Logo
Rahim Lima Ratus Juta
Rahim Lima Ratus Juta

Rahim Lima Ratus Juta

60 Bab
Tamat
Dalam novel Rahim Lima Ratus Juta, seorang wanita terjebak perjanjian rahim sewaan dengan seorang konglomerat. Billionaire romance novels ini mengisahkan misi melahirkan pewaris tanpa keterikatan emosi sebelum pernikahan berakhir, menjadikannya salah satu romance fiction books paling intens.

Ringkasan Rahim Lima Ratus Juta

Demi imbalan lima ratus juta, seorang wanita setuju menjadi ibu pengganti bagi pria kaya. Pria itu memberikan peringatan keras agar ia tidak melibatkan perasaan terhadap janin yang dikandungnya. Setelah bayi lahir, sang ayah akan segera membawanya pergi tanpa memberi kesempatan sedikit pun untuk melihat wajah sang anak. Pernikahan kontrak ini dirancang agar berakhir tanpa jejak, seolah-olah kehadiran mereka tidak pernah ada dalam kehidupan wanita tersebut.
Selengkapnya

Bab 1 dari Rahim Lima Ratus Juta

"Hanya sampai kau memiliki anak, Jihan. Itu tidak akan lama. Satu tahun lagi kau akan kembali lagi ke sini."

Satu tahun. Itu akan menjadi waktu yang sangat panjang. Bagaimana mereka katakan itu takkan lama? Kupandangi wajak Mak Tuah dan Tek Ida bergantian, sudah nyaris satu bulan ini mereka membujukku.

"Aku ...."

"Dengar, orang itu akan datang esok pagi. Kau harus bersiap. Mamak tidak ingin kau membantah."

"Hanya satu tahun, lalu semua akan baik-baik saja." Tek Ida mengusap rambutku perlahan, kepura-puraan begitu kentara ketika tangan itu menyentuh rambutku.

"Untuk apa uang seratus juta itu?" Aku menatap hampa ke luar jendela rumah, yang menampilkan pesona alam nan memukau.

"Untuk menebus semua harta yang telah tergadai akibat membesarkanmu." Suara Tek Ida berubah ketus. Benar, wanita paruh baya yang terpaksa merawatku dari kecil ini sangat pandai berpura-pura.

Harta, entah harta yang mana yang telah kuhabiskan. Bisa dikatakan aku besar dari belas kasihan orang.  Selalu saja ada orang yang datang tiap minggu, entah itu mengantar beras atau kebutuhan lainnya, dan kini mereka mengkambing hitamkanku atas semua harta yang tergadai.

"Aku akan bekerja, akan kubayar uang Mamak dan Etek yang sudah terpakai olehku, tapi bukan cara seperti ini."

"Jangan bertingkah, Jihan! Apa pekerjaan yang akan kau dapatkan, kau hanya menamatkan SMP! Bekerja di mana, menjual diri!" gertakan Mila membuatku semakin beku, aku sudah sangat biasa dengan suara keras dan makiannya. Anak sulung Mak Tuah ini, lebih tega dari siapapun di rumah ini.

"Aku akan bekerja," desisku menggigit bibir, memutar otak mencari pekerjaan apa saja.

"Sudah, tidak ada pertengkaran atau penolakan lagi. Besok orang itu akan datang. Kau harus bersiap!"

Aku memejamkan mata, memeluk lutut erat, suara Mak Tuah adalah final. Terdengar  langkah kaki meninggalkan kamarku lalu pintu yang ditutup keras.

Air mataku jatuh, tidak menyesal. Aku tidak pernah menyesali apa pun. Bagiku semua yang terjadi adalah jalan takdir yang telah tertulis. Hanya saja kadang aku tak bisa menahan sesuatu yang pedih di dalam dada, menyesakkan. Hingga aku harus meneteskan air mata.

Baiklah, kuceritakan awal ide buruk ini menghampiri Mak Tuah. Beberapa minggu lalu, seorang laki-laki bertubuh subur datang ke rumah, dan menawarkan sesuatu yang sangat buruk pada Mak Tuah. 

