Logo
Tawanan Hati Sang Penguasa
Tawanan Hati Sang Penguasa

Tawanan Hati Sang Penguasa

53 Bab
Tamat
Dalam Tawanan Hati Sang Penguasa, Pras menjerat Lavi dalam dunia mafia yang gelap. Saat dendam kematian Tony memicu aksi berbahaya melawan Quassano, Lavi menjadi umpan musuh. Baca kisah romance novel ini untuk melihat pertaruhan nyawa sang penguasa demi miliknya di web novel ini.
Bab 1 dari Tawanan Hati Sang Penguasa

Pras menyeringai. Diisap sekali lagi rokok di selipan tangannya. Asap langsung mengepul tinggi. Bibirnya yang menghitam ia basahi dengan cairan pekat yang tersedia di sampingnya. Tanpa perlu gelas. Langsung dari botol berwarna gelap di mana ada beberapa jenis di sana.

“Nyerah, kan, Neng?”

“Berengsek!”

Pria itu tertawa kencang. “Pintarnya mulut lo yang manis itu memaki.” Ia pun bangkit. Rokok yang masih tersisa itu dilempar begitu saja. Ruangan ini pengap juga pencahayaannya minim. Tapi ia bisa melihat dengan jelas, betapa gadis di depannya ini sangat cantik.

Hasrat terpendamnya sudah tersulut dan bangkit tanpa bisa dikendalikan.

Sejak pertama kali Pras melihatnya, ia tahu, cepat atau lambat, gadis yang bersimpuh karena terikat ini pasti menjadi miliknya.

Hanya miliknya.

Ia berlutut menyamakan posisi sang gadis. Memaksa gadis itu untuk menatapnya. Dicengkeram kuat wajah yang ternyata halus sekali menyapa permukaan tangannya. Bola mata gadis inilah yang berbahaya. Hitam, legam, berbinar terang penuh semangat, juga serupa boneka.

Elok sekali.

Membuat Pras menggila hanya ditatap sekelebatan olehnya. Dulu. Dua tahun lalu. Itu juga penuh dengan amarah dan benci. Sama seperti sekarang. Tapi kali ini, amarah itu berkobar jauh kuat di sana. Kebencian yang terarah padanya sangat besar tapi Pras mana peduli.

Selama sudah ia dapatkan, ia tak peduli apa yang gadis ini rasakan.

“Abang mau dengar sekali lagi makiannya,” kata Pras dengan seringai tipis. Matanya tak beralih ke mana-mana kecuali pada mata seelok boneka ini.

“Bajingan!” desis sinis sang gadis. Meski agak kesulitan, ia berhasil mengucapkan kata-kata barusan.

Sumpah demi apa pun, ia berjanji akan memaki pria di depannya ini sampai mati. Semua lontaran kata kasar yang tak pernah terbayang meluncur dari bibirnya, sudah ia lafazkan dengan penuh yakin. Tak peduli juga kalau keselamatannya terancam. Dan segala hal yang ia miliki bisa saja direnggut dengan cara paling keji.

Ia tak peduli.

Sejak diseret sebagai pembebas hutang ayahnya dari para preman berkedok rentenir ini, asanya sudah ia matikan. Dirinya hanya seonggok daging yang dihargai seratus juta rupiah. Yang akan diperas sampai habis inti sari kehidupannya.

Ia yakin itu.

Maka saat mereka kembali bertemu, di ruangan yang pengap serta tercium bau alkohol yang tak ia sukai ini, ia bersumpah tak akan memberi maaf semua orang yang membuatnya seperti ini. Akan ia tuntut segala sakit hatinya di pengadilan Tuhan kelak. Tak apa di dunia ini ia menjadi sampah. Tak apa.

Asal nanti semuanya mendapatkan balas yang setimpal. Itu sumpahnya.

“Bibir Neng pernah pakai lipstik?” tanya Pras yang semakin mencondongkan diri. Bicara tepat di atas bibir sang gadis yang masih ia cengkeram wajahnya ini. “Sepertinya iya. Abang cium aroma strawberry. Manis sekali.” Pras kembali menyeringai.

“Lepas!” desis Lavi. Lavina Diandra lebih tepatnya.

“Oke.” Pras begitu saja melepas cengkeramannya. Terdengar rintihan pelan keluar dari mulut sang gadis yang ia hidu aromanya meski sekilas tadi. Aroma yang begitu memabukkan. “Neng tahu harus apa, kan, di sini?”

Lavi memilih tak menjawab. Wajahnya ia palingkan dari pria yang masih menatapnya tajam penuh intimidasi.

