Logo
Wanita Malam
Wanita Malam

Wanita Malam

57 Bab
Tamat
Dalam novel Wanita Malam, Ervina menyamar demi bertahan hidup hingga terjebak paksaan nikah Rayhan. Rahma harus mengungkap misteri hilangnya sang ayah yang melibatkan Rayhan. Baca romance fiction books ini untuk mengikuti intrik penuh rahasia di platform web novel kami sekarang.
Bab 1 dari Wanita Malam

"Astaga, apa lelaki itu benar-benar berniat menemuiku?"

Aku mau tak mau merutuk kesal saat jam sudah menunjukkan sebelas malam, tetapi Ray masih juga tak menunjukkan tanda-tanda kedatangannya. Aku bahkan harus ekstra sabar menghadapi beberapa lelaki yang datang merayu, sementara itu Mami Berta sebagai mucikari diam-diam mengawasi sembari sesekali melihat keluar dan memencet telepon.

"Sudahlah, Nona, lebih baik kau temani kami. Kau tau 'kan kami orang berduit juga, tak akan kukecewakan kau dengan bayaran."

Mereka masih berusaha merayu, beberapa di antara mereka bahkan berjanji akan memberikanku perhiasan bila sekali aku berbagi ranjang dengan salah satu di antara mereka, tetapi aku hanya diam, melihat keluar. Perasaan ragu itu bahkan membuatku mendadak bangkit, mendekat pada Mami Berta setelah wanita itu mengisyaratkan padaku untuk maju.

"Ray sepertinya tak akan datang, Nona. Mungkin dia harus menyelesaikan pekerjaannya."

Ia menatap padaku, menjeda sebentar.

"Kau akan menerima satu di antara mereka?"

Harus. Aku akan pulang kampung, dan dalam waktu dekat ini aku membutuhkan banyak uang, jadi kurasa ... kulirik mereka yang kemudian mengedipkan sebelah mata. Dari tatapan-tatapan nakal yang serasa menelanjangi seluruh tubuhku, jelas aku paham, tapi ....

"Nona pilih satu di antara mereka, Mami."

Setelahnya aku menghampiri mereka dan lima orang itu mendadak bangkit seperti ingin menyambut. Aku jadi mundur sambil berdecih.

"Saya pilih yang bisa bayar mahal!"

Aku menjawab tegas dan mereka sama-sama tertawa sambil menatap satu sama lain.

"Berapa permintaanmu, Nona?"

Salah satu di antara mereka langsung bertanya, seolah-olah takut memberi harga yang mungkin terlalu murah untukku. Entahlah, aku sendiri bingung, mereka jelas tahu ini bukan pertama kalinya aku bekerja sebagai wanita penghibur, sudah tentu aku juga tidak perawan lagi, tetapi cara mereka memperebutkanku seolah selalu menjadi yang paling berharga di tempat ini.

Mungkin karena Ray tidak pernah mengizinkanku bersama lelaki lain saat kerja. Rayhan Bagaskara, lelaki itu bahkan tak jarang bersikap overprotektif seolah-olah aku hanya miliknya, anehnya selama ini tak ada yang pernah berani mengalahkan Ray meski ia hanya seorang salesman biasa.

"Di atas 50 juta."

"60 juta?"

"75 juta."

"89 juta."

Mereka masih sibuk bertanding, sementara aku hanya memainkan hp sambil menunggu kesepakatan, tapi di menit-menit berikutnya masih juga tak ada yang menambahi dan aku menjadi paham. Lelaki yang mengucapkan angka 89 itu sendiri kemudian tersenyum puas dan langsung mendekat.

"Akhirnya lo jadi milik gue juga, Nona." Mata nakalnya makin liar disertai tangannya yang seperti ingin merangkul, tetapi belum apa-apa seseorang sudah tiba-tiba menarik tubuhku dari belakang lalu berujar,

"100 juta!"

Deg

Suara itu ....?

Dan tepat setelahnya aku sudah mendapati seseorang menarik tubuhku menjauh disertai seringaian kecil.

"Berani kamu pilih lelaki lain saat aku tak ada, Nona?"

***

Tidak seperti dugaan awalku bahwa semuanya akan menjadi malam-malam yang panjang. Sebelum jam dua pagi Ray bahkan sudah menyudahi pergulatan kami. Ia seperti kelelahan dan tertidur di sampingku.

