Logo
Sasaeng Is Me
Sasaeng Is Me

Sasaeng Is Me

79 Bab
Tamat
Dalam mystery story Sasaeng Is Me, Daniel sang pewaris billionaire menyelidiki kematian janggal adiknya. Melalui Rachel, ia mengungkap konspirasi gelap yang melibatkan idola dan keluarga konglomerat. Baca web novel penuh dendam dan adventure ini untuk mengungkap kebenaran yang terkubur.
Bab 1 dari Sasaeng Is Me

“Selamat Pagi, Dad, Mom!” sapa Daniel dengan sangat bersemangat kala menuruni anak tangga di rumah besarnya.

Dia melihat sosok orangtuanya sudah duduk terlebih dahulu di kursi makan yang terletak di bagian tengah rumah megah mereka. Dengan suguhan sarapan yang sangat lebih dari cukup dan aneka kudapan manis sebagai hidangan penutup di sisi lainnya. Daniel seringkali mengucap syukur berulangkali.

“Pagi juga sayang… ayo duduk,” ajak sang ibu dengan senyum teduhnya.

Daniel yang menghampiri mereka pun mengecup kening kedua orangtuanya bergantian yang di balas dengan gelak tawa oleh keduanya.

“Kau bersemangat sekali hari ini,” ujar sang ayah sambil menyesap teh hangat dari cangkirnya.

“Tentu Ayah! Hari ini adalah hari pertama aku bekerja setelah beberapa tahun harus terpisah dari kalian di Jepang,” jawab Daniel.

Mereka pun tersenyum.

“Ingat! Kau tak lagi sebagai staff, Nak. Kau akan menempati posisi ayah di kantor,” jelas James.

“Tidak semudah itu Ayah. Apa kata orang nanti, jika putramu ini masuk ke kantor dan langsung menuju ruangan Presdir. Bahkan tanpa di uji terlebih dulu?”sanggah Daniel.

“Ujian apa lagi yang kau harapkan, Nak? Kau sudah melewatinya selama di Jepang. Menurut Ayah dan Ibu, itu sudah lebih dari cukup. Dan mereka semua juga tahu itu!” timpal ibunya.

“Baru satu tempat Bu. Ada satu Negara lagi yang harus aku taklukkan, agar aku bisa memegang kepercayaan Ayah dengan lebih baik lagi. Itu pun, jika kalian mengijinkan,” ujarnya.

“Memangnya kau mau kemana lagi?” tanya James—ayah Daniel.

“Korea. Aku mau kembali kesana untuk memulai semuanya dari awal. Selain mempersiapkan diri sebelum menjalankan usaha Ayah. Aku juga ingin mengembangkan bisnis Ayah disana, aku juga ingin menemukan sesuatu yang hilang Ayah…” jelas Daniel.

“Kau… masih mau mencari dia?” tanya Margareth.

“Iya Bu, aku ingin menemukannya,” tegas Daniel.

**

Daniel masuk ke dalam kamarnya yang terlihat sangat luas dan mewah. Ada sebuah ranjang besar dengan banyak ukiran khas Eropa, serta kelambu berwarna putih yang mengelilingi ranjang itu. Lalu meja kerja yang berada di sisi seberang dari ranjang, dan menghadap langsung ke balkon. Hingga Daniel bisa melihat bintang dan langit tiap kali duduk di meja kerjanya itu. Komputer keluaran terbaru dan bebapa buku catatan penting, pena, pensil, dan alat tulis lainnya berada lengkap di atasnya. Dan di sebelah meja itu juga di letakkan rak buku yang berisi banyak sekali koleksi buku tentang bisnis management, hacking, IT, dan buku novel misteri kesukaannya selama ini.

Kamar Daniel juga sangat nyaman karena pemuda itu sengaja memasang speaker kecil di tiap sudut kamarnya, untuk mendengarkan lagu favoritnya tiap kali bekerja.

Ya, Daniel memang memiliki kebiasaan unik. Dimana dia hanya akan bisa konsentrasi dalam belajat maupun bekerja, jika dia juga mendengarkan music. Terutama music kesukaannya. Hal ini karena suasana sunyi dan senyap justru akan membuat dia mengantuk dan cepat lelah. Tak jarang, Daniel ikut menyenandungkan nyanyian yang dia dengar. Dan menggerakkan tubuhnya mengikuti ritme lagu yang terdengar.