“Peraturan pertama,” Pras bukan lagi mencengkeram wajah Lavi tapi menekan bagian bawah leher gadis itu dengan cukup kuat. Membuat mata gadis itu terbeliak kaget. Lagi-lagi ia harus bertemu kembali dengan sorot bengis milik Pras. “Jangan pernah buang muka kalau Abang bicara.”

Pras menekan lebih keras karena Lavi tak memberi respons. “Paham maksud Abang?”

Ada anggukan kecil yang ia dapati sebagai jawaban dan membuat Pras puas meski sedikit. Ia longgarkan sedikit saja tekanan yang diberikan pada bagian leher jenjang nan mulus milik Lavi. Rasanya ingin ia lumat dan isap dengan kuat. Tapi itu belum saatnya.

“Peraturan kedua.” Pras kembali bicara. “Tiap kali Abang masuk ke kamar Neng nanti, Neng harus memakai pakaian yang sudah tersedia di sana. Melayani Abang dengan senyum terbaik.” Lalu Pras semakin mendekat dan berbisik penuh penekanan. Tapi sebelumnya, ia sengaja meniup penuh hasrat pada cuping telinga Lavi. Membuat gadis itu memejam kuat dengan tubuh mulai gemetar. “Penuhi kamar Neng dengan desahan dan nama Abang.”

Lavi ingin sekali menangis kuat, berlari sejauh mungkin, keluar dari tempat yang sangat ia benci ini. Dalam pejam yang ia lakukan, bayang masa depannya sudah tamat. Tak ada lagi sesi kuliah bersama para dosen kesukaannya. Bercengkerama akrab bersama temannya di perpustakaan lengkap dengan banyak tugas. Bekerja dengan giat untuk tambahan biaya kuliahnya.

Segalanya telah sirna.

Tak ada tanggapan dari Lavi yang membuat Pras berdecak. Sekali lagi Pras menekan batang tenggorokan sang gadis dan kali ini jauh lebih menyakitkan ketimbang sebelumnya. “Jangan buat Abang marah, Neng.”

Masih juga belum ada tanggapan yang malah membuat Pras semakin dibakar gairah juga amarah.

“Jawab!” hardik Pras dengan suara serupa petir. Sangat menakutkan dan membuar Lavi langsung mengangguk dengan cepatnya.

Hal itu membuat Pras tersenyum puas tapi masih belum melepaskan cengkeramannya. Masih ada satu hal yang ia tekankan untuk Lavi.

“Peraturan ketiga,” kata Pras. Kali ini ia bicara dengan sorot mata penuh perintah. Tak boleh dibantah dan sekali dilanggar, Lavi tahu, hukuman berat pasti akan menghampiri. Entah apa itu, Lavi tak tahu.

“Sekali menjadi wanita Abang, selamanya wanita Abang. Neng enggak akan bisa lepas begitu saja karena ....” Cekalan itu Pras lepaskan. Lavi pergunakan dengan sangat untuk menghirup udara sebebas mungkin. Meski pasokan oksigen di ruangan ini sudah bercampur dengan asap dari rokok, tapi itu lebih baik dari saat tangan kekar itu menekan lehernya.

Lavi juga terbatuk karena tarikan napasnya mungkin terlalu buru-buru. Ditanggapi dengan cengiran konyol dari Pras seolah hal itu biasa terjadi. Pria itu berjalan menuju mejanya, membuka laci yang tertutup rapat, mengacaknya sebentar untuk mencari satu benda yang cukup penting untuknya.

Stempel naga kembar.

Simbol yang menunjukkan dirinya sebagai seorang penguasa di Bagian Selatan ini. Ada dua stempel di sana. Salah satunya hanya ia gunakan untuk memberi tanda pada orang-orang khusus di sisinya. Satunya lagi, untuk orang-orang yang tunduk pada kuasanya. Yang sering kali ia jadikan sebagai bagian anggota Naga Kembar.

Ia menimbang sejenak. Stempel apa yang sesuai dengan gadis ini? Seringai licik itu kembali hadir. Di tangannya, sudah ia pilih apa yang ia rasa sesuai.

Stempel itu ia persiapkan dengan menyalakan tombol otomatis. Yang semula ia rasa dingin pada bagian punggung stempel, mulai menghangat yang artinya alat itu bekerja dengan baik. Sembari menunggu suhunya tepat, ia kembali mendekat pada Lavi.

“Buka bajunya, Neng.”

Mata Lavi melotot sempurna.

