu tidak menunjukkan emosi apa pun.

"Kenapa aku?" Suara Aveline akhirnya pecah di tengah keheningan. Ia memberanikan diri untuk menatap suaminya.

Gabriel mendongak dari ponselnya, menatap Aveline dengan tatapan menghina. "Kenapa kau? Karena kau adalah putri Leonard Harper, pria yang menghancurkan keluargaku."

Aveline mengerutkan kening. "Apa maksudmu? Ayahku..."

"Jangan menyebutnya ayahmu di depanku!" bentak Gabriel, suaranya bergema di dalam mobil. "Dia bukan seorang ayah. Dia monster. Dan sekarang, kau akan menanggung semua akibat dari perbuatannya."

Air mata Aveline akhirnya jatuh. Ia tidak mengerti apa kesalahannya hingga harus menjadi korban kebencian Gabriel. Tetapi ia tahu, tidak ada gunanya melawan pria itu.

Sesampainya di rumah megah Gabriel, yang lebih mirip istana, Aveline hampir tidak bisa percaya bahwa ia harus tinggal di tempat sebesar ini. Namun, suasana mencekam dari mansion itu membuatnya merasa seperti sedang berjalan menuju penjara.

Gabriel tidak menunggu lama untuk menunjukkan sikap dinginnya. "Ini kamarmu," ucapnya sambil membuka sebuah pintu. Kamar itu besar dan mewah, tetapi dingin, tanpa sentuhan kehangatan.

"Dan kau?" tanya Aveline dengan suara kecil.

Gabriel tertawa kecil, tetapi tawa itu tidak mengandung kebahagiaan. "Aku? Aku akan tinggal di kamarku sendiri, tentu saja. Jangan berpikir aku akan tidur di ranjang yang sama denganmu. Aku tidak akan pernah menyentuhmu, Aveline. Aku tidak akan menyentuh sesuatu yang kubenci."

Kata-kata itu seperti pisau yang menusuk hati Aveline. Ia menggigit bibir bawahnya, mencoba menahan rasa sakit di dadanya.

"Mulai sekarang, kau hanya akan melakukan apa yang kuperintahkan," lanjut Gabriel tanpa belas kasihan. "Jangan harap ada cinta atau perhatian dariku. Kau ada di sini hanya karena aku ingin menghancurkan ayahmu. Itu saja."

Gabriel meninggalkan Aveline di kamar itu tanpa memberi kesempatan untuk membalas. Pintu tertutup dengan suara keras, meninggalkan Aveline sendirian dengan rasa hancur yang tak terlukiskan.

Aveline duduk di tepi ranjang besar itu, air matanya mengalir deras. Ia tidak tahu bagaimana ia akan menjalani hari-harinya sebagai istri Gabriel Alaric, seorang pria yang penuh kebencian dan dendam.

Namun di balik semua rasa sakit itu, Aveline berjanji pada dirinya sendiri. Jika ia harus bertahan di neraka ini, ia akan menemukan alasan di balik kebencian Gabriel. **Aku akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi,** pikirnya dengan penuh tekad, meski hatinya masih gemetar.

Di luar kamar, Gabriel berdiri di depan pintu dengan rahang yang mengeras. Ia mendengar isak tangis Aveline, tetapi ia memaksa dirinya untuk tidak peduli.

"Ini hanya permulaan, Leonard Harper," gumamnya dengan dingin. "Aku akan membuatmu menyesali semua yang telah kau lakukan pada keluargaku."

