Logo
Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku
Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku

Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku

97 Bab
Tamat
Dalam novel modern Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku, Hardi dan Hanum berjuang bertahan hidup sebagai buruh kasar demi keluarga. Namun, kebahagiaan mereka terancam oleh penderitaan baru. Simak perjuangan mereka dalam web novel yang menyentuh ini melalui layanan read books online free.

Ringkasan Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku

Kisah ini menyoroti perjuangan keluarga Hanum yang terjerat kemiskinan setelah suaminya, Hardi, kehilangan pekerjaan. Selama tujuh tahun menikah, mereka tetap tegar menghadapi kesulitan hidup. Hardi menjadi kuli cangkul, sementara Hanum bekerja sebagai buruh cuci keliling. Meski serba kekurangan, syukur selalu menyertai hari-hari mereka. Namun, keharmonisan itu mendadak sirna saat badai penderitaan hebat mulai menghantam Hanum dan kedua buah hatinya tanpa ampun.
Selengkapnya

Bab 1 dari Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku

Alhamdulillah.

Penulis : Lusia Sudarti.

"Dek ... seandainya Abang belum bisa membahagiakan kalian disisa hidup Abang. Abang mohon maaf yang sebesar-besarnya ....!"

"Emaak, Adek lapar udah masak belum Emak?" tanya Kurnia, Anak keduaku.

Aku terkesiap mendengar ucapan dan pertanyaannya. "Belum Sayang. Maafin Emak ya," ucapku pilu sembari merengkuhnya dalam pelukan. Tak terasa titik-titik embun menggenang dalam pelupuk mataku.

"Ya sudah kalo gitu Adek Nia main dulu ya mak, nanti kalo emak udah mateng masaknya, Adek panggil aja ya Mak!" ujarnya sambil beranjak dari kedua pahaku. Aku mengangguk dan mencoba untuk tersenyum. "Iya Sayang," sahutku dengan suara parau

Selepas kepergiannya aku menangis dalam diam, tubuhku luruh kelantai.

'Ya Allah, tunjukkanlah kuasa-Mu yang Maha besar.

Namaku Hanum aku hidup bersama Suami dan kedua orang Anakku. Anak sulungku bernama Fandi, ia duduk di kelas dua SD, Kurnia masih berusia empat tahun. Suamiku bernama Hardi, ia bekerja sebagai buruh serabutan. Sedangkan membantu bekerja sebagai buruh cuci setrika dari rumah kerumah.

Namun, baik penghasilanku atau pun

Bang Hardi belum mencukupi semua kebutuhan rumah tangga kami.

Zaman sekarang kebutuhan pokok telah melambung.

Kami tinggal di rumah gubuk sederhana peninggalan orang tua Bang Hardi.

Rumah tangga kami baik-baik saja, Bang Hardi tipe lelaki yang baik dan bertanggung jawab.

Aku termenung seorang diri, sementara Bang Hardi belum kembali dari bekerja sebagai buruh cangkul di sawah tetangga.

Aku berfikir kira-kira apa yang dapat kumasak untuk makan siang ini.

Kulangkahkan kakiku dengan langkah yang tertatih menuju tudung saji yang berada diatas meja makan persegi yang telah usang.

Disana hanya tersisa sekitar dua sendok makan sambal terasi di dalam mangkuk plastik berwarna hijau, dan dipiring kecil tersisa beberapa potong kepala ikan asin sisa semalam.

Dan juga beberapa potong singkong rebus sisa sarapan tadi pagi.

Aku mengedarkan tatapanku kesebuah plastik yang tergantung disamping rak piring yang terbuat dari kayu. Aku melangkah untuk memeriksa isi kantong plastik yang tergantung.

Kedua netraku membola, aku melihat isinya dengan rasa bahagia.

'wah beras AKING rupanya. Alhamdulilah Ya Allah ... semua ini akan kuolah menjadi nasi kembali. Untuk Anak-anakku nanti."

Aku memindahkan beras aking tersebut kedalam wadah, kutakar dahulu. Dua kaleng susu, lumayan untuk pengganti nasi.