“Ah, Abang lupa. Neng terikat.” Pras terkekeh seolah menertawakan kebodohannya. “Abang yang bantu kalau begitu.”

“Jangan!” teriak Lavi tak terima. Ia berusaha untuk mundur dan menyingkirkan tangan Pras yang mulai membuka baju Lavi. Meski usaha itu sia-sia.

Bisa saja Pras mengingatkan kembali dua peraturan tadi, tapi tidak. Ia ingin bermain sejenak dengan gadis incarannya ini. Menyenangkan memiliki mainan baru di hidupnya kali ini.

Sampai akhirnya, kemeja yang Lavi kenakan terbuka sempurna. Kancingnya ditarik paksa oleh Pras dengan tawa puas dalam tiap tarikannya. Wajah Lavi memelas, berteriak minta ampun, tapi Pras tak peduli. Di depannya kini, tersaji dua gundukan dada yang sangat indah. Terbusung turun naik seiring dengan deru napas Lavi yang tak beraturan.

Mata gadis itu menyoroti Pras dengan memelas. “Ampuni saya, Bang,” katanya dengan cicitan.

“Abang bukan Tuhan, Neng.” Pras menyeringai. Lawannya tak akan bisa berkutik. Buktinya, untuk sekadar menepis tangan yang kini mulai menggerayangi dada sang gadis saja, tak bisa dilakukan. Kulit selembut sutera ini begitu menggoda. Aroma parfum yang dikenakan Lavi benar-benar membuat Pras mabuk kepayang. Meski dadanya masih terganjal dengan bra yang dikenakan, keindahannya sudah sangat menggoda Pras untuk sekadar diremas.

Tapi tidak.

Itu masih bisa ditahan. Yang ia lakukan sekarang justru menjilatinya. Dengan sangat lembut, penuh perasaan, penuh godaan, serta … satu isapan kuat ia beri di sisi kanan. Yang awalnya Lavi tak merespons sampai terdengar geraman tertahan menyapa pendengaran Pras.

Setelah cukup puas membuat banyak tanda kemerahan di sana, Pras mengusap bibirnya yang basah karena perbuatannya barusan. Ia tak tahan lagi tapi … ah! Stempel!

Segera saja stempel yang sudah ia persiapkan, menyapa permukaan dada itu. Membuat Lavi melolong kuat.

Kesakitan.

Sementara Pras menyeringai puas. Tanda itu menimbulkan jejak kemerahan yang tak akan bisa dihapus selamanya.

“Selamat datang, wanitanya Abang.”

****

Hallo, selamat datang di kisah yang Canis bawa. Semoga suka yaaa. jangan lupa follow akun aku

