Logo
Terlahir Kembali, Menceraikan Suami Konglomerat
Terlahir Kembali, Menceraikan Suami Konglomerat

Terlahir Kembali, Menceraikan Suami Konglomerat

48 Bab
Tamat
Lewat novel romantis miliarder Terlahir Kembali, Menceraikan Suami Konglomerat, seorang wanita yang hidup kembali bertekad menceraikan Finn Gunawan, sang bos mafia. Ia memanfaatkan masa lalu Finn demi kebebasannya. Temukan kisah seru ini saat Anda baca novel online gratis.

Ringkasan Terlahir Kembali, Menceraikan Suami Konglomerat

Setelah terlahir kembali, aku memutuskan untuk tidak lagi mengejar cinta Finn Gunawan, seorang bos mafia sekaligus miliarder yang mengabaikanku di kehidupan lalu. Demi mendapatkan kebebasan, aku menemui Madeline Bahar, cinta pertama suamiku yang selalu membayang-bayangi pernikahan kami. Aku meminta Madeline meyakinkan Finn agar bersedia menandatangani surat perceraian kami, karena Finn tidak akan pernah memercayai keputusanku. Madeline menyetujuinya, dan kini aku akhirnya bisa terbebas dari belenggu masa lalu.
Selengkapnya

Bab 1 dari Terlahir Kembali, Menceraikan Suami Konglomerat

Apa hal pertama yang akan kamu lakukan jika terlahir kembali?

Aku? Aku akan mulai dengan menceraikan suamiku, Finn Gunawan.

Ya, Finn Gunawan. Lelaki yang menguasai setengah dunia mafia dari balik tirai.

Sang Bos Mafia. Pria terkaya di dunia. Pria yang diimpikan semua wanita. Wajahnya terpampang di sampul majalah, dinobatkan sebagai "Pria Terseksi di Dunia" lima tahun berturut-turut.

Di kehidupanku yang lalu, aku sudah mencoba segalanya agar dia melihatku sebagai seseorang yang berarti.

Aku menikah dengannya. Aku melahirkan anaknya. Aku mengesampingkan semua harga diriku, berusaha menjadi istri yang sempurna.

Namun, semua itu sia-sia.

Baginya, aku tak berbeda dari seorang pelayan yang mungkin sering dia beri tip. Mudah dilupakan, bisa digantikan, dan nyaris tak terlihat.

Jadi kali ini, aku tidak akan memohon dan aku tidak akan berpura-pura lagi. Aku menyerahkan posisiku di hidupnya kepada Madeline Bahar ... dan pergi.

Madeline adalah cinta pertama Finn, juga bayangan yang menghantui setiap hari di kehidupanku yang lalu. Kini Madeline duduk di seberangku, menatapku dengan mata berkedip bingung, seolah tak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.

"Kamu berusaha keras menyingkirkanku," katanya perlahan, matanya menyipit. "Sekarang kamu mau aku bersama Finn?"

"Ya. Itu saja yang kuminta. Temui Finn, bicaralah dengannya. Katakan padanya untuk menandatangani surat cerai."

Aku menatap wajahnya yang masih kebingungan dan melanjutkan, "Semua orang tahu aku adalah orang terakhir yang akan melepaskan Finn. Jadi kalau aku bilang mau bercerai, dia nggak akan percaya sedikit pun. Tapi kamu? Kamu orang yang bisa membuat itu terjadi. Benar nggak?"

Madeline tertawa, karena akhirnya dia mendapat kesempatan yang selama ini diinginkannya.

Aku pun tertawa, karena akhirnya aku bebas.

Apa hal pertama yang akan kamu lakukan jika terlahir kembali?

Aku? Aku akan mulai dengan menceraikan suamiku, Finn Gunawan.

Ya, Finn Gunawan. Lelaki yang menguasai setengah dunia mafia dari balik tirai.

Sang Bos Mafia. Pria terkaya di dunia. Pria yang diimpikan semua wanita. Wajahnya terpampang di sampul majalah, dinobatkan sebagai "Pria Terseksi di Dunia" lima tahun berturut-turut.

