Logo
Sweet Mistake
Sweet Mistake

Sweet Mistake

43 Bab
Tamat
Dalam Sweet Mistake, Valerie terjebak ancaman Gio setelah sebuah tragedi. Hubungan benci jadi cinta dalam modern novel ini penuh risiko, karena masa lalu Gio mengancam nyawa Valerie. Temukan kisah mereka di romance novel penuh aksi ini dan baca buku online free sekarang.
Bab 1 dari Sweet Mistake

Dan keajaiban itu datang ... Ia serupa kehangatan dalam bongkahan es.

Mencairkan kristal beku yang sempat membatu

Lalu bunga api memercik. Membakar tepian tepian kering yang meranggas

=*=

Seharusnya Stephen tidak dibiarkan menyetir mobil malam ini. Entah berapa banyak minuman beralkohol yang sudah masuk ke dalam perutnya. Dari tempat duduknya di belakang Stephen, Gio bisa merasakan napas Stephen yang beraroma minuman keras. Belum lagi jika dia bersendawa, pengharum mobil pun tak sanggup menyerap aroma busuk yang mengalir dari perutnya. Mobil berjalan semakin oleng. Gio berpegangan erat pada pintu mobil dengan mata terpejam. Dia tidak mau jika harus mengeluarkan isi perutnya di dalam mobil Stephen.

"Stop! Stop di depan!"

Stephen menghentikan mobil tiba-tiba. Pintu penumpang di samping Stephen membuka dan langsung saja Argus memuntahkan isi perutnya ke trotoar.

"Untung lu nggak jackpot di mobil gua. Kalo sampai kejadian bakal gua suruh lu nyuci mobil malam ini juga," kata Stephen sambil cekikikan.

Alkohol masih sangat mempengaruhinya. Dengan sempoyongan dia keluar dari mobil dan kencing di tengah jalan. Angin dingin menerpa kemaluannya dan seketika Stephen merasakan hasrat menjalari urat-urat di sekitar kemaluannya.

Dia menyapukan pandang ke kanan-kiri jalan. Suara-suara halus berbisik di telinganya. Membuat pandangannya terbalik dan sebuah kekuatan napsu menguasai Stephen dengan cepat.Menghilangkan kewarasannya. Menggelapkan pandangannya dan menyembulkan sebuah rasa yang ingin disalurkan dan dipenuhi.

Stephen menggerakan kepalanya ke kiri dan ke kanan. Senyum miring tersungging dari bibirnya. Dia masuk ke dalam mobil dan menyulut rokoknya.

"Nunggu apaan, sih, Stev? Udah ayo jalan. Gua udah pengen rebah."

"Argus bener. Kepala gua udah puyeng banget, nih. Kalo kelamaan ntar gua bisa jackpot juga kayak Argus."

"Ah, tutup mulut lu pada. Sebentar lagi lu bakal berterima kasih ma gua. Sebentar lagi gua bakal ngasih sesuatu yang bisa ngilangin puyeng lu."

"Ngomong apa, sih, Stev? Udah ayo jalan!" Argus berusaha menepuk pundak Stephen, tapi pandangannya masih mengabur. Tepukannya meleset dan dia menepuk dashboard sebagai gantinya. Argus mengerang lalu membalikkan badan dan meringkuk menghadap pintu.

Stephen mengisap rokoknya sambil berusaha memandangi satu titik yang membuat sesak isi celananya. Dia sudah mematikan lampu dan mesin mobil sedari tadi. Dia membiarkan mobil berkamuflase dalam gelap. Hanya tinggal titik merah dari bara rokoknyalah yang menandakan ada kehidupan di sekitar mobil yang diam.

Asap rokok mengabur cepat ditelan udara malam. Stephen mematikan rokoknya dan duduk diam dalam kegelapan. Kedua temannya masih mengerang-erang halus. Stephen menyuruh mereka diam barang sejenak. Setelah tak ada lagi suara yang mengganggu, dia kembali fokus dan menunggu.

Di sebelahnya, Argus bergerak-gerak gelisah. Dia memandang pada Stephen yang memandang lurus ke depan. Rasa penasaran membuat Argus mengikuti arah pandang Stephen, seketika tenggorokannya tercekik dan dia memandang Stephen minta penjelasan. Stephen hanya menjawab dengan meletakkan telunjuk di bibirnya. Argus paham. Ini bukan pertama kali Stephen berulah. Mereka pernah melakukan ini sebelumnya dan dia tahu Stephen benar, tak lama lagi pening di kepala mereka akan hilang.

