Logo
Jadilah Milikku, Nona Sekretaris
Jadilah Milikku, Nona Sekretaris

Jadilah Milikku, Nona Sekretaris

67 Bab
Tamat
Dalam novel romance modern ini, Julian Evans sang CEO berjuang menaklukkan hati Mia Sanders. Terikat balas budi, sang sekretaris mengabaikan perasaan demi loyalitas. Temukan kisah billionaire romance novels ini dalam Jadilah Milikku, Nona Sekretaris untuk melihat akhir perjuangan cinta mereka.
Bab 1 dari Jadilah Milikku, Nona Sekretaris

“Mia, bolehkah aku menanyakan sesuatu kepadamu?” ucap Julian sukses membuat sang sekretaris menghentikan langkah. Dua detik kemudian, gadis yang semula berjalan menuju pintu itu, berbalik menghadapnya.

“Ada apa, Tuan?”

Sambil menyempalkan tangan ke dalam saku, sang CEO mengitari meja kerja dan berhenti tepat di hadapan sekretarisnya.

“Max, kau, dan aku tumbuh bersama sejak kecil. Dengan kata lain, kau pasti sudah sangat mengenal kami,” ujarnya dengan ekspresi yang sulit ditebak. Baru kali ini Mia mendapati raut semacam itu. “Menurutmu, adikku itu orang yang seperti apa?”

Mendapat pertanyaan yang terkesan konyol, sang sekretaris hampir saja mengerutkan alis. Namun, demi menghargai bosnya, ia terpaksa mempertahankan tampang datar.

“Tuan Max orang yang cerdas dan penuh perhatian. Meskipun dia tegas dan ambisius, dia tetap bisa menempatkan keluarga sebagai prioritasnya. Tipikal pria idaman banyak wanita,” jawab Mia jujur.

“Begitukah? Lalu, apakah kau pernah menaruh hati padanya?”

Mendengar pertanyaan yang tak terduga itu, Mia sontak menaikkan alis. “Maaf?”

“Kau mengatakan kalau adikku itu idaman banyak wanita. Apakah kau termasuk salah satu dari mereka?”

“Kenapa Anda tiba-tiba menanyakan hal semacam itu, Tuan?” balas sang sekretaris sambil memiringkan kepala.

Julian pun mengangkat bahu sekilas. “Hanya ingin tahu saja. Jadi, apakah kau pernah menyukainya?”

Selang perenungan sejenak, Mia mengangguk tegas. “Ya. Sampai sekarang pun, aku masih menyukainya.”

Hanya dalam sekejap, jantung sang CEO berdebar tak karuan. Ia tidak menduga jika pertanyaan spontannya malah mendatangkan keresahan yang lebih hebat.

“Lalu, apakah karena itu kau tidak pernah menerima cintaku? Karena kau masih berada dalam bayang-bayangnya?” desah Julian yang tak bisa menyembunyikan keterkejutan.

Alih-alih menjawab, Mia malah menghela napas tak percaya. “Kenapa Anda berpikir begitu? Tentu saja tidak.“

“Tapi, kau baru saja mengaku masih menyukainya,” sanggah sang pria dengan napas yang menderu.

“Bukankah tadi Anda sendiri yang bilang kalau kita bertiga tumbuh bersama-sama? Sejak dulu, aku menganggap Tuan Max sebagai kakakku. Wajar jika aku menyukainya. Dia juga selalu baik dan menganggapku sebagai adik.”

Menyadari bahwa dirinya telah salah paham, Julian berkedip-kedip tanpa kata. Ia tidak tahu bahwa basa-basi juga bisa membahayakan hati.

“Apakah ledakan emosi Anda sedang kambuh, Tuan? Pikiran Anda sepertinya agak kacau,” sindir Mia dengan tampang polos.

“Tentu saja tidak. Aku hanya mengujimu saja,” gumam Julian sambil menggaruk pelipis.

“Menguji bagaimana?”

Kesal karena gadis di hadapannya itu sama sekali tidak peka, sang CEO spontan berdecak. “Kesetiaanmu terhadap Gabriella. Siapa tahu, kau tiba-tiba mengkhianati persabahatan kalian dan merebut Max darinya.”