Aku tidak terlalu terkejut kenapa Mak Tuah langsung menawarkanku. Dari dulu, semenjak Ibu meninggal dia selalu mencari celah untuk mencampakkanku. Namun, tidak berhasil. Aku cukup diperhatikan di kampung ini, anak yatim yang malang. Sehingga Mak Tuah tak pernah berhasil dengan semua rencana jahatnya.

Tetapi kali ini rencana mereka untuk menyingkirkan akan terlaksana. Beliau akan mengumumkan bahwa aku akan bekerja di kota. Lalu aku menghilang, entah sampai kapan.

Aku tidak punya seseorang untuk berbagi, aku memang tidak suka bercerita pada siapapun. Jadi, kali ini mereka akan berhasil.

Aku tidak bisa membayangkan seperti apa orang itu. Apakah sudah tua atau cacat? Sehingga harus mencari wanita lugu di perkampungan untuk melahirkan anaknya.

Tetapi siapapun, mungkin kami bisa berteman. Mengingat melahirkan seorang anak berarti harus menikah dulu, dan aku akan menikah dengan orang asing.

Di usia delapan belas tahun, aku belum pernah menjalin hubungan dengan laki-laki manapun. Apa lagi membayangkan menikah. Almarhum Ibu pernah memberi petuah tentang pernikahan saat itu aku berumur enam tahun, beberapa bulan sebelum dia meninggal, tentang tanggung jawab besar menjadi seorang istri. Dan itu tidaklah mudah.

Aku menenggadahkan kepala, menatap langit-langit kamar. Benarkah malam ini malam terakhir aku di sini? Benarkah waktu itu hanya satu tahun dan semua akan selesai?

Azan magrib berkumandang dari masjid dekat rumah, aku bergegas menutup jendela kamar. Melangkah ke kamar mandi dan berwudhu. Satu-satunya tempat pulang adalah padaNya. Hanya padaNya aku menceritakan semua. 

Setelah memakai mukena aku kembali mengintip di celah jendela. Memperhatikan teman-teman sebaya shalat berjamaah di masjid. Aku rindu ingin ke sana juga, tapi tidak boleh. Mak Tuah melarang, mungkin beliau takut aku memiliki teman. Seperti dicerita-cerita dongeng, aku tidak pernah membantah Mak Tuah. Entahlah, aku memang tak menyukai pertentangan.

Selesai shalat dan bermunajat, aku ke luar kamar. Menuju meja makan, menikmati makanan sisa yang telah disediakan. Aku tak pernah diizinkan makan satu meja dengan keluarga Mak Tuah, kecuali jika ada tamu. Ya, Mak Tuah selalu kelihatan menyayangiku di depan orang-orang, meskipun itu tidak tapi aku tak berniat menceritakan cerita sedih ini pada siapapun.

Selesai makan aku membereskan piring dan langsung mencucinya. Lalu melangkah ke ruang keluarga. Pemandangan seperti biasa terlihat, keluarga bahagia. Lengkap, sepasang anak yang sudah hampir menginjak dewasa, dengan orang tua yang begitu menyayangi. Hanya ini yang membuatku iri. Hanya ini yang mampu mengusik keikhlasan betapa cepatnya Ayah dan Ibu dipanggil yang maha kuasa.

"Ada apa, tidur sana!" Mila yang pertama menyadari kehadiranku dia menatap sinis.

"Ingin gabung? Susul ayah dan ibumu ke dalam kubur," potong Rudi terbahak.

Aku menelan ludah yang terasa pahit. Aku mengerjapkan mata, berusaha mengusir kabut yang hendak mengalami pandangan. Kalau saja bunuh diri itu sah dalam agama, sudah kususul Ayah dan Ibj jauh-jauh hari.

"Kapan orang itu akan menikahiku, Mak?" Suaraku yang serang terdengar nyaring, membuat semua orang itu menatap ke arahku dengan keterkejutan yang nyata. Kemudian tawa mengejek Mila dan Rudi memenuhi ruangan keluarga.

"Nikah? Mimpi!" Rudi memegangi perutnya dan terus tertawa.

"Tidak akan ada pernikahan, Jihan." Suara Mak Tuah menghentikan tawa Mila dan Rudi. Mak Tuah menatap ke arahku tajam.

"Tapi ...."

