Logo
Aku Diabaikan Saat Setia
Aku Diabaikan Saat Setia

Aku Diabaikan Saat Setia

89 Bab
Tamat
Dalam Aku Diabaikan Saat Setia, Tisni menghadapi dilema besar setelah bertahun-tahun diabaikan suaminya. Mengusung genre romance novel, kisah modern novel ini menyoroti keputusan Tisni untuk pergi demi mencari kebahagiaan baru saat kesetiaannya tidak lagi dihargai dalam rumah tangga.
Bab 1 dari Aku Diabaikan Saat Setia

Pintu yang menghubungkan antara kamar tidur dan tempat menjemur pakaian kubuka dengan gerakan pelan. Aku baru saja keluar dari kamar mandi yang terletak di samping tempat menjemur pakaian.

Aku terkejut mendapati Kang Oded berdiri mematung, memandangiku yang baru saja masuk ke dalam kamar. Ia berdiri tegak di depan meja kamar. Meja satu-satunya dalam kamar sempit ini, tempat meletakkan rice cooker dan keranjang kecil berisi peralatan makan yang berbilang tak sampai sepuluh. Sepasang matanya memandang ke arahku dengan sorot mata yang sulit untuk kupahami. Kemudian bibirnya terbuka dan meluncurlah ucapannya.

“Kamu selingkuh, Dik?” Kang Oded menatapku lurus-lurus.

Aku yang hendak melangkah menuju lemari pakaian, tertegun. Kuusap anak rambut yang masih basah di dekat telinga.

“Kenapa Akang tanya begitu?” Aku tatap balik matanya. Langkahku menuju lemari plastik kecil berisi aneka pakaian menjadi terhenti.

“Ini buktinya!” Kang Oded mengacungkan ponselku. Mataku mengerjap sekali.

Ponsel itu aku tinggalkan di atas kasur ketika ke kamar mandi. Mungkin tadi sewaktu aku mandi, dibacanya isi pesan-pesanku kepada Mas Rudi. Tumben ia mengutak-atik ponselku, perhatian sekali. Biasanya aku jungkir balik pun ia tak mempermasalahkan.

Aku memang tak pernah menghapus pesan dan obrolan antara aku dan Mas Rudi. Aku membiarkan riwayat percakapan itu mengendap di alat komunikasiku. Ceroboh? Bukan. Aku sengaja melakukan itu karena merasa tak perlu menyembunyikannya dari Kang Oded. Mungkin di sudut hatiku yang terdalam, aku memang ingin Kang Oded menemukan pesan-pesanku kepada Mas Rudi, agar pernikahan hambar ini segera menemui titik akhir.

Suamiku, tak pernah mencurigai aku sedikitpun. Ia tak pernah tertarik mengetahui dengan siapa saja aku mengobrol di aplikasi pesan. Ia memang membatasi pergaulanku dengan para tetangga di lingkungan perumahan ini, tapi tak pernah memedulikan ponselku. Satu hal yang jelas, aku tak menyukai sikapnya yang terkadang abai terhadap kegiatanku dan terkadang amat membatasi ruang gerak pergaulanku.

Entahlah. Aku tak tahu pasti maksud dari sikapnya. Apakah ia memang tak punya rasa cemburu ataukah ia amat memercayaiku? Sulit bagiku untuk membedakan diantara kedua hal itu. Aku menghela napas, lalu duduk di tepi ranjang.

“Akang baca isi pesanku buat Mas Rudi? Baguslah jika Akang sudah tahu,” kataku santai, lalu menyandarkan punggung pada bantal yang kususun di atas kasur.

Tubuhku sangat penat. Sepulang bekerja sebagai buruh jahit di sebuah pabrik konfeksi, aku hanya ingin beristirahat setiap kali selepas jam kerja. Duduk seharian menghadapi mesin jahit dan menjahit aneka gaun dan blus membuat pinggangku rasanya kaku dan kram.

“Dik, sejak kapan kamu berubah?” Kang Oded menatapku penuh luka. Tak terdengar nada marah dalam suaranya.