“Sepertinya, Anda bukan menguji kesetiaan melainkan kesabaran saya, Tuan. Sebelum kita bertengkar lagi, izinkan saya kembali bekerja.”

Sebelum gadis itu sempat berbalik, Julian tiba-tiba menahan kedua lengannya.

“Maaf, tadi itu ... aku hanya bercanda saja. Sebetulnya, aku ingin mengetahui pandanganmu terhadapku. Bagaimana sosok Julian Evans di matamu? Kenapa kau tidak pernah serius setiap aku mengutarakan perasaan?” ucap sang pria dengan nada lembut.

Mia dapat merasakan ketulusan pada sorot mata yang hangat itu. Sebelum ia tenggelam di dalamnya, secepat kilat gadis itu menepis tangan sang CEO.

“Maaf, Tuan. Kita sedang berada di kantor, dan sekarang adalah jam kerja. Kita tidak boleh mencampuri urusan pribadi dengan pekerjaan.”

“Tapi semua agenda hari ini sudah terlaksana, dan kita tinggal menunggu jam pulang,” bujuk Julian dengan penuh harap.

Mia sudah hafal gerak-gerik pria itu. Setelah menahannya pergi, Julian akan menjelaskan tentang betapa ia mencintai Mia. Lalu, sang gadis akan menyangkal dan obrolan mereka akan diakhiri dengan pertengkaran.

“Maaf, Tuan. Hari ini, suasana hati saya sedang tidak bersahabat. Lebih baik, kita bicarakan nanti saja,” ujar sang sekretaris datar.

“Nanti, nanti, nanti. Mau sampai kapan kau menunda pembahasan ini?”

“Pembahasan apa, Tuan? Bukankah kita sudah mencapai kesimpulan. Saya tidak bisa membalas perasaan Anda.”

“Mustahil!” hardik Julian sambil mengguncang lengan sang sekretaris sehingga gadis itu terbelalak. “Kau memiliki perasaan yang sama denganku, Mia. Aku bisa merasakan hal itu.”

Sambil meringis, sang sekretaris menggeleng samar. “Tolong jangan mengada-ada, Tuan.”

“Aku berkata apa adanya. Kau memang mencintaiku, Mia. Apa kau lupa bagaimana paniknya dirimu saat aku diserang oleh penjahat dulu? Apa kau tidak sadar sebesar apa perhatian yang selalu kau berikan untukku?”

“Itu karena saya adalah sekretaris sekaligus asisten pribadi Anda, Tuan. Tolong jangan salah paham,” kilah Mia sambil berusaha melepaskan diri dari cengkeraman sang CEO.

Tiba-tiba, Julian merapatkan pandangan, meneliti bola mata sang gadis dengan saksama.

“Sekarang, katakan kepadaku. Apa yang membuatmu selalu menghindar dariku? Aku sudah memikirkan segala jenis kemungkinan. Yang terburuk adalah kau diam-diam menyimpan cinta kepada Max. Namun nyatanya, itu tidak benar. Lalu, apa?” selidik sang pria dengan suara lambat dan penuh penekanan.

Melihat keseriusan sang pria, Mia bergeming dengan rahang terkatup rapat. Mata gadis itu kini bergetar hebat. Namun, bibirnya sama sekali tidak bergerak. Dengan raut sedingin itu, Julian tidak akan sanggup menembus pertahanannya.

“Kau tidak ingin bicara? Kau tega membuatku penasaran seumur hidup?” desak Julian sembari melebarkan pandangan, berharap Mia akan tersentuh oleh kebulatan tekadnya.

Akan tetapi, beberapa detik berlalu, sang sekretaris masih kukuh dengan mulut dan hati yang terkunci rapat. Mengetahui usahanya gagal lagi, Julian akhirnya tertunduk dan memejamkan mata. Sembari mendesah, ia meratapi nasib cintanya yang menyedihkan.

“Kenapa kau selalu saja diam, Mia? Setidaknya, katakanlah alasan kau menolakku. Aku bisa memperbaiki diri, atau ... mencari solusi. Tapi jangan gantungkan aku seperti ini,” bisik sang pria sebelum kembali menegakkan kepala dan menampakkan mata merahnya. Ia benar-benar frustrasi menghadapi sang cinta.

