Logo
Rumah Tanpa Buah Hati
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

44 Bab
Tamat
Dalam Rumah Tanpa Buah Hati, Alice berjuang menghadapi tekanan ibu mertua karena belum memiliki keturunan. Romance novel ini mengisahkan keteguhan hati seorang istri di tengah konflik keluarga yang mengancam kebahagiaannya. Baca kisah lengkapnya dalam modern novel yang menyentuh ini.

Ringkasan Rumah Tanpa Buah Hati

Alice hanya bisa menatap nanar keceriaan anak-anak tetangga dari balik jendela. Baginya, kebisingan mereka adalah pelipur lara di tengah kesunyian rumah tangganya. Kesedihan Alice kian mendalam saat teringat sindiran tajam ibu mertuanya. Perkara keturunan selalu menjadi pemicu konflik yang menyakitkan hati. Sang mertua bahkan kerap menolak kehadirannya jika ia datang tanpa membawa buah hati. Meski berulang kali menyeka air mata, luka akibat tuntutan itu terus membasahi pipinya.
Selengkapnya

Bab 1 dari Rumah Tanpa Buah Hati

Part 1

"Dasar mandul!"

Alice hanya menahan tangisnya, manakala mendengar ucapan Mariam, sang ibu mertua barusan.

Matanya menatap ke arah Barana, suaminya. Seolah memohon bantuan dan juga pembelaan atas semua cacian dari sang ibu mertua.

Tetapi Alice malah mendapatkan kekecewaan, manakala melihat Barana tidak bereaksi sedikit pun atas ucapan yang dilontarkan oleh Mariam.

"Orang lain mungkin sudah punya anak dua, mengingat usia pernikahan kalian sudah tujuh tahun. Lah ini, satu orang anak pun belum juga dapat kamu berikan kepada kami." Mariam menatap sinis ke arah Alice.

Wanita paruh baya itu memainkan wajahnya, menahan emosi manakala menatap wajah Alice yang terlihat datar, meski menahan air mata.

"Coba kau tengok mantan kekasihmu itu, Bar! Sudah punya anak tiga dia, lucu dan tampan anaknya. Andaikan kau jadi menikah dengannya, takkan malu aku melihat rumah tangga kalian ini." Wanita paruh baya itu pun berdiri dan masuk ke dalam kamarnya, meninggalkan Alice dan juga putranya yang sejak tadi duduk terdiam.

"Kita pulang yuk, Mas. Aku sangat lelah." Alice berkata dengan nada lirih dan menahan tangis agar tidak tumpah di rumah itu.

Rumah yang seharusnya menjadi tempatnya berlindung dan nyaman untuk dia kunjungi itu, malah membuat dirinya merasa bagaikan di neraka setiap kali berkunjung ke sana.

Barana tidak menjawab, namun ia langsung berdiri dan melangkah menuju kamar sang ibu. Tampak terdengar ia tengah berpamitan kepada Mariam, yang enggan untuk keluar menemui Alice.

"Sudah kubilang, aku tidak ingin sering-sering ke rumah ibu." Alice berbicara dengan nada sedikit tercekat, saat keduanya telah berada di dalam mobil.

Barana hanya terdiam, ia tetap fokus membawa kendaraannya melintas di jalanan ibu kota yang cukup lengang. Berulang kali ia menoleh ke arah Alice, namun kembali lagi menatap ke arah depan.

"Apa tidak lelah, ibumu mencaciku sejak dulu, Mas? Apa hanya itu yang ada dalam benak ibu, dalam melihat diriku? Kesempurnaan seorang wanita yang hanya terlihat dari posisinya memberikan seorang keturunan." Alice kembali berucap. Kali ini air matanya sudah membanjiri kedua pipinya yang halus mulus.

"Padahal, kehamilan itu bisa terjadi karena kedua belah pihak. Akan tetapi, mengapa hanya perempuan yang di salahkan, manakala tidak dapat memiliki seorang anak." Suara Alice kembali terdengar. Kali ini suara lembut itu kembali mulai terdengar parau.

