Logo
When We Were In Love
When We Were In Love

When We Were In Love

74 Bab
Tamat
Dalam novel romance When We Were In Love, Alice Reeves terjebak antara masa lalu dengan Douglas Handerson dan masa depan bersama Maximilliam Callyps. Kisah modern novel ini mengikuti perjuangan Alice menentukan pilihan hidup. Baca romance stories ini untuk melihat akhir pencariannya.
Bab 1 dari When We Were In Love

Restauran mewah yang terletak di lantai paling atas sebuah hotel terlihat tidak terlalu ramai, hanya ada beberapa meja yang sudah terisi. Seorang gadis yang sedang duduk di dekat jendela menatap pemandangan lampu jalanan yang berkelap-kelip di bawahnya sambil tersenyum puas. Alice Reeves, kembali mengingat moment saat dirinya menerima penghargaan untuk kategori artis pendatang baru terbaik di Festival Film Cannes seminggu yang lalu.

Rasanya masih seperti mimpi ia bisa memenangkan penghargaan itu di film debutnya dan menghalahkan para pesaingnya. Tapi jika ini memang mimpi Alice berharap ia tidak akan pernah bangun dari tidurnya.

"Kenapa kau senyum-senyum sendiri?"

Alice menoleh. Phoebe McCain yang sedang duduk di hadapannya menatapnya dengan pandangan heran. Phoebe, wanita berusia 26 tahun yang memiliki rambut ikal berwarna coklat dan kulit pucat adalah teman baik Alice yang datang untuk menemaninya makan malam.

Alice tertawa kecil. "Hanya mengingat kembali moment malam itu."

Phoebe tersenyum mendengar jawaban Alice. Ia mengangkat gelas wine yang ada di sebelahnya dan berkata "Mari kita bersulang untuk merayakan kemenanganmu." Alice tersenyum mengangguk. Ia mengangkat gelas wine nya dan mendentingkannya dengan gelas Phoebe.

"Cheers" ucap mereka bersamaan lalu meminum wine itu dalam sekali teguk. Rasa manis dan pahit meresap ke dalam indra perasa Alice.

"Aku tidak menyangka kau bisa memenangkan penghargaan ini di film pertamamu" ujar Phoebe sambil mengelap mulutnya dengan tissue.

Alice mengangguk setuju. "Benar. Aku juga memikirkan hal yang sama denganmu. Aku bahkan sempat mengira mereka salah membacakan nama pemenangnya." Phoebe tertawa mendengar gurauan Alice.

Alice saat ini berprofesi sebagai seorang aktris pendatang baru. Ia memulai karir sebagai model untuk pemotretan sebuah majalah fashion selama tiga tahun sebelum terpilih menjadi model MV oleh salah satu penyanyi papan atas yang sedang naik daun untuk single terbarunya. Tema short movie yang dipilih oleh penyanyi itu dan lagunya yang meledak di pasaran membuat nama Alice ikut melambung dan mulai di perhitungkan dalam industri hiburan. Sejak saat itu Alice mulai mendapat tawaran iklan dari beberapa brand ternama.

Puncaknya adalah ketika dia bertemu dengan Sebastian Romson, sutradara terkenal yang sedang naik daun. Ia terkesan dengan penampilan Alice dalam MV itu dan meminta Alice untuk mengikuti casting film yang akan di buatnya. Alice lolos casting sebagai peran antagonis dalam film besutannya.

Dewi Fortuna seakan tidak berhenti berpihak pada Alice. Film pertama yang ia bintangi mendapat sambutan hangat dari kritikus dan para penikmat film. Hampir semua orang yang dia temui memuji keterampilan aktingnya dalam film tersebut. Alice bahkan sempat berpikir dirinya mungkin pernah menyelamatkan negara di kehidupannya yang dulu karena keberuntungannya tidak berakhir sampai di situ. Kemarin malam menjadi pembuktian dari semua hasil kerja keras Alice selama ini.

