Logo
Tuan Muda Menginginkanku
Tuan Muda Menginginkanku

Tuan Muda Menginginkanku

72 Bab
Tamat
Dalam novel romance Tuan Muda Menginginkanku, Bella Renee berjuang merebut kembali warisan ayahnya dari bibi yang kejam. Bersama Sky Newton, calon CEO di billionaire romance novels ini, Bella berupaya membongkar rahasia keluarga dan menuntaskan dendamnya melalui web novel yang penuh intrik.
Bab 1 dari Tuan Muda Menginginkanku

"Pergi! Pergilah dari rumah ini sejauh mungkin dan jangan pernah kembali!" Paeng melempar dua tas besar ke halaman rumah, sementara Charita kebingungan terhadap situasi yang terjadi.

"Apa, apa yang kau lakukan, Paeng? Kenapa kau mengemasi semua pakaianku serta milik putriku, lalu melemparnya seperti ini." Charita berlari untuk mengambil tas besar miliknya.

"Hey! Apa kau benar-benar bodoh sehingga tak tahu apa yang terjadi, Charita!" Paeng tertawa sombong, ekspresi jahatnya seperti ibu tiri dalam dongeng klasik.

"Katakan padaku apa maksudmu?"

Paeng mendekati Charita, wanita itu mendelik dengan suara rendah. "Kau benar-benar tidak tahu? Setelah kakakku meninggal, kau dan putrimu tak lagi bernilai di rumah ini, jadi sebaiknya pergi,  kalian bukan lagi bagian keluarga besar Parthatap." Ia terlihat sangat bengis saat mengatakannya.

"Tidak mungkin." Charita menolak mengerti. "Suamiku baru meninggal dua hari sebelumnya, lalu malam ini kau mengusir kami? Bukankah Chali menjadi pewaris tunggal atas rumah ini?"

"Hey, wanita bodoh. Kau tak bisa mengatakannya tanpa sebuah bukti, apa yang kau miliki sehingga seperti ini? Aku tegaskan kembali bahwa kau dan Bella tak menjadi bagian keluarga Parthatap lagi, kau mengerti?"

Charita menggeleng. "Chali pernah menunjukan padaku bahwa dia adalah pemilik tunggal rumah ini, bagaimana mungkin kau mengusir istri dan putrinya. Aku akan menghubungi pengacara keluarga."

Ketika Charita hendak menelepon seseorang, Paeng merebut ponsel, melemparnya ke tanah dan menginjak benda itu hingga bagian layar retak.

"Paeng! Kau sudah keterlaluan!" Charita menjerit panik.

Paeng tertawa, ia tak memiliki hati manusia sampai bersikap sangat jahat. "Kau baru sadar? Aku memang tak pernah menyukaimu sebagai kakak ipar, dan situasi seperti ini sudah lama aku tunggu."

Mata Charita berubah merah, ia hampir menangis saat memungut ponselnya yang rusak. "Bagaimana mungkin kau berubah seperti ini?"

"Sst. Diamlah, aku lelah bersandiwara."

Dari arah gerbang terlihat sebuah taksi berhenti, Bella muncul di sana, gadis itu baru saja mengikuti jam kuliah malam. Bella mengerutkan kening melihat ibu dan bibinya berada di halaman dengan situasi aneh.

"Apa yang sebenarnya terjadi sekarang?" Bella bergumam lirih, ia berlari menghampiri Charita, ternyata wanita itu sudah menangis. "Astaga, Bu. Apa yang terjadi? Kenapa Ibu menangis?"

"Baguslah kau akhirnya pulang, Bella." Paeng berbicara, ia tak menunjukan belas kasih pada mereka. "Cepat bawa ibumu pergi dari tempat ini."

Bella kebingungan. "Tapi kenapa? Untuk apa ibu pergi?"

"Bukan hanya ibumu, tapi kau juga harus mengikutinya. Enyahlah, aku sudah bosan melihat kalian tinggal di rumah ini." Paeng akan pergi, tapi Bella cepat mencegahnya, Paeng kesal dan menarik tangannya dari cekalan Bella. "Jangan menyentuhku!"

"Katakan padaku apa yang sudah terjadi, Bibi? Mengapa ibuku sampai menangis? Mengapa kau mengusir kami?"

"Kau belum mengerti?" Paeng melihat Charita. "Hey, kakak ipar. Seharusnya kau mengatakan sesuatu kepada putrimu, untuk apa menangis?"

"Tolong, Bibi. Katakan saja padaku apa yang terjadi." Bella memohon, ia sudah tak tahan melihat Charita menangis.

"Baiklah jika kau memaksa." Paeng menyeringai. "Mulai malam ini, kau dan ibumu bukanlah bagian keluarga besar Parthatap, aku mengusir kalian berdua, jadi lekaslah enyah dari tempat ini!" Suara Paeng meninggi pada bagian akhir.