Barana segera menoleh, manakala mendengar ucapan Alice barusan. Kedua bola matanya langsung membulat kemudian berkata, "Maksudmu apa bicara seperti itu? Kamu menuduh aku yang mandul gitu? Tidak hanya dirimu saja yang mandul? Enak saja! Jangan bicara sembarangan kamu. Tidak ada dalam sejarah keluarga besarku mandul!"

Alice menatap wajah Barana dengan tersentak. Wajahnya memanas, dan membuat kedua netranya kembali mengeluarkan air mata.

"Jawab Alice! Kamu pasti berpikir jika aku yang mandul. Begitukan?!"

"Aku tidak bermaksud seperti itu, Mas. Tapi maksudku, cobalah periksakan dirimu juga ke dokter. Jadi kita tahu apa yang sebenarnya terjadi dan bisa langsung diberikan solusinya." Alice menatap wajah suaminya dengan sendu. Ia tak ingin menyakiti perasaan orang yang sangat dicintainya tersebut.

"Aaah! Apa bedanya? Tetap saja itu berarti kau menuduhku yang mandul. Makanya menyuruhku untuk berobat ke dokter kandungan. Jangan kau limpahkan kekuranganmu, dengan menyuruhku ke sana! Pikirkan saja bagaimana caranya agar kau bisa hamil!" Dengan penuh emosi Barana pun segera membawa kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Hingga akhirnya ia tersadar setelah beberapa kali hendak menabrak pengguna lain.

**

Selalu seperti itu. Barana akan meluapkan kemarahannya, jika Alice mengajaknya untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan.

Kebetulan sahabat kuliah Alice merupakan seorang dokter. Meskipun hanya seorang dokter umum, namun sahabatnya itu memiliki rekomendasi program bayi tabung bagi keduanya.

Alice pun antusias manakala mendengar semua saran sahabatnya tersebut. Ia pun sejak saat itu mulai menabungkan sebagian penghasilannya, agar dapat melakukan program bayi tabung.

Sayangnya, setiap ia mengajak Barana untuk pergi ke dokter bersama-sama, pria itu malah menolaknya. Bahkan tak jarang marah-marah, karena tidak terima dituduh mandul.

Pernah suatu hari Alice memaksanya untuk menemani ke dokter kandungan.Hal itu merupakan jalan satu-satunya, agar dapat membawa Barana ke dokter kandungan.

Akan tetapi saat itu juga Barana marah besar. Ia tidak pulang ke rumah selama beberapa hari dan pulang ke rumah Mariam. Hingga akhirnya ia mendatangi rumah mertuanya dan meminta maaf.

Semenjak itu, Alice tak lagi meminta Barana ke dokter kandungan. Meski hanya untuk menemani dirinya memeriksakan kandungannya.

**

Beberapa bulan kemudian.

"Mas, bangun. Sudah pukul lima pagi. Bukankah kamu ada meeting hari ini?" Alice membangunkan Barana, yang masih tertidur dengan nyenyak.

"Mas …." Alice kembali membangunkan dengan suara lembutnya.

"Hmmm,"

"Bangun, sudah pukul lima pagi."

"Iya." Suara Barana yang terdengar serak, membuat Alice tersenyum.

Tiba-tiba Barana memeluknya dengan erat dari belakang. Ia menciumi tubuh Alice dengan lembut dan berbisik, "Hamil ya, Sayang. Tunjukkan pada keluargaku jika kamu adalah wanita yang sempurna."

Alice tersenyum dan membalikkan tubuhnya. Ia pun memeluk erat tubuh Barana dan akhirnya mereka pun larut dalam percintaan di pagi hari.

Usai kejadian pagi tadi. Alice terlihat begitu semangat menjalani aktivitasnya di kantor. Senyum manisnya tak pernah lepas dari bibir tipisnya.

Beberapa teman satu ruangannya bekerja hanya menggelengkan kepala mereka. Seolah paham dengan apa yang terjadi pada diri Alice sebelum berangkat ke kantor.

Semua orang menyukai Alice. Wanita cantik, dengan tubuh tinggi semampai. Senyuman selalu menghiasi bibirnya dan bersikap ramah kepada siapapun.