Ponsel Alice yang tergeletak di atas meja bergetar. Ia meliriknya, pesan masuk dari Noah, manajernya. Alice meraihnya dan membacanya.

'Besok kita akan makan malam dengan Sebastian dan para sponsor. Aku akan datang untuk menjemputmu dan kau wajib ikut Alice karena kau adalah salah satu bintang utamanya. Kalau kau beralasan lagi untuk tidak hadir, aku akan mulai mempertimbangkan untuk mencari pekerjaan lain.'

Alice menghela nafas setelah membaca pesan dari Noah. Meskipun saat ini dirinya bisa di bilang sebagai seniman tapi ia sama sekali tidak suka dengan yang namanya pesta. Terlalu banyak keramaian di dalam satu ruangan membuat kepalanya pusing saat menghadirinya. Kecuali jika sedang shooting atau pemotretan Alice tidak akan terlalu memikirkan hal itu karena sedang fokus ke hal lain.

"Kenapa dahimu berkerut seperti itu?" tanya Phoebe. Alice memberikan ponselnya pada Phoebe agar dia bisa membacanya langsung.

Phoebe menerimanya dan membaca pesan dari Noah. 

"Kau memang harus datang Alice. Mungkin dulu tidak apa-apa kalau kau beralasan tidak hadir. Tapi sekarang aku rasa kau harus mulai membiasakan diri" kata Phoebe sambil mengembalikan ponsel Alice.

Alice memajukan bibir bawahnya mendengar nasihat dari Phoebe, kebiasaannya sejak kecil saat sedang tidak suka dengan sesuatu. "Kau mau ikut?" ajak Alice.

Phoebe langsung menggeleng dengan cepat. "Tidak, terima kasih. Aku lebih baik nonton film di bioskop sendirian daripada harus ikut menghadiri pesta denganmu."

Alice tertawa mendengar penolakan Phoebe. Mungkin karena sifat mereka berdua sama-sama introvert sehingga mereka bisa berteman baik hingga sekarang. "Kau menyuruhku datang, tapi kau juga menolak ajakanku" gerutu Alice.

"Jelas saja. Kau'kan artis jadi kau harus datang, tidak ada alasan bagimu untuk menolaknya. Sedangkan aku hanya seorang guru jadi tidak ada alasan bagiku untuk menghadirinya."

Alice menggelengkan kepalanya, Phoebe memang sangat pintar ketika membalikkan kata-katanya seperti sekarang dan dia juga selalu berhasil membuat Alice terdiam seketika karena tidak bisa membalasnya. Mungkin ini salah satu pengaruh yang dimiliki oleh Phoebe dari pekerjaannya sebagai guru sekolah dasar.

"Baiklah aku akan datang ke pesta besok" kata Alice.

"Bagus" sahut Phoebe tersenyum.

Setelah makan malam selesai mereka memutuskan untuk pulang ke rumah. Alice turun lebih dulu dari taksi karena apartemennya lebih dekat dari hotel dibanding rumah Phoebe.

"Hati-hati" ujar Alice sambil melambaikan tangan pada Phoebe lewat jendela. Phoebe mengangguk tersenyum dan membalas lambaian tangan Alice. Kemudian taksi jalan dan Alice melihatnya hingga taksi itu menghilang dari pandangannya.

____

____

Alice menekan nomor sandi pintu apartemennya. Setelah pintu terbuka, ia masuk dan menyalakan lampu. Apartemen dua kamar yang ia beli dua tahun lalu terasa sangat besar saat ia sedang sendirian seperti sekarang.

Alice menghela nafas sebentar sambil melepaskan sepatu dan menggantung coatnya, ia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Alice memutar musik sebelum melepas handuknya dan berendam di bathtub. Kegiatan ini adalah favorit Alice. Pemandangan gedung-gedung yang terlihat dari jendela di sisi bathub saat ia berendam mampu memberikan sensasi tenang di dalam dirinya. Inilah salah satu alasan Alice memilih apartemen ini. Karena pemandangan dari kamar mandinya terlihat begitu indah. Alasan sederhana tetapi lebih dari cukup untuk membuat dirinya merasa senang.

