Logo
Sugar Baby
Sugar Baby

Sugar Baby

56 Bab
Tamat
Dalam novel Sugar Baby, Vanya terjebak kontrak demi biaya kuliah dengan Erick, seorang CEO dalam billionaire romance ini. Saat chemistry mulai mengaburkan batas bisnis dan perasaan, mereka harus menghadapi konsekuensi tak terduga. Baca web novel modern ini di situs read novels online.
Bab 1 dari Sugar Baby

Layar laptop memantulkan cahaya putih pucat ke wajah Vanya yang kusut. Email dari universitas terbuka di hadapannya, huruf-huruf hitam yang seolah menari mengejek di atas latar putih. "Kami menyesal harus menginformasikan bahwa permohonan beasiswa Anda tidak dapat kami setujui untuk periode ini..."

"Sialan!" Vanya memukul meja hingga cangkir kopinya bergetar. Kopi dingin yang tersisa sedikit tumpah, meninggalkan noda coklat di atas kertas tugas yang belum selesai.

Jemarinya yang gemetar mengklik tab browser lain. Sistem pembayaran universitas menampilkan angka yang membuat perutnya mual-lima belas juta rupiah untuk semester depan. Deadline pembayaran: dua minggu lagi.

Vanya menjatuhkan kepalanya ke meja, hidungnya mencium aroma kayu lapis murah yang bercampur dengan bau kopi basi. Rambutnya yang kusut menutupi wajah, menyembunyikan air mata yang mulai menggenang di pelupuk mata.

"Kenapa sih selalu gini..." bisiknya pada dinding kamar kos yang mengelupas catnya.

Ponselnya bergetar. Pesan dari mama.

"Vanya sayang, papa baru dapat resep dokter lagi. Ada obat yang gak dicover asuransi. Obatnya mahal sekali. Maaf ya nak, bulan ini mama belum bisa kirim uang untuk kamu."

Vanya menggigit bibir bawahnya sampai terasa asin darah. Dia tidak bisa, dan tidak akan menambah beban orang tuanya. Papa sudah cukup menderita dengan penyakit diabetesnya yang semakin parah. Mama sudah bekerja dari pagi sampai malam di warung.

Suara ketukan di pintu membuatnya tersentak.

"Van? Kamu di dalam?" Suara Riska terdengar khawatir.

Vanya cepat-cepat menghapus air mata dengan punggung tangan. "Masuk aja, Ris. Nggak dikunci."

Riska melongokkan kepala, rambut bob burgundy-nya berayun. "Wah, mukamu kenapa? Kayak orang habis nonton drama Korea tiga episode berturut-turut."

"Beasiswa ditolak." Vanya menunjuk layar laptop dengan dagu.

"Anjir, yang bener?" Riska masuk dan menutup pintu. Dia menjatuhkan diri di kasur Vanya yang berderit protes. "Padahal IPK-mu kan 3,8?"

"3,85." Vanya tertawa pahit. "Tapi tetep aja kalah sama anak-anak yang punya 'prestasi non-akademik'. Alias yang bapaknya pejabat."

"Kampret emang sistem negara ini." Riska meraih tas keripik singkong dari meja Vanya dan mulai mengunyah dengan berisik. "Terus gimana? Semester depan?"

Vanya memutar laptopnya menghadap Riska, menunjukkan halaman pembayaran. Riska tersedak keripik.

"Lima belas juta?! Itu mah bisa buat beli motor!"

"Makanya." Vanya menutup laptop dengan kasar. "Dua minggu lagi deadline-nya. Kerjaan part-time di kafe cuma dapat tiga juta sebulan. Mau ngutang ke siapa coba?"

*** 

Sementara itu, di sisi lain Jakarta yang gemerlap, Erick Wijaya melempar ponselnya ke sofa kulit Italia yang empuk. iPhone terbarunya mendarat tanpa suara di permukaan yang lembut. Suara ibunya masih terngiang di telinga.

"Erick, kamu sudah 32 tahun! Anak teman mama yang umurnya 28 aja sudah punya dua anak. Kamu kapan? Mama mau cucu!"

Erick mengusap wajah dengan telapak tangan. Parfum Tom Ford yang dipakainya tercium samar, bercampur dengan aroma whisky yang baru dituangnya. Liquid emas itu berputar pelan di dalam gelas kristal saat dia mengangkatnya.

Jendela floor to ceiling apartemennya menampilkan pemandangan Jakarta malam hari. Lampu-lampu gedung berkelap-kelip seperti bintang buatan. Dari lantai 45 ini, semua masalah terlihat kecil. Kecuali satu masalah yang terus menghantuinya.