Kebiasaan ini pernah di protes langsung oleh sang ibu, Margareth. Yang merasa kebiasaan Daniel akan membuatnya sulit untuk fokus. Namun saat Margareth menemukan bahwa Daniel justru mampu mendapat nilai sempurna dari sejak sekolah menengah sampai dia lulus kuliah dengan metode tersebut. Maka baik Margareth maupun James tak lagi mempermasalahkan hal tersebut.

Di tambah lagi, gelar cumlaude dengan ipk sempurna yang di terima Daniel dari tiga Universitas terbaik di dunia. Yaitu Harvard untuk Strata – 1, Oxford untuk gelar Magister, dan Stanford saat mendapatkan gelas Strata – 3 nya. Membuat Daniel semakin menjadi sempurna sebagai anak dari James dan Margareth. Selain karena paras tampan dan perilaku baik yang selama ini di tunjukkan oleh putranya itu pada semua orang. Mereka merasa di berkati karena bisa menemukan Daniel.

Pemuda itu kemudian membuka pintu balkonnya dan membiarkan angin pagi itu masuk ke dalam kamar, membuat tirai putihnya beterbangan dan menari. Sementara dia duduk di atas kursi dan segera menyalakan komputer yang menampilkan foto keluarganya dan foto seorang gadis kecil yang kini tengah menjadi misteri keberadaannya.

Daniel menghela nafas sebentar, sebelum akhirnya memilih playlist lagu apa yang harus dia mainkan hari ini.

“Ya, David!” kata Daniel saat mengangkat teleponnya yang berdering.

“Aku sudah menemukan jejaknya. Kau bisa kesini secepat mungkin yang kau bisa,” lapor David yang membuat wajah Daniel langsung di hiasi oleh senyuman.

“Aku mengerti. Terima kasih banyak. Laporkan padaku secara berkala, apapun yang kau lihat tentangnya.” Daniel memberikan instruksi akhirnya.

Dia kini menyandarkan punggung ke kursi kerjanya dan menatap langit London dengan wajah lebih sumringah. Harapannya selama bertahun – tahun akan segera terwujud. Banyak mimpi dan angan yang sudah dia gantung tinggi di atas langit tiap malam demi bisa di wujudkan. Kini dia hanya berharap, bahwa setiap keinginan itu akan berjalan, sesuai dengan apa yang dia harapkan selama ini.

**

“Terima kasih… silahkan datang kembali…”

Seorang gadis dengan paras ayu, berwajah kecil dan berkulit putih pucat tersenyum begitu manis dan membenarkan kunciran rambut hitamnya yang kendur, segera setelah pelanggan terakhir pergi. Dia terlihat sangat puas dengan apa yang di kerjakannya. Dan kembali duduk di atas kursi yang berada tepat di depan meja kasir. Sambil memegang ponselnya, dia melihat layar ponsel dengan penuh senyuman. Bibirnya terlihat bergerak bersamaan dengan kepalanya yang ikut bergerak sesuai ritme lagu dari salah satu grup idol yang menjadi idolanya.

“Oppa! Aku akan datang ke konsermu tahun ini!” gumamnya, masih dengan senyum sumringah. “Hiiii…! Aku tak menyangka kalau uang tabunganku akhirnya cukup untuk menonton konser kalian!” pekiknya lagi.

**

---Seoul, Korea Selatan---

---Apartment Pavilio, Gangnam, Empat Bulan kemudian---

“Hmmhhh…”

Daniel merasakan tubuhnya seperti remuk dan hancur. Kepalanya juga sakit, seperti sedang di pukuli dengan palu. Intinya, dia merasakan seluruh bagian tubuhnya luluh lantak setelah pesta penyambutan malam tadi.

Tepatnya kemarin sore, kalau Daniel ingat, dia terpaksa harus membatalkan janji dengan kekasih yang baru di pacarinya selama 1 bulan lebih. Dan menghadiri pesta penyambutan seorang manager baru di kantornya. Memang, seperti perjanjiannya pada sang ayah, Daniel tak membuka identitas aslinya sebagai pemilik perusahaan dan masuk ke dalam perusahaan di Korea hanya sebagai seorang Kepala Divisi bagian IT. Itu sebabnya, dia harus ikut pesta penyambutan yang di adakan seorang manager baru. Selain demi hubungan sebagai rekan kerja, namun juga untuk menutupi identitasnya.

Daniel ingat dia tak terlalu banyak minum,, hanya beberapa gelas Soju yang di campur dengan Beer sambil makan daging babi panggang yang di taruh di atas lembaran daun selada dan di beri saus gochujang juga bawang putih. Makanan yang menurut banyak orang, adalah suatau yang khas dan hanya di miliki oleh Korea. Namun rasanya baru pertama kali di cicipi oleh Daniel, meski dia memiliki darah Negara ini.