"Kau mau menikah denganku?" tanyanya setelah pagi buta dia kemudian terbangun.

Aku mengucek mata, menguap lalu menjawab, "Kau ngigo, Ray?"

Ia langsung berdecih. Jelas, Ray pasti kesal dengan tanggapanku itu, tetapi ... yah itulah dia, selamanya aku bahkan tak perlu berpikir tentang jawabannya.

Maknanya tak jauh beda dengan memintaku menjadi istri kedua yang hanya Ray simpan di tempat tertentu. Menemuiku saat butuh dan ... oh ayolah, meski mungkin itu lebih terhormat dari profesiku sebagai Nona Bintang-yang masuk dalam daftar wanita penghibur, tetapi aku tak suka bila harus menyakiti perempuan lain, dan ini bukan pertama kalinya ia mengajakku.

"Biarkan istrimu menjadi lebih baik dulu, Ray, atau biarkan rumah tangga kalian berjalan apa adanya. Setiap orang bisa berubah."

"Dengan apa? Menunggu? Ah!"

Ia melepaskan rangkulanya dariku. Menarik napas berat sampai kesunyian itu menyelimuti. Aku jadi tidak enak, tetapi tak tahu bagaimana membuatnya ceria seperti tadi malam saat ia menggauliku. Untunglah nada tone dari hp-nya kemudian mengalihkan perhatian kami dengan cepat. Ray mendengkus kesal, tetapi setengah malas tetap mengangkat.

"Ya?"

Ia berhenti, wajahnya berubah semringah seketika. Siapa yang meneleponnya?

"Di rumah? Oh ya? Tunggu, aku tadi keluar sebentar."

Ia berhenti lagi, mungkin orang yang diajaknya bicara sedang berbicara.

"Tidak, tadi aku hanya hendak beli makanan saja, bosan makanan di rumah selalu bikin tidak selera. Kau mau dibawakan apa?"

Berhenti lagi, tetapi kali ini bibirnya mengulum senyum.

"Oh ya, baiklah. Tunggu aku."

Ray bangkit, lantas membiarkan tubuhnya yang telanjang itu ke kamar mandi. Dua menit kemudian keluar dan memakai pakaiannya lagi. Lelaki berkulit kuning langsat itu lantas menyambar tasnya dan segera keluar.

Oh, apa dia mau pergi begitu saja? Aku sempat ternganga dan ingin protes, tetapi tertahan tubuh Ray yang kemudian masuk lagi. Tangannya membawa segepok uang yang langsung ia beri padaku.

"Aku pergi, Sayang. Sisanya sudah ku transfer. Makasih malamnya, bye!"

Ia mencium pipiku lalu berbalik dan pergi begitu saja. Tak lebih dan tak kurang, itu saja, pipi dan uang! Tanpa sadar bibir bawahku digigit, rasanya sedikit menyebalkan. Entah sudah berapa ada kata sayang dalam dirinya, lalu siapa yang menghubunginya tadi? Ah, kenapa juga aku harus peduli.

Aku memilih ke kamar mandi dan memunguti pakaianku yang berserakan di lantai. Selalu membawa ketidaksadaran bila aku melayani seorang Rayhan Bagaskara, lelaki salesman biasa yang seharusnya berkantong pas-pasan, tetapi bayarannya entah dari mana selalu memuaskan. Lebih lagi perlakuannya itu, inilah yang mungkin membuatku lebih suka memilihnya dibandingkan yang lain.

Kulirik jam di pergelangan, angka sudah menunjukkan tiga pagi ternyata, masih ada waktu untuk istirahat. Aku kerja sekitar jam tujuh, setidaknya bisa bersantai di indekos lalu menulis sebait topeng-topeng kebohongan itu lagi. Bergegas aku bangkit dan berjalan keluar.

Aroma kopi langsung menguar begitu aku lewat. Itu pasti berasal dari kedai kopi yang berada tepat di sebelah kamar ini. Warung kecil dengan beberapa kursi yang akan tampak ramai bila malam, siapa duga bahwa itu menyimpan kelicikan sekadar menutupi keaslian pekerjaan kami?

Buru-buru aku melambai pada sopir angkot setelah di luar, masuk dan langsung duduk. Hanya ada pak sopir dan putriya, Neila. Mereka duduk di jok paling depan dan aku hanya tersenyum sebelum orang tua itu melajukan angkot. Aku tidak perlu heran mengapa angkot bisa sesepi ini, karena bahkan jelas ini bukan waktu angkot beropasi, tetapi karena suatu keperluan saja pak sopir kemudian sekalian mengizinkanku menumpang.

