Logo
Sang Pemuas Nafsu
Sang Pemuas Nafsu

Sang Pemuas Nafsu

54 Bab
Tamat
Dalam romance novel Sang Pemuas Nafsu, seorang mahasiswa beasiswa berprestasi mengalami transformasi drastis setelah kehilangan sahabatnya. Terjebak dalam dunia modern penuh hasrat, ia harus menghadapi perubahan hidup dan godaan wanita sebagai konsekuensi dari takdir barunya di web novel ini.
Bab 1 dari Sang Pemuas Nafsu

Perkenalkan namaku Kamaruddin, umur 20 tahun, sudah semester tiga di salah satu kampus ternama dan terkenal di kota ini.

Sebenarnya aku tinggal di sebuah desa terpencil, namun saat ini aku sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi di kota yang terkenal dengan kota kembang, karena kota ini memiliki banyak taman asri yang di penuhi dengan bunga - bunga cantik.

Meskipun aku dari keluarga yang kurang mampu, tapi aku tetap kekeh untuk melanjutkan pendidikanku. Bokap sudah meninggal beberapa tahun yang lalu, sementara nyokap kini tinggal di rumah kakakku yang nomor ketiga. Aku anak kedua dari tiga bersaudara.

Bahkan saat ini aku sedang berjuang demi mempertahankan beasiswaku, karena untuk mempertahankannya, kita harus memiliki nilai IPK yang cukup.

Pagi ini aku menyempatkan berolahraga pemanasan dan melatih pukulanku dengan memukul mukul bantal yang sudah aku modifikasi layaknya samsak.

Tinggi badanku 183 cm, perawakan wajahku tidak terlalu mendukung alias tidak ganteng, tapi aku tidak mau mengaku kalau aku jelek, karena ini semua adalah takdir dari sang pencipta. Namun aku berusaha untuk menutupi kekuranganku dengan menjadi pribadi yang baik.

Aku baru rajin berolahraga setahun belakangan ini untuk sekedar membentuk fisik yang kuat, dan aku memulainya dengan tujuan tidak mau di tindas oleh orang lain. Di sisi lain aku juga pernah di pukul tanpa berani memberikan perlawanan, dan aku pernah mendapatkan sebuah hinaan dari seorang wanita yang sepertinya sudah sangat beranggapan dirinya sempurna.

"Udah hitam, dekil, jelek, miskin, kurus, hidup lagi, bikin ngeneg aja lama - lama !" inilah kata - kata motivasi terbesarku yang pernah di ungkapkan oleh seorang wanita primadona di kampusku.

Tok tok tok! 

Mendengar pintu kamarku di ketuk seseorang dari luar, aku segera beranjak, lalu membuka pintu.

Ternyata yang mengetuknya adalah kak Monica, dia juga salah satu mahasiswi di kampusku, dia cantik, bodynya sangat menantang, kulitnya yang putih kadang membuatku lupa diri.

"Din, tolong beliin pembalut, nanti lebihnya ambil saja !" ucapnya sambil menyodorkan uang kepadaku. Kak Monica ini orangnya jutek, sombong, tapi baik kalau ada maunya. Sementara aku paling rajin di suruh olehnya yang penting dia mau memberikan senyuman untukku.

Sepertinya dia baru menyelesaikan mandinya, saat ini dia hanya memakai kimono mandinya, dan tentu saja aku sempat melihat beberapa lekukan tubuhnya yang enak untuk di pandang.

"Ini, cepetan, aku mau ke kampus nih !" timpalnya karena aku malah kelamaan menerima uangnya.

"Iya kak !" jawabku singkat, lalu menerima uangnya, dan sejenak aku kembali masuk ke dalam kamar untuk memakai baju.

Setelah itu, aku berjalan kaki ke salah satu kios langgananku, kebetulan kios ini yang paling dekat dengan kostku.

"Belliiii,  !" teriakku.

"Beli apa, Din ?" tanya sang pemilik kios, saking seringnya berbelanja di sini, dia sudah tau dengan namaku.

Yang aku ketahui dari pemilik kios ini, dia bernama Fina dan sedang berstatus janda tanpa anak. Sementara dari pandanganku tentang Fina, dia cantik, tapi pakaiannya selalu tertutup jadi untuk saat ini aku belum bisa menjelaskan lekukan tubuhnya.

"Pembalut mba!" jawabku.

"Rajin amat di suruh - suruh sama teman kostmu, Din!" timpalnya.

"Heheh, lumayan dapat lima ribu mba !" jawabku.

"Iya juga sih, nanti kamu pulang jam berapa ?" tanya Mba Fina sambil memberikan pembalut dan aku juga memberikan uangnya.

"Hmm, palingan jam satu Mba, ada yang bisa saya bantu ?" tanyaku.

"Ada, nanti kamu kesini lagi kalau sudah jam tiga sore, kebetulan mau pergi belanja barang untuk stok jualan !" ujar Mba Fina.

"Hehe, siap - siap Mba, nanti aku ke sini lagi !" jawabku.