Ponsel Daniel bergetar dan membuat lelaki itu harus memaksakan diri untuk bergerak, sekedar mengambil ponsel yang sebelumnya tergeletak di atas bantal.

“Halo?” suara Daniel terdengar belum pulih sepenuhnya.

“Sayang… kau baru bangun?” tanya seseorang di seberang sana.

Suara yang sudah beberapa hari ini menemani Daniel dengan segala kalimat cinta, juga rengekan khas perempuan muda pada umumnya.

“Hhmmm… kepalaku masih sakit,” jawab Daniel dengan bahasa Koreanya.

“Astaga! Apa kau baik – baik saja? Perlukah aku kesana untuk membawakanmu sup penghilang pengar?” tanya gadis itu lagi.

“Tidak. Kau tak perlu melakukannya. Aku akan baik – baik saja, sayang. Lagipula, sebentar lagi aku harus berangkat ke kantor.” Daniel menegaskan.

“Kau yakin? Bagaimana jika kita makan siang bersama saja nanti?” tawar gadis itu dengan nada memohon.

Daniel tahu, Rachel tak mudah di tolak. Bahkan tak mungkin jika mengingat backgroundnya sebagai anak tunggal kaya raya yang selalu mendapatkan apapun keinginnya. Dengan watak ini, Daniel harus siap jika Rachel sering memaksakan keinginannya pada Daniel.

Daniel terdengar menghela nafasnya sebelum mengangguk sambil menjawab, “Iya. Boleh saja. Nanti kita makan siang bersama.”

“Yey! Aku mencintaimu Daniel! Sampai jumpa nanti siang ya!” pekik gadis itu kegirangan.

Daniel kemudian menutup teleponnya dan tersenyum kecil. Lalu melempar ponsel itu sebelum kembali tidur.

‘Aku ijin untuk berangkat setengah hari. Tubuhku remuk!’

Pesan itu di kirim Daniel pada seseorang dan segera memejamkan matanya. Dia masih punya tiga jam waktu yang tersisa sebelum makan siang bersama Rachel nanti.

**

---Hannam – dong, Seoul, Korea Selatan---

“Ahjumma…!” teriakan melengking itu terdengar hampir ke seluruh penjuru rumah.

Hingga tak lama, segerombolan perempuan dengan memakai baju maid berwarna hitam dan putih mulai berlari dari segala penjuru dan menuju ke satu titik. Mereka berhenti di depan pintu kamar besar berwaarna putih dengan aksen Eropa mewah di setiap incinya. Sambil menata posisi mereka dan mulai berbaris rapih di depan pintu, salah satu maid tersebut mulai membuka pintu kamar dimana Rachel ada di dalamnya.

“Ya, Nona…” mereka semua segera membungkukkan tubuhnya 90 derajat dan menyapa Rachel dengan sangat sopan.

“Lelet sekali kalian! Aku kan sudah bilang, harus ada setidaknya tiga orang yang berjaga di depan kamarku setiap pagi. Supaya aku tak perlu sampai berteriak hanya untuk memanggil kalian semua kesini!” protesnya.

“Maafkan saya, Nona. Ini semua salah saya. Saya yang memanggil mereka ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi, karena Tuan dan Nyonya Besar akan segera berangkat untuk perjalanan dinas mereka ke luar negeri hari ini.” seorang Maid yang terlihat sudah cukup senior yang menjawab omelan Rachel.

“Dinas luar negeri lagi? Bukannya kemarin mereka baru saja pulang?” tanya Rachel.

“Iya, Nona. Sepertinya mereka cukup sibuk akhir – akhir ini,” jawab maid itu lagi.

“Cih! Mereka kan memang selalu sibuk setiap waktu!” gumam Rachel. “Ya sudah, kalian siapkan semua peralatan kampusku. Dan minta supir juga untuk menyiapkan mobil. Oh! Dan satu lagi, siapkan makanan di kotak bekal juga,” perintah Rachel pada semua maidnya.

**

Kamar Rachel begitu cantik, seperti kamar seorang Putri Kerajaan yang biasa muncul dalam film Barbie. Rachel memang pecinta film Disney Princess dan Barbis Princess. Dia selalu merasa bahwa dirinya secantik para putri kerajaan dan memiliki strata sosial yang serupa pula. Hal ini di tunjang dengan pekerjaan kedua orangtuanya dan latar belakang keluarga yang di miliki olehnya selama ini.