Di kehidupanku yang lalu, aku sudah mencoba segalanya agar dia melihatku sebagai seseorang yang berarti.

Aku menikah dengannya. Aku melahirkan anaknya. Aku mengesampingkan semua harga diriku, berusaha menjadi istri yang sempurna.

Namun, semua itu sia-sia.

Baginya, aku tak berbeda dari seorang pelayan yang mungkin sering dia beri tip. Mudah dilupakan, bisa digantikan, dan nyaris tak terlihat.

Jadi kali ini, aku tidak akan memohon dan aku tidak akan berpura-pura lagi. Aku menyerahkan posisiku di hidupnya kepada Madeline Bahar ... dan pergi.

Madeline adalah cinta pertama Finn, juga bayangan yang menghantui hari-hari di kehidupanku yang lalu. Kini Madeline duduk di seberangku, menatapku dengan mata berkedip bingung, seolah-olah tak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.

"Kamu berusaha keras menyingkirkanku," katanya perlahan, matanya menyipit. "Sekarang kamu mau aku bersama Finn?"

"Ya. Itu saja yang kuminta. Temui Finn, bicaralah dengannya. Katakan padanya untuk menandatangani surat cerai."

Aku menatap wajahnya yang masih kebingungan dan melanjutkan, "Semua orang tahu aku adalah orang terakhir yang akan melepaskan Finn. Jadi kalau aku bilang mau bercerai, dia nggak akan percaya sedikit pun. Tapi kamu? Kamu orang yang bisa membuat itu terjadi. Benar nggak?"

Madeline tertawa, karena akhirnya dia mendapat kesempatan yang selama ini diinginkannya.

Aku pun tertawa, karena akhirnya aku bebas.

....

Madeline menatapku lama setelah mendengar kata "surat cerai" keluar dari mulutku. Dia tidak langsung bicara, hanya menatapku seolah-olah aku tiba-tiba menumbuhkan kepala kedua.

Kemudian, tanpa sepatah kata pun, dia mengeluarkan ponselnya dan sedikit memalingkan tubuh. Namun, aku masih bisa mendengar semuanya.

"Finn," panggilnya lembut, seolah-olah sedang menguji situasi. "Kamu punya waktu sebentar?"

Dia berhenti sejenak, mendengarkan. Aku bisa mendengar suara berat di seberang sana, bahkan dari tempatku duduk.

"Aku ada di Kafe Gelora milikmu," lanjutnya. "Bisa jemput aku?"

Dia terdiam mendengarkan lagi. Jemarinya menggenggam ponsel semakin erat. "Baiklah, sampai nanti."

Madeline menutup panggilan itu lalu berbalik menatapku lagi, masih dengan sorot curiga. "Baik, Jilly," katanya, matanya menyipit. "Jujur saja, sebenarnya permainan apa yang sedang kamu mainkan?"

Aku mengembuskan napas perlahan. Dia masih waspada, bahkan ketika aku sudah menyerahkan semuanya begitu saja padanya. "Aku nggak sedang bermain apa pun," jawabku tenang. "Aku sudah selesai. Kamu boleh memiliki Finn ... dan Henry juga."

Alisnya terangkat tinggi. "Serius? Kamu menyerahkan suami dan anakmu begitu saja?"

Aku mengangguk. "Aku benar-benar serius. Aku sudah pernah melalui neraka sekali. Aku nggak akan kembali ke sana lagi."

Dia menatapku sejenak, lalu tersenyum miring, seolah-olah tidak percaya, tetapi juga tidak peduli. "Baiklah. Karena kamu begitu murah hati," katanya sambil menepis rambut ke belakang. "Tapi jangan menyesal nanti. Kalau kamu berubah pikiran, jangan harap aku akan menyingkir."

"Aku nggak akan menyesal," jawabku datar.

Dia tersenyum, seperti baru saja menang sesuatu. "Serahkan urusan surat cerai padaku."

Dua puluh menit kemudian, suara deru mesin memenuhi jalanan.