“Sudah sejak lama, Kang. Akang saja yang tidak pernah perhatian,” jawabku penuh perasaan, puas akhirnya bisa mengatakan kegondokanku terhadap sikapnya selama ini.

“Padahal aku selalu percaya kamu, membebaskan kamu ketika ingin ini dan itu ....” Bahu Kang Oded turun dan suaranya menjadi lirih.

“Ya, Aku memang dibebaskan untuk berbuat apa saja. Tapi Akang juga kurang perhatian dan kasih sayang sama aku,” balasku dengan suara yang semakin melengking.

Sudah lama aku menantikan saat ini. Momentum konfrontasi terbuka yang tidak lagi menyediakan ruang buat menutupi dan memendam sesuatu. Biarlah malam ini aku ungkapkan semua kekesalan dan unek-unekku selama menikah dengannya. Biar tuntas semua rasa. Malam ini akan menjadi puncak dari titik klimaks pernikahan kami.

“Ketika kamu ingin kerja, Akang perbolehkan. Apa itu kurang perhatian?” tanya Kang Oded keheranan.

Oh, alangkah lugunya Kang Oded. Apa dipikirnya perempuan cukup dituruti kemauannya saja maka itu sudah merupakan perhatian?

“Ya. Aku senang. Tapi Akang ingat, ketika aku minta dijemput pulang selepas jam kerja pabrik? Akang malah menyuruhku pulang sendiri naik angkot,” jawabku penuh semangat. Aku menatap Kang Oded tajam. Mungkin ada nyala api kekesalan yang terpancar dari sorot mataku. Aku tak lagi peduli.

“Padahal aku sudah bilang dari malam sebelumnya, bahwa aku pulang pukul empat sore. Seharusnya, sebelum pukul empat Akang sudah menjemputku. Paling tidak ada kemauan datang sendiri, tak perlu sampai aku telepon minta jemput,” tambahku semakin bersemangat. Kang Oded menunduk.

Kelebat bayangan peristiwa yang kusebutkan terlintas jelas di dalam benak. Sore yang cerah itu, sinar matahari menyorot kuat. Aku selesai bekerja dalam kondisi yang amat lelah dan sangat ingin pulang. Aku menunggu Kang Oded di depan pabrik. Berkali-kali mengecek jam lantaran Kang Oded tak kunjung tampak batang hidungnya.

Beberapa rekan kerja melewati tempat dudukku, menyapa dan bertanya demi basa-basi dan mengucapkan kalimat pamit karena sudah dijemput terlebih dahulu.

“Menunggu dijemput, Tis?” tanya Mira. Aku mengangguk lesu.

“Aku duluan, ya.” Aku menatap punggung Mira yang pergi dengan tergesa-gesa, setelah ia melihat pacarnya sudah menunggu di depan gerbang pabrik.

Sepuluh menit berlalu. Sebagian besar rekan-rekanku yang tidak tinggal di mess pabrik sudah pulang seluruhnya. Lima belas menit terlampaui. Teman-teman yang tinggal di mess telah kembali ke mess. Aku sendirian di kursi, bengong sendirian seperti anak sekolah yang kebingungan karena jemputannya terlambat datang.

Emosi naik dari dada sampai ke ubun-ubun. Di mana Kang Oded? Aku menggertakkan gigi saking kesalnya. Di puncak kejengkelanku, aku memutuskan untuk menelepon Kang Oded. Sekali saja panggilan, teleponku langsung diangkat.

“Di mana, Kang? Aku sudah lama menunggu.” Aku langsung memberondongnya dengan tuntutan, bahkan sebelum ia sempat berkata halo.

“Menunggu? Oh, hari ini kamu enggak menginap di pabrik, ya? Maaf, Akang lupa. Hari ini ada order jahitan yang masuk dan Akang sibuk,” jawabnya tanpa rasa bersalah.

Dongkol bukan main, itulah yang kurasakan. Genggamanku pada ponsel semakin erat, saking kesalnya hatiku mendengar jawaban Kang Oded di seberang sana.

“Jadi bagaimana sekarang?” aku masih berusaha mengontrol suara meskipun jengkelku sudah sampai ke pori-pori kulit.