"Mengusir?" Buku-buku tebal yang sempat didekap Bella akhirnya jatuh ke tanah, ia cukup terkejut mendengar semua itu. "Tapi, kenapa? Bukankah semua baik-baik saja? Apa salahku dan ibu sehingga Bibi melakukan ini?"

"Bella, sudahlah." Suara Charita terdengar, Bella menoleh dan menghampiri wanita itu.

"Tapi, Bu. Ada apa? Kenapa Bibi Paeng melakukan hal ini?"

Charita menggeleng, ia memilih memungut buku-buku milik Bella.

Suara klakson mobil terdengar dari arah gerbang, rupanya putri Paeng baru saja pulang, Balila Parthatap yang anggun.

Paeng tersenyum lebar ketika Balila turun dari mobil setelah supir membuka pintu untuknya, Balila terlahir lima bulan saat Bella menginjak usia setahun.

"Putriku yang cantik, akhirnya kau kembali." Paeng memeluk Balila dan mengecup keningnya. "Bagaimana harimu?"

"Semua baik-baik saja, Bu."

Balila tersentak melihat pemandangan aneh di depannya, Charita yang menangis dan Bella menatap nanar Paeng sekaligus Balila.

"Apa yang terjadi di sini?" Balila menatap Paeng. "Ada apa dengan mereka, Bu?"

Paeng mengajak Balila berhenti, ia mengangkat dagu dan kembali menatap Bella serta Charita penuh kebencian. "Mereka sudah tak layak tinggal di rumah ini, jadi seharusnya mereka pergi sejauh mungkin."

"Apa?" Balila terkejut. "Tapi, tapi untuk apa mengusirnya? Mereka adalah bagian keluarga Parthatap, Bu."

"Tidak lagi." Paeng menggeleng.

"Apa ayah tahu?"

"Kami sudah membicarakannya sejak hari kematian pamanmu."

"Kau sudah gila!" Charita tiba-tiba menjerit, ia bergerak cepat mendorong Paeng hingga adik iparnya tersungkur ke tanah. "Kau sangat jahat, Paeng! Kau sangat keji!"

"IBU!!!" Bella dan Balila kompak berteriak, Bella menarik Charita agar mundur, sementara Balila membantu ibunya supaya berdiri.

"Berani-beraninya kau melakukan itu!" Paeng tidak bisa menerima perilaku kasar Charita, ia mendekat dan berniat menampar kakak iparnya, tapi bukan wajah Charita yang berhasil tersentuh tangan Paeng, melainkan wajah Bella, gadis itu sudah berdiri siaga di depan Charita.

"Ibu!" Balila kembali berteriak, hatinya terlalu lembut untuk menyaksikan setiap hal buruk malam ini. "Sudah, Bu. Jangan memukul Kak Bella, tidak perlu sampai seperti ini." Ia menarik mundur Paeng.

Sementara Bella masih terdiam, ia tak bergerak meski wajahnya terasa panas, Charita memeluk Bella, ia kembali menangis kencang.

"Sudah, Bella. Sudah. Kau tak perlu seperti ini, kau tak pantas mendapatkannya, jika mereka memang menginginkan rumah ini, lepaskan saja, ibu bisa menerima semua ini. Jangan biarkan mereka menyakitimu, Nak."

"Aku hanya ingin mendengar alasannya, Bu. Apa sebelumnya ayah tahu tentang ini?"

Charita menggeleng. "Kita harus pergi sekarang, ibu tak ingin melihatmu diperlakukan kasar lagi. Sudah cukup, Bella. Ibu mengerti."

"Pergi kalian! Enyah dari rumah ini! Aku dan suamiku takkan membiarkan kalian kembali lagi, pergi sejauh mungkin!" Paeng berteriak dan mendelik, ia menunjuk gerbang, bahkan supir tak berani melawan Paeng, pria itu hanya bisa menyaksikan saat Charita terus memaksa Bella agar mereka pergi.

"Ibu baik-baik saja, Bella. Percayalah, kita akan baik-baik saja." Charita berusaha membuat Bella mengalah, tanpa banyak bicara gadis itu mengikuti keinginan sang ibu, mereka pergi berbekal dua tas besar tanpa tahu lebih banyak alasan sebenarnya dari pengusiran paksa malam ini.

Sesaat langkah Bella berhenti di balik gerbang, ia melihat Paeng terakhir kali sebelum wanita itu mengajak Balila masuk ke dalam rumah yang sudah dua puluh tahun lebih menjadi tempat tinggal Bella.

"Bu, apa yang harus kita lakukan setelah ini? Di mana kita akan tinggal?"

Pertanyaan klasik yang membuat Charita menarik napas panjang.