Aku mencuci beras aking dengan doa semoga menjadi berkah buat keluargaku.

Dengan cekatan aku menyalakan api ditungku sederhanaku. Ya karena melonjaknya bahan pangan, aku tak mampu membeli gas buat memasak dikompor.

🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀

Setengah jam kemudian nasi pun telah matang, segera kuangkat dari kukusan dan kutaruh di sangku agar cepat dingin, aku mengambil kipas yang terbuat dari anyaman bambu untuk mempercepat proses pendinginan. Namun Kurnia telah berada dibelakangku, rupanya ia benar-benar kelaparan.

"Emak, udah masaknya!" Kurnia muncul dari pintu dapur dan menghampiri aku yang sedang menyendok nasi aking yang masih mengepulkan uap panas.

"Udah Sayang, ayo kita makan!" jawabku sambil mencuci tangannya.

"Enggak apa-apa lauknya pake kepala ikan asin dulu ya? Nanti jika kita punya uang kita beli ikan asin yang segar," ujarku kepadanya dengan pelan.

"Iya Mak, gak apa-apa kok. Enak itu," sahutnya dengan kedua netra berbinar. Aku menghela nafas perlahan, hatiku sedih bagai tercabik-cabik.

Aku meniup nasi yang masih panas dan menambahkan kepala ikan asin yang kupotong kecil-kecil kedalam nasi lalu menyuapkan kepada Kurnia.

Ia makan dengan begitu lahap, senyum manis tersungging dari kedua bibirnya.

"Mak ... kok rasanya gak sama kayak nasi yang biasa Adek makan ya?" tanyanya dengan mulut penuh dengan nasi.

Aku tertegun sesaat sebelum aku menjawab pertanyaan polosnya.

"Iya Sayang karena nasi yang ini adalah nasi aking."

Kurnia menatapku sesaat kemudian ia fokus kembali kearah piringnya.

"Nasi aking itu nasi yang bagaimana Mak?" tanyanya lagi.

"Nasi aking itu adalah nasi yang sudah dijemur dan kering lalu dimasak kembali," jawabku sembari mengusap lembut rambutnya.

"Oh gitu ya Mak," sahutnya.

"Iya Sayang. Tapi enakkan?" tanyaku.

"Enak Mak. Boleh Adek nambah dikiiiit lagi Mak, adek belum kenyang."

Aku tersenyum mendengarnya.

"Boleh dong Sayang!" aku menyendok nasi dan kutaruh didalam piringnya. Ia tersenyum melihat nasi di piringnya yang telah berisi nasi kembali.

Aku masih menyuapinya dengan sabar.

Aku hanya mampu menyimpan semua rasa dihatiku. Aku tak ingin melihat Anakku bersedih karena keluh kesahku.

'Ya Allah, ya Robb. Tolong ampuni ketidak berdayaanku dalam memberikan nafkah untuk Anak-anakku," lirih batinku.

"Assalamu'alaikum."

Terdengar salam dari arah pintu dapur. Sosok Bang Hardi muncul, dari tubuhnya mengucur keringat dan membasahi kaos yang telah kusam menempel di badannya.

"Waalaikum salam, baru pulang Bang?" tanyaku sambil menyuapi Kurnia.

Bang Hardi tersenyum kepada kami.

"Iya Mak. Aduh Anak bapak lagi makan ya? Minta dong," sapa Bang Hardi kepada Kurnia yang masih menikmati makan siangnya.

"Enak lo Pak, Adek Nia makan sama kepala ikan asin," sahutnya dengan tersenyum.

"Oh ya benarkah, mau dong," ujar Bang Hardi kepada Anaknya.

"Boleh. Ya kan Mak."

Aku mengangguk.

"Udah kenyang Adek Mak," seru Kurnia.

"Udah kenyang Sayang?" tanyaku sembari menyodorkan air minum kepadanya.

"Iya Mak, Adek main dulu ya Mak!" ujarnya sembari beranjak bangkit lalu menuju keruang depan tanpa menunggu jawaban dariku.

Aku hanya menghela napas perlahan, dan Bang Hardi tertunduk lesu dan sedih.