“Kamu pulang naik angkot saja ya, Dik? Akang betul-betul enggak bisa meninggalkan pekerjaan sekarang.”

Bagus! Enteng betul Kang Oded menyuruhku pulang naik angkot. Tanpa berkata apa-apa lagi, langsung saja kumatikan ponsel. Daripada aku mengomel panjang-pendek di telepon dan semakin menarik perhatian satpam yang mulai memerhatikanku dari balik gardu jaganya.

Bayangan itu pupus, berganti dengan pemandangan kamar sempit yang amat aku benci.

“Padahal lagi, aku hanya pulang seminggu sekali ke rumah, hari-hari lainnya aku lembur dan tidur di pabrik. Itupun Akang malas menjemputku, malah pernah Akang menyuruh Mas Rudi yang menjemputku di pabrik!” Napasku naik-turun mengatur rasa sesak di dada.

Mas Rudi teman suamiku yang sering datang ke rumah. Mereka begitu akrab hingga beberapa kali lelaki yang umurnya hanya selisih tiga tahun di atasku itu menginap di rumah kami yang bertipe RSSS, rumah sangat sempit sekali.

“Aku ini istrimu, Kang! Tapi kenapa malah menyuruh temanmu yang menjemputku? Jadi jangan salahkan aku kalau jadi akrab dan dekat dengan temanmu,” dengkusku gemas.

Salahnya sendiri membiarkan aku akrab dengan temannya, hingga akhirnya aku dan Mas Rudi pun memiliki rasa yang terlarang di dalam hati. Seperti kata orang-orang Jawa kuno, witing tresno jalaran soko kulino. Cinta hadir lantaran terbiasa.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

