Logo
Strawberry Shopaholic
Strawberry Shopaholic

Strawberry Shopaholic

68 Bab
Tamat
Dalam Strawberry Shopaholic, Xenia sang pewaris kaya harus menyeimbangkan perannya sebagai sekretaris di perusahaan keluarga dengan hobi belanjanya. Namun, cinta pada pemuda sederhana mengubah hidupnya. Simak kisah billionaire romance novel ini di salah satu web novel terbaik.
Bab 1 dari Strawberry Shopaholic

Xenia Gentarini. Sebut saja seorang gadis dengan rambut ikal pirang sebahu tersebut. Badannya yang ramping berjalan dengan tegap. Suara derap langkah sepatu stilettonya terdengar bernada di telinga.

Dia tampak santai berjalan di tengah-tengah kerumunan orang-orang. Terlihat tidak sabaran saat dihadapkan pada antrean sebuah toko perhiasan.

Xenia langsung menyerobot masuk begitu saja. Perilaku tercelanya telah banyak diketahui orang. Sehingga sudah biasa baginya untuk dikomentari orang banyak, terutama jika sedang berbelanja seperti ini.

"Hei, Xenia! Tolong jaga sikap kamu!"

Sebuah tangan tiba-tiba mencekal tangan Xenia. Menyebabkan Xenia harus beringsut menghadapkan tubuhnya pada tangan yang telah menariknya. Xenia mengerutkan kening begitu tahu siapa yang telah menariknya.

"Aduh. Apa-apaan ini. Lepaskan aku, Juan!" kata Xenia.

"Lepaskan, lepaskan. Enak saja kalau bicara," kata pria yang mencengkram tangan Xenia.

Diketahui bila pria itu adalah teman baik dari Xenia Gentarini. Namanya adalah Juan Tigor. Panggil saja Juan. Sejak dulu Juan memang tidak suka dengan kelakuan Xenia yang sering seenaknya.

Namun apa boleh buat, Xenia juga adalah sahabatnya. Mana bisa dia membenci kelakukan sahabatnya sendiri.

"Juan! Sakit. Lepaskan aku," kata Xenia memohon.

Dia memberot dan minta untuk dilepaskan tangannya oleh Juan. Tidak kalah sengitnya, Juan masih menggenggam tangan Xenia dengan kuat. Hal itu membuat Xenia meronta dan merengek agar dilepaskan.

"Juan! Aku mohon. Aku mau belanja. Jangan ganggu aku," kata Xenia.

Tak lama kemudian, Xenia mencemberutkan mukanya. Setetes air mata bening jatuh dari sudut mata kirinya. Tak dapat dipungkiri lagi bahwa itu adalah air mata buaya yang sering Xenia teteskan untuk merayu Juan.

"Aku mohon. Jangan halangi aku," kata Xenia memelas.

Juan langsung menengok ke arah sekitar. Dia merasa malu karena dilihat oleh banyak orang. Juan segera melepaskan genggaman tangannya. Xenia bisa bernapas lega sekarang.

Tanpa banyak bicara lagi, Xenia langsung membalikkan tubuhnya. Dia ngeloyor pergi begitu saja. Suara derap sepatu stilettonya terdengar menggema di ruangan.

Hal itu membuat Juan menggelengkan kepala. Dia memegangi kepalanya yang tidak sakit. Dia merasa malu karena kelakuan Xenia.

Jika bukan karena Xenia adalah temannya, mungkin Juan tidak akan mau menemani Xenia berbelanja. Juan merasa bodoh karena mau menerima ajakan Xenia untuk menemaninya berbelanja.

Xenia telah berada jauh di depan. Dia tampak asyik melihat-lihat deretan perhiasan di meja kaca. Tak lama kemudian, Xenia memanggil salah seorang pelayan. Terjadi cengkrama di antara mereka.

Merasa penasaran, Juan langsung berjalan mendekati Xenia. Juan beberapa kali melewati orang yang mendesuskan kelakuan Xenia. Mereka tampak kasak-kusuk membahas sikap Xenia yang tampak sok kaya.