"Ya udah bang, istirahat dulu, biar kering kering keringat ditubuh Abang, setelah itu mandi lalu makan siang," titahku kepada beliau.

"Iya Dek. Maafin Abang yang belum bisa membahagiakan kalian," jawabnya dengan sedih.

Aku tersenyum mendengarnya. "Enggak apa-apa Bang, yang penting kita sudah berusaha semampu kita. Jika memang kita belum berpunya, itu suratan takdir darinya," jawabku sambil mencuci piring bekas makan Kurnia.

"Dek ... seandainya Abang belum bisa membahagiakan kalian disisa hidup Abang. Abang mohon maaf yang sebesar-besarnya," ujar suamiku sambil tersenyum. Namun menurutku itu bukanlah sebuah senyuman, tetapi lengkungan patah dan menyerah.

Aku bingung mendengar ucapan Bang Hardi selalu meminta maaf! Sebenarnya apa yang akan terjadi terhadap kami ...? Berbagai pertanyaan berkelindan di kepalaku, namun aku berusaha menepisnya.

Aku mendongak dan menatap kearah Bang Hardi. "Abang bicara apa sih? Emak gak suka mendengar abang bicara seperti itu lagi," jawabku sembari menghampirinya.

"Mak, Adek Nia main di halaman samping sebentar ya?" ujar Kurnia kepadaku.

Ia berjalan dari ruang depan, mungkin bosan berada seorang diri diruang depan.

"Jangan ketempat yang panas ya Sayang," jawabku.

"Iya Mak."

"Hati-hati ya Sayang?" timpal Bang Hardi.

"Iya Pak."

"Bang, jangan bicara seperti itu lagi, aku menjadi sangat sedih mendengarnya."

Aku menjatuhkan bobot tubuhku di sampingnya. Bang Hardi mengipas tubuhnya menggunakan topi bulat anyaman yang selalu dipakai jika bekerja.

Next kah?