Rachel hampir tak pernah merasakan kesulitan dalam hidup, terkecuali saat ujian sekolah. Dan itupun, dia biasanya menggunakan jasa joki ujian atau semacamnya, untuk memudahkan langkah pendidikannya hingga bisa masuk ke dalam sebuah universitas ternama di Korea, dan berada di jurusan Management/Bisnis.

Kehidupan Rachel makin sempurna setelah dia bertemu dengan sosok Daniel saat tengah melakukan kunjungan kampus di perusahaan tempat Daniel bekerja. Awalnya, Rachel menganggap Daniel hanya pegawai rendahan. Namun saat dia tahu Daniel mampu mengabulkan seluruh permintaannya, dan memberikan banyak hadiah mewah juga mahal untuknya, Rachel pun akhirnya luluh dan jatuh ke dalam pelukan Daniel.

Belum lagi, Daniel yang selalu memanjakan dirinya dan selalu ada untuknya selama ini. di saat kedua orangtuanya tenggelam dalam kesibukan masing – masing karena pekerjaan mereka. Rachel merasa Daniel adalah sosok yang begitu sempurna di matanya untuk menjadi pendamping.

Bahkan Daniel sama sekali tak melayangkan protes, jika Rachel berperilaku manja dan sedikit berlebihan terhadap sesuatu pada Daniel.

“Aku harus terlihat cantik hari ini… karena aku akan bertemu dengan pangeranku…” kata Rachel.

Senyum pun terukir di wajah cantiknya. Wajah kecil dan mata sipit dengan kelopak mata ganda yang sengaja di buat di meja operasi, juga bibir tipis berwarna pink yang juga terlihat begitu sempurna. Rachel juga sering memujanya, memuja kecantikan yang dia lihat setiap hari saat tengah bercermin.

‘Ibu sudah mengirimkan uang saku untukmu. Katakan saja jika masih kurang. Nanti sekretaris ibu yang akan mengirimkannya lagi padamu.’

Pesan itu masuk ke dalam ponsel Rachel dan langsung menghapus senyum di wajahnya, dan berganti dengan wajah yang di penuhi rasa kesal.

Rachel kemudian mengambil ponselnya dan segera menghubungi sekretaris yang di maksud sang ibu. Dia tahu persis, di waktu ini ibunya masih berada dekat dengan sekretarisnya. Jadi akan lebih baik menghubungi wanita itu sekarang, agar ibunya juga mendengar yang dia ucapkan.

Dering teleponnya tak terlalu lama. sampai suara seorang wanita yang familiar terdengar.

“Kirimkan uang 100 juta won sekarang juga ke rekeningku. Aku ingin belanja hari ini. dan tolong urus kartu kreditnya, kalau perlu naikkan limit kreditku sekarang juga!” pinta Rachel dengan nada memerintah.

“Baik Nona. Akan segera saya siapkan dan saya urus,” jawab si sekretaris.