Kesendirian.

"Persetan," gumamnya, meneguk whisky sampai tenggorokannya panas.

Ponselnya bergetar lagi. Kali ini email dari sekretarisnya.

"Pak Erick, pengingat untuk makan malam dengan Ms. Clarissa Tanujaya besok malam di Amuz. Reservasi sudah saya buatkan untuk pukul 19.00."

Clarissa. Anak pengusaha properti yang sudah tiga kali di set up sama tantenya. Cantik? Jelas. Pintar? Lulusan Wharton. Tapi Erick sudah tahu endingnya. Sama seperti yang lain-lain.

Minggu lalu, dia tidak sengaja mendengar Clarissa telepon sama temannya. "Gila, Erick Wijaya lho! Net worth-nya triliunan. Gue harus bisa dapetin dia. Lo bayangin, jadi nyonya Wijaya..."

Erick memutar kursinya menghadap koleksi foto di meja. Satu-satunya foto yang ada dirinya bersama Jonas di hari wisuda MBA mereka. Dua orang bodoh yang percaya mereka bisa mengubah dunia. Sekarang perusahaannya memang mengubah landscape teknologi Indonesia, tapi hidupnya? Tetap kosong.

Dia membuka laptop. Email dari investor, proposal merger, laporan kuartalan, semua menunggu perhatiannya. Tapi malam ini, Erick tidak peduli. Jarinya malah mengetik sesuatu yang lain di search bar.

"Cara mengatasi kesepian"

Hasil pencarian membuatnya mendengus. Artikel-artikel klise tentang hobi baru, adopsi hewan peliharaan, atau... online dating?

"Yang bener aja," Erick menutup laptop.

Tapi pikirannya terus berputar. Setiap hubungan yang dia jalani selalu berakhir sama. Begitu tahu siapa dia sebenarnya, topeng-topeng mulai terlepas. Yang tersisa hanya keserakahan dan kepalsuan.

***

Vanya menatap layar laptopnya dengan mata sembab. Riska sudah pulang sejak sejam lalu, meninggalkannya sendirian dengan pikiran yang kacau. Jari-jarinya bergerak tanpa sadar, scrolling media sosial tanpa tujuan.

Sebuah iklan muncul di timeline-nya. Banner merah muda dengan font elegan.

"Elite Companionship - Where Successful People Meet"

"Raih impianmu bersama partner yang tepat. Pendidikan? Karir? Lifestyle? Kami hubungkan Anda dengan mereka yang bisa membantu mewujudkannya."

Vanya hampir scroll melewatinya, tapi kata "pendidikan" membuatnya berhenti. Jarinya ragu-ragu di atas trackpad. Dia tahu apa ini. Sugar dating. Fenomena yang lagi marak di kalangan mahasiswi yang butuh biaya kuliah.

"Nggak, nggak, nggak." Vanya menggeleng keras. "Gue gak serendah itu."

Tapi tab pembayaran kuliah masih terbuka di browser. Lima belas juta. Dua minggu.

Vanya menggigit kuku ibu jarinya-kebiasaan buruk saat stress. Rasa pahit cat kuku murah tercecap di lidah. Pikirannya berkelana ke teman-teman seangkatannya. Putri yang tiba-tiba punya iPhone terbaru. Mela yang posting foto dari Bali tiap bulan. Semuanya punya "sponsor".

"Mereka bisa lulus tepat waktu," bisik Vanya pada dirinya sendiri. "Nggak kayak gue yang harus cuti semester depan."

Tangannya bergerak sendiri, mengklik iklan itu.

Website-nya terlihat profesional. Bukan seperti situs murahan. Testimoni dari member yang sudah berhasil menyelesaikan S2 di luar negeri. Foto-foto couple yang terlihat bahagia-meski Vanya tahu itu semua pasti rekayasa.

Sebuah pop up muncul. "Daftar sekarang dan dapatkan verification badge GRATIS!"

Vanya menutup laptop dengan keras. Dia merebahkan diri di kasur. Spring bed murahan berdecit di bawah berat badannya. Dari celah gorden, lampu jalanan menerangi poster motivasi di dinding-hadiah dari papa saat dia diterima kuliah.

"Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia - Nelson Mandela"

Air mata mengalir lagi. Papa yang rela jual motor untuk bayar uang pangkal kuliah. Mama yang nggak pernah beli baju baru demi bisa kirim uang bulanan. Dan sekarang dia mempertimbangkan untuk...

"Maafin Vanya, Pa, Ma," isak tangisnya teredam bantal.

***

Erick terbangun dari lamunan saat ponselnya berdering. Jonas.