Aduh. Ini anak bikin malu saja. Batin Juan.

Juan masih terus berjalan hingga akhirnya sampai di dekat Xenia. Juan memperhatikan wajah Xenia yang terlihat ceria. Matanya berbinar dengan cerah.

"Ada apa kamu melihatku seperti itu," kata Xenia galak.

"Buset. Galak banget," kata Juan.

Xenia hanya tersenyum miring begitu mendengar perkataan Juan. Dia merasa senang dan puas karena bisa menang dari Juan. Xenia seperti mendapatkan angin sekarang.

"Oh iya. Kalau sudah tidak mau menemani, kamu boleh pulang sekarang," kata Xenia seenaknya.

Juan langsung menepuk dahi Xenia dengan keras. Seketika itu juga Xenia langsung mengerang kesakitan.

"Nyuruh orang pulang seenak jidat. Tadi siapa yang suruh temani ke sini," kata Juan marah.

"Oh iya. Aku lupa kalau aku yang menyuruh kamu ke sini," kata Xenia sambil mengusap-usap dahinya yang ditepuk oleh Juan.

"Permisi, Nyonya. Ini barang yang Nyonya pesan," kata pelayan wanita.

Pelayan wanita itu datang sambil membawa sekotak perhiasan berwarna merah. Pelayan wanita tersebut langsung menyodorkan kotak merah kepada Xenia.

"Nyonya, nyonya. Saya masih muda. Umur saya masih dua puluh lima tahun. Panggil saya Nona," kata Xenia marah.

"Maaf, Nona," kata pelayan wanita tersebut.

Xenia langsung menerima kotak merah yang disodorkan oleh pelayan wanita tersebut. Xenia segera membuka kotak dan melihat isinya. Tak lama kemudian, Xenia langsung tersenyum puas.

"Saya bayar cash aja," kata Xenia.

"Baik, Nona. Silakan pergi ke kasir," kata pelayan wanita tersebut masih dengan sabar dan keramahan yang luar biasa.

Xenia langsung berjalan menuju ke kasir. Selang tak lama kemudian, kakinya terkilir. Dia hampir jatuh ke bawah, untung saja Juan segera menahan tangannya. Dia memegangi tubuh Xenia agar tidak terjungkal.

"Makanya kalau jalan hati-hati," kata Juan.

"Iya. Ini juga sudah hati-hati. Salah lantainya yang licin," kata Xenia.

Dia kemudian bergegas bangkit berdiri. Xenia menatap ke arah wajah Juan yang sedang menahan tawa sekaligus prihatin pada Xenia.

"Kamu yang salah kok lantainya yang disalahkan," kata Juan.

"Sudahlah. Jangan membantah," kata Xenia.

Xenia lalu mengalihkan pandangannya ke arah kasir. Pelayan wanita yang membawa kotak merah pesanannya sudah berada di sana.

"Kamu tunggu di sini. Nanti kita ke kafe bareng. Ada banyak yang mau aku omongin sama kamu," kata Xenia sambil menunjuk tepat ke arah muka Juan.

"Baiklah. Baiklah. Awas jatuh lagi. Jalannya pelan-pelan saja," kata Juan.

"It's okey!" balas Xenia.

Xenia langsung bergegas. Dia melangkahkan kaki menuju ke kasir. Dia langsung membayar semua harga yang ditawarkan oleh kasir secara tunai.

Xenia tidak merasa menyesal karena menghabiskan banyak uang. Dia malah terlihat puas sekali bisa membeli perhiasan sore ini. Xenia memperhatikan ke arah para pelayan yang tengah mengurusi pesanannya.

Kotak merah berisi perhiasan tersebut langsung dimasukkan ke dalam kantung belanja. Setelah itu, kantung belanja tersebut diberikan kepada Xenia. Xenia dengan senang hati menerimanya.

"Terima kasih sudah berbelanja di sini," kata pelayan kasir.