Meskipun dia cantik, tapi Mba Fina sepertinya tulus untuk tersenyum untukku. Aku sudah sering membantunya untuk membawa mobilnya sekedar pergi berbelanja di salah satu distributor barang sembako, dan setiap selesai membantunya, pasti aku akan mendapatkan upah darinya.

Setelah itu, aku kembali ke kost dan langsung menuju kamar kak Monica.

Tok tok tok! 

"Kak, aku simpan di gagang pintu yah !" ucapku, lalu pergi ke kamarku.

Kenapa aku menyimpannya di gagang pintu saja, karena aku pernah mendapatkan teguran keras ketika aku tidak sengaja melihatnya ganti baju. Meskipun itu murni kesalahannya, karena tidak menutup rapat pintu kamarnya.

Tepat pukul sembilan aku mengendarai motor bebekku peninggalan dari almarhum bapak menuju kampus. Tentu saja motorku ini umurnya tidak muda lagi alias butut dari segi pandangan orang kaya.

Kebetulan kampus jaraknya sekitar 1 km saja dari jarak kostku, jadi beberapa menit saja aku sudah tiba di sekitaran kampus.

Sementara untuk style kesukaanku ketika ngampus cukup rapi, celana kain berpaduan dengan kemeja, dan sepatu sneakers. Berhubung aku paling jarang ke kantin, jadi aku langsung menuju ruanganku saja. Sebenarnya mahasiswa tidak perlu menunggu dosen layaknya masih pelajar, karena sebelum dosen masuk, dia akan memberikan informasi di grup salah satu aplikasi ponsel.

Di dalam ruangan ini atau yang sejurusan denganku berjumlah tiga puluh orang saja, ada 13 pria dan 17 wanita. Dan di antara tiga puluh orang itu, hanya satu orang yang care denganku itupun sama - sama batangan.

Teman jurusanku yang wanita  sebenarnya ada juga yang sering ngajak ngobrol, tapi aku saja yang kurang tau cara untuk nyambungnya.

Tidak lama kemudian sahabatku datang dan langsung duduk di tempatnya, dia lalu menggeser kursinya dekat denganku.

"Din, ada proyek nih, kamu mau ikut ngga ?" tanya Syamsul, dialah sabahatku yang aku maksud tadi.

"Proyek apaan ?" tanyaku.

"Ngantarin balok  ke kota sebelah, kalau mau kita gas nanti sore !" jawabnya.

Syamsul berbeda nasib denganku, orang tuanya termasuk cukup berada, dia memiliki bisnis di bidang jual beli kayu dan kadang dia memintaku untuk menemaninya, dan di situ juga aku kembali akan mendapatkan upah. Meskipun tidak banyak, tapi setidaknya aku juga bisa refreshing otak dan otot.

"Tapi aku ada proyek juga nanti sore, jam tigaan, Sul !" timpalku.

"Sejak kapan kamu punya proyek lain selain bersamaku ?" tanya Syamsul.

"Bantuin tetangga aja sih, memangnya ngga bisa angkut malam ?"

"Bisalah habis magrib, tapi jangan lupa bawa pakaian ganti, kita malmingan di sana !" ujarnya.

"Hahaha, palingan malmingan di warkop aja  !" timpalku.

"Hehhehhee !" dia hanya terkekeh, namun aku melihat senyum licik darinya.

Syamsul bukan hanya berkecukupan, tapi dia memiliki ketampanan juga, tapi dia tidak mempergunakan ketampanannya itu untuk menggait hati para wanita. Bahkan dia pernah di minta oleh seorang wanita untuk menjadikannya kekasih, namun dia malah menolaknya. Andai saja aku yang di posisinya, mungkin hanya beberapa detik aku langsung menerimanya, memeluknya, dan menciumnya

