Logo
Titik Noda
Titik Noda

Titik Noda

65 Bab
Tamat
Dalam novel Titik Noda, pengkhianatan suami menghancurkan janji suci saat ia terjerumus dosa dengan orang yang ingin mereka tolong. Temukan konsekuensi hukum tabur tuai dalam romance novel ini. Baca kisah nyata yang diangkat menjadi web novel modern penuh hikmah dan luka mendalam.
Bab 1 dari Titik Noda

~Soraya~

"Aku khilaf, Dik ….”

“Khilaf, tapi sampai sejauh itu, Mas …?”

“Maaf ….”

Hanya itu yang terus suamiku ucap. Maaf, maaf, dan khilaf, seolah tak ada kata lain yang sanggup keluar dari mulutnya. Ia tertunduk, pun matanya basah. Lelakiku terisak. Aku tak bisa memahami apa yang ia rasakan sebenarnya.

Mas, sadarkah kau sudah torehkan luka teramat dalam, yang sekarang menganga di hati ini. Lupakah saat kau pada anak kampung itu kita jemput, dengan janji akan menyekolahkannya? Menolong mengangkat derajat keluarganya? Apa yang sampai membawamu terjerumus begitu dalam seperti ini?

Dosa apa yang kami buat sampai menanggung ujian ini, ya Rabb …!

Aib suamiku ini, kami berdua bicarakan sambil berbisik di kamar, duduk berhadap-hadapan. Seberapa pun berat, aku tak ingin anak-anak yang begitu menghargai ayahnya turut terpukul sepertiku.

.

.

Tiga tahun lalu ....

“April akan kami jaga, Bu. Tidak usah Ibu khawatir. Kebetulan waktuku juga banyak di rumah, jadi masih bisa mengawasi pergaulannya.”

“Saya cuma khawatir, Mbak Aya. April ini biasa di kampung, takutnya kaget trus kebablasan gaul sama anak kota,” cemas wanita yang terlihat lebih tua dari usianya itu. Aku paham karena memang anak gadisnya itu berparas cantik alami.

Untuk meyakinkan niat kami membantu masa depan April, suamiku ikut bicara, “Kalau bersama kami, nanti setelah lulus SMA April boleh lanjutkan kuliah, Bu. Nanti akan kita biayai, pendidikannya ambil yang tiga tahun saja, biar setelah itu dia bisa cepat bekerja."

Aku mengangguk, menyetujui perkataan suami, karena ini memang keputusan kami berdua. Sudah niat lama kami ingin membagi rezeki, mencari orang dari keluarga tidak mampu, dan akan membantunya meraih cita-cita, sampai sukses.

“Syukurlah kalau begitu, saya memang berharap dari lima anak, ada satu saja yang bisa  sekolah tinggi. Bagaimana kamu, Pril, mau?”

Gadis berlesung pipit itu menunduk. “Terserah Mamak ja, kalau Mamak setuju April mau.”

Aku dan suami lega saat kami bisa membawa gadis itu pulang bersama. Tubuhnya mungil, berkulit kuning langsat, rambut gelombang sebahu berwarna kecoklatan. Ia gadis cantik alami, sayang sekali kalau sampai putus sekolah karena ketiadaan biaya. Kami tahu keadaan keluarganya ini dari seorang saudara, gadis yang terpaksa membantu ibunya menyadap karet dan akan putus sekolah di kelas dua SMA.

Berjalannya waktu April lulus dengan prestasi cukup baik. Meski sempat kaget dengan pelajaran di sekolah kota, tak membuatnya ketinggalan jauh. Kegigihannya belajar dan membantuku dalam pekerjaan rumah membuatku jatuh hati. Aku menyayangi April seperti anak sendiri, sebab ia seumuran dengan Almira, si sulung.

Empat anakku semuanya perempuan, dan hubunganku dengan mereka seperti teman.

Saat membeli pakaian untuk yang lain aku juga pasti membelikan untuk April, begitu pun makanan apa yang kami makan ia bebas makan juga.