=*=

Mobil itu terlihat menepi. Lampunya menyala sebentar lalu mati. Val mendengar bunyi muntahan dikeluarkan paksa. Dari tempatnya berjalan, suara itu seharusnya tidak terdengar. Namun sepi yang menyerap semua bunyi di udara membuat bunyi menjijikkan itu tertangkap telinga Val dan dia ikut mual dibuatnya. Kendati jarak mereka cukup jauh, Val secara reflek menutup hidung dan mulutnya dengan sebelah tangan. Seolah aroma tak sedap bisa tercium olehnya.

Langkah Val hampir mendekati tempat mobil itu diparkir. Dia bisa menangkap titik merah terlihat sekilas dari balik kaca mobil yang gelap. Meski seperti tak ada kehidupan di sekitar mobil itu (mungkin orang-orangnya pingsan karena mabuk), Val yakin, seseorang sedang merokok dan seperti menunggu sesuatu karena mobil itu tak juga bergerak meski seseorang yang muntah-muntah telah lama masuk ke dalam mobil.

Bulu-bulu halus ditubuh Val semakin menegak. Perasaan tak enak semakin bergulung di perut dan dadanya. Rumahnya sudah mulai terlihat namun jalanan yang dia lalui terasa sangat panjang. Secepat apa pun dia melangkahkan kaki, rasanya seperti jalan di tempat. Bunyi kecipak air yang terinjak tapak kakinya membuatnya terkejut bukan kepalang.

Terlambat untuk menyadari jika pintu mobil di samping pengemudi terbuka cepat dan seorang pemuda berjalan ke arahnya dengan cepat juga. Langkahnya sedikit oleng. Dia pasti mabuk. Namun tatapan matanya seolah membekukan Val dan melemaskan otot-otot di kakinya. Dia tak sempat berteriak. Tangan pemuda itu terlampau cepat menutupi mulutnya yang menganga. Dengan satu tarikan, pemuda itu menyeret Val ke arah mobil. Tubuh Val meronta, mencoba melepaskan diri dari dekapan pemuda itu. Namun tenaganya kalah kuat. Pemuda mabuk yang berhasrat tinggi memiliki tenaga cadangan yang berkali lipat dari kondisi normal.

"Gio! Buka pintu! Buka brengsek!"

Dengan lututnya yang bebas, pemuda itu menggedor pintu di belakang kursi pengemudi. Pintu membuka perlahan. Pemuda itu menarik pintu semakin lebar dan mendorong Val ke dalam mobil hingga jatuh di pangkuan Gio.

"Bungkam mulutnya jangan sampai bersuara!"

"Pake apa?"

"Pake apa aja, terserah! Jangan sampai kita ketauan pokoknya!"

Gio segera membekap mulut Val dengan tangannya dan memeluk tubuh Val agar berhenti meronta. Hangat. Sama seperti Stephen, hasrat kelelakiannya timbul dengan cepat ketika tangannya menyentuh dada Val yang kenyal.

Stephen menyalakan mesin mobil dengan terburu-buru.

"Mau kita garap di mana?"

"Di mobil ajalah. Gue udah horny. Ni cewek kulitnya alus banget."

"Gila lu. Bisa kepergok orang lewat nanti. Gus! Lu ada ide? Jangan kejauhan. Gue juga udah nggak tahan ini!"

"Rumah kosong di depan aja. Berhenti deket semak-semak itu. Di dalam pasti ada tempat kering yang bisa kita pake."

"Udah cepetan. Ni cewe udah makin kuat aja geraknya. Gue kewalahan."

"Tahan bentar, Gi. Gus, lu bantu Gio pegangin tu cewek. Jangan sampai lepas!"

Stephen menghentikan mobil di dekat semak-semak di depan rumah kosong. Setelah mematikan mesin dan menyuruh Argus dan Gio menggotong Val, dia berlari mendahului mereka ke arah rumah kosong. Rasa yang seharusnya muncul ketika berada di dalam bayangan gelap, telah dikalahkan oleh napsu yang melebihi rasa takut itu sendiri.