"Sama-sama," kata Xenia.

Xenia kemudian membalikkan badannya. Dia mencari sosok Juan. Namun tidak dia temukan. Rupanya Juan membandel. Dia tidak menunggu di tempat semula.

Melihat kejadian tersebut, Xenia langsung berdecak. Dia sebal karena Juan sekarang jadi seenaknya. Xenia memutuskan untuk mencari keberadaan Juan.

Setelah lama mencari, namun Xenia tidak jua menemukan Juan. Dia mengembuskan napas. Dia lalu merogoh dompet dan mendapati ponselnya.

Dia segera mengoperasikan ponselnya dan mencari nomor telepon Juan. Setelah ketemu, dia langsung memencetnya. Dia menempelkan ponsel ke telinganya. Terdengar nada sambung.

Xenia menunggu sampai nada sambung tersebut diangkat oleh Juan. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Juan memutus sambungan telepon tersebut.

Jangan ditanya lagi. Luar biasanya Xenia marah. Xenia kesal. Dia memaki dalam hati. Dia langsung pulang begitu saja. Dia menuruni lift dan bergegas keluar dari dalam mall.

Dalam hati dia keki sekali. Dia hanya belanja satu perhiasan. Padahal dia sudah menghabiskan waktu dua jam untuk berdandan meski dandanannya tidak heboh.

Bagi seorang Xenia, persiapan dan hasilnya tidak berjalan seimbang. Dia merasa kurang untuk berbelanja. Hasratnya masih belum terpuaskan. Namun moodnya berkata lain. Suasana pun tidak mendukung.