Suasana berubah saat lagu All I Want milik Kodaline berputar. Kejadian di masa lalu muncul mendadak di benak Alice secara bergantian tanpa peringatan.

'Kami akan menikah'

'Pulanglah, kita hadapi semua ini bersama'

'Kalau kau mau menangis, menangislah tapi jangan melakukan hal yang bisa membahayakan nyawamu sendiri'

Karena tidak tahan dengan suara-suara yang menggema di kepalanya, Alice langsung menenggelamkan kepalanya ke dalam air di bathtub. Entah berapa lama dirinya seperti itu. Yang jelas saat dadanya mulai terasa sesak karena kekurangan oksigen, Alice tersentak dan segera tersadar kembali.

Alice mengangkat kepalanya dari dalam air dan mengusap wajahnya yang penuh dengan busa. Ia menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan. Alice melakukan hal itu berulang kali sampai emosinya terasa lebih stabil. Ia meraih ponselnya dan mematikan lagu yang sedang diputar. Lagu itu adalah lagu favoritnya. Tapi liriknya yang sangat mewakili perasaannya selalu mampu membuat Alice teringat akan kenangan itu.

Saat lebih tenang ia bangkit dari bathub dan berjalan menuju shower untuk membilas tubuhnya. Setelah selesai mandi, Alice duduk di depan meja rias untuk mengeringkan rambutnya dengan hair dryer. Ia menatap sosoknya di cermin dan termenung. Memang benar perkataan orang bijak, semakinseseorang ingin melupakan sesuatu  semakin ia mengingatnya. 

