Logo
SUAMI MADU TIGA
SUAMI MADU TIGA

SUAMI MADU TIGA

99 Bab
Tamat
Sebastian Narendra Gunawan, pengusaha kaya dalam billionaire romance novels ini, bertekad menikahi istri ketiga. Di tengah teror istri lama dan konflik keluarga, ia berjuang mempertahankan ambisinya. Simak kisah SUAMI MADU TIGA, sebuah romance novel penuh intrik dalam kategori modern novel.

Ringkasan SUAMI MADU TIGA

Sebastian Narendra Gunawan adalah pengusaha kaya yang tidak puas meski sudah memiliki dua istri. Saat diperkenalkan pada seorang gadis payung oleh koleganya, Naren bertekad menjadikannya istri ketiga. Namun, jalan menuju pernikahan baru ini penuh rintangan. Salah satu istrinya bahkan menebar teror demi menggagalkan rencana tersebut. Di tengah tekanan dan konflik yang memicu amarah, akankah Naren berhasil menikah lagi, atau sang gadis justru memilih mundur dari mimpinya?
Selengkapnya

Bab 1 dari SUAMI MADU TIGA

"Ah ...."

Suara serak nan menggoda  seorang wanita terdengar dari dalam kamar sebuah rumah besar dengan ukiran kayu khas Jepara. Kamar yang juga kental dengan ukiran kayu dan dihiasi mawar putih di sekitar sudut-sudut yang tampak oleh mata menambah suasana romantis pada dua pasangan yang baru saja menikah, Sebastian Narendra Gunawan atau biasa disapa Naren dan Pramudya Ayuningtyas atau biasa disapa Tyas. Pernikahan yang dilandasi dengan cinta tentu saja akan memberikan makna tersendiri di dalamnya, terlebih pasangan yang biasa disapa NaTa ini adalah pasangan yang serasi, baik fisik maupun financial. Meskipun secara tinggi badan, Naren tidaklah setinggi sang istri yang berprofesi sebagai pramugari di sebuah maskapai internasional, namun perbedaan tinggi badan bukanlah halangan bagi pasangan ini untuk melangkah hingga ke jenjang pernikahan.

"Kau tahu, Sayang. Aku sangat bahagia karena akhirnya kita bisa bersatu menjadi suami-istri yang sah dan tak lagi malu-malu mengumbar kemesraan di depan publik." Ucap Naren yang terus menjamah tubuh sang istri dari mulai kepala hingga ke area sensitif yang dimiliki oleh sang istri dan membuat Tyas merem-melek karena jemari luwes dan lincah sang suami.

"Ih, nakal kamu, Mas. Apa coba maksudnya mengumbar kemesraan di depan publik? Kamu pikir kita ini selebriti? Malu tau!" Tawa renyah Tyas dan ekspresi manja sang istri yang malu-malu kucing semakin membuat Naren bernafsu ingin 'memakan' wanita yang kini telah resmi menyandang status Nyonya Sebastian Narendra Gunawan.

"Jangan membuat ekspresi seperti itu di depanku, Sayang." Ucap Naren dengan tatapan mata sayu namun seksi.

"Ekspresi seperti apa maksud kamu, Mas? Jangan gitu, ih!" Tyas langsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya menahan malu.

"Lihat deh, muka kamu udah kaya anak kucing baru brojol dari perut emaknya." Tawa sang suami sambil mencubit pelan ujung hidung sang istri.

"Ih, kamu jahat! Masa aku disamakan sama anak kucing." Tyas memajukan bibirnya layaknya anak kecil yang merajuk.

"Ululululu, Sayangku merajuk. Sini-sini Mamas peluk." Ucap Naren yang segera membuka lebar kedua tangannya meraih leher sang istri.

"Ih, apa-apaan, sih, Mas. Aku belum mandi tahu! Masih bau, nihh." Ujar Tyas mencium tubuhnya yang sebenarnya tak bau.

"Bodo amat, mau kamu bau atau wangi, yang penting aku tetep sayang sama kamu. Atau ... kamu mau kita mandi bareng, ya." Naren menaikkan kedua alisnya layaknya rollercoaster tambah senyum menggoda.

"Nakal, ya ... dulu kamu ga gini, deh, Mas. Tapi sekarang kamu mulai berani, ya." Ujar Tyas memukul pelan dada Naren.

"Tapi, nakal-nakal nikmat, kan." Senyum Naren menggoda sang istri.

"Ih, udah, ah. Aku mau mandi." Tyas bersiap berdiri menuju kamar mandi, namun sang suami menarik jemarinya hingga tubuhnya terhempas ke kasur empuk dan di bawah sang suami.