***

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bayarlah Kesalahan Ayahmu Dengan Hidupmu
Bayarlah Kesalahan Ayahmu Dengan Hidupmu
Dalam novel Bayarlah Kesalahan Ayahmu Dengan Hidupmu, Alona terjebak pernikahan tanpa cinta dengan Ferdinand Craig. Sang billionaire menuntut balas dendam atas malpraktik masa lalu. Ikuti kisah romance ini sebagai salah satu online novel yang penuh konflik kesetiaan dan penebusan.
Dalam Pelukan (Sang ) CEO
Dalam Pelukan (Sang ) CEO
Dalam Pelukan (Sang ) CEO mengisahkan Kevin, bos berwajah malaikat yang ambisius mengikat asistennya, Sarah. Di tengah persaingan dengan Hansen, Kevin harus menjaga Sarah tetap di sisinya. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti konflik dalam modern novel yang penuh intrik.
Hayu
Hayu
Dalam novel modern Hayu, seorang sekretaris harus menghadapi standar bibit, bebet, bobot dari Nyonya Adibrata demi hubungannya dengan Bisma, pewaris tunggal Adibrata Group. Simak perjuangannya di web novel ini, salah satu billionaire romance novels yang penuh tantangan kelas sosial.
Istri kedua tuan Salman
Istri kedua tuan Salman
Dalam romance novel Istri kedua tuan Salman, Aisyah terpaksa menikah demi melunasi hutang keluarga. Ia menjadi istri kedua Salman Alfarizki, putra konglomerat yang lahir dari selir. Simak perjuangan mereka menghadapi konflik status dan rahasia keluarga dalam billionaire romance books ini.
Miss Villainess Is Wealthy
Miss Villainess Is Wealthy
Terbangun kembali di kehidupan pertama, Valerie terjebak skandal cinta satu malam dengan Cedric dalam Miss Villainess Is Wealthy. Menghadapi pernikahan kontrak dan waktu hidup yang singkat, ia harus bertahan di tengah drama billionaire romance novels ini demi mengubah takdirnya.
My Beautiful Bride
My Beautiful Bride
Dalam My Beautiful Bride, Ethan Daniel sang CEO dingin harus menghadapi penolakan Anna atas pertunangan mereka. Di balik kemewahan billionaire romance novels ini, Ethan berjuang menaklukkan hati Anna sekaligus melawan trauma masa lalunya. Baca kisah seru ini di webnovel kami sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Aku Diam, Kau Goyah
Aku Diam, Kau Goyah
Judika Johan, pemuda jenius matematika dituduh menyontek oleh Junaidi Johan, anak angkat orang tuanya di Olimpiade Matematika Internasional, sehingga dikeluarkan dari sekolah. Tapi keluarganya malah memihak anak angkat dan nggak percaya anak kandung. Ayah, Ibu dan kedua kakaknya mengusirnya keluar. Siapa sangka, Judika tertabrak mobil dan meninggal dunia. Tapi, Judika terlahir kembali. Kali ini, dia memutuskan untuk nggak menganggap mereka sebagai keluarga dan akan membalas semua perbuatan Junaidi.
Jadilah Lebih Toleran
Jadilah Lebih Toleran
Ia sedang dalam perjalanan untuk membawa seorang anak yang terluka parah ke rumah sakit, namun nenek anak tersebut, yang tidak menyadari hal itu, berulang kali menghalangi jalannya.
Lupakanlah Aku
Lupakanlah Aku
Saat dia mengetahui dirinya adalah orang ketiga dalam hubungan ini, bahkan hubungan ini menyebabkan kekasih suaminya meninggal. Dunia langsung hancur, suaminya juga mulai menindas dan menghinanya. Hanya saja suaminya tidak tahu kalau dia telah pelan-pelan menyukai istrinya ini, bahkan menyesal akan perbuatannya. Menurut kalian, apa mereka bisa bersama kembali?
Sang Pendiri Kekaisaran (Sulih Suara)
Sang Pendiri Kekaisaran (Sulih Suara)
Dafa Tanata, perdana menteri setia yang dibebani amanat mendiang kaisar, terus mengabdi meski diperlakukan tidak adil oleh kaisar baru, Kira Sanur. Setelah janji toleransi seratus kali hampir habis, Dafa bersiap meninggalkan istana dan jabatannya untuk selamanya.
Nikah Dulu, Cinta Kemudian
Nikah Dulu, Cinta Kemudian
Kehidupan yang lalu, Cika salah mengira Rian adalah penyelamatnya sehingga mencintainya dengan tulus. Namun, pada akhirnya dia dikhianati oleh Rian. Setelah terlahir kembali, dia langsung menelepon pasangan perjanjian nikahnya di kehidupan yang lalu, Raka Wira, dan berkata, "Pak Raka, ayo kita menikah! "
Suara Hati Misterius
Suara Hati Misterius
Di kehidupan sebelumnya, Karla Solihin percaya pada isi hati cucunya hingga menyebabkan kehancuran keluarga dan akhirnya bunuh diri karena dendam. Setelah terlahir kembali, dia sering mengambil keputusan yang berlawanan, tapi tragedi tetap terulang, seolah tangan gelap takdir mendorong seluruh keluarganya ke jurang.