Dan sekarang ingatan Alice kembali ke momen tujuh tahun yang lalu saat bersama 'dia' di musim gugur.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Bukan Pelakor.
Aku Bukan Pelakor.
Dalam Aku Bukan Pelakor, hidup Nada hancur saat istri sah calon suaminya muncul di hari pernikahan. Menghadapi aib dan kehamilan tak terduga, ia harus mengambil keputusan sulit. Simak kisah modern novel ini di platform read novels online untuk mengikuti perjuangan Nada mencari keadilan.
Aku Diabaikan Saat Setia
Aku Diabaikan Saat Setia
Dalam Aku Diabaikan Saat Setia, Tisni menghadapi dilema besar setelah bertahun-tahun diabaikan suaminya. Mengusung genre romance novel, kisah modern novel ini menyoroti keputusan Tisni untuk pergi demi mencari kebahagiaan baru saat kesetiaannya tidak lagi dihargai dalam rumah tangga.
CEO with Pole Dancer
CEO with Pole Dancer
Dalam CEO with Pole Dancer, Zia Zovanka menjadi incaran Sagara Pratama setelah sebuah insiden tak terduga. Sagara yang terobsesi akhirnya menemukan Zia di klub malam. Ikuti kisah billionaire romance ini dalam web novel yang penuh ketegangan dan pilihan hidup yang sulit.
Cinta Sepasang Operator Data
Cinta Sepasang Operator Data
Dalam romance novel Cinta Sepasang Operator Data, Rizal, seorang duda beranak dua, berjuang memenangkan hati wanita idamannya yang berusia lebih tua. Ia harus menghadapi berbagai rintangan berat demi membangun masa depan baru. Baca kisah perjuangannya di online novel modern ini.
Gairah Nakal Remaja
Gairah Nakal Remaja
Dalam Gairah Nakal Remaja, seorang pemuda menghadapi gejolak hasrat dan pergaulan bebas di masa SMA hingga perkuliahan. Romance novel ini mengeksplorasi konsekuensi dari pilihan dewasa di usia muda. Baca kisah lengkapnya dalam modern novel ini untuk pengalaman nostalgia yang mendalam.
Hello, My Husband
Hello, My Husband
Dalam Hello, My Husband, sebuah romance novel modern, pernikahan atas dasar tanggung jawab berada di ambang perpisahan. Saat batasan emosi mulai dilanggar, mereka harus memilih antara melepaskan atau bertahan. Baca kisah selengkapnya di web novel ini sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Bisikan Sang Bayi
Bisikan Sang Bayi
Fiona adalah gadis desa yang sederhana. Saat magang di hotel, ia bertemu dengan Evan, pemuda kaya yang terpengaruh obat perangsang. Mereka menghabiskan malam bersama, dan Fiona hamil. Meski awalnya terdesak sahabatnya Vivi untuk aborsi, Fiona mendengar suara bayinya dan memutuskan mengubah takdir. Ia bertekad memberi kehidupan yang layak bagi anaknya, berubah menjadi wanita kaya dan cantik, serta hidup bahagia bersama suami dan anaknya.
Hadiah Keberuntungan
Hadiah Keberuntungan
Dia diculik oleh pedagang manusia saat masih kecil, dan saat dewasa, dia dikhianati oleh bajingan yang berselingkuh. Dia pikir hidupnya akan hancur, tetapi suatu hari, pamannya yang kaya muncul, juga menawarkannya kesempatan untuk pulang dan mewarisi kekayaan senilai miliaran dolar.
Jangan Tangisi Kepergianku (Sulih Suara)
Jangan Tangisi Kepergianku (Sulih Suara)
Demi membalas budi, Neil menandatangani kontrak dengan ayahnya Keira untuk menikahi Keira dan membantunya pulih dari perpisahan dengan cinta pertamanya, Simon. Namun Keira yang masih tak mampu melepaskan bayang-bayang Simon hanya menganggap Neil sekedar pengganti. Setelah kontrak berakhir, Neil bercerai dan mengejar cita-citanya sebagai astronaut, sementara Keira yang akhirnya menyadari ketergantungan dirinya pada Neil bertekad merebut hatinya dan kembali menikah dengannya.
Saatnya Jadi Nona Kaya!
Saatnya Jadi Nona Kaya!
Bella sudah berusaha keras untuk bisa menikah dengan Calvin, tapi dirinya ternyata dikhianati dan dibohongi selama bertahun-tahun. Rumah yang dia beli malah diberikan oleh Calvin kepada wanita bernama Siska. Setelah itu, Bella pun sadar, sebenarnya dia nggak perlu menikah dengan Calvin. Saat dirinya berdiri di Biro Urusan Sipil, dia bertemu dengan teman lamanya yang bernama Ken dan hal pertama yang Bella ajukan padanya adalah menikah dengannya. Setelah itu, Bella pun melaksanakan balas dendamnya kepada orang yang sudah menyakitinya!
Cintaiku Setelah Kematianku
Cintaiku Setelah Kematianku
Cecil baru saja didiagnosa dengan kanker dan diberi tahu kalau dia hanya punya sisa waktu selama tiga bulan untuk hidup di saat Susan yang merupakan mantan kekasih Erik, suaminya muncul dengan anak berusia enam tahun yang dia klaim sebagai darah daging Erik. Erik terus-menerus mengecewakan Cecil seiring dengan gejala kankernya yang memburuk dan dirinya yang semakin tenggelam dalam keputusasaan, Cecil pun memutuskan untuk menceraikannya. Baru setelah mereka berpisah, Erik sadar kalau dirinya nggak bisa hidup tanpa Cecil dan bahwa ternyata mantan istrinya mengidap kanker. Sayangnya, semua sudah terlambat. Cecil nggak ingin menghabiskan sisa hidupnya mencintai Erik yang dulu menyakitinya.
Sampai Jumpa Selamanya
Sampai Jumpa Selamanya
Erika Raka, doktor lulusan Universitas Matar yang dibesarkan di panti asuhan, menikahi Charles Setyo demi membalas budi Keluarga Setyo dan melahirkan anaknya. Namun, Charles selalu mencintai adik angkatnya. Setelah kecelakaan membuka matanya, Erika memilih bercerai dan meninggalkan pernikahan tanpa cinta demi memulai hidup baru.