Bukan hanya satu mobil, lima Bentley hitam berderet berhenti di depan kafe. Semua kacanya gelap. Semua terasa seperti pertanda masalah.

Kemudian, dia keluar. Finn Gunawan. Suamiku. Pria yang diidamkan semua wanita di kota ... dan pria yang telah kukejar seumur hidupku.

Aku tidak melihatnya selama berbulan-bulan. Menurut para pembantu, minggu lalu dia ke Pranka, ke Brasia, lalu ke Tharun. Selalu pergi. Selalu menghilang.

Namun sekarang? Sekarang dia di sini. Hanya karena Madeline memanggilnya.

Finn berjalan lurus menuju pintu masuk, matanya tertuju pada wanita di sebelahku. Bahkan tidak menoleh padaku. Seolah-olah aku tidak ada.

Dia berhenti di samping meja kami dan berbicara dengan suara rendah dan lembut, seperti beludru yang dilapisi baja. "Ayo pergi," katanya pada Madeline, tanpa sedikit pun melihatku.

Madeline tersenyum menatapnya. "Tunggu, Finn. Aku punya sesuatu untuk kamu tandatangani. Ini tentang rumah impianku ...."

Finn mengangkat alis. "Bukannya aku sudah memberimu kartu hitam? Itu cukup untuk membeli sepuluh rumah impian sekaligus."

Dia tertawa kecil. "Ya, tapi ini bukan soal uang. Ini soal properti. Akta kepemilikannya masih atas namamu."

Finn menggeleng, setengah geli. "Kamu memang luar biasa, tahu nggak?"

Kemudian, tanpa membaca isi dokumen, dia langsung membalik ke halaman terakhir dan menandatanganinya.

Aku melihatnya, melihat semuanya, merasa seolah-olah seseorang baru saja menyingkap tirai dari mataku. Sungguh konyol.

Namun, untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, aku merasa ... bebas.

Di kehidupanku yang lalu, aku berpegang pada Finn seolah-olah dia satu-satunya jalan hidupku. Aku pikir jika aku mencintainya cukup dalam, dia akan berbalik dan melihatku. Aku mati karena harapan itu.

Hari itu, lift macet. Aku, Madeline, dan anak kami, Henry, terjebak di dalamnya. Tali lift putus. Asap di mana-mana. Panik. Teriakan.

Finn harus memilih ... dan dia memilih Madeline.

Madeline keluar lebih dulu, menggendong Henry di pelukannya, tanpa luka sedikit pun.

Aku tertinggal. Lift itu macet lagi sebelum mereka sempat menariknya naik. Aku mati dengan pikiran bahwa mungkin ... hanya mungkin ... dia akan kembali untukku.

Namun, dia tidak kembali.

Jadi sekarang, di kesempatan kedua dalam hidupku ini, aku tidak akan mengulangi kesalahan itu lagi.

Finn menggenggam tangan Madeline dan mulai berjalan keluar dari kafe. Aku mengikuti beberapa langkah di belakang, menuju pintu keluar juga. Tepat sebelum mereka melangkah keluar, Finn menoleh.

Tatapannya bertemu denganku. Dingin, tajam, dan sulit dibaca. Dia memberi isyarat kecil kepada asistennya.

Leo berdiri di depanku. "Bu Jilly ...."

"Kamu nggak bisa ikut bersama mereka. Pak Finn ada urusan yang harus diselesaikan."

Aku mengangkat bahu. "Aku memang nggak berniat ikut. Kebetulan saja arahnya sama. Aku juga punya tempat yang harus kudatangi."

Aku berbalik, siap melangkah pergi dan meninggalkan semuanya, ketika suara kecil terdengar dari luar. "Madeline! Aku kangen sekali padamu!"

Langkahku terhenti. Hatiku retak.

Aku berbalik dan melihat anakku, Henry, berlari ke arahnya. Tangan kecilnya melingkar di pinggang Madeline, seolah-olah Madeline adalah seluruh dunianya.

Kemudian, matanya menatapku dan seketika senyumnya lenyap.

"Ayah," katanya sambil menarik tangan Finn. "Kenapa ada wanita itu di sini?"