"M-Mas ...."

"Sstt, jangan berisik! Nanti kalau Bapak sama Ibu bangun, bisa berabe kita. Bisa gagal masuk ini."

"Ish, ngomong apa, sih kamu. malu, ih. Udah ah, aku mau mandi. Ga enak, udah lengket banget badannya."

Tyas yang berada di bawah tubuh kekar sang suami, berusaha mendorongnya pelan sambil sesekali mencubit pergelangan tangannya yang genit.

"Aku mau mandi, Mas. Ayolah ..." pinta Tyas manja.

"Mmm, tidak!" tolak sang suami menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.

"Duh, aku gerah, Mas. Aku mau mandi. Serius."

"Satu kali?" Naren menaikkan lagi kedua alisnya.

"Satu kali apa?" tanya Tyas pura-pura bodoh.

Naren langsung berwajah masam begitu mendengar balasan Tyas. "Masa iya, begitu aja ga ngerti. Dahlah, sana mandi!" Naren segera berdiri dari posisi sebelumnya berada di atas tubuh sang istri, mengambil sebungkus rokok yang tergeletak di nakas warna krem dekat tempat tidur mereka.

"Mas, mau ke mana?" tanya Tyas pelan.

"Cari angin!" 

BRAK!

Naren menutup pintu kamar mereka agak kencang dan pergi ke luar.

'Ya Tuhan, aku kan cuma bercanda, kenapa Mas Naren jadi tersinggung?' gumam Tyas merasa bersalah dan segera menghampiri sang suami.

Naren yang sedang berada di taman luas rumahnya tampak duduk di sebuah gazibu putih yang masih terhias mawar putih sisa resepsi pernikahan mereka. Sambil mengepulkan asap putih ke langit malam kota Jogja, pria yang juga merupakan pengusaha mebel sukses itu melawan dinginnya malam yang harusnya tak ia dapatkan di malam pengantinnya.

"Mas?" ucap Tyas dengan piyama merah muda berendanya menghampiri sang suami. "Sedang apa di sini?" tanyanya lagi.

"Cari angin, kan sudah kubilang." Sahut Naren mengepulkan asap.

Tyas yang berdiri di depan Naren dengan pandangan tertunduk kemudian memberanikan diri berjalan mendekati sang suami. "Maafin aku, Mas." Ujarnya memilin ujung piyama-nya.

"Kenapa? Kok minta maaf?" tanya balik Naren acuh.

"Massss." Tyas memegang jemari kiri Naren dengan lembut dan ekspresi manja. "Aku tahu aku salah. Aku ga seharusnya begitu, harusnya aku-" Tyas menutup mulutnya.

"Harusnya kamu apa?" Lirik Naren.

"Harusnya aku melayanimu."

"Terus?"

"Yaaaa, melayani Mas Naren dengan baik." Tunduk Tyas.

"Hmmm, terus gimana lagi?"

"Kamu tuh, ya-" Tyas mulai emosi.

"Ehem-" 

Serasa anak kucing yang berhadapan dengan sang induk, Tyas langsung tak berdaya dan hanya menundukkan kepala. Melihat sang istri yang telah menyesali perbuatannya, Naren mematikan rokoknya dan menarik tangan sang istri dengan lembut.

"Kemarilah," pinta Naren. "Aku bukannya marah padamu, aku hanya takut akan kelepasan emosi. Maaf, ya kalau aku udah buat kamu takut." Lanjut Naren mendudukkan sang istri di atas pahanya dan menggoyangkan tubuh sang istri.

"Eh, a-apa-apaan, Mas-"

Tyas mulai merasakan sesuatu yang 'tak biasa' menindih tubuhnya. 

"M-Mas ..." ucap Tyas terbata dan tak berani menengok ke arah sang suami.

Tanpa ragu, Naren memegang leher sang istri dan melumat bibir seksi merah merekah milik wanita yang menjadi primadona di maskapai tempatnya bekerja.

"Mm--mm--mm---"

"Ssstt, jangan kencang-kencang. Nanti disangka tetangga kamu sedang diapa-apakan." Ucap Naren dengan bibir basah melumat bibir mungil Tyas.

Dengan napas tersengal dan bibir basah, Tyas melirik Naren dengan tajam. "Kamu ya, benar-benar nakal, Mas. Bukannya aku memang sedang 'diapa-apakan' olehmu? Pakai menyangkal! Huft ...." Sang istri mendorong tubuh suaminya pelan dan bergaya manja. "Jahatnyaaaaaa-" tambahnya lagi.