"Bro, lagi ngapain? Suara lo tadi di telepon kayak orang mau loncat dari balkon."

"Gue baik-baik aja." Erick menyalakan speaker phone sambil menuang whisky lagi.

"Baik-baik aja pantat lo. Gue kenal lo dari jaman masih miskin, inget? Cerita aja."

Erick tersenyum tipis. Jonas memang satu-satunya orang yang berani ngomong frontal ke dia. "Nyokap nelpon lagi. Maksa gue nikah."

"Ya udah nikah aja. Clarissa kan lumayan. Cantik, pinter, tajir juga."

"Dan cuma pengen duit gue."

"Lah, semua juga gitu kan?" Jonas tertawa. "Sorry bro, tapi dengan status lo sekarang, susah cari yang bener-bener tulus. Kecuali lo mau nyamar jadi tukang fotokopi dulu."

"Gue serius, Jon."

Hening sebentar. Suara Jonas berubah serius. "Lo kesepian ya?"

Erick tidak menjawab. Dia tidak perlu. Jonas sudah tahu.

"Dengerin gue," kata Jonas. "Lo butuh sesuatu yang... berbeda. Nggak usah yang conventional. Cari yang jujur dari awal. No bullshit. No drama."

"Maksud lo?"

"Pernah denger Elite Companionship?"

Erick mengerutkan kening. "Sugar dating?"

"Jangan judgemental dulu. Ini beda. Professional. Mereka screen membernya ketat. Dan yang penting, semua jelas dari awal. Nggak ada yang pura-pura cinta, nggak ada yang bohongin niat. Lo dapet companion, mereka dapet support. Win-win."

"Jon, lo gila?"

"Gue cuma kasih opsi. Daripada lo stress terus tiap kali ketemu cewek yang cuma mau duit lo tapi pura-pura nggak. Ini at least lebih jujur."

Setelah Jonas tutup telepon, Erick duduk terdiam. Layar laptopnya masih menyala. Jarinya bergerak mengetik.

"Elite Companionship"

Website yang sama yang dilihat Vanya muncul di layarnya. Erick membaca dengan seksama. Professional. Discreet. Mutual benefit.

"Ini gila," gumamnya.

Tapi tangannya tetap scrolling. Membaca testimoni. Melihat-lihat prosedur. Semua tampak... masuk akal? Tidak ada drama. Tidak ada kebohongan. Semua clear dari awal.

Chat dari sekretarisnya masuk. Reminder untuk makan malam dengan Clarissa besok.