3 MINGGU MENGEJAR CINTA
3 MINGGU MENGEJAR CINTA
Dalam 3 MINGGU MENGEJAR CINTA, perjalanan bisnis Anya berubah kacau saat terjebak lamaran paksa seorang keponakan presdir. Di tengah ancaman bahaya, ia bertemu Dastan. Anya harus mengungkap perasaan sang teman lama dalam billionaire romance ini sebelum waktu tiga minggu habis. Baca webnovel seru ini sekarang.
Aku Hanyalah Ilusi Cinta Pertamanya
Aku Hanyalah Ilusi Cinta Pertamanya
Dalam novel romantis "Aku Hanyalah Ilusi Cinta Pertamanya", pernikahan tanpa cinta karena balas budi hancur saat cinta pertama Stephen kembali. Setelah pernikahan dibatalkan, sang istri memutuskan menggugurkan kandungan dan pergi, membuat miliarder itu menggila. Baca novel online gratis ini.
CEO Itu Ayah Dari Anakku!
CEO Itu Ayah Dari Anakku!
Dalam CEO Itu Ayah Dari Anakku!, Risa terjebak skandal setelah malam bersama Arjuna. Sebagai billionaire romance novels, kisah ini menguji reputasi sang CEO saat benih cinta muncul. Baca web novel ini untuk melihat perjuangan mereka melawan perbedaan status sosial di kota besar.
Cinta yang Tak Sempat Kudengar
Cinta yang Tak Sempat Kudengar
Di novel romantis Cinta yang Tak Sempat Kudengar, pernikahan tiga tahun sang protagonis dengan Twinkle ternyata palsu, demi melindungi wanita lain bernama Amelie. Kecewa dengan kebohongan ini, ia merencanakan kematian palsu. Baca novel online penuh cerita misteri ini.
Hati Seorang Ibu, Kebohongan Kejam
Hati Seorang Ibu, Kebohongan Kejam
Dalam romance novel Hati Seorang Ibu, Kebohongan Kejam, hidup sempurna istri Gavin hancur saat tahu ia hanya ibu pengganti bagi anak Iliana. Dikhianati keluarga di kisah modern novel ini, ia harus memilih antara bertahan atau pergi setelah rahasia kelam dan kebencian anak-anaknya terungkap.
Kematian Berujung Perceraian
Kematian Berujung Perceraian
Dalam novel romantis misteri Kematian Berujung Perceraian, perjuangan seorang ibu hancur saat putrinya ditemukan tewas setelah berkemah dengan suaminya, Rizald Pratama. Di tengah duka, sebuah foto mesra Rizald bersama wanita lain terungkap. Baca buku online gratis ini untuk mengungkap kebenaran tragis.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Bintang Rezeki Datang: Ayah, Akui Aku
Bintang Rezeki Datang: Ayah, Akui Aku
Mira terlahir sebagai bintang rezeki dengan mata ketiga yang mampu membedakan yang asli dari yang palsu. Dia hidup tenang bersama ibunya, Yulia Saputra, dengan menjalankan toko antik di Kota Hu. Namun, kedamaian itu hancur ketika Yusuf Wibowo, ayahnya yang telah dinyatakan meninggal selama lima tahun, tiba-tiba kembali dengan membawa seorang wanita dan anak.
Saudara Laki-laki Besar, Aku Kembali!
Saudara Laki-laki Besar, Aku Kembali!
Empat saudara kandung lahir dalam keluarga pedesaan yang miskin, tetapi mereka bahagia selama mereka bersama. Semuanya berubah ketika orang tua mereka secara tragis tenggelam, menyebabkan keluarga mereka yang sudah berjuang hancur total. Saudara tertua, yang baru berusia sepuluh tahun, tidak mampu menghidupi yang lebih muda. Demi keselamatan mereka, mereka harus menanggung rasa sakit karena memohon orang lain untuk merawat mereka, yang menyebabkan perpisahan yang berlangsung selama dua puluh tahun. Selama bertahun-tahun, karena kenyataan hidup, saudara tertua kehilangan kontak dengan yang lebih muda. Hal ini hanya memperdalam rasa bersalah dan penyesalan, karena mereka percaya bahwa mereka telah kehilangan orang tua mereka. Bertekad untuk menemukan mereka, saudara tertua terkejut ketika saudara kedua kembali sebagai pimpinan yang berkuasa.
[Versi suara dubbing] Sage Buta: Warisan Naga
[Versi suara dubbing] Sage Buta: Warisan Naga
Seorang juara umum ujian masuk perguruan tinggi menjadi buta dan murung, mendapatkan warisan dan keterampilan medis untuk melakukan kontra-serangan. Ia menemukan cinta dan konspirasi saat menyembuhkan orang lain; lihat bagaimana ia mendominasi desa dan menjadi legenda!
Dusta di Balik Operasi
Dusta di Balik Operasi
Dokter Rini jadi korban teknik operasi tanpa rasa sakit milik dokter magang Lana yang memindahkan rasa sakit ke dirinya hingga tewas. Terlahir kembali, Rini membeli slot perawatan Lana demi membongkar rahasia pemindahan rasa sakit.
Korbankan Diri untuk Keluarga
Korbankan Diri untuk Keluarga
Malvin putra asli Keluarga Jersan yang hidup terlantar. Dia mengalami perlakuan dingin, kejam, dan pengkhianatan. Keluarganya lebih menyukai anak angkat mereka, Malik, yang merebut segalanya. Prestasi akademik, impian, bahkan nyawanya. Namun takdir memberinya kesempatan untuk hidup kembali. Malvin terlahir sebagai Martin, putra konglomerat terkaya. Dengan ingatan dan dendam dari hidup sebelumnya, ia kembali ke kalangan elit dan bersumpah akan buat keluarganya membayar semuanya.
Cinta Hari Ini Bersinar
Cinta Hari Ini Bersinar
Dia adalah seorang mahasiswa yang mandiri, pintar, dan menawan, tetapi selalu merasakan tekanan dari keluarganya. Dia dipaksa keluarga untuk berhenti kuliah dan menikah, akhirnya dia memutuskan untuk melarikan diri. Saat dalam pelarian, dia tidak sengaja melompat ke dalam mobil mewah seorang CEO miliarder. CEO itu tidak pernah mengizinkan wanita untuk mendekatinya, tapi CEO itu tertarik padanya. Sebuah pertemuan itu membuat mereka saling suka. Namun, kesalahpahaman menyebabkan mereka berpisah. Sebulan kemudian, dia mengetahui bahwa dia hamil dan takdir mempertemukan mereka kembali...