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Balas dendam
Balas dendam
Dalam novel Balas dendam, Jenni bertransformasi menjadi wanita kuat untuk menghancurkan pengkhianat masa lalunya. Didukung sahabat setianya, ia menjalankan misi pembalasan dalam modern romance penuh aksi ini. Baca kisah selengkapnya di webnovel ini sebagai pilihan fiction books terbaik.
Cinta Dalam Hati
Cinta Dalam Hati
Dalam novel Cinta Dalam Hati, Tania, pengacara berani, terjebak perjodohan dengan musuh masa kecilnya, Yudi. Di tengah konflik asmara modern novel ini, Tania harus mempertaruhkan nyawa melawan sindikat trafficking. Simak aksi dan romance stories penuh intrik ini sekarang.
Dark in Antares City
Dark in Antares City
Dalam Dark in Antares City, Rio Rosswel bertekad membalas dendam setelah menyaksikan ibunya dibantai Eaters. Ikuti misi bertahan hidup di vampire romance books ini, di mana ia harus membasmi monster pemangsa manusia dalam kisah adventure story yang penuh aksi dan kengerian horor.
Dendam Menantu Miskin
Dendam Menantu Miskin
Dalam Dendam Menantu Miskin, Rendra terpaksa bercerai karena status sosialnya. Kini, buruh pabrik ini bertekad bangkit menjadi pria sukses demi merebut kembali istri dan anaknya. Ikuti kisah perjuangan penuh aksi dalam modern novel ini, pilihan terbaik bagi pembaca romance stories.
Destination Reveange
Destination Reveange
Dalam Destination Reveange, Jiang Shiqi kembali ke Kekaisaran Ming demi menuntut balas. Di tengah konflik romance dan action, ia harus menghadapi Xuan Ming yang bengis. Baca web novel penuh intrik sejarah dan lgbt book ini saat misi balas dendam mengancam takhta kaisar.
Devil Beside Me (21+)
Devil Beside Me (21+)
Dalam Devil Beside Me (21+), Renata terpuruk usai dikhianati kekasihnya. Sang ayah menunjuk Ervin sebagai bodyguard untuk menjaganya. Ketegangan benci jadi cinta dalam modern novel ini memicu romansa panas yang tak terduga. Baca romance stories ini di platform web novel favorit Anda.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cahaya yang Menembus Dingin
Cahaya yang Menembus Dingin
Pada Perayaan DongZhi, Batari mendadak menikahi Faris, putra kedua Keluarga Prasetya yang menyandang disabilitas. Namun, pada malam pertama mereka, kalimat pertama yang diucapkan Faris adalah: ""Aku berencana mengakhiri hidup setahun lagi."" Mendengar itu, Batari pun berpikir lebih baik manfaatkan waktunya bersamanya dengan bersenang-senang – sekalian berusaha punya anak yang cantik! Seiring berjalannya waktu, Batari bagai seberkas cahaya yang menembus kegelapan, menyinari dunia suram Faris dan menjadi penebusnya.
Di Cintamu Hanya Ada Dusta (Sulih Suara)
Di Cintamu Hanya Ada Dusta (Sulih Suara)
Setelah sekian lamanya menikah, Charlotte menyadari kalau suaminya August, diam-diam mencintai adik tirinya Tessa, dan pernikahan mereka hanyalah kedok. Sakit hati atas perlakuan August yang membela Tessa walaupun telah melukainya, Charlotte memutuskan bercerai dan pergi meninggalkannya. Saat menyadari sifat Tessa, August yang meyakini Charlotte masih mencintainya berusaha merebut kembali hatinya dengan segala cara.
Jangan Megganggu dengan Kakakku
Jangan Megganggu dengan Kakakku
Dia seorang wanita yang sangat lemah jadi sering ditindas oleh keluarga suaminya. Tak disangka pria kaya itu meninggal, sedangkan dia menjadi pewaris harta pria kaya itu. Saat itu, suaminya mulai menyuruh orang mencelakainya hanya untuk mendapatkan warisan. Tak disangka pembunuh yang disewa malah saudara kembar istrinya. Mereka pun mulai melakukan pembalasan dendam terhadap keluarga suaminya. Wanita yang disewa, yang lugas dan tangguh, atas permintaan orang lain, membantu dia merebut kembali kekayaannya. Mereka segera menemukan bahwa mereka sebenarnya adalah saudara kembar. Bersama-sama, mereka berusaha mengungkap kebenaran tentang kematian orang tua mereka dan membalas dendam pada keluarga suaminya.
Pintu Itu Tertutup Selamanya
Pintu Itu Tertutup Selamanya
Tujuh tahun pernikahan, aku putuskan menceraikan Neal, biar dia nikmati akibatnya sendiri. Aku bisa melihat komentar yang tak terlihat orang lain. Tujuh tahun lalu, aku jatuh cinta padanya seketika. Didorong komentar itu, aku bertahan, mencoba menghangatkan hatinya yang beku. Tapi tujuh tahun kemudian, hanya gara-gara video pria berotot, dia menendangku keluar dari mobil di tengah jalan tol, mengakhiri segalanya. Bahkan setelah kecelakaan, dia tetap biarkan mantannya menyiksaku, terang-terangan pamer kemesraan. Aku muak dengan lingkaran setan ini. Sejak kecewa pertama, aku sudah siapkan jalan keluar. Aku gugat cerai, lenyap, dan nikah lagi. Kali ini, air mata dan penyesalannya tak lagi mampu mengembalikanku.
Janji yang Hancur
Janji yang Hancur
Saat berseteru dengan ayahnya, Yuli bertemu Hendri yang selalu mendukungnya. Ia jatuh cinta, tapi di hari pemeriksaan tahu ayah dan suaminya menikah. Melihat kenyataan itu, ia melepaskan dan menerima tawaran tuan tajir Kota Laut, Heri.
Pengantin Terlarang Sang Mafia
Pengantin Terlarang Sang Mafia
Hamil, menjadi janda, dan terseret ke dalam mafia Mancini. Ava tidak pernah menyangka mendiang suaminya adalah pewaris rahasia mafia, ataupun mendambakan adiknya yang kejam. Luca yang sedingin es bersumpah untuk melindunginya, tapi setiap sentuhan menyulut api terlarang. Para geng saingan mendekat, keluarga kandung Ava merencanakan pengkhianatan, dan dinasti berada di ambang perang. Berapa lama lagi sampai Luca menghancurkan setiap aturan demi mendapatkan wanita yang pantas membuatnya membunuh?