Logo
The Devil's Gift
The Devil's Gift

The Devil's Gift

90 Bab
Tamat
Dalam novel mafia The Devil's Gift, Raveena menyerahkan jiwa raga pada Underboss Cerano Acheron demi kebebasan. Kisah romance penuh aksi dan adventure ini mengikuti kesepakatan berbahaya mereka di tengah pertikaian kartel. Baca web novel ini untuk mengungkap takdir berdarah mereka.
Bab 1 dari The Devil's Gift

“Wanita sialan! Jangan lari!” teriak seorang pria.

Seorang wanita berlari kencang melewati kerumunan manusia di jalanan kota. Banyak pasang mata mengarahkan pandangannya ke arah wanita itu, mereka mulai berpikir mungkin wanita itu adalah orang gila yang kabur dari rumah sakit jiwa.

Pasalnya dia terlihat begitu berantakan jika dibandingkan dengan orang-orang di jalanan kota. Dia mengenakan gaun tidur berwarna putih yang sudah tampak kotor oleh debu dan tanah, rambutnya tergerai berantakan dan kedua kakinya tidak memakai alas kaki sehingga terdapat banyak goresan di telapak kaki serta betisnya.

“Raveena Hesper! Tuan Hose pasti akan melemparkanmu ke kandang harimau jika tidak mau berhenti juga!”

Raveena menoleh sebentar, kemudian berteriak, “Dia juga akan melemparkanku ke kandang harimau bila sampai tertangkap oleh kalian!”

benar, Raveena tidak boleh sampai tertangkap.

Atau Raveena akan kembali tinggal di dalam neraka, entah sampai kapan.

BRAK!

Raveena menjatuhkan kotak-kotak kayu berisikan sayuran ke jalan, berusaha menciptakan penghalang agar dua pria itu tidak bisa mengejarnya. Pedagang sayur lantas berteriak, “Sialan! Kamu harus mengganti rugi daganganku!”

suasana perkotaan menjadi rusuh karena Raveena terus menjatuhkan banyak barang dagangan milik pedagang. Para pedagang yang mengira Raveena hanyalah orang gila lantas meminta pertanggung jawaban dari dua orang yang mengejar Raveena, mereka mengerubuni dua orang tersebut sehingga mereka kehilangan jejak Raveena.

Raveena mengulas senyuman tipis tatkala dua pria berbadan kekar itu tak mampu mengikutinya. Dia lantas masuk ke dalam gedung bertingkat 5 yang sudah terbengkalai. Bagian dalamnya sudah dipenuhi oleh debu dan kotoran tikus. Raveena menjepit hidungnya menggunakan jari, lalu menaiki tangga menuju atap.

Kritt.

Pintu di bagian atap sudah berkarat, sehingga menimbulkan suara derit tajam saat Raveena mendorongnya. Senyuman di wajahnya berangsung-angsur menghilang tatkala melihat sosok seorang pria yang berdiri di atas atap dengan kedua tangannya memegang sebuah senapan laras panjang, sebelah matanya berada di hadapan teropong kecil untuk membidik targetnya.

Dari tempat Raveena berdiri, dia hanya mampu melihat pria itu dari samping. Tubuh pria itu terlihat begitu tinggi, mungkin sekitar 190 cm yang dibalut oleh mantel panjang berwarna hitam.

Di mata Raveena, pria itu tampak seperti sungai yang tenang di bagian permukaan, tapi sebenarnya mempunyai arus yang deras di bagian dalamnya. Konsentrasinya bahkan sama sekali tidak terganggu meski baru saja mendengar suara pintu yang dibuka oleh Raveena.

“Pria itu berbahaya,” pikir Raveena.

Raveena ingin berlari pergi, tapi kakinya terasa kaku seolah dia sedang dipaku di tempat.

Dalam seperkian detik, Raveena bisa melihat pria itu menarik pelatuk tanpa meninggalkan bunyi senapan. Bubuk mesiu berterbangan di sekitarnya, membuat Raveena yakin bila pria itu baru saja menembak seseorang yang berdiri di bawah bangunan.

“Argghh!! Ada orang yang tertembak!” teriak seseorang.

Tak lama kemudian, ada orang lain yang turut berteriak dengan panik, “Panggil ambulan! Cepat panggil ambulan!”

suara kericuhan terdengar dari bawah gedung, pertanda bahwa pria itu berhasil membidik targetnya.

Pria itu telah membunuh seseorang.

Dan seharusnya Raveena segera pergi apabila ingin selamat.

Akan tetapi, tubuhnya begitu terkejut saat menyaksikan pembunuhan secara langsung sampai-sampai tak mampu bergerak.

Anehnya, Raveena hanya terkejut tapi tak merasa takut.

Usai menyelesaikan tugasnya untuk melenyapkan target, pria itu segera memasukkan senapan laras panjangnya ke koper, lalu berjalan menuju pintu keluar tanpa menghiraukan keberadaan Raveena.