Naren tersenyum geli dan langsung memeluk tubuh sang istri erat. Merekatkan kedua dadanya yang bidang ke sang istri dan memberikan kehangatan di malam pertama mereka sebagai suami-istri. Namun Tyas masih menunjukkan marahnya seperti anak kecil, bibirnya yang merah dimainkan olehnya, dan mengalihkan pandangan matanya dari Naren.

"Sayang? Hei ... waduh, kok marah?" ucap Naren menyentuh wajah sang istri namun tetap tak digubris. "Beneran marah, ya? Iya--iya aku minta maaf. Maaf, ya ... kok, marah sih? Ini kan malam pertama kita? Masa kamu tega ngebiarin aku kedinginan? Nanti gimana dengan si ...."

Tyas langsung menutup mulut sang suami dan kembali memperhatikannya.

"Ssst, malu tau!" ucap Tyas pelan sambil melebarkan pupilnya.

"Apa, sih kok pake ditutup segala mulutnya," senyum Naren kecil.

"Karena aku tahu kamu mau bilang apa. Makanya langsung kututup biar kamu ga ngomong macem-macem, huhhh." Lagi, Tyas pura-pura kesal.

"Apa aku bisa marah padamu?" sahut Tyas malah menggoda sang suami dan menyodorkan dengan sengaja dagu lancipnya.

"Lagi-lagi kau menggodaku, kaaaannnn. Nanti, jika aku menggodamu, kamu marah," sindir Naren melihat sang istri dengan tatapan mesra.

Tangan Tyas meraih pinggang sang suami dan melekatkan tubuhnya pada tubuh Naren. "Sayang, jangan mancing ...,"

"Jika aku ingin ... apa tak boleh? Kita kan sudah sah, Mas." Senyumnya.

"Yang nakal itu kamu, bukan aku," balas Naren tak mau kalah.

Kali ini, Tyas yang tertawa melihat sikap sang suami yang merajuk. Dengan manja, dia menarik-narik kaos putih tipis milik sang suami yang telah melonggarkan pelukannya.

"Mas--mas--" ucap Tyas manja.

"Hnnn," sahut Naren memalingkan tubuhnya dari sang istri.

Tyas yang sebenarnya wanita pemalu harus menanggalkan rasa malunya dan mencoba membujuk kembali sang suami. "Mas---aku ...."

"Apa? Kamu apa?" balas Naren tanpa masih merajuk.

"Aku kedinginan." Bisiknya di telinga sang suami.

Segera, Naren memutar tubuhnya dan melihat Tyas sudah dalam posisi yang membuat Naren tak lagi dapat menahan keinginannya. Bagai harimau yang mendapat daging segar, Naren langsung menarik selimut abu-abu di atas kasurnya dan ....

"Pelan-pelan ya, Mas ...."