Entah karena lapuk di makan waktu atau memang setan sedang mengambil alih jalan cerita, pintu rumah kosong itu tak memberi perlawanan berarti ketika Stephen mendorongnya. Dan di dalam ruangan, setelah matanya terbiasa dalam gelap, Stephen bisa melihat sebuah meja besar menempel pada salah satu dinding. Bau debu yang menyengat dan kayu lapuk kena air menguar dari sekitaran meja.

"Taro dia di sini. Kalian berdua pegangin dia. Gio tahan mulutnya jangan sampai bersuara. Gue duluan," kata Stephen sambil membuka risleting celananya.

Val semakin meronta kuat kendati tahu usahanya akan sia-sia. Gio membungkam mulut dan memegang salah satu tangannya. Sementara Argus duduk di atas meja sambil memegangi tangannya yang sebelah lagi. Bukan itu saja, tangan Argus yang lain menarik kaus dan bra-nya hingga ke leher, menampakkan buah dadanya yang bulat sempurna. Di bawah, dia merasa hawa dingin menerpa selangkangannya. Val memejamkan mata dan mulai menangis. Dia menyadari yang sedang terjadi dan berharap keajaiban segera datang. Ketika rasa sakit dan perih mengaduk-aduk sekitar pahanya, dia tahu, sesuatu yang berharga telah direnggut dan kini dia hanya perempuan yang sedang dihina.

Perlawanan Val mengendur. Lelah dan tak berdaya membuatnya menjadi sesosok manekin yang dingin. Bahkan ketika Argus ganti menungganginya, dia tak merasakan apa-apa lagi. Bibir Argus yang liar, hanya menderaskan air yang mengalir dari mata tanpa suara.

Val memejamkan mata. Membayangkan hal-hal indah dan menyenangkan yang bisa menghiburnya. Dia memaksa pikirannya berkata jika semua ini hanya mimpi buruk dan semua akan baik-baik saja jika dia membuka mata nanti. (*)