Tatkala berada di hadapan Raveena, pria itu berhenti. Kedua manik cobaltnya menatap Raveena lekat-lekat, terlihat seolah ingin menenggelamkan Raveena ke dalam laut apabila wanita itu sampai berteriak.

“Nona, kamu hanya perlu berpura-pura buta dan tuli hari ini supaya bisa hidup dengan tenang.” Suara bariton rendah terdengar dari bibir pria itu.

Raveena bergeming, dengan susah payah dia berusaha untuk membalas, “Apa kamu adalah pembunuh bayaran?”

“Tergantung perspektifmu saja,” tukas pria itu.

Secara tiba-tiba Raveena memegang lengan pria itu, kemudian menatapnya dengan penuh harapan. “Apa artinya kamu akan membunuh jika mendapatkan bayaran?”

pria itu menggendikan bahunya. “Tergantung.”

“Kalau begitu, bisakah kamu membunuhku?” tanya Raveena.

Keheningan menyambut mereka berdua. Pria itu memperhatikan wajah Raveena, tapi dia tidak menemukan adanya sedikitpun keraguan di raut wajah Raveena, seolah-olah wanita itu memang sudah siap untuk mati.

“Kenapa kamu ingin mati?” tanya pria itu.

Raveena mengangkat kepalanya, menatap langit biru yang terbentang tanpa batas. Tatapan mata hazelnya terlihat kosong saat dia berkata, “Karena seluruh kehidupanku tidak ada bedanya dengan neraka. Alih-alih terus bertahan di dunia, bukankah lebih baik bila pergi ke akhirat?”

“Oleh sebab itu, bisakah Tuan Pembunuh membantuku untuk pergi ke akhirat?”

seulas senyuman tipis terpatri di wajah pria itu, dia sedikit menunduk untuk mensejajarkan wajah mereka. “Sayangnya, aku tidak bisa membunuh wanita dan anak-anak. Aku juga tidak suka membunuh seseorang yang sudah tidak memiliki minat lagi untuk hidup.”

Pria itu lantas menepuk kepala Raveena sekali, sebelum akhirnya berjalan melewati pintu untuk pergi keluar.

Dalam seperkian detik, Raveena membalikkan badannya dan menatap punggung tegap dari pria itu. “Jika memang tidak bisa membunuh, tidak bisakah kamu membantuku untuk keluar dari neraka di dunia ini?”

langkah kaki pria itu terhenti, lalu dia membalas tanpa menoleh, “Maaf, tapi aku tidak pernah membantu seseorang dengan Cuma-cuma.”

Raveena buru-buru menahan lengan wanita itu dan berkata, “Apa Tuan akan membantuku jika aku memberikanmu imbalan?”

“Mungkin.”

“Kalau begitu, bisakah kita bertemu lagi di masa depan? Saat itu, aku mungkin memiliki sesuatu yang bisa kuberikan untuk Tuan.”

“Entahlah, Nona. Aku tidak pernah mengikat janji pertemuan dengan orang asing. Tapi, bila kita memang bertemu lagi, maka aku akan menantikan penawaranmu.”

Raveena bertanya, “Siapa namamu?”

pria itu melepaskan cengkraman tangan Raveena, lalu melangkah pergi. Ketika dia menuruni tangga, jawaban baru terdengar dari bibirnya dan menggema hingga ke telinga Raveena. “Cerano, panggil saja aku Cerano. Ketika kita bertemu lagi, maka aku akan menjadi iblis yang mengikat janji dengan kamu.”

Tak lama kemudian, Raveena mendengar ada suara langkah kaki lain yang menaiki tangga.

