Logo
Satu Malam Bersama CEO Duda
Satu Malam Bersama CEO Duda

Satu Malam Bersama CEO Duda

37 Bab
Tamat
Dalam novel Satu Malam Bersama CEO Duda, Azka terjebak skandal yang memaksanya menikahi Zia demi menjaga reputasi bisnisnya. Kisah billionaire romance novels ini mengikuti perjuangan Azka melindungi Zia dari keluarga yang kejam dalam modern novel yang penuh intrik dan tanggung jawab.
Bab 1 dari Satu Malam Bersama CEO Duda

"Huwaaa!" Seorang perempuan berumur 25 tahun berteriak setelah melihat ada seorang laki-laki yang tidur di sampingnya. Ia pun lantas duduk, dan memeriksa pakaiannya. Napas lega ia hembuskan saat melihat pakaian di tubuhnya masih utuh. Kemudian ia mengamati laki-laki itu yang kini mulai mengerjapkan matanya, karena terganggu dengan suara teriakan tadi.

Membuka mata, Azka pun sontak bangun dari posisinya berbaring saat melihat ada seorang perempuan yang tengah memperhatikannya. Sama dengan perempuan itu tadi, Azka pun lantas memeriksa tubuhnya, dan bersyukur pakaiannya masih membungkus tubuhnya. Artinya, di antara mereka tidak terjadi apa-apa.

"Siapa kamu?" tanya Azka dingin.

"Harusnya aku yang tanya siapa kamu," balas perempuan itu dengan ketus, tetapi matanya seperti menyiratkan kekaguman pada Azka.

Azka sontak mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru ruangan yang tampak asing. Ia bingung, kenapa bisa berada di sini, dan tiba-tiba bangun dengan mendengar teriakan seorang perempuan asing yang berada di ranjang yang sama dengannya.

"Bisakah kamu memberitahu saya, di mana ini?" ujar Azka.

Perempuan itu menghela napas, lalu menatap Azka. "Kalau aku ingat-ingat, sebelum aku kehilangan kesadaran, aku sempat menghadiri sebuah pesta rekan bisnis papaku di sebuah hotel mewah."

Pesta?

Azka pun sontak teringat, bahwa dirinya pun sempat menghadiri sebuah pesta.

Memejamkan mata, Azka mencoba mengingat apa yang telah terjadi, sebelum akhirnya ia berakhir di kamar ini.

Azka ingat sekarang. Tadi malam ia menghadiri pesta kolega bisnisnya. Berbincang dengan beberapa orang yang dikenalnya di acara itu, lalu bertemu dengan seorang teman lama. Temannya itu menyodorkan sebuah minuman. Tadinya Azka menolak, karena mengira jika minuman itu mengandung alkohol. Tapi setelah temannya mengatakan bahwa minuman itu tak beralkohol, Azka pun lantas menerima, dan meminumnya.

Setelah beberapa menit, kepala Azka terasa pusing, pun matanya yang terasa berat. Entah apa yang terjadi setelah itu, hingga akhirnya pagi ini Azka dikejutkan dengan adanya seorang perempuan di ranjang yang sama dengannya.

"Apakah ini di hotel tempat dilaksanakannya pesta pak Bram?" Azka bertanya dengan menyebutkan nama orang yang mengadakan pesta tadi malam. Perempuan yang sedari tadi memperhatikannya dengan tatapan kagum itu pun tersentak, dan salah tingkah.

"Ya, sepertinya sih," jawab gadis itu.

Kamar tempat Azka, dan perempuan itu berada terbilang cukup luas, dan mewah. Entah siapa yang membawanya ke mari tadi malam, apakah temannya atau bukan, Azka sungguh penasaran.

"Saya sepertinya pingsan setelah minum sesuatu saat pesta tadi malam," ujar Azka. "Bagaimana denganmu, Nona?"

Perempuan itu mulai mengingat apa yang terjadi semalam.

"Seingat aku, tadi malam aku meminum beberapa gelas anggur, hingga membuatku pusing. Lalu, adikku datang, memapah, dan sepertinya membawaku ke kamar ini," tutur perempuan itu.

Azka diam, sembari mengingat-ingat kembali apa yang terjadi sebelum ia pingsan, apakah ada yang terlewat atau tidak.

Jika ia pingsan setelah meminum minuman yang diberikan oleh temannya, Azka jadi bertanya-tanya, apa motif dari temannya itu. Sengaja menjebaknya kah? Atau temannya itu juga tidak tahu bahwa di minuman itu ada sesuatu?

Di saat Azka tengah berpikir, perempuan itu justru mengamati Azka. Wajah Azka yang rupawan khas orang Asia timur, dengan warna kulit yang putih bersih, membuat perempuan itu tidak bisa untuk tidak memujanya di dalam hati.

"Mmm ... ngomong-ngomong, namaku Zia, Tuan. Nama Anda siapa?"

Azka menoleh ke arah perempuan itu yang kini sudah mengulurkan tangan kepadanya.

Maksudnya mengajak berkenalan begitu? Azka tidak habis pikir, di situasi seperti ini, perempuan itu justru mengajaknya berkenalan.