Xenia menatap ke arah langit. Langit sore kali ini sudah gelap. Sepertinya mendung. Xenia menghela napas. Dia berjalan menuju ke arah mobil dan segera masuk ke dalam. Dia berhenti sejenak di dalam mobil. Dia menghela napas panjang dan lalu melajukan mobilnya menuju ke arah kafe.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Ayah Beranak Tiga yang Hebat
Ayah Beranak Tiga yang Hebat
Dalam novel romantis miliarder Ayah Beranak Tiga yang Hebat, Yasmin Tanoto melarikan diri setelah semalam bersama pria asing. Dua tahun kemudian, ia kembali dan mendapati pria itu adalah Daniel Guntur, penguasa kota sekaligus ayah dari anak kembar tiganya. Baca Novel Online ini di Novel Web.
Direktur Iblis Takut Kehilangan
Direktur Iblis Takut Kehilangan
Dalam Direktur Iblis Takut Kehilangan, Lia harus menghidupi dua anaknya setelah menjadi janda. Meski diskriminasi menghalangi, ia menjadi asisten Bagas, direktur dingin di modern novel ini. Akankah prinsipnya goyah? Baca kisah perjuangannya di billionaire romance novels ini.
ISTRI ORANG
ISTRI ORANG
Dalam novel ISTRI ORANG, Ayana terjebak hubungan terlarang dengan Javier, bosnya yang penuh rahasia. Di balik genre billionaire romance ini, Javier ternyata hanya memanfaatkan Ayana demi balas dendam pada suaminya. Temukan kisah pengkhianatan dan intrik dalam web novel populer ini.
Jebakan Ibu Susu Bayiku
Jebakan Ibu Susu Bayiku
Dalam Jebakan Ibu Susu Bayiku, Elara terjebak intrik Viktor Laxmere demi biaya medis ibunya. Romance novel ini menyajikan perjuangan Elara mengungkap rahasia sang konglomerat di tengah manipulasi. Baca kisah billionaire romance books ini untuk melihat bagaimana ia bertahan dari pengkhianatan.
Kebahagiaan yang Pernah Kusimpan
Kebahagiaan yang Pernah Kusimpan
Baca novel online gratis Kebahagiaan yang Pernah Kusimpan, sebuah novel romantis modern yang penuh misteri. Hidup Arlena hancur setelah video intimnya di hotel bintang lima tersebar di grup kampus. Bisakah dia mengungkap dalang di balik skandal yang mengguncang Universitas Jido ini?
Kontrak Pewaris Lima Miliyar
Kontrak Pewaris Lima Miliyar
Dalam Kontrak Pewaris Lima Miliyar, Narendra membeli rahim Kirana demi menjaga kehormatan keluarga. Namun, perjanjian bisnis ini berubah saat benih cinta tumbuh di antara mereka. Temukan kisah billionaire romance novels ini di webnovel, sebuah modern novel penuh pengorbanan dan pilihan sulit.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Nikahi Mantan Setelah Delapan Tahun
Nikahi Mantan Setelah Delapan Tahun
"Nikahi Mantan Setelah Delapan Tahun - Sang wanita Pergi selama tiga tahun, dicari sang pria selama tiga tahun, hingga dia mengumumkan pernikahan. Sang pria gila!"
Gila karena Cinta
Gila karena Cinta
Tiga tahun lalu, Brenna menerima berita buruk tentang diagnosis kanker stadium akhir dan kebangkrutan keluarganya. Jadi, dia membuat keputusan yang menyakitkan untuk putus dengan Richard dan mengkompromikan martabatnya untuk mencari nafkah. Tiga tahun kemudian, Richard tiba-tiba muncul kembali dalam kehidupan Brenna, berpapasan dengannya di sebuah klub. Cinta mereka yang menyayat hati ditakdirkan untuk bertahan selamanya.
Mawar Layu Miliknya
Mawar Layu Miliknya
Adik perempuan Thea bunuh diri setelah dianiaya oleh tiga penerus usaha kaya, sementara ibunya dipukul hingga dalam kondisi vegetatif. Sejak saat itu, Thea memutuskan keluar dari sekolah dan mulai bekerja di sebuah klub. Dengan tekad membalaskan dendam keluarganya, dia berusaha mendekati Rory, penguasa Osasa. Dalam usahanya yang penuh perhitungan, Thea membangun citra dirinya sebagai gadis rapuh dan merancang setiap langkah dengan cermat. Namun, di balik semua rencananya, dia tidak pernah menyangka akan benar-benar jatuh cinta pada Rory yang sangat memanjakannya.
Saya Memiliki Lima Saudara Laki-Laki yang Keren
Saya Memiliki Lima Saudara Laki-Laki yang Keren
Raina "Surya" Liona harus meningalkan kehidupkan mewahnya setelah mengetahui kalau dia tertukar saat lahir. Dia bertemu kembali dengan keluarga biologisnya yang tampak miskin, Keluarga Liona yang sembunyikan identitas kaya darinya. Meski mengetahui keluarganya miskin, Raina menerimanya dan mereka membalasnya. Saat keluarga lamanya, Keluarga Surya dan putri jahatnya mencoba menjatuhkan dia, keluarga kandungnya beserta Toni Juardi, miliarder super kaya dan tampan yang melakukan apa saja untuk membela Raina.
Kebangkitan Rakyat Jelata
Kebangkitan Rakyat Jelata
Seorang insinyur modern, Ardi Wisesa terlempar ke masa lalu dan jadi preman jalanan. Lalu, ia bertemu dengan gadis bangsawan yang sedang melarikan diri. Dalam zaman yang berbahaya ini, Ardi mengandalkan keahlian dan keberaniannya, melindungi orang yang dicintainya
Pedagang Lintas Waktu
Pedagang Lintas Waktu
Pada 1988, petani dari Provinsi Timur bernama Iqbal Saputra secara tak sengaja memperoleh kemampuan melintasi waktu ke tahun 2025. Ia memanfaatkan sayuran limbah modern untuk dijual di era 80-an dan meraih keuntungan besar pertamanya. Dengan keberanian dan kejujuran, ia membela keluarganya, menghukum orang jahat, serta membuka jalur bisnis antara dua dunia. Dari pemuda miskin, ia bangkit menjadi konglomerat lintas zaman dan mengubah nasib seluruh keluarganya.