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bidadari Untuk Tuan Mafia
Bidadari Untuk Tuan Mafia
Dalam Bidadari Untuk Tuan Mafia, Vincent sang ketua mafia terjebak perjodohan dengan Silvana, gadis bercadar yang lembut. Misi mereka adalah mengungkap misteri kematian orang tua Silvana. Baca mafia romance books ini untuk melihat perjuangan mereka di webnovel yang penuh intrik.
Bodyguard Mafia Seksi
Bodyguard Mafia Seksi
Drystan Cordner harus bertahan sebagai pengawal pribadi dalam Bodyguard Mafia Seksi. Di tengah intrik mafia novel ini, ia berjuang menjaga profesionalitas saat menghadapi godaan Avyana Burcardo. Temukan dinamika atasan dan bawahan yang menantang dalam romance stories penuh aksi ini.
Bos Mafia yang Kejam Ingin Aku Kembali
Bos Mafia yang Kejam Ingin Aku Kembali
Dalam mafia novel Bos Mafia yang Kejam Ingin Aku Kembali, Eleanor kehilangan statusnya dan kini berhadapan dengan Andreas yang ingin membalas dendam. Baca romance novel ini untuk melihat bagaimana nasib mereka berbalik dalam persaingan kekuasaan dan masa lalu yang penuh kebencian.
DALAM CENGKERAMAN SANG MAFIA
DALAM CENGKERAMAN SANG MAFIA
Dalam DALAM CENGKERAMAN SANG MAFIA, Amanda terjebak rencana balas dendam keji Dominic Rodrigues. Demi nyawa suaminya, ia harus menghadapi sang mafia dalam jerat pengkhianatan dan misteri. Temukan kisah romance novel yang penuh ketegangan ini dalam koleksi online novel terbaik kami.
Gadis Milik Tuan Mafia
Gadis Milik Tuan Mafia
Akiko, penderita kanker darah yang kerap disiksa orang tuanya, kini terperangkap menjadi tawanan Glen Xander Mckenzie dalam Gadis Milik Tuan Mafia. Di tengah misi balas dendam sang mafia, takdir berubah saat rasa cinta tumbuh. Baca kisah romance novel dan mafia novel ini di webnovel.
Istri Pelunas Hutang Mafia
Istri Pelunas Hutang Mafia
Dalam Istri Pelunas Hutang Mafia, Aurora terpaksa menikahi Lucian demi utang keluarga. Di balik bahaya mafia novel ini, terungkap rahasia masa lalu dan penyakit mematikan yang mengancam nyawa. Baca romance stories ini untuk melihat perjuangan Lucian melawan maut demi cintanya.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Dewa Penempa Pedang
Dewa Penempa Pedang
Doni Hidayat, sang Dewa Penempa Pedang, hidup menyendiri di pedesaan sebagai menantu yang nggak mencolok, berharap menjalani hidup dengan tenang. Namun, Rina Saputra dari Aliran Langit Abadi datang untuk merampas tambang. Untuk mempertahankan tambang, Aliran Pedang terpaksa mengadu ilmu tempa dengan mereka. Dalam situasi terjepit, Doni akhirnya bertindak dan memenangkan pertarungan, menyelamatkan tambang.​​
Mengubah Takdir Setelah Dimanja Kakak
Mengubah Takdir Setelah Dimanja Kakak
Protagonis wanita menjadi kurir pengantar makanan untuk membiayai pacarnya kuliah, pacarnya malah ingin menikahi putri bos, tenang semua ini akan dia balas nanti!
Matahari di Antara Dua Dunia
Matahari di Antara Dua Dunia
Meski harus menjalani karir di tiga tempat sekaligus selama hamil, Allison tetap tak mampu membiayai pengobatan pacarnya, Henry. Ibunya baru muncul setelah Henry diusir dari rumah sakit, dan mengungkapkan bahwa putranya adalah seorang ahli waris yang sangat berpengaruh. Demi menjamin perawatan Henry, Allison pergi meninggalkannya. Namun Henry menolak menerima perpisahan mereka dan memburunya ke mana-mana, hanya untuk menyaksikan kematian palsu Allison yang membuatnya jatuh pingsan. Tujuh tahun kemudian, Allison yang sakit dan buta berjuang keras membesarkan putri mereka, Elena. Henry bertemu Elena tanpa tahu itu anaknya, yang memicu kesalahpahaman. Tunangannya Henry yang cemburu, Adeline, juga berkomplot melawan Allison dan berusaha menculik Elena, sementara Henry mengumpulkan bukti untuk membongkar kejahatan keluarga Adeline...
Senyum Manis yang Menjebak
Senyum Manis yang Menjebak
Nadia rela memberi segalanya kepada Kai hingga menjadi bahan tertawaan di seluruh kota. Saat semua orang mengira Nadia tidak akan menikah dengan siapa pun selain Kai, ternyata dia hanya menjadikan Kai sebagai pengganti. Dia tidak mencintai siapa pun bahkan ingin melarikan diri. Namun, Kai yang awalnya seorang yang tidak tahu arti cinta, akhirnya benar-benar jatuh cinta pada Nadia, hingga pada akhirnya dia seperti kehilangan akal dan mengikatnya di sisinya, memohon agar Nadia mencintainya.
Saksi Bisu Cinta
Saksi Bisu Cinta
Kinsley menikah secara diatur sebagai pengganti saudari kembarnya untuk membayar biaya pengobatan ayah mereka. Selama setahun, dia berusaha keras menjadi istri yang baik, memastikan tak ada yang menyadari identitas aslinya. Setahun kemudian, sang kakak kembar kembali dan menuntut haknya. Setelah kakaknya mengambil alih keluarga dan suaminya, Kinsley terpaksa mengalah. Namun, sang suami yang terlihat dingin ternyata langsung menyadari penggantian ini. Dia pun mulai memburu Kinsley seperti orang gila!
Nikah Kilat Sama Miliarder Paruh Baya
Nikah Kilat Sama Miliarder Paruh Baya
Setelah cerai, Alisa kehilangan putrinya dan dia membesarkan putranya seorang diri. Suatu hari, dia menyelamatkan Sani dan dikenalkan pada Pak Malik kemudian menyembunyikan identitasnya lalu menikahi Alisa. Meskipun mertuanya sering mengganggunya, Alisa selalu dibela sama Malik. Akhirnya, Alisa mengetahui kebenaran bahwa Malik ternyata pria terkaya di seluruh Kota, dan Sani ternyata putri kandungnya yang telah lama hilang! Pada akhirnya, keluarga itu bisa berkumpul kembali.