Erick menatap bergantian antara email dan website Elite Companionship. Antara kebohongan yang dibungkus cantik dan kejujuran yang telanjang.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cinta Om Duda
Cinta Om Duda
Dalam novel Cinta Om Duda, Rehan sang CEO billionaire mencari kehangatan melalui aplikasi dating online. Ia bertemu Nesya, wanita yang memikat hatinya di tengah gempuran wanita lain. Ikuti kisah romance novel ini tentang keseriusan hubungan mereka di platform read novels online.
Cinta Sang Ladyboy
Cinta Sang Ladyboy
Dalam Cinta Sang Ladyboy, Vanya terjebak obsesi miliarder Peter Hallmark dan mafia Italia saat berkarier sebagai MUA. Petualangan romance modern ini membawanya menghadapi human trafficking demi bertahan hidup. Temukan kisah lgbt book ini di antara pilihan fiction books terbaik.
Gadis Terbuang vs Raja Bisnis
Gadis Terbuang vs Raja Bisnis
Dalam Gadis Terbuang vs Raja Bisnis, Olivia yang kesulitan mencari kerja tak sengaja bertemu Alexander Drake. Pertemuan dengan sang miliarder dalam billionaire romance novels ini mengubah hidupnya secara drastis saat sang penguasa bisnis mulai tertarik pada sosoknya yang misterius.
Hari-Hariku Jadi Ibu Susu untuk Konglomerat
Hari-Hariku Jadi Ibu Susu untuk Konglomerat
Dalam novel modern Hari-Hariku Jadi Ibu Susu untuk Konglomerat, seorang istri terjebak tuntutan bos suaminya yang kaya untuk menjadi ibu susu pribadinya. Baca novel online gratis bergenre novel romantis miliarder ini, yang penuh konflik rahasia dan pilihan hidup yang rumit.
Istri Manis Tuan Jicko
Istri Manis Tuan Jicko
Dalam Istri Manis Tuan Jicko, Jicko menolak menikah dan memilih kesepakatan rahasia dengan Ameera demi memberikan cucu bagi ibunya. Namun, rencana di billionaire romance novels ini menjadi rumit saat konsekuensi pilihan mereka mulai muncul. Baca kisah selengkapnya di web novel modern ini.
Istri Tawanan Tuan Muda
Istri Tawanan Tuan Muda
Dalam Istri Tawanan Tuan Muda, Evan Halbert menggunakan statusnya sebagai billionaire untuk menikahi Caitlyn Wilson demi membalas dendam. Namun, misi kebencian ini goyah saat perasaan tulus muncul. Baca romance novel penuh intrik ini di platform web novel kami sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Setelah Bercerai, Dia tak Menyesal
Setelah Bercerai, Dia tak Menyesal
Dia adalah diva pop legendaris yang menghilang selama tujuh tahun setelah mengumumkan pengunduran dirinya secara tiba-tiba. Selama waktu itu, dia menemukan kekasih masa kecilnya yang telah lama hilang, yang kini buta setelah kecelakaan mobil. Dia merawatnya, tetapi begitu dia pulih, dia kembali pada cinta pertamanya. Menyadari bahwa sudah waktunya untuk melupakan masa lalu, dia meninggalkannya dan kembali ke panggung. Di konsernya, sebuah video saat dia bernyanyi membuatnya menyadari istrinya adalah gadis yang selama ini dia cari.
Melarikan Diri Setelah Hamil dengan Suami Vegetatif Saya
Melarikan Diri Setelah Hamil dengan Suami Vegetatif Saya
Ia menikah dalam keadaan hamil. Namun pada hari pernikahan, saudara perempuannya memutar video saat ia sedang intim dengan pria lain, mengklaim bahwa anak yang dikandungnya tidak sah. Saat semua orang mencemoohnya, ayah dari anak tersebut muncul - dia ternyata adalah seorang miliarder! Rumornya, miliarder ini adalah seorang tukang sayur, tapi bagaimana dia bisa begitu tampan?
Tak Ingin Kau Hidup Sendirian
Tak Ingin Kau Hidup Sendirian
Yuni Genta adalah anak dari Elisa yang berasal dari keluarga konglomerat. Di saat kecil, Yuni diculik oleh penjahat. Untungnya, Kakek Manto berbaik hati mengadopsinya. Namun telinga Yuni terluka dan ia menjadi tuli. Setelah diadopsi, nama Yuni berubah menjadi Erika Chairul. Di sekolah Erika berteman dengan anak angkat dari Elisa yang bernama Fandy Genta. Bagaimana kisah Erika dengan keluarga Genta? Akankah kehidupan Erika berubah? Akankah Erika bertemu dengan ibu kandungnya, Elisa?
[Dijuluki] Ibu CEO, Ayah Sungguh Hebat
[Dijuluki] Ibu CEO, Ayah Sungguh Hebat
Seorang pemuda miskin mengajak putrinya berkompetisi seni bela diri untuk mencari istri. CEO cantik itu membencinya sebagai seorang pengemis dan meremehkannya. Tak disangka, bocah malang itu bisa membunuh semua orang seketika hanya dengan satu gerakan jarinya. Ternyata identitas aslinya adalah Yang Abadi yang Tak Terkalahkan, dan keindahannya langsung ditaklukkan!
Kesempatan Kedua dengan Kekasih Rahasiaku
Kesempatan Kedua dengan Kekasih Rahasiaku
Emma telah menjadi kekasih rahasia Michael selama lima tahun. Terlepas dari kepatuhannya selama waktu itu, dia tidak bisa membuat pria itu menganggapnya serius. Ketika bertunangan, Michael meninggalkannya. Yang menambah kekacauan, dokternya memberitahunya bahwa dia menderita gagal jantung stadium akhir dengan hanya tiga bulan tersisa untuk hidup. Meskipun dia ingin diam-diam menjalani sisa hidupnya, itu menjadi sulit karena keterikatan empat orang, termasuk tunangan Michael, Ashton yang menginginkannya, Tuan X yang melindunginya, dan mantan pacarnya.
Bangkit Kala Cinta Mati
Bangkit Kala Cinta Mati
Saat hamil tujuh bulan anak keduanya, Natalie mendapati suaminya selama sepuluh tahun pernah menikah sah dengan wanita lain. Pengkhianatan itu menghancurkan dunianya. Bertekad pergi, ia bersiap kembali ke keluarga kandungnya yang berkuasa, tetapi malah melahirkan prematur. Keterlambatan penanganan merenggut nyawa calon bayinya. Setelah harapan terakhirnya padam, Natalie memutuskan semua ikatan emosional dan diterima kembali oleh keluarga elite yang pernah ia tinggalkan.