Aku berdiri di sana, menelan rasa sesak di tenggorokan. Finn mengusap kepala anak itu dengan lembut. "Dia nggak ikut kita. Ayo, kita pergi makan."

Henry tersenyum cerah. "Asyik! Aku bisa makan bersama Madeline!"

Aku tidak berkata apa-apa. Hanya melangkah keluar ke jalan, melambaikan tangan untuk menghentikan taksi, lalu masuk ke dalamnya.

Saat kota berkelebat di balik kaca jendela, aku menatap ke luar dalam diam.

Madeline adalah cinta pertamanya. Selalu begitu. Dulu mereka tidak menikah karena dia melanjutkan studi ke luar negeri dan keluarga Finn memaksanya menikah denganku. Itu murni perjodohan bisnis.

Aku masih ingat malam ketika mengetahui kebenarannya. Aku tidak bisa tidur selama berhari-hari. Mungkin sejak saat itu aku hidup setengah sadar.

Namun sekarang? Sekarang aku benar-benar sudah sadar.

Di kehidupan ini, aku akan sadar sepenuhnya. Kali ini, aku akan pergi sebelum tenggelam lagi.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Kamu Mungkin Juga Suka

Dalam Pelukan (Sang ) CEO
Dalam Pelukan (Sang ) CEO
Dalam Pelukan (Sang ) CEO mengisahkan Kevin, bos berwajah malaikat yang ambisius mengikat asistennya, Sarah. Di tengah persaingan dengan Hansen, Kevin harus menjaga Sarah tetap di sisinya. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti konflik dalam modern novel yang penuh intrik.
DILEMA SUAMI BAYARAN
DILEMA SUAMI BAYARAN
Dalam DILEMA SUAMI BAYARAN, Barra mengejar mimpi hidup bahagia dengan menikahi putri konglomerat. Namun, skandal masa lalu menghancurkan resepsi mereka. Baca romance novel ini untuk mengungkap rahasia kelam di balik pernikahan billionaire yang penuh dengan pengkhianatan dan intrik.
DINIKAHI KONGLOMERAT
DINIKAHI KONGLOMERAT
Dalam romance novel DINIKAHI KONGLOMERAT, Sinta menghadapi teror dan hinaan kasta setelah menerima lamaran Tuan Muda Ashraf. Di tengah tekanan keluarga, ia berjuang membuktikan martabatnya. Baca kisah billionaire romance books ini untuk melihat perjuangan Sinta meraih takdirnya.
Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu!
Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu!
Dalam novel modern Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu!, Silvia dikhianati Sienzo hingga tewas mengenaskan di ruang bawah tanah. Setelah bereinkarnasi ke hari pernikahan bisnis mereka, Silvia bertekad membalas dendam. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap takdir barunya.
Istriku Bukan Selingkuhanku
Istriku Bukan Selingkuhanku
Dalam Istriku Bukan Selingkuhanku, Bram harus menutupi pernikahan sepuluh tahunnya dari sang ibu. Sebagai atasan di perusahaan, sang billionaire ini memalsukan perjalanan dinas demi menjaga rahasia rumah tangganya. Simak romance novel dewasa ini dalam koleksi read novels online kami.
Kurawat Dengan Cinta, Dibalas Dengan Pengkhianatan
Kurawat Dengan Cinta, Dibalas Dengan Pengkhianatan
Baca Novel Online Gratis Kurawat Dengan Cinta, Dibalas Dengan Pengkhianatan. Novel romantis miliarder ini mengisahkan Claire Nolan yang dicampakkan Julian Westwood setelah tiga tahun merawatnya yang lumpuh, demi cinta pertamanya. Claire pun memilih pergi dan mengakhiri kontrak pernikahan mereka.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Menyembuhkan Istriku yang Bisu
Menyembuhkan Istriku yang Bisu