Selang keheningan sejenak, bibir Mia akhirnya mulai membuka. Secercah harapan otomatis mencerahkan wajah sang pria.

“Apakah sekarang aku boleh pergi?” tanyanya membuat Julian kembali terpejam dan menarik napas panjang. Benih-benih harapan telah musnah sebelum sempat bertunas.

Dengan berat hati, pria itu akhirnya melepaskan lengan sang sekretaris. “Ya,” desahnya dengan anggukan miris.

Dengan wajah kaku, Mia melangkah mundur. Tanpa mengucapkan maaf ataupun permisi, gadis itu keluar dari ruangan, meninggalkan Julian dengan perasaan kacau.

“Gadis itu ... teganya dia membiarkanku menderita begini? Apakah dia sengaja? Dia pasti ingin memberi hukuman atas kejahatan yang dulu kulakukan,” pikir Julian sebelum mengacak rambut dan membanting diri di sofa. Tubuhnya terasa lemas dan tidak bertenaga.

Setelah bergeming meresapi keheningan, sang CEO akhirnya meraih ponsel. Begitu alat itu menempel di telinga, ia mendongak, membiarkan kepalanya beristirahat pada puncak sandaran sofa.

“Ada apa, Julian?” tanya seorang wanita tanpa sempat mengucapkan salam.

“Laporan ke-136, usahaku lagi-lagi gagal. Mia hanya diam dan menatapku dengan raut datar,” ujarnya dengan nada rendah.

“Memangnya apa yang kau lakukan? Apakah ada yang berbeda dari cara yang biasa?”

Mendapat pertanyaan semacam itu, sang CEO sontak meringis. Ia baru sadar bahwa emosinya telah mengacaukan rencana. “Tidak ada. Aku hendak memancingnya untuk memberi pendapat tentang diriku. Tapi, aku gagal.”

“Dasar gegabah,” celetuk wanita di seberang ponsel.

Sedetik kemudian, ocehan bayi terdengar seolah menyambung ucapan ibunya. “Yayayaya ....”

“Dengarlah, bahkan keponakanmu setuju denganku.”

Selang satu embusan napas cepat, Julian mengangguk samar. “Benar. Aku memang gegabah.”

“Nanti, cobalah dengan lebih tenang. Jika terus gagal mengendalikan emosi, kau tidak akan pernah mendapat kejelasan darinya. Wanita tidak suka didesak, Julian. Buatlah Mia bicara tanpa tekanan ataupun paksaan.”

Sambil menarik napas panjang, mengumpulkan asa, Julian kembali menegakkan badan. “Baiklah. Aku akan mencobanya lagi.”

“Ingat! Jangan sampai emosimu meledak lagi! Aku tidak mau menerima laporan ke-1000,” tegas Gabriella, sukses mewarnai wajah Julian dengan kengerian.

“Jika itu sampai terjadi, sepertinya ... kau harus segera mengirimku ke rumah sakit jiwa.”