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Hanyalah Ilusi Cinta Pertamanya
Aku Hanyalah Ilusi Cinta Pertamanya
Dalam novel romantis "Aku Hanyalah Ilusi Cinta Pertamanya", pernikahan tanpa cinta karena balas budi hancur saat cinta pertama Stephen kembali. Setelah pernikahan dibatalkan, sang istri memutuskan menggugurkan kandungan dan pergi, membuat miliarder itu menggila. Baca novel online gratis ini.
Berakhirnya Janji Setia Empat Puluh Tahun
Berakhirnya Janji Setia Empat Puluh Tahun
Novel romantis misteri Berakhirnya Janji Setia Empat Puluh Tahun mengisahkan seorang istri yang menemukan video vulgar suaminya bersama sahabatnya di laptop. Pernikahan platonis yang ia jalani selama empat puluh tahun ternyata hanyalah kebohongan. Baca buku online gratis bergenre modern ini.
Dimanjakan oleh Suami Misterius
Dimanjakan oleh Suami Misterius
Demi warisan, Erina menikahi programmer di Dimanjakan oleh Suami Misterius. Namun, rahasia besar terungkap saat ia hamil tanpa sebab dan menemukan anaknya yang hilang. Baca romance novel ini untuk mengungkap identitas asli suaminya dalam billionaire romance novels yang penuh intrik.
Hati Biru Affa
Hati Biru Affa
Dalam Hati Biru Affa, kepercayaan gadis 17 tahun hancur saat figur kakaknya diduga berkhianat dengan pria idaman. Konflik tajam dalam romance novel ini menguji kesetiaan dan emosi remaja. Baca romance stories ini untuk mengungkap kebenaran di balik pengkhianatan yang tak terduga.
Istriku Mengkhianatiku Dengan Pria Lain
Istriku Mengkhianatiku Dengan Pria Lain
Dalam Istriku Mengkhianatiku Dengan Pria Lain, Zevan menghadapi pengkhianatan Clara. Pebisnis sukses ini terjebak skandal dengan Amanda, pelayan barunya. Simak kisah billionaire romance novels ini di platform web novel kami untuk mengikuti pembalasan dendam dan konflik modern novel yang rumit.
MINE
MINE
Dalam novel modern MINE, Ana terjebak konflik dengan pembicara seminar yang ternyata seorang pengusaha kaya. Meski dingin, pria itu adalah sosok yang Ana nantikan. Mereka harus menghadapi teror berbahaya demi bertahan. Baca kisah billionaire romance novels ini hanya di web novel kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Balas Budi sang Naga Emas
Balas Budi sang Naga Emas
Fajar sang Putra Mahkota yang terdampar di kalangan rakyat biasa, dibesarkan dengan penuh hinaan oleh keluarga angkatnya, kecuali ibu angkatnya, Hilma Sunada yang diam-diam melindunginya dan memintanya menyembunyikan kemampuan. Setelah bertahun-tahun menahan hinaan, terutama dari Huda yang ingin merebut kekasihnya, Fajar akhirnya menunjukkan kemampuan aslinya di ujian militer dan menjadi juara. Di saat yang sama, identitasnya terbongkar dan menarik perhatian Kaisar Surya, ayahnya yang sudah lama mencarinya. Setelah bersatu kembali sebagai Putra Mahkota, Fajar membalas budi kepada ibu angkatnya, menghukum semua yang pernah mengkhianati mereka, dan akhirnya hidup bahagia dengan keluarganya.
Putriku Tak Tahu Pengasuhnya Adalah Ibunya
Putriku Tak Tahu Pengasuhnya Adalah Ibunya
Nicole kehilangan kebebasan, anak, dan cintanya saat dijebak. Tujuh tahun kemudian, dia kembali sebagai pengasuh di rumah yang menghancurkannya. Ethan, mantan tunangannya, mulai tertarik pada sang pengasuh baru tanpa tahu itu Nicole, sementara Lila, putri mereka, perlahan menyatukan mereka kembali.
Jangan Bilang Kakakku Kau Pacarku (Sulih Suara)
Jangan Bilang Kakakku Kau Pacarku (Sulih Suara)
Samuel, kapten tim Wolves, dan Xavier, kapten tim Giants, adalah rival. Namun saat Jenny, adik Samuel, magang sebagai staf, situasinya jadi kacau karena Xavier yang playboy jatuh hati pada Jenny, demikian pula sebaliknya. Kini mereka berdua terpaksa main kucing-kucingan agar hubungan mereka tak tercium Samuel!
Jatuh ke Pelukan Koboi Berbahaya
Jatuh ke Pelukan Koboi Berbahaya
Madison, dulunya adalah pewaris Manhattan yang punya segalanya—hingga dia harus kehilangan segalanya, termasuk tunangan kejam yang menelantarkannya di Texas. Dengan kondisi bangkrut dan putus asa, Madison mampir ke sebuah bar… dan tak sengaja bertemu dengan Beau Hayes—Paman sang mantan yang kasar tapi penuh daya tarik seksi yang berbahaya. Setelah malam yang penuh gairah, tak disangka-sangka Beau menawarkan pekerjaan dan tempat tinggal. Madison menukar hidup mewahnya dengan sepatu koboi, banteng, kuda—bahkan mungkin seorang koboi sejati.
Cintaku Melintas Waktu
Cintaku Melintas Waktu
Cakra Liyadi yang pada mulanya bertarung dengan para pengawal yang ingin menghentikannya pergi ke Kota Jimba, tanpa terduga malah terjadi perjalanan waktu ke modern. Kemudian dia bertemu dengan seorang wanita pemilik Toko Antik Jaya, Sherly Wangsa. Cakra pun akhirnya menjadi pengawal di sisi Sherly yang selalu ditindas oleh kakak sepupunya, Yulia Wangsa. Dia pun memulai kehidupannya barunya di dunia modern.
Istri Bengal
Istri Bengal
Pewaris Bengal, Yuki Ford, menikahi keluarga Moore untuk membalikkan rencana licik mereka—tapi ia mendapati Jason Moore pura-pura sakit untuk menghindarinya. Saat aksi balasannya justru menjebak Jason, pertarungan mereka semakin panas... dan satu ciuman bisa merusak segalanya.