Merasa malu karena uluran tangannya tak bersambut, perempuan yang mengaku bernama Zia pun akhirnya menurunkan tangannya. "Ah, tidak apa-apa kalau Tuan tidak mau menyebutkan nama Tuan. Oh ya, mungkin semalam Anda mabuk, Tuan, sama seperti aku yang kebanyakan minum anggur."

"Saya tidak mabuk, karena kata teman saya yang memberikan minuman, minuman itu tidak mengandung alkohol," kata Azka.

"Masa sih? Anda yakin?" Zia tampak tidak percaya. "Zaman sekarang, mana ada laki-laki yang nggak minum minuman beralkohol, apalagi di acara pesta."

Azka berdecak sebal. "Nyatanya memang ada, dan itu saya."

Tidak tahu, apakah yang membuatnya tadi malam pingsan itu alkohol atau sejenis obat yang ditaruh di minumannya, tapi Azka benar-benar tidak pernah meminum minuman beralkohol.

Dirinya memang bukan orang baik, Azka menyadari itu. Namun, sebrengsek-brengseknya Azka, ia tak pernah sekalipun mencicipi minuman haram itu.

Di masa lalu, Azka memang sempat jauh dari Tuhan. Sering meninggalkan sholat sebagai kewajibannya yang seorang muslim, sering tidak ikut puasa Ramadhan, dan sering mengabaikan kewajiban yang lainnya. Meski demikian, bukan berarti Azka suka mengkonsumsi barang haram.

"Terus, kenapa Anda bisa ada di sini, dan tidur di ranjang yang sama dengan saya, Tuan?"

"Sekarang bagaimana kalau pertanyaan itu dibalik, kenapa kamu bisa berada di sini?" Azka membalikkan pertanyaan kepada Zia.

"Ya kalau aku sih, mungkin aja adikku tadi malam mesenin kamar ini buatku yang udah mabuk berat, dan tidak mungkin dibawa pulang. Kalau Tuan gimana?" kata Zia.

"Sama saja. Mungkin teman saya tadi malam yang membawa saya ke sini."

"Tapi masa kita bisa berada di kamar yang sama sih? Kalau adikku atau temennya Anda mesenin kamar, tidak mungkin sengaja mesenin kamar yang sama kan, kecuali kalau mereka udah merencanakan sesuatu?"

Azka mengangguk-angguk, membenarkan perkataan Zia. Keduanya lantas tenggelam dalam pikiran masing-masing, dan belum ada yang beranjak dari ranjang itu.

Pintu kamar itu tiba-tiba terbuka dari luar, dan masuklah beberapa orang.

"Astaga! Zia! Apa yang kamu lakukan di sini?" tanya seorang laki-laki paruh baya dengan raut terkejut. Di belakangnya ada seorang wanita paruh baya, dan seorang gadis yang umurnya tidak jauh dari Zia. "Dan siapa laki-laki bre***ek ini? Jangan bilang kalian telah melakukan tindakan asusila!"

Zia lantas melompat dari ranjang, lalu mendekati laki-laki paruh baya itu. "Pah, ini tidak seperti yang Papah lihat. Aku dijebak, Pah."

"Benar, Pak, kami dijebak," timpal Azka. Dirinya tentu tidak mau dituduh yang tidak-tidak.

"Halah, omong kosong! Udah ketauan sama-sama di kamar yang sama, di ranjang yang sama pula, masih berani-beraninya ngaku dijebak. Apa kalian tidak tahu malu?" Wanita paruh baya di belakang ayah Zia itu, seperti sengaja membuat suasana semakin tegang.

"Mah, kami memang dijebak. Tadi malam aku mabuk, terus Gea yang memapah aku, dan juga yang bawa aku ke sini," ucap Zia sambil menunjuk gadis di belakang wanita paruh baya itu.

Ayah Zia sontak menoleh ke arah gadis yang bernama Gea, seakan meminta penjelasan.

"Pah, emang bener, tadi malam aku yang bawa kak Zia ke kamar ini. Aku juga kan, yang tadi ngasih tau Papah sama Mamah kalau kak Zia nginep di sini? Tapi aku nggak tau kalau ternyata ada laki-laki di kamar inap kak Zia," kata Gea.

Ayah Zia kembali menatap Zia sebentar, lalu beralih menatap Azka dengan tajam. "Jelaskan pada saya, apa yang telah kamu lakukan pada anak saya!"