***

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Air Force Skadron7
Air Force Skadron7
Air Force Skadron7 mengisahkan Yudi yang rela terusir demi ambisi menjadi tentara. Meski sempat berjualan gorengan saat menempuh sekolah militer di AAU, ia berhasil meraih gelar lulusan terbaik. Temukan perjuangan penuh aksi dalam adventure story ini melalui platform web novel kami.
Ayahku, Penjahat Terbesarku
Ayahku, Penjahat Terbesarku
Dalam Ayahku, Penjahat Terbesarku, Zayden sang pemimpin mafia Raven terobsesi pada Kaela. Namun, misi rahasia Kaela adalah memburu Raven. Hadapi konflik identitas dan strategi bisnis dalam romance novel ini. Baca kisah petualangan mereka di platform web novel dengan misi penuh risiko.
Genderang Perang Manusia Elektrokinesis
Genderang Perang Manusia Elektrokinesis
Manfred alias Gian membalas dendam lewat kekuatan super dalam Genderang Perang Manusia Elektrokinesis. Setelah mewarisi kemampuan listrik, ia harus memilih antara kekuasaan atau Cia. Nikmati fantasy novel penuh aksi ini sebagai pilihan fiction fantasy novels terbaik di platform web novel.
Intuition
Intuition
Dalam novel Intuition, Hanna melarikan diri dari penjara demi membalas dendam kematian tragis orang tuanya. Melalui petualangan penuh bahaya, ia terjebak dilema saat mencintai putra musuhnya. Simak kisah seru ini di web novel genre romance action yang penuh misteri dan pengkhianatan.
Jiwa Pengganti
Jiwa Pengganti
Dalam novel Jiwa Pengganti, Amelia bereinkarnasi menjadi putri antagonis setelah kecelakaan tragis. Di dunia fantasy ini, ia harus menghadapi suami berhati dingin dan ambisi gelap. Simak petualangan serunya dalam web novel yang memadukan elemen romance fiction books dan adventure story ini.
Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka
Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka
Dalam novel romance modern Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka, Haura meninggalkan karier tentara bayaran demi Sean, seorang billionaire. Namun, pengkhianatan Sean memicu konflik besar. Baca kisah ini di web novel kami, di mana kesetiaan diuji oleh obsesi dan kesempatan kedua.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Asisten Pribadi sang Bos
Asisten Pribadi sang Bos
Sandy Lay terdesak mencari uang karena tekanan keluarga. Ia pun menyamar sebagai pria dan berhasil menjadi asisten pribadi CEO di sebuah perusahaan top 500! Sementara itu, sang CEO, Sugi Wira, terus didesak oleh neneknya untuk segera menikah. Agar terhindar dari wanita-wanita yang dijodohkan sebagai sekretaris pribadinya, ia malah mempekerjakan seorang "pria" sebagai asisten. Tanpa ia sadari, asisten pribadinya sebenarnya seorang wanita! Dari sinilah kisah cinta kocak dan penuh kejutan pun dimulai.
Tanda Panggil: Penerus
Tanda Panggil: Penerus
Cole Summers diam-diam menembus Simulasi Penerbangan Angkatan Laut dan menyelesaikan misi mustahil yang gagal diselesaikan siapa pun. Sejak saat itu, satu fakta jelas: dialah harapan terakhir untuk menghentikan Perang Dunia III. Namun sebelum menyelamatkan dunia, Cole harus menghadapi politisi korup, miliarder teknologi berbahaya, dan masa lalu keluarganya yang kelam.
Cinta yang Ditakdirkan: Nikahi Aku Lagi
Cinta yang Ditakdirkan: Nikahi Aku Lagi
Pada hari pernikahan, pengantin pria Sara, Kayden, tidak muncul dan dia menerima perjanjian perceraian. Dihadapkan dengan para tamu, dia harus menanggung semuanya sendirian. Tiga tahun kemudian, Sara telah berubah menjadi pengacara berbakat sementara Kayden, yang sekarang sukses dalam bisnis, kembali dari luar negeri dengan niat untuk bercerai. Pada hari kepulangannya, Kayden dengan penuh semangat mencari pengacara terkenal untuk menangani kasus perceraiannya, tidak menyadari bahwa pengacara ini adalah istrinya yang belum pernah dia temui. Di tengah kesalahpahaman, Kayden secara bertahap tertarik dengan kecerdasan dan keuletan Sara, sementara pesona Kayden juga membangkitkan perasaan pada Sara. Akankah mereka berakhir bersama?
[Versi suara dubbing] Penebusan Seorang Pecandu Judi
[Versi suara dubbing] Penebusan Seorang Pecandu Judi
Seorang pria kembali ke rumah dan menemukan kekacauan—istrinya, didorong oleh seorang teman, telah kehilangan uang darurat anak perempuannya karena berjudi. Dia membangkitkan kembali keterampilan berjudi untuk menyusup ke markas judi, bersumpah akan mengambil kembali kesempatan anaknya dengan trik!
[Versi suara dubbing] Dugaan Kecurangan: Ketika Kebenaran Muncul
[Versi suara dubbing] Dugaan Kecurangan: Ketika Kebenaran Muncul
Kebenaran masih perlu diselesaikan ketika seorang siswa sekolah melaporkan dirinya sendiri karena mencontek ujian masuk perguruan tinggi, dan ternyata jawaban lembaran cheet sheet sama dengan pertanyaan pada ujian hari berikutnya, dengan kualifikasi terjaminnya dan biaya operasi ayahnya terancam...
Ditakdirkan untuk Alpha
Ditakdirkan untuk Alpha
Diintimidasi dan dianiaya, seorang gadis SMA dijauhi dari kelompok sebelumnya karena tidak memiliki serigala. Saat memasuki kelompok baru, dia bertemu dengan seorang pria gagah yang jatuh cinta padanya – kecuali pria ini adalah atasannya Alpha dan keponakan dari pria yang menginginkan kematiannya.