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Brontak Dalam Sempak
Brontak Dalam Sempak
Dalam Brontak Dalam Sempak, Ujang menghadapi duel maut demi membuktikan kekuatannya. Mengaktifkan mode Tisu Magic berlapis baja, ia bertarung melawan ajian panas sang Datok. Ikuti adventure story penuh aksi ini dalam fantasy novel yang seru di platform webnovel pilihan Anda.
FENGYING LIE
FENGYING LIE
Dalam FENGYING LIE, seorang pemuda harus mempertahankan senjatanya dari ancaman maut. Saat dipaksa menyerahkan pedang pusakanya, ia memilih melawan demi bertahan hidup. Ikuti kisah fantasy novel penuh aksi ini, sebuah adventure story tentang keberanian menghadapi musuh yang licik.
GADIS BIASA VS BOSS MAFIA
GADIS BIASA VS BOSS MAFIA
Dalam GADIS BIASA VS BOSS MAFIA, Anne Mary terjebak dalam dunia gelap setelah menjadi saksi pembunuhan. Mafia novel ini mengisahkan transformasi Anne dari gadis polos menjadi petarung tangguh demi bertahan hidup. Baca kisah serunya di web novel yang penuh aksi dan pengkhianatan ini.
Gadis Rahasia Kapten
Gadis Rahasia Kapten
Dalam Gadis Rahasia Kapten, Anatoly menyembunyikan turis Jerman di tengah perang Rusia. Namun, cinta ini terancam saat identitas Helen terungkap sebagai putri musuh. Baca romance novel penuh ketegangan ini di web novel pilihan Anda, di mana kesetiaan negara diuji oleh misi penyelamatan cinta.
Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar
Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar
Dalam novel modern "Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar", seorang mantan raja gangster yang kini menjadi pegawai biasa tidak sengaja mengungkap rahasia bos cantiknya. Baca novel online ini untuk mengikuti aksi, misteri, dan romansa penuh bahaya.
Genderang Perang Manusia Elektrokinesis
Genderang Perang Manusia Elektrokinesis
Manfred alias Gian membalas dendam lewat kekuatan super dalam Genderang Perang Manusia Elektrokinesis. Setelah mewarisi kemampuan listrik, ia harus memilih antara kekuasaan atau Cia. Nikmati fantasy novel penuh aksi ini sebagai pilihan fiction fantasy novels terbaik di platform web novel.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cinta Sesat: Lestari dan Bayangannya
Cinta Sesat: Lestari dan Bayangannya
Weni, istri Jenderal Rizal yang palsu, menculik Mega yang bisu untuk mengandungkan anaknya—tanpa tahu bahwa Mega sebenarnya adalah Lestari, gadis yang keluarganya pernah dibantai Weni! Dengan wajah baru dan pura-pura bisu, Lestari merencanakan balas dendam. Ironisnya, Rizal jatuh cinta pada "Mega" karena suara dan jiwa yang indah! Saat Weni mengetahui kebenaran, pertarungan mematikan pun dimulai... Siapa yang akan bertahan di antara tiga orang yang terikat cinta, kebohongan, dan dendam?
Cowok Nakal Berhasil Kutaklukkan?
Cowok Nakal Berhasil Kutaklukkan?
Haley Watson adalah seorang mahasiswi yang butuh uang. Dia harusnya ditanamkan sampel sperma dari mantan pacarnya, Ben Ferguson. Tapi akhirnya dia malah dapat sampel sperma musuh bebuyutannya Justin Crosby. Awalnya setelah Haley melakukan operasi itu, Ben akan memberinya sebuah cek yang bisa dia pakai untuk selamatkan adiknya, tapi Ben malah ingkar janji. Dia mau tunggu Haley beneran hamil, baru mau putuskan apa dia mau beri cek itu. Di bawah tekanan Ben dan Regina, akankah Haley bertahan? Apa dia akan berhasil menyelamatkan adiknya? Bagaimana dengan anaknya dengan Justin?
Duka di Balik Senyuman
Duka di Balik Senyuman
Video mesum milik Leona tersebar, dirinya yang merupakan nona keluarga kaya pun menjadi bahan cemooh semua orang. Hal tersebut membuat Leona sadar bahwa Gio, pacar yang sangat dia sayangi, adalah dalang dari perudungan yang sering kali ia alami. Gio nggak pernah mencintainya, semua hal yang dia lakukan hanya demi balas dendam atas penderitaan yang diterima kakaknya. Dengan putus asa, Leona pun menyetujui perintah ayahnya untuk menikah dengan pria buta dan gila...
Godaan Sengaja
Godaan Sengaja
Nafisa Sidjaja, untuk menyelamatkan adik laki-laki yang koma, terpaksa menikah dengan cucu tertua Keluarga Soekotjo. Tapi saat pertunangan, dia terkejut mengetahui calon suami dan sekretarisnya sudah punya hubungan gelap, bahkan ingin membahayakan hidupnya setelah menikah! Dalam situasi putus asa, Nafisa langsung mendekati Carlos Soekotjo — adik tiri Keluarga Soekotjo yang paling sulit dihadapi dan musuh Novan. Dengan menggoda dan menguji langkah demi langkah, dia ingin mengganti pasangan demi keselamatan, tapi berulang kali dibalik dan dilindungi oleh pria dingin ini. Perhitungan berubah jadi perasaan, tapi pernikahannya hanya untuk menyelamatkan adik.
Saksi Bisu Cinta
Saksi Bisu Cinta
Kinsley menikah secara diatur sebagai pengganti saudari kembarnya untuk membayar biaya pengobatan ayah mereka. Selama setahun, dia berusaha keras menjadi istri yang baik, memastikan tak ada yang menyadari identitas aslinya. Setahun kemudian, sang kakak kembar kembali dan menuntut haknya. Setelah kakaknya mengambil alih keluarga dan suaminya, Kinsley terpaksa mengalah. Namun, sang suami yang terlihat dingin ternyata langsung menyadari penggantian ini. Dia pun mulai memburu Kinsley seperti orang gila!
Suamiku Si Bos Besar Di Balik Layar
Suamiku Si Bos Besar Di Balik Layar
Setelah terlahir kembali, Jenna membuka kedoknya dan menerjang lingkaran elite. Di luar dugaan, Trevor, suaminya yang selama ini dianggap penyandang disabilitas, ternyata adalah pelindungnya di balik layar. Pernikahan transaksional antara dua orang kuat ini awalnya hanya permainan belaka. Namun, di balik kerjasama palsu itu, justru tersulut gairah yang luar biasa nyata.