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cahaya di Antara Bayang-Bayang
Cahaya di Antara Bayang-Bayang
Dalam novel modern Cahaya di Antara Bayang-Bayang, Amir menelusuri perjalanan spiritual bersama Sheikh Ibrahim guna mencari makna hidup. Di tengah elemen mystery dan godaan iman, ia menemukan cinta sejati. Baca kisah inspiratif ini dalam romance novel yang menyentuh di platform web novel.
Di Antara Dua Pria Yang Kucinta
Di Antara Dua Pria Yang Kucinta
Dalam romance novel Di Antara Dua Pria Yang Kucinta, Hesti dikhianati suaminya, Haris, yang diam-diam vasektomi. Demi memiliki anak, Hesti menjalin hubungan liar dengan Samuel. Kini ia harus memilih antara pengampunan Haris atau gairah baru bersama Samuel. Baca kisah modern novel ini sekarang.
Fanboy Romantis
Fanboy Romantis
Dalam Fanboy Romantis, Kiky menghadapi sisi gelap artis pujaan Fayrin yang arogan di balik layar. Meski penuh konflik, kebenciannya berubah menjadi misi untuk mendapatkan cinta sejatinya. Simak kisah modern novel ini sebagai pilihan utama bagi pembaca romance stories dan web novel.
Harga Simpanan Sembilan Belas Tahunnya
Harga Simpanan Sembilan Belas Tahunnya
Dalam Harga Simpanan Sembilan Belas Tahunnya, kesetiaan istri hancur saat Christoper Wijaya lebih memilih gadis muda dibanding nyawa mertuanya. Romance novel penuh pengkhianatan ini mengikuti pelarian sang istri dari billionaire kejam demi memulai hidup baru melalui web novel yang emosional.
Istriku Yang Buluk Menjadi Rebutan
Istriku Yang Buluk Menjadi Rebutan
Dalam romance novel Istriku Yang Buluk Menjadi Rebutan, Willia yang dianggap tidak menarik oleh suaminya justru menjadi pusat perhatian banyak pria. Di tengah godaan tersebut, ia harus menentukan pilihan sulit demi masa depannya. Baca kisah lengkapnya di web novel modern ini.
Kembaran Tunanganku, Muslihat Kejam
Kembaran Tunanganku, Muslihat Kejam
Dalam Kembaran Tunanganku, Muslihat Kejam, Farah terjebak pengkhianatan Brama yang menukarnya dengan aktor pengganti. Romance novel ini mengungkap konspirasi pencurian kornea dan fitnah pembunuhan. Sebagai pewaris raksasa, ia bangkit dari rumah sakit jiwa di modern novel penuh misteri ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Terpesona oleh Keunikannya
Terpesona oleh Keunikannya
Demi kepentingan keluarganya, seorang gadis muda harus menyamar sebagai saudara kembarnya, hanya untuk secara tidak sengaja memasuki ruangan yang salah dan secara tidak sengaja menghabiskan malam yang penuh gairah dengan seorang CEO miliarder ...
Pelantikan Dewa Bela Diri
Pelantikan Dewa Bela Diri
Seabad yang lalu, Penyegel Dewa turun ke sebuah biara, memunculkan Daftar Penyegel Dewa, tempat sepuluh orang terkuat akan muncul. Sejak saat itu, biara tersebut menjadi incaran banyak faksi. Murid biara yang paling tidak kompeten dijodohkan dengan seorang wanita suci dari faksi yang kuat. Dengan dalih membatalkan pertunangan, dia memimpin pasukan untuk merebut Ordo Penyegel Dewa. Saat rahasia Ordo terbongkar, sang murid yang melindungi dunia membuka segelnya sendiri, menyebabkan Daftar Penyegel Dewa muncul kembali di seluruh negeri.
Satu Ciuman Terakhir
Satu Ciuman Terakhir
Andrea didiagnosis kanker ginjal tahap empat dan hanya memiliki beberapa bulan untuk hidup. Suaminya, Bruno, tampak khawatir tentang saudara tirinya, Rebecca, yang harus dia donorkan darah secara teratur. Bruno mengira Andrea adalah wanita yang tertarik dan perhitungan sehingga dia berpikir bahwa Bruno tidak pernah mencintainya. Semua ini berubah ketika Bruno mengetahui bahwa Andrea sedang sekarat, tetapi mungkin sudah terlambat untuk memberitahunya bahwa dia adalah orang yang dicintainya selama ini.
Balas Dendam Sang Mantan Istri: Aku Rebut Pamannya!
Balas Dendam Sang Mantan Istri: Aku Rebut Pamannya!
Caroline Harrington meninggalkan segalanya demi cinta—status, nama besar, dan keluarganya. Tapi cinta itu justru menghancurkannya. Dijebak oleh wanita lain dan ibu mertuanya sendiri, Caroline diusir dengan aib. Kini dia kembali sebagai wanita baru, siap membalas dendam. Namun ketika hatinya mulai bergetar untuk Connor—paman mantan suaminya—masa lalu kembali mengetuk. Dan Liam, pria yang dulu mengkhianatinya, kini ingin merebutnya lagi. Antara cinta dan dendam… siapa yang akan Caroline pilih?
Cinta yang Bersinar bagai Bintang
Cinta yang Bersinar bagai Bintang
Gadis remaja Liang Yimo dengan baik hati menyelamatkan CEO yang terluka dari Grup Leng, Leng Yechen. Leng Yechen jatuh cinta pada Liang Yimo pada pandangan pertama dan meninggalkan suvenir. Namun, suvenir itu direbut oleh teman sekamar yang doyan uang, Su Manxue. Kejutan tak terduga, pengurus rumah tangga Leng Yechen secara tidak sengaja membawa Su Manxue pergi.
Lihat Apa yang Kau Buat Aku Lakukan
Lihat Apa yang Kau Buat Aku Lakukan
Dalam dunia modeling yang glamor namun kejam, Claire Duval menemukan pengkhianatan tunangannya pada malam pernikahan mereka. Bekerja sama dengan maestro Christian Cross demi pernikahan yang nyaman, dia memulai perjalanan untuk mendapatkan kembali kehidupan dan kariernya, menavigasi cinta, penipuan, dan keinginan akan keadilan dengan latar belakang industri mode yang berisiko tinggi.