Keluarga pak sopir tidak memiliki kendaraan lain, sementara Neila bersekolah di tempat jauh, itulah mengapa pagi-pagi buta lelaki tua itu selalu sedia mengantar putrinya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

"Lebih baik menunggu daripada telat, Neng."

Begitu cicitnya tiap kali aku bekomentar tentang waktunya yang menurutku masih terlalu pagi, aku hanya menanggapi dengan senyum, merasa tidak perlu banyak bertanya lagi. Aku merasa beruntung sekaligus karena tak perlu susah-susah mencari tumpangan.

Kupilih menyenderkan kepala pada kursi angkot lalu memejamkan mata, rasanya masih cukup melelahkan meski sudah setahun berjalan.

Dret ... getar hp mengalihkan perhatianku, kuambil. SMS dari Laila ternyata.

[Slamat pgi, Kak, jngan lupa salat subuh, ya. Sehat slalu.]

Hanya itu, tak ada lagi, kubiarkan tanpa membalasnya, hanya dudukku saja yang telah berubah posisi menjadi tegak. Tunggu saja, Lail, kakakmu sedang perjalanan pulang. Dia masih menjelma menjadi Nona Bintang, nanti kalau menjadi Rahma lagi pasti kakak balas.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

AFTER THAT NIGHT (CEO)
AFTER THAT NIGHT (CEO)
Dalam novel romance AFTER THAT NIGHT (CEO), Darren Hawk harus memilih antara kekasihnya atau Xavia Price, model yang dijodohkan ibunya. Satu malam tak terduga mengubah segalanya. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti konflik kesetiaan dalam web novel pilihan di era modern.
Bittersweet Passion
Bittersweet Passion
Dalam Bittersweet Passion, Joice terjebak jerat satu malam dengan cinta pertamanya, Marcel De Luca. Hubungan rumit ini memaksa Joice menghadapi konsekuensi perasaan yang tak terbalas. Simak kisah modern novel ini di webnovel, pilihan tepat bagi pembaca setia romance stories.
Cinta Rahasia Berakhir Api Dendam
Cinta Rahasia Berakhir Api Dendam
Dalam novel Cinta Rahasia Berakhir Api Dendam, seorang wanita dikhianati oleh CEO kejam yang menjebaknya di penjara. Kini ia kembali untuk membalas dendam pada sang billionaire. Baca kisah romance modern penuh intrik ini di platform web novel terbaik secara gratis.
GAGAL MENIKAH KARENA ORANG KETIGA
GAGAL MENIKAH KARENA ORANG KETIGA
Dalam novel GAGAL MENIKAH KARENA ORANG KETIGA, Yumna menghadapi fitnah setelah lamaran dibatalkan sepihak oleh Ilham. Romance novel penuh misteri ini mengungkap rahasia kelam delapan tahun lalu yang mengancam masa depannya. Baca kisah lengkapnya di platform online novel kami sekarang.
KAMU SINI DONG DEKETAN
KAMU SINI DONG DEKETAN
Dalam novel KAMU SINI DONG DEKETAN, Darwis terjebak dilema antara Marlenna, Arini, dan Wulan. Romance novel ini mengisahkan perjuangan mencari cinta sejati di tengah pengkhianatan dan penyakit fatal. Baca kisah modern novel ini untuk menemukan makna ketulusan dalam perjalanan yang penuh cobaan.
menikah lagi
menikah lagi
Dalam novel romance misteri berjudul menikah lagi, seorang pemilik kos kembali menghuni rumah besar penuh kenangan pahit. Ia harus menghadapi rahasia masa lalu dan konflik emosional di antara para penyewa. Baca kisah selengkapnya di webnovel modern yang penuh teka-teki ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Balas Budi sang Naga Emas
Balas Budi sang Naga Emas