Beberapa teman dekat Alice di kantor juga menyayangkan keadaan rumah tangganya yang belum juga diberikan seorang anak. Bahkan tak jarang dari mereka memberikan referensi untuk menemui dokter kandungan yang terkenal.

Alice sudah mengikuti saran teman-temannya kantornya, ia mendatangi dokter-dokter tersebut dan hasilnya kandungan ia dinyatakan sehat dan baik-baik saja.

Hingga suatu hari, Alice bertemu dengan sahabatnya saat kuliah dan merekomendasikan untuknya melakukan program bayi tabung.

"Lice,"

"Apa,"

"Udah ke dokter lagi?" Kania salah satu rekan kerjanya bertanya dengan hati-hati.

"Baru kemarin malam, Nia. Kenapa? Tumben nanyain?" Alice dengan santai menjawab pertanyaan rekannya tersebut.

"Mas Bara mau nemenin?"

Alice hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum. Senyum manis yang dapat meluluhkan hati siapapun yang melihatnya, bahkan sesama kaum hawa sekalipun.

"Kamu jangan senyum gitu, ah! Bikin aku gak jadi kesel sama mas Bara." Kania kembali ke kursi kerjanya dengan wajah ditekuk.

Alice kemudian tertawa melihat sikap Kania barusan. Sebenarnya, ia sedikit terhibur jika berada di kantor. Sebab hanya di kantor saja, ia merasa dihargai dan tidak pernah dihina perihal kondisinya saat ini.

"Lice," Kania kembali memanggilnya.

"Apa lagi, Nia?"

"Maaf nih ya. Aku kok jadi mikir, jangan-jangan mas Bara yang mandul." Kania berkata dengan nada berhati-hati, namun mampu membuat Alice terkesiap.