"Orang itu hanya membutuhkan anak, bukan istri. Kau mengerti maksudku?"

Aku menggeleng, bagaimana memiliki anak tanpa menikah. Astaga, apakah orang itu akan mengajakku berzina? Bisa kurasakan darah surut dari wajahku, menggelengkan kepala cepat. Aku takkan memasuki lobang dosa itu.

"Ya, kau akan melahirkan anaknya tanpa menikah. Tidak akan ada orang yang tahu ...."

"Tuhan tahu, Mak! Tuhan tahu segalanya! Aku takkan melakukan dosa itu!" jeritku.

Ayah dan Ibu akan masuk neraka karena dosaku. Mereka berdua akan menyesal memiliki anak sepertiku. Jadi, aku takkan melakukan itu, tidak tanpa pernikahan.

"Kamu jangan aneh-aneh, Jihan. Mana ada orang kota kaya raya yang mau menikahi wanita kampung sepertimu. Meskipun dia bandot tua itu takkan terjadi. Sudahlah terima saja takdirmu," tekan Tek Ida.

"Aku tidak akan berzina untuk memberikan siapapun anak," geramku memutar tubuh dan melangkah masuk kamar. Rasanya tenaga tercabut habis dari ragaku, kenapa kenyataan begitu semengerikan ini?

"Jangan coba-coba bertingkah, atau aku akan kujual kau  ke rumah kuning kampung sebelah!" Tek Ida menyentakkan tanganku hingga kembali menghadap padanya. Mataku membulat tak percaya dengan apa yang dia katakan. Rumah kuning adalah tempat wanita yang menjajakan dirinya secara diam-diam. Penghuninya rata-rata janda genit. Tidak tersentuh hukum, kabarnya rumah itu milik seseorang yang berpengaruh.

"Etek takkan berani," tantangku.

"Jangan mengujiku, akan kuantar kau ke sana malam ini." Lalu tangannya menyeretku.

"Lepaskan!" 

"Jangan membantahku, Ayo, Pak. Kita antar saja dia ke rumah kuning itu!" Tek Ida berseru pada Mak Tuah dengan terus menyeretku ke luar.

"Tidak! Tidak!" Aku mencoba melepaskan diri ketika dipaksa naik mobil Avanza yang baru saja dibeli Mak Tuah dari hasil penjualan tanah tapi tak berhasil.

Tak berapa lama kemudian mobil sudah meluncur melewati jalan desa. Dari kejauhan rumah kuning itu sudah jelas, lampu temaram terasnya membuatku merinding. Tel Ida tak main-main, dia ingin menjualku. Ke mana semua orang malam ini, kenapa tak ada yang melihatku. Ya Allah ....

"Baik, baik! Aku akan memberikan anak pada orang itu, bawa aku pulang!"

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Baby Twins Billionaire
Baby Twins Billionaire
Dalam Baby Twins Billionaire, Freya harus membesarkan anak kembar sendirian setelah satu malam kelam. Kini Vero, sang pria dingin, berusaha menebus kesalahannya. Simak kisah modern novel ini dan baca billionaire romance novels selengkapnya sebagai pilihan fiction books terbaik Anda.
CEO in My Bed
CEO in My Bed
Dalam CEO in My Bed, Athalia terjebak perjanjian menjadi teman tidur Mahesa demi biaya pengobatan adiknya. Di balik ketulusan Athalia, ia harus menghadapi trauma masa lalu sang miliarder. Ikuti kisah romance novel ini di antara pilihan sulit dan pembuktian cinta dalam modern novel yang emosional.
Cinta Sang Pewaris
Cinta Sang Pewaris
Dalam novel modern Cinta Sang Pewaris, Nathaniel Albar menguji ketangguhan Alya Nabila melalui intrik pekerjaan yang rumit. Di balik statusnya sebagai pewaris bisnis, Nathan menyimpan rahasia kelam. Baca kisah seru ini di web novel yang menyajikan dinamika billionaire romance novels terbaik.
Dari Pembantu Menjadi Ratu
Dari Pembantu Menjadi Ratu
Dalam novel Dari Pembantu Menjadi Ratu, Scarlett terjebak situasi canggung saat melayani Ethan. Kisah billionaire