Fajar sang Putra Mahkota yang terdampar di kalangan rakyat biasa, dibesarkan dengan penuh hinaan oleh keluarga angkatnya, kecuali ibu angkatnya, Hilma Sunada yang diam-diam melindunginya dan memintanya menyembunyikan kemampuan. Setelah bertahun-tahun menahan hinaan, terutama dari Huda yang ingin merebut kekasihnya, Fajar akhirnya menunjukkan kemampuan aslinya di ujian militer dan menjadi juara. Di saat yang sama, identitasnya terbongkar dan menarik perhatian Kaisar Surya, ayahnya yang sudah lama mencarinya. Setelah bersatu kembali sebagai Putra Mahkota, Fajar membalas budi kepada ibu angkatnya, menghukum semua yang pernah mengkhianati mereka, dan akhirnya hidup bahagia dengan keluarganya.
Kebangkitan dari Api Dendam (Sulih Suara)
Kebangkitan dari Api Dendam (Sulih Suara)
Sella meninggalkan keluarga angkat, Keluarga Yuda, demi membalas budi keluarga kandungnya, Keluarga Rusdi, tapi justru diabaikan dan difitnah adik angkat hingga dipenjara tiga tahun. Usai bebas, dia dipaksa pulang untuk pesta ulang tahun. Sella dengan tegas mengecam sikap dingin dan tidak berperasaan Keluarga Rusdi, lalu dijemput Keluarga Yuda. Sementara itu, Keluarga Rusdi masih berkhayal dia akan kembali.
Kehidupan Kedua Bella
Kehidupan Kedua Bella
Sejak remaja, Bella Sakto mencintai Xander Alfario. Dia memberikan seluruh warisan ibunya pada Xander dengan sukarela. Xander menggunakan warisan ini untuk membangun Grup Alfario dan membuat keluarga Alfario menjadi keluarga terkaya di Kota Yuanda. Namun, sejak Bella menikah dengan Xander, Bella sakit-sakitan selama tiga tahun dan kondisinya bertambah parah. Suatu hari, dia kembali dari rumah sakit dan melihat Xander sedang berhubungan dengan adik tirinya, Sherly Sonata. Ibu Xander berada di rumah dan membiarkan mereka berselingkuh. Xander hanya mengincar uang Bella dan tidak mencintainya, Xander bahkan sudah membelikan sejumlah besar asuransi untuknya. Setelah Bella meninggal, dia akan mendapatkan sejumlah besar kompensasi. Bella sedih dan kecewa, dia merasa hidupnya sangat menyedihkan. Tak disangka, sebelum dia meninggal karena penyakitnya, Xander membawanya ke balkon dan langsung mendorongnya ke bawah. Saat terjatuh, Bella diam-diam bersumpah kalau dia dapat terlahir kembali, dia akan membalas dendam dan menghancurkan hidup mereka.
Kok Nyonya Gitu Kejam?
Kok Nyonya Gitu Kejam?
Yumi Solihin diberkahi pernikahan oleh mendiang kaisar ke Kediaman Adipati Setia. Tak lama kemudian, Kediaman Jenderal musnah. Saat melahirkan, dayang Selina menukar anaknya karena cemburu. Yumi sadar tapi diam, pergi ke Gunung Suci selamatkan putrinya. Ia kemudian membimbing Julia Yongki jadi permaisuri pangeran mahkota, sementara Selina menyiksa putri kandung Yumi. Saat kembali ke rumah orang tua, Selina ungkap kebenaran, tapi Yumi mengenakan baju zirah, memimpin bekas pasukan dengan pedang mengarah ke Adipati Setia.
Putri Pengungkap Rahasia
Putri Pengungkap Rahasia
Saat bencana kelaparan besar melanda, Bella mati kelaparan karena kemampuan uniknya hanya tes hubungan darah. Namun saat membuka mata, ia dapati dirinya terlahir kembali di masa kuno, dalam tandu pengantin. Kemampuannya pun berguna. Dia berhasil bongkar perselingkuhan tunangan dan ibu tirinya, serta ungkap anak haram mereka. Bersama Pangeran Miko, mereka hancurkan para pria berengsek itu. Bella pun meraih kejayaan sebagai istri pangeran.
Bangkit Kala Cinta Mati
Bangkit Kala Cinta Mati
Saat hamil tujuh bulan anak keduanya, Natalie mendapati suaminya selama sepuluh tahun pernah menikah sah dengan wanita lain. Pengkhianatan itu menghancurkan dunianya. Bertekad pergi, ia bersiap kembali ke keluarga kandungnya yang berkuasa, tetapi malah melahirkan prematur. Keterlambatan penanganan merenggut nyawa calon bayinya. Setelah harapan terakhirnya padam, Natalie memutuskan semua ikatan emosional dan diterima kembali oleh keluarga elite yang pernah ia tinggalkan.