***

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cinta Nekatnya, Kehidupan Hancurnya
Cinta Nekatnya, Kehidupan Hancurnya
Dalam Cinta Nekatnya, Kehidupan Hancurnya, kehidupan sekretaris Davian Adhitama berubah saat sang billionaire memilih menikahi cinta lamanya. Terjebak dalam pilihan sulit setelah dua belas tahun mengabdi, ia harus menghadapi realita pahit dalam romance novel yang penuh pengkhianatan ini.
Cinta Tak Terbalas
Cinta Tak Terbalas
Dalam Cinta Tak Terbalas, Raisa terpaksa menikahi Rangga yang koma demi biaya medis adiknya. Setelah dua tahun merawatnya, Rangga siuman namun tetap terikat masa lalu. Ikuti kisah romance modern ini di platform web novel kami, pilihan terbaik bagi pembaca yang mencari romance stories emosional.
Dandelion, Wish, and Wind
Dandelion, Wish, and Wind
Dalam novel romance modern Dandelion, Wish, and Wind, Yoshino Izumi terpaksa kembali ke Jepang meski dihantui pengkhianatan masa lalu. Pertemuannya dengan gadis berambut silver mengubah hidupnya. Temukan kisah young adult fiction romance books ini tentang rindu dan pertemuan tak terduga.
Istri Kontrak Sang CEO Dingin
Istri Kontrak Sang CEO Dingin
Dalam Istri Kontrak Sang CEO Dingin, Hana terjebak kesepakatan pernikahan demi finansial. Ray, sang billionaire, butuh istri palsu untuk reputasi. Namun, rahasia masa lalu mengancam posisi mereka. Temukan kisah mereka di romance novel ini, salah satu fiction books terbaik saat ini.
Kakak Tiriku adalah Pasanganku
Kakak Tiriku adalah Pasanganku
Dalam novel romantis miliarder Kakak Tiriku adalah Pasanganku, kehidupan baru sang protagonis di keluarga konglomerat terusik oleh kebencian kakak tirinya yang dingin. Konflik memuncak saat sebuah malam mengubah hubungan mereka selamanya. Baca novel online seru ini sekarang.
Kembali Bangkit Hancurkan Para Pengkhianat
Kembali Bangkit Hancurkan Para Pengkhianat
Dalam novel modern Kembali Bangkit Hancurkan Para Pengkhianat, Alena membalas dendam setelah dikhianati tunangan dan adiknya. Kini ia menjadi investor kaya yang siap menghancurkan mereka. Simak kisah penuh aksi ini di webnovel kami sebagai salah satu romance novel terbaik.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Bos, Kantormu Akan Meledak!
Bos, Kantormu Akan Meledak!
Seorang pria yang dapat meramal kematian menghadapi kegelapan hati manusia. Tokoh utama, Sekihara Ieyasu adalah seorang pekerja kantoran di sebuah perusahaan besar. Ia memiliki kemampuan khusus yaitu dapat melihat waktu dan penyebab kematian orang yang sedang sekarat. Tragedi terus terjadi di depan matanya. Sekihara sangat menderita karena ia tidak dapat mengubah nasib orang lain meski ia berusaha menyelamatkan mereka. Pada saat ini, kecelakaan aneh terus terjadi di perusahaan tempat ia bekerja. Dan yang ia lihat pada akhirnya adalah seluruh perusahaan akan meledak. Tidak ada orang yang memercayainya, jadi Sekihara yang mencoba mendekati kebenaran diam-diam memutuskan, "Aku harus mengubah masa depan ini!" Demi keluarganya, teman-temannya dan demi dirinya sendiri. Roda nasib tetap berputar saat ini. Apakah kamu siap melawan "kematian yang tak terelakkan" bersama dengan Sekihara?
Dia, sang Konspirator
Dia, sang Konspirator
Miya Muran, pekerja modern, tiba-tiba pindah zaman dan jadi Permaisuri Penjaga Utara. Untuk lepas dari nasib dikubur hidup-hidup, dia bunuh utusan kekaisaran dan picu pemberontakan. Dengan strategi cerdas, dia bantu sang pangeran rebut tahta dan kuasai negeri. Setelah tahta aman, sang kaisar ingkar janji dan ingin mengurungnya di istana. Tak mau hidup terpenjara, Miya meracuni kaisar dan akhiri kekuasaan lama. Dia bersumpah mengubah nasib rakyat dan membangun tatanan baru.
Sebelum Hati Ini Beku
Sebelum Hati Ini Beku
Setelah kedua orang tuanya meninggal, Vano diadopsi oleh Keluarga Ludo. Dia dijodohkan dengan ketiga putri Keluarga Ludo, dengan kesepakatan akan menikahi salah satu dari mereka saat berusia 22 tahun. Namun, karena kemunculan Axel, Vano dicampakkan oleh ketiga saudari Ludo. Dalam keputusasaan, dia menikah kilat dengan Gwen, yang telah lama memendam cinta padanya. Ketiga saudari itu tidak percaya Vano menikahi orang lain, mengira dia hanya berakting...
Jangan Remehkan Logika Cewek
Jangan Remehkan Logika Cewek
Zosha, seorang yatim piatu miskin, selalu dipandang sebelah mata dan ditindas oleh para siswa elit Ivy League hanya karena dia bekerja di peternakan. Namun, mereka tidak tahu bahwa Zosha akan mengalahkan mereka semua dalam hal yang paling tak terduga, yaitumatematika.
Murka Putri Dunia Bawah (Sulih Suara)
Murka Putri Dunia Bawah (Sulih Suara)
Fera, putri penguasa dunia bawah, menyembunyikan identitasnya setelah menikah. Putrinya, Xyra, terserang penyakit jantung saat ulang tahun. Dalam perjalanan ke rumah sakit, Fera bentrok dengan kekasih ayahnya, Dea. Dengan dukungan keluarga, Fera akhirnya membalas dendam dan mengusir suaminya yang selingkuh tanpa harta.
Rumah Tempatku Berpijak
Rumah Tempatku Berpijak
Pada 1981, Yeni dan Heri menikah cepat, membawa anak masing-masing dari pernikahan sebelumnya. Yeni dikenal tegas dan blak-blakan, hingga tetangga menjulukinya "istri galak," tetapi bagi Heri, dia justru membawa semangat dalam hidupnya. Seiring waktu, Yeni mampu memberi kehangatan pada Sofi, sementara Heri berhasil mendapatkan kepercayaan Ivan. Dengan saling mendukung, keluarga kecil mereka makin erat dan harmonis, menjalani kehidupan yang makin baik dari hari ke hari.