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku dan "Sahabatku"
Aku dan "Sahabatku"
Dalam novel romantis miliarder Aku dan "Sahabatku", sang protagonis terlahir kembali setelah menyadari pengkhianatan sahabatnya, Melinda. Demi mengamankan pernikahannya dengan Aldi Noran, ia harus menghadapi intrik Melinda yang berpura-pura menguji kesetiaan sang suami. Temukan kelanjutan kisahnya di webnovel ini.
Aku Menikah Dengan Seorang Miliarder Berkondisi Vegetatif?!
Aku Menikah Dengan Seorang Miliarder Berkondisi Vegetatif?!
Dikhianati kekasihnya, Valerie dipaksa menikahi pria koma dalam Aku Menikah Dengan Seorang Miliarder Berkondisi Vegetatif?!. Di balik skandal modern novel ini, ia berjuang mandiri hingga sang suami tersadar. Temukan kelanjutan kisah billionaire romance novels ini sekarang.
Crazy Maid ( Indonesia )
Crazy Maid ( Indonesia )
Dalam Crazy Maid, Feli menyamar jadi Cia demi mendapatkan jet pribadi dari ayahnya. Namun, billionaire Jerrald Nataniel Mendez geram dengan ketidakbecusan maid barunya ini. Simak kisah seru mereka dalam romance novel ini, salah satu fiction books yang penuh kejutan dan intrik modern.
IMPERFECT BOSS
IMPERFECT BOSS
Dalam romance novel IMPERFECT BOSS, Elgar berusaha membungkam Lea yang mengetahui rahasia kelamnya. Sebagai pemimpin di genre billionaire romance books, ia harus memilih antara menjaga reputasi atau mengikuti perasaan yang mulai tumbuh pada pegawainya di tengah konflik modern ini.
Kembalinya Istri yang Tak Diinginkan
Kembalinya Istri yang Tak Diinginkan
Dalam Kembalinya Istri yang Tak Diinginkan, Alisha dikhianati Jordan hingga bercerai. Kini ia bangkit menjadi artis terkenal di modern novel ini. Saat Jordan memohon rujuk, Alisha telah bersama taipan berkuasa. Baca billionaire romance novels ini untuk kisah pembalasan yang elegan.
Malaikat Cinta: Jadilah Mamaku yang Baru
Malaikat Cinta: Jadilah Mamaku yang Baru
Dalam novel romance Malaikat Cinta: Jadilah Mamaku yang Baru, Daryl dikhianati suaminya hingga bertemu bocah misterius. Tes DNA mengungkap ia adalah ibu dari anak Zack, sang CEO dingin. Ikuti kisah billionaire romance novel ini saat rahasia masa lalu mengubah hidup Daryl selamanya.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Drama Para Menantu
Drama Para Menantu
Setelah tahu Kiara menggoda tunangannya hingga ibu mereka sakit, Nara memilih menikah dengan konglomerat Kiano Husen demi balas dendam. Di keluarga Husen, Nara dan Kiara saling adu siasat. Namun perlahan, hati Nara mulai luluh pada Kiano yang seharusnya hanya alat balas dendam.
[Versi suara dubbing] Pangeran Tertinggi
[Versi suara dubbing] Pangeran Tertinggi
Ketika hendak melakukan perjalanan secara tidak sengaja untuk menjadi dude, pemilik sebenarnya melakukan hubungan seks yang buruk, orang yang sangat tidak menyenangkan, dan menghadapi krisis seperti kesalahpahaman putri, provokasi misi asing, seorang programmer modern menunjukkan bakatnya dengan mengeneralisasi pengetahuan modern.
Gawat! Salah Masuk Kamar Kakak Ipar
Gawat! Salah Masuk Kamar Kakak Ipar
Anna Solla dan kakaknya menikah demi kepentingan keluarga. Sang kakak dipersunting oleh Kael Guardi, Kepala Keluarga Guardi yang dingin dan tegas. Sementara Anna dijodohkan dengan adik Kael, seorang aktor papan atas.Namun di malam pengantin, sebuah kesalahan tak terduga terjadi. Anna justru menghabiskan malam pertamanya bersama Kael.Nasi sudah menjadi bubur. Tak ada jalan lain selain menukar pernikahan.
Istri Pengemis, Permaisuri Sejati
Istri Pengemis, Permaisuri Sejati
Dewi dan Rizky tumbuh bersama. Setelah Dewi dihina Intan dan putus asa, ia menikah dengan seorang pengemis. Meski dicemooh, ia tetap setia tanpa tahu pria itu adalah kaisar yang menyamar.
Suami Tunawisma Saya Adalah Seorang Triliuner
Suami Tunawisma Saya Adalah Seorang Triliuner
Pada malam pernikahannya, dia menemukan perselingkuhan tunangannya. Dengan penuh kemarahan, dia menikahi seorang pria asing dengan iseng. Sedikit yang dia tahu bahwa suaminya yang tampan dan tunawisma sebenarnya adalah seorang CEO triliuner!
Nyamar Jadi Pria demi Anak
Nyamar Jadi Pria demi Anak
Maya Wijaya hamil lima tahun lalu, kerja keras demi anak. Menyamar jadi pria, jadi pengasuh, ternyata bosnya ayah si anak. Mereka jatuh cinta dan akhirnya bersama.