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

A Lover (Alec & Alea)
A Lover (Alec & Alea)
Dalam novel romance modern A Lover (Alec & Alea), Azalea dijadikan hadiah bagi Alec demi posisi CEO. Namun, rahasia masa lalu Alea memicu kemarahan Alec yang haus balas dendam. Temukan kisah billionaire romance novels ini tentang pengkhianatan dan konsekuensi yang harus dibayar mahal.
Hasrat Terlarang dengan Atasan
Hasrat Terlarang dengan Atasan
Dalam novel romance Hasrat Terlarang dengan Atasan, Venina terjebak skandal usai malam terlarang bersama Erlangga. Di tengah gairah dan risiko jabatan, sang billionaire harus memilih antara obsesi baru atau masa lalunya. Baca kisah selengkapnya di web novel modern yang penuh dilema ini.
Jangan Tinggalkan Aku
Jangan Tinggalkan Aku
Dalam novel Jangan Tinggalkan Aku, Avi terpaksa menjadi simpanan Damian Verrell demi biaya medis kakaknya. Billionaire dingin ini menawarkan kontrak yang mengubah hidupnya. Simak kisah romance novel ini di webnovel, sebuah modern novel tentang pengorbanan dan pilihan sulit di dunia malam.
Menantu Menjadi Madu
Menantu Menjadi Madu
Pasca diceraikan Irsan demi ibunya, Chika terjebak dalam misi balas dendam tak terduga. Menantu Menjadi Madu membawa Anda ke dunia billionaire romance novels saat Chika justru terpikat ayah tiri mantan suaminya. Simak kelanjutan kisah modern novel ini dalam perjalanan cinta yang penuh intrik.
My Sugar Daddy is a Monster
My Sugar Daddy is a Monster
Dalam My Sugar Daddy is a Monster, Lylia Prozky terjebak menjadi sugar baby Dante Prime, mafia berdarah dingin. Menghadapi obsesi sang pengusaha, ia harus bertahan di dunia bawah tanah demi menemukan cinta sejati. Baca billionaire romance novel ini di webnovel petualangan cinta yang penuh risiko.
OPEN BO
OPEN BO
Dalam novel romance OPEN BO, Laras terjebak menjadi wanita panggilan demi menutupi rahasia dari Bagas. Meski Bagas hidup sederhana sebagai kuli, sebuah mobil mewah mengungkap pengkhianatan ini. Ikuti kisah billionaire romance books ini tentang pilihan sulit dan konsekuensi besar.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Antara Dusta dan Hasrat
Antara Dusta dan Hasrat
Mantan pengacara top yang jatuh dari jayanya × Pewaris buangan keluarga kaya yang berani berbuat apa pun. Yang satu butuh uang demi menyelamatkan nyawa, yang satunya lagi haus kekuasaan mencari jalan untuk naik posisi. Dino Naro setuju membayar Sisil Marta dengan jumlah besar, dengan satu syarat: Sisil harus ikut terseret ke dalam pusaran konflik keluarga, jadi mata-mata bisnis sekaligus kekasih bayangan. Sebuah kesepakatan dengan empat misi: menyusup, meracuni, menggoda, mengakhiri cinta dengan adik ketiga, Danu Naro. Dua orang yang seharusnya nggak saling jatuh cinta, bertemu di waktu yang salah, dengan orang yang salah . Saat semua pilihan adalah kesalahan, cinta dan benci terjalin erat. Apakah semuanya bisa memadamkan api dendam dan kejahatan?
Cinta Mekar di Musim Semi
Cinta Mekar di Musim Semi
Mina hidup kembali untuk membalas dendam keluarga suaminya yang melenyapkannya dan merampas harta keluarganya. Ia berselingkuh dengan Sian, Pemangku Raja yang menyamar, demi mendapatkan anak pewaris. Namun, Sian jatuh cinta dan membantunya diam-diam. Saat rahasia terbongkar, bisakah Mina menerima cinta di hati yang sudah beku?
[Versi suara dubbing]Harga dari Kesombongan
[Versi suara dubbing]Harga dari Kesombongan
Setelah enam tahun berperang, dia menjadi kaisar dan menerima istri pertamanya. Dengan menyelamatkan seorang tukang cuci, wanita itu berani masuk ke istana dengan sombong, membunuh istri kaisar, dan akhirnya membayar konsekuensinya...
Mencintaimu adalah Kewajibanku
Mencintaimu adalah Kewajibanku
Sinta, pewaris Keluarga Hapdijaya, mengalami pukulan berat ketika ayah dan mertuanya meninggal dalam kecelakaan tragis. Sinta menderita kanker paru-paru dan rela berkorban demi menyelamatkan anaknya yang sekarat. Namun, suaminya, Fendi, mencurigai Sinta bekerja sama dengan pamannya untuk membunuh ayahnya. Kehadiran Cindy di saat-saat kelam justru membawa malapetaka, karena dialah pelaku sebenarnya. Ketika Fendi menemukan kebenaran, dia membantu Sinta untuk membalas dendam. Setelah bercerai, Fendi menyamar dengan identitas baru dan kembali untuk memulai hidup bahagia bersama Sinta.
Ketika Hati Memilih Pergi (Sulih Suara)
Ketika Hati Memilih Pergi (Sulih Suara)
Asya dan Dhevan telah menikah secara diam-diam selama empat tahun. Di siang hari, dia adalah bawahan Dhevan yang paling cakap, dan di malam hari, dia adalah istrinya yang sangat dicintai. Dia selalu berpikir bahwa hubungan mereka tidak akan berubah, tetapi di bawah bimbingan ibu mertuanya, Asya secara bertahap menyadari bahwa Dhevan perlahan-lahan melewati batas dengan Kezia yang muda dan ceria. Asya memutuskan untuk bercerai, dan mulai menata kembali masa depannya...
Gagal Mendidik, Menyesal diakhir.
Gagal Mendidik, Menyesal diakhir.
Akademisi Vina Salim yang baru saja mendapatkan penghargaan Medali Kehormatan Ananta karena berhasil menciptakan mesin litografi untuk negara Ananta sedang menempuh perjalanan menuju Kota Zino untuk melahirkan. CEO Grup Bahari, Fino Lionel yang mengetahui hal itu buru-buru berangkat ke bandara untuk menjemput Vina. Di dalam pesawat, Vina bertemu dengan Ibu dan anak Fino. Anak Fino yang nakal ini mencuri tas Vina yang berisikan cetak biru dari mesin litografi beserta mikrocip produksi pertama dan kemudian menghancurkannya. Akibatnya, Vina mengalami perdarahan berkali-kali dan nyaris keguguran.