Itu adalah dua pria yang sebelum ini mengejarnya, dan tampaknya Raveena akan kembali diseret ke neraka.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bukan Perawan Kesayangan Tuan-tuan Gigolo
Bukan Perawan Kesayangan Tuan-tuan Gigolo
Dalam Bukan Perawan Kesayangan Tuan-tuan Gigolo, seorang pembunuh berdarah dingin dari kampung menjadi pusat obsesi para pria kaya. Meski berbahaya, para gigolo ini mempertaruhkan nyawa demi mengejarnya. Baca romance novel ini untuk mengungkap misteri di balik takdir dan aksi mereka.
Dark in Antares City
Dark in Antares City
Dalam Dark in Antares City, Rio Rosswel bertekad membalas dendam setelah menyaksikan ibunya dibantai Eaters. Ikuti misi bertahan hidup di vampire romance books ini, di mana ia harus membasmi monster pemangsa manusia dalam kisah adventure story yang penuh aksi dan kengerian horor.
ENTERNAL LOVE
ENTERNAL LOVE
Dalam ENTERNAL LOVE, Elgar memburu penyihir hitam demi membalas dendam tunangannya. Menghadapi pengkhianatan di fantasy novel ini, ia terjebak antara misi balas dendam atau mengungkap misteri gadis serupa Carolina. Simak petualangan penuh aksi di web novel ini sekarang.
Istri Dekilku Anak Sultan
Istri Dekilku Anak Sultan
Dalam novel romantis miliarder Istri Dekilku Anak Sultan, Alif menyesal menceraikan Shinta yang ternyata pewaris tunggal perusahaan tempatnya bekerja. Di tengah perebutan kekuasaan yang mengancam nyawanya, Shinta berjuang bertahan bersama Raka. Baca novel online gratis ini sekarang.
Love and Virus
Love and Virus
Dalam Love and Virus, Wizard, Alvaro, dan Emma berpacu dengan waktu menuntaskan wabah SES. Di tengah misi sci-fi penuh risiko ini, mereka menghadapi konflik cinta segitiga. Temukan petualangan medis mendebarkan dalam sci fi novels ini dan baca kelanjutan misinya di platform webnovel.
Pembalasan Dendam sang Menantu Tertindas
Pembalasan Dendam sang Menantu Tertindas
Dalam novel romantis miliarder Pembalasan Dendam sang Menantu Tertindas, Owen yang selalu dihina selama pernikahan memutuskan bercerai. Setelah perpisahan itu, warisan leluhur mengubah nasibnya menjadi penguasa kaya raya. Baca novel online ini untuk mengikuti aksi kebangkitannya.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Bayangmu di Tengah Badai
Bayangmu di Tengah Badai
Karena perubahan besar dalam keluarganya, Alya menghadapi kesulitan ekonomi akibat penyakit parah yang diderita kakaknya. Alya secara tidak sengaja bertemu Reyan, yang sudah bertahun-tahun tidak dia jumpai, saat bekerja paruh waktu. Reyan mulai memiliki perasaan khusus terhadap Alya. Saat Reyan diam-diam memberantas organisasi perdagangan manusia, Alya tanpa sengaja terlibat di dalamnya. Demi melindunginya, Reyan mempertaruhkan dirinya.
Cinta di Hari yang Penuh Harapan
Cinta di Hari yang Penuh Harapan
Sejak kecil, Jeandra tertekan oleh keluarganya sendiri. Tanpa biaya kuliah dan menghadapi tekanan untuk menikah, dia memutuskan untuk melarikan diri. Dalam pelariannya, dia secara tidak sengaja menaiki mobil mewah milik Azkara, seorang CEO kaya raya. Dari situ, mereka bertemu karena "pertolongan". Kemudian, Jeandra dan Azkara secara tidak sengaja menghabiskan satu malam bersama, dan roda kehidupan kembali menyatukan mereka.
Sepuluh Tahun yang Tertunda
Sepuluh Tahun yang Tertunda
Audrey, sang peneliti utama sebuah eksperimen kriogenik, harus berhadapan dengan kenyataan pahit bahwa proyeknya gagal merekrut cukup relawan. Setelah empat tahun berjuang dan menahan sakit hati atas pengkhianatan suaminya, dengan putus asa dia memilih dirinya sendiri sebagai subjek penelitian. Dia membekukan tubuhnya selama sepuluh tahun, sekaligus meninggalkan surat kematian palsu untuk suaminya. Pria itu pun hancur hati ketika mengetahui kematian istrinya. Namun sepuluh tahun kemudian, saat dia berhasil menemukan Audrey, wanita itu ternyata masih hidup dan telah menemukan kebahagiaan baru di pelukan orang yang tulus mencintainya.
Istri Sah Hidup Kembali
Istri Sah Hidup Kembali
Ami dan adiknya Dian menikah di hari yang sama, tapi ditukar dan salah menikah. Setelah mati tragis, ia terlahir kembali, bertekad membalas dendam, melindungi keluarganya, merebut kembali kehormatan, dan akhirnya menemukan cinta sejati.
Menantu Terkuat Keluarga Milyarder
Menantu Terkuat Keluarga Milyarder
Sebuah insiden tak terduga membuat Liam mengetahui pengkhianatan istrinya, bersamaan dengan berakhirnya masa percobaan tiga tahunnya. Sejak saat itu, ia resmi memutus hubungan dengan keluarga Lambert dan memulai petualangan bisnisnya sendiri.
Mila Pembasmi Ilhitam
Mila Pembasmi Ilhitam
Setelah Terlahir Kembali, Mila Widyaningsih Menemukan Penderitaan Kehamilannya Telah Dipindahkan ke Dirinya oleh Mega Hidayanto melalui Ilhitam. Setelah Penyelidikan Tak Membuahkan Hasil, Ia Memanfaatkan Aromaterapi untuk Mendeteksi Racun Kemandulan dan Obat Peluntur yang Tersembunyi, Akhirnya Mengetahui Media Santet Itu. Diam-diam, Ia Membalikkan Kontrol atas Makanan dan Kehidupan Sehari-hari Mega Hidayanto, Membuatnya Perlahan Terguncang Mental. Pada Hari Persalinan, Mila Menyerang Balik dengan Secangkir Teh Empedu Es yang Mematikan, Membongkar Semua Kebenaran sebelum Pergi ke Selatan Membawa Maharnya.