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Gairah Liar Setelah Menikah
Gairah Liar Setelah Menikah
Dalam Gairah Liar Setelah Menikah, seorang istri kewalahan menghadapi hasrat tak terbendung suami miliardernya. Novel modern ini mengikuti perjuangan sang istri menyeimbangkan kehidupan rumah tangga di tengah tuntutan fisik yang intens. Baca kisah billionaire romance novels ini sekarang.
Jangan Sentuh Hatiku, Jika Tak Bisa Memiliki
Jangan Sentuh Hatiku, Jika Tak Bisa Memiliki
Dalam novel Jangan Sentuh Hatiku, Jika Tak Bisa Memiliki, Nayara terjebak hubungan rumit dengan miliarder Leonardo Arvandre. Antara rahasia besar dan gengsi, kisah romance modern ini menguji pilihan hidup mereka di tengah dunia billionaire romance novels yang penuh tekanan dan ambisi.
Ketika Karma Berbicara
Ketika Karma Berbicara
Dalam novel romantis modern Ketika Karma Berbicara, seorang pewaris miliarder yang baru lulus dari Jerman langsung diserang dan dituduh sebagai wanita penggoda di perusahaannya sendiri. Baca novel online gratis ini untuk melihat bagaimana dia membalas para perusak barang berharganya.
My Possessive Sugar Daddy
My Possessive Sugar Daddy
Terjepit kemiskinan, Fahira terpaksa menjadi sugar baby dalam My Possessive Sugar Daddy. Di balik kemewahan billionaire romance novels ini, sang CEO menuntut loyalitas penuh sementara Fahira harus menghadapi sabotase sepupunya. Simak kisah modern novel ini tentang pilihan sulit dan ambisi.
Penikmat Sepupu Sendiri
Penikmat Sepupu Sendiri
Dalam billionaire romance novels ini, Ethan Eduardo sang Casanova harus menghadapi dilema saat sepupunya, Ruby, mengejar cintanya. Di tengah perjodohan paksa dan bisnis gelap keluarga, baca kisah lengkapnya di Penikmat Sepupu Sendiri, sebuah romance novel penuh intrik dan pilihan sulit.
Pernikahan Berlandaskan Kontrak
Pernikahan Berlandaskan Kontrak
Dalam novel romantis miliarder Pernikahan Berlandaskan Kontrak, Rebecca Lusram menghadapi kenyataan pahit saat Irene Wiranto kembali. Adrian Pangestu dan putra mereka berpaling darinya. Rebecca kini fokus bertahan demi mengakhiri kontrak pernikahan mereka seminggu lagi. Baca novel online ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Berlabuh ke Musuh Hati
Berlabuh ke Musuh Hati
Demi menyelamatkan Sam, kaki Sella patah. Namun, ia malah disalahpahami dan disakiti oleh Sam. Dengan bantuan Gian, Sella bangkit membalas. Saat Sam sadar, segalanya sudah terlambat. Sella memilih Gian, dan Sam hidup sendiri dalam penyesalan. Kisah ini sarat cinta, luka, dan balas denda.
Kasih yang Sirna
Kasih yang Sirna
Wiliam harus dipenjara selama 20 tahun karena berusaha mempertahankan wilayah sektenya, tidak lama kemudian dia diceraikan oleh istrinya dengan kejam. Setelah dibebaskan dia bertemu kembali dengan semua kenalan lamanya, dengan posisi barunya sebagai ketua sekte, Wiliam pun melewati kehidupan yang penuh dengan tantangan.
Kebahagiaan di Balik Kabut
Kebahagiaan di Balik Kabut
Sari Wijaya langsung jatuh cinta pada Cakra Laksa. Karena "nasibnya kuat", ia menikah dengan "penangkalnya", Cakra. Awalnya ia kira cinta diam-diamnya jadi kenyataan, tapi hati Cakra masih terpaut pada cinta pertamanya yang tak terbalas. Sari menyembunyikan perasaannya, berusaha keras memanfaatkan suaminya untuk bayar utang orang tuanya. Setelah cinta pertama Cakra kembali, ia terus-terusan memprovokasi. Sari akhirnya memantapkan untuk cerai dan mundur.
Pacar Sewa
Pacar Sewa
Untuk menghadapi tekanan keluarganya agar menikah, ia menyewa seorang pacar untuk dibawa pulang pada Tahun Baru.
Putra Sah yang Kejam
Putra Sah yang Kejam
Indra Tanu, seorang prajurit elite modern, terlempar ke Dinasti Yona dan menjadi putra sah Menteri Personalia yang lemah. Sejak awal, dijebak oleh ibu tiri dan kakak keduanya hingga nyaris mati. Dia membalas dendam dengan cara yang kejam, menghabisi musuhnya satu per satu, mengintimidasi para pejabat istana, dan bahkan membuat ayahnya sendiri merasa takut. Pada akhirnya, dia menjadi "Raja Iblis" yang diam-diam diandalkan oleh Kaisar yang mengacaukan situasi politik istana.
Rahasia Istri
Rahasia Istri
Tagihan listrik selangit memicu krisis pernikahan, rekaman CCTV menangkap kemesraan pasangan tak dikenal. Istri pulang dengan luka dan kebohongan bertubi-tubi. Suami bersumpah menangkap pria penghianat, namun justru mendapat paket misterius penuh tantangan! Dari eksploitasi kantor hingga dendam keluarga kaya, lapisan kebenaran tersibak satu per satu dengan plot berbalik dramatis. Pengkhianatan lembut ataukah ada dalih tersembunyi? Saksikan sang suami pengecut bangkit melacak penghianat, mengungkap wajah asli sang istri!