Mahesa, dewa abadi yang terjerat utang batu roh, bereinkarnasi sebagai pecandu judi yang tewas dibunuh rentenir. Ia menemukan istri mendiang, wanita cantik dan berbudi luhur tapi bisu dan disiksa. Mahesa memutuskan menjalani hidup fana lewat pernikahan itu, bertekad mencari uang untuk memurnikan pil obat dan menyembuhkan istrinya.
Darah dan Pengakuan
Darah dan Pengakuan
Alina, sang Ketua Grup Singh, mengalami duka mendalam saat kehilangan putra kandungnya, Erik, yang masih belia. Bersama suaminya, mereka memindahkan seluruh kasih sayang kepada anak angkat, Alec. Bahkan setelah Erik akhirnya ditemukan, Alina tetap memanjakan Alec dan mempersiapkannya sebagai penerus bisnis keluarga. Namun ironi takdir terjadi - justru Alec, yang khawatir akan tergeser kedudukannya, merencanakan pembunuhan keji terhadap Alina. Di detik-detik terakhir hidupnya, Alina baru menyadari sifat sejati Alec yang serigala berbulu domba. Dengan hati yang hancur, dia bertekad bahwa jika ada kehidupan selanjutnya, dia akan tebus semua kesalahannya pada Erik!
Cinta Setelah Lari dari Pernikahan
Cinta Setelah Lari dari Pernikahan
Karen dipaksa untuk menggantikan adiknya menikah dengan putra Keluarga Prana bernama Jonas yang impoten. Karena menolak untuk dimanfaatkan, Karen pun melarikan diri di hari pernikahannya. Tanpa sengaja, dia bertemu masuk ke dalam mobil Jonas. Namun, Karen tidak tahu bahwa orang yang di hadapannya ini sebenarnya adalah si “pengantin pria” yang ingin dihindarinya. Karen memohon kepada Jonas untuk membawanya pergi melarikan diri dari pernikahannya...
Dewa dan Dewa Iblis
Dewa dan Dewa Iblis
Fira awalnya bertunangan dengan Dirto, tetapi Dirto malah dihasut Venny untuk membunuh keluarga Fira demi menjadi dewa. Dengan penuh dendam, Fira memanjat ke Langit Kesembilan untuk menuntut keadilan, tetapi para dewa mengabaikan tuntutannya. Karena putus asa, dia melompat ke Sungai Roh dan terbangun dengan identitasnya di kehidupan lalu, Bella, sang dewa iblis. Bella dan rekannya berusaha membangkitkan Helen. Tetapi mereka malah dikepung oleh para dewa dan melarikan diri ke dalam mimpi Helen. Venny dan Dirto mengejar mereka ke dalam mimpi, namun mereka malah membantu Helen bangkit karena keterikatan mereka belum terlepas. Tiga dewa iblis, Bella, Helen, dan Varel pun bersatu kembali dan membuat alam dewa ketakutan.
Tinggalkan Suami Jahat, Jadi Mama Kece
Tinggalkan Suami Jahat, Jadi Mama Kece
Kehidupan seorang ibu rumah tangga yang diam-diam berdedikasi hancur ketika dia mewarisi kekayaan $1 miliar, hanya untuk menemukan pengkhianatan suaminya: dia diam-diam telah menikah secara sah dengan wanita lain selama bertahun-tahun. Saat dia menghadapi kehancuran emosional, perjalanan IVF yang melelahkan membawanya menjadi ibu — pada hari yang seharusnya menjadi hari pernikahan mereka. Dengan dukungan kuat dari sahabatnya Zhao Ying, dia menghancurkan sangkar emas kebohongan, merebut kembali martabatnya, dan menemukan kembali identitasnya dalam kelahiran kembali yang penuh kemenangan. Kini dipersenjatai dengan kekayaan dan kebijaksanaan yang diperoleh dengan susah payah, dia merancang jalur baru yang berani — menulis ulang takdirnya dengan caranya sendiri.
Dusta di Balik Operasi
Dusta di Balik Operasi
Dokter Rini jadi korban teknik operasi tanpa rasa sakit milik dokter magang Lana yang memindahkan rasa sakit ke dirinya hingga tewas. Terlahir kembali, Rini membeli slot perawatan Lana demi membongkar rahasia pemindahan rasa sakit.