Sesuai janji kami kemudian menguliahkannya, meski bersamaan dengan Almira juga masuk kuliah, dan Syifa—putri ketigaku--masuk SMP kami tak kesulitan biaya. Usaha toko kayu, dan pabrik bata masih lancar.

Almira ambil jurusan kedokteran di kampus ternama ibukota, tinggal di kos dan akan jauh dari kami. Sedangkan April masuk akademi diploma tiga computer kota ini.

Seminggu aku mengantar dan menemani Almira di Jakarta. Lalu kembali pulang setelah melihat anak itu begitu mandiri dan tampak siap aku lepas sendiri.

Hariku kemudian kembali menjalani rutinitas seperti semula. Sesekali ke pabrik bata, yang berjarak tempuh satu jam naik mobil dari sini.

Aku dan Mas Danang memang saling bantu untuk mempertahankan usaha yang kami rintis dari nol itu. Selama ini kami dikenal kompak dan sama-sama gigih. Namun, kesibukan itu ternyata membuatku ternyata lalai memerhatikan April.

“Sebelum berangkat usahakan sempatin nyuci, Pril.”

“Maaf, Tante berapa hari ini saya sibuk, banyak tugas.” Ia memang memanggilku tante, dan om untuk Mas Danang.

“Iya tante tahu, tapi paling tidak bangun lebih pagi, habis subuh itu sempatkan rendam cucian trus giling. Pasti sempat, kok,” tegurku mengingatkan, karena akhir-akhir ini April terlihat malas-malasan, pulang telat dan sering mengurung diri di kamar.

“Iya, Tan. April mau kerjakan sekarang.” Mukanya terlihat kurang suka ditegur. Aku tidak bermaksud memaksanya bekerja, tapi berharap pengertiannya kalau kami di rumah ini memang harus saling membantu.

Tugas April nyuci dan gosok. Dua anakku bersih-bersih rumah sampai halaman. Aku bagian bersih kamar sampai empat kamar mandi, masak juga, cuma kadang bagian itu kami lakukan bersama, sambil menyesuaikan dengan selera masing-masing. Para gadisku memang kulatih mandiri tanpa pembantu.

Begitu pun April, harusnya ia paham kami membantunya meraih ilmu, dan kehadiran juga diharap bisa meringankan pekerjaan rumah.

Setelah ditegur besoknya anak gadis itu melakukan tugasnya dengan baik, tapi hari berikut akan terlihat enggan lagi mengerjakan tugas rumah. Pakaiannya sendiri pun ditumpuk di keranjang cuci, belum lagi gosokan sampai menggunung tiga hari. Aku sengaja membiarkan, sampai ia mengerjakan sendiri tanpa ditegur, akhirnya dikerjakan juga meski wajahnya jadi tanpa senyum.

Sejak dipercayakan bawa motor ke kampus ia makin sering terlambat pulang, pernah sampai malam dan sulit dihubungi. sampai malam dan sulit dihubungi. Aku menegurnya cukup keras saat itu

Kepercayaan awal yang begitu kuat sekejap menguap, saat aku menemukan bekas noda kental dan celana dalam laki-laki tergulung dalam seprei April di keranjang cucian. Celana dalam Mas Danang!

Apa yang kutemukan itu bagai membuka mata ini, membuat jantung terasa diremas-remas. April habis apa? Dan pikiranku menduga-duga hal yang tidak baik telah terjadi.

Kusimpan curiga itu, menunggunya pulang.

“Assalamu'alaikum,” salamnya lembut seperti biasa. Kuperhatikan tak ada yang aneh dengan jalan atau raut wajahnya.

Kujawab salam lalu membiarkannya membersihkan diri dulu.

Setelah mencuci kaki, tangan, dan minum, ia akan ke kamar dan aku mengikutinya.

“April, tante mau bicara.” Aku menahan pintu kamarnya. Ia terlihat terkejut, terlebih melihat sepreinya juga kubawa masuk.

Ia takut-takut melihatku, lalu duduk di sisi tempat tidur.

Langsung kubuka apa yang mengundang tanya di kepala. “Ini apa, Pril?”

Ia yang tampak sudah gugup sedikit menganga lalu meremas tangan belum menjawab pertanyaanku. Pandangan ia jatuhkan pada lantai di depannya.

“Jawab, Pril. Kamu itu sudah dewasa, kamu pasti tahu apa maksudku menanyakan ini?!”

Airmatanya langsung jatuh, dan apa yang keluar dari bibirnya kemudian membuat ragaku langsung runtuh. April mengakui, ada hubungan terlarang antara ia dan suamiku!

.

.

.

“Maaf, Dik ... maaf ….”

Isakku belum jua reda, masih mendengarkan kata maaf dari Mas Danang. Kejadian ini memukul telak. Menghancurkan semua yang kubangun dalam sekejap mata. Diri bagai gelas kaca yang dilemparkan ke tembok, hancur berkeping-keping.

“Kenapa Mas tidak terus terang kalau memang mau nikah lagi … mungkin Aya akan lebih ikhlas, persiapkan diri, dan … tidak akan sesakit ini.”

“….” Ia terdiam.

“Aya butuh waktu untuk memikirkan bagaimana ini ke depannya ....” Kuusap sisa air mata, menarik napas panjang, embuskan pelan. Berusaha kuasai diri agar tetap tenang.

Anak-anak begitu menghormati Mas Danang, ia panutan mereka. Apalagi di lingkungan ini suamiku dipercaya memimpin warganya sebagai ketua RW, dan belum lama ia disanjung sukses memimpin pembangunan rumah ibadah besar di daerah ini. Kepandaian Mas Danang melobi dan punya banyak relasi memudahkan segala urusannya.

Aku tak habis pikir, kenapa sebelum berbuat khilaf terbesar ini ia tak berpikir jauh. Nama baiknya sekarang menjadi pertaruhan.

Ya Rabb … kuatkan aku mengambil keputusan terbaik ....

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

akan ku tuju sampai ke ujung
akan ku tuju sampai ke ujung
Dalam novel romance modern akan ku tuju sampai ke ujung, Siera harus menghadapi Xavier, bos billionaire yang angkuh. Di tengah kesetiaan sahabatnya, Roma, Siera berjuang mempertahankan prinsipnya saat hatinya mulai goyah. Baca web novel ini untuk mengikuti kisah pilihan dan komitmen.
Aku Tak Butuh Suami, Aku Butuh Keadilan
Aku Tak Butuh Suami, Aku Butuh Keadilan
Dalam Aku Tak Butuh Suami, Aku Butuh Keadilan, Lina terjebak antara loyalitas pada Randi dan kesejahteraan dari Damar. Romance novel modern ini mengisahkan dilema ekonomi dan pilihan sulit demi kelangsungan hidup keluarga. Baca cerita lengkapnya di web novel ini sekarang.
Because of Mistake
Because of Mistake
Dalam Because of Mistake, Eudora menjadi tawanan Legolas akibat salah paham yang kejam. Saat kebenaran terungkap, ia harus memilih antara dendam atau rekonsiliasi. Baca romance novel penuh aksi ini sebagai salah satu fiction books pilihan di platform web novel kami sekarang.
Benih Rahasia sang Fuckboy
Benih Rahasia sang Fuckboy
Dalam novel Benih Rahasia sang Fuckboy, Vania Clarista harus menghadapi konsekuensi kehamilan setelah terbuai pesona Edgar. Novel modern ini mengikuti perjuangan Vania membangun hidup baru secara mandiri. Baca kisah lengkapnya di webnovel romance novel yang penuh pilihan sulit ini.
Billionare and His Secret Wife
Billionare and His Secret Wife
Dalam Billionare and His Secret Wife, Michelle terjebak situasi berbahaya hingga nekat menghabiskan malam bersama pria asing. Tak disangka, pertemuan itu mengubah hidupnya. Simak kisah billionaire romance books ini dalam balutan modern novel yang penuh intrik dan gairah di webnovel.
Dipaksa Menjadi Boneka Pribadi Sang Miliarder
Dipaksa Menjadi Boneka Pribadi Sang Miliarder
Dalam Dipaksa Menjadi Boneka Pribadi Sang Miliarder, Aluna terjebak konspirasi video misterius milik Davin Elvard Renata. Demi keselamatan adiknya, ia harus tunduk pada tuntutan sang miliarder. Ikuti kisah romance modern ini dalam billionaire romance novels yang penuh intrik dan rahasia.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Aku Menjadi Ibu Tiri di Tahun 80-an
Aku Menjadi Ibu Tiri di Tahun 80-an
Sari terbangun dan menyadari dirinya telah terlempar ke tahun 80-an. Tidak hanya menjadi anak angkat yang diusir dari rumah, dia juga harus menggantikan anak kandung keluarga itu untuk menikahi seorang duda tua dengan dua anak. Apa? Jadi ibu tanpa rasa sakit? Ada hal sebaik itu? Tanpa pikir panjang, Sari memutuskan untuk menikah. Ternyata, sang duda tidak hanya tinggi dan tampan, tapi juga selalu memberinya uang tanpa banyak bicara.
Cinta Tanpa Jawab, Tak Mau Lagi
Cinta Tanpa Jawab, Tak Mau Lagi
Dulu, Ayah dan Ibu sempat memanjakan aku kayak putri. Beli rumah mewah, beli kue di tengah hujan, album fotonya penuh senyumanku sebelum 5 tahun. Setelah adikku lahir, aku cuma menurunkan suhu AC 1 derajat biar adik nggak kepanasan. Ibu malah tampar aku dan kurung aku dalam kulkas, lalu berkata, "Pikir baik-baik baru keluar." Mereka lupa bahwa kulkas itu dipasang gembok kuat. Aku yang berusia 5 tahun nggak bisa keluar. Nggak bisa keluar dari kulkas dan nggak bisa keluar dari ingatan mereka yang melupakanku. Ibunya Tasya dan petugas gedung menyelamatkanku. Ayah dan Ibuku kirain aku sudah mati. Melihatku kembali, mereka menangis dan meminta ampun. Aku hanya geleng. Dinginnya masa kecil telah membeku dan menjadi tembok.
Dewa Anggur
Dewa Anggur
Dewa Anggur Hendra Kartika dikhianati dan diburu oleh muridnya sendiri, Hasan Kusumawati. Pada saat kritis, pemilik Bar Angin, Tuti Pratiwi, menyelamatkannya. Sejak itu, Hendra bersembunyi di bar tersebut dengan identitas baru selama bertahun-tahun. Hasan yang terus mencarinya akhirnya menduga keberadaan Hendra. Ia mengutus Ahmad Wibisono untuk menantang Tuti adu minum di Bar Angin, memaksa Hendra muncul.
[Versi Dub]Anakku, Sayangi Aku Lagi
[Versi Dub]Anakku, Sayangi Aku Lagi
Pada usia enam tahun, dia diculik. Dua belas tahun kemudian, dia menikah dengan seorang miliarder yang tampaknya bodoh untuk membiayai transplantasi ibu angkatnya. Pernikahan membawa penderitaan yang tak berkesudahan. Patah hati, ia melompat dari jendela.Barulah mereka tahu: dia adalah pewaris yang kaya raya.
[Versi suara dubbing] Kelahiran Kembali dan Penebusan Dosa Ibu Tiri
[Versi suara dubbing] Kelahiran Kembali dan Penebusan Dosa Ibu Tiri
Ibu tiri jahat, didorong oleh rasa cemburu, menyiksa anak tirinya, menyebabkan tragedi. Dia mendapatkan kesempatan kedua, berubah menjadi baik, memenangkan hati mereka, dan menemukan cinta sejati, sementara rencana saingannya berbalik kepada dirinya sendiri.
Sahabat Palsu? Kali Ini Aku Balas Dendam!
Sahabat Palsu? Kali Ini Aku Balas Dendam!
Charlotte berulang kali menolong "sahabat baik"-nya, Jasmine, bahkan sampai tewas saat menyelamatkannya. Setelah terlahir kembali, ia sudah muak jadi martir. Kali ini, ia akan berdiri memandang dari jauh sementara Jasmine dan pacar psikonya tenggelam dalam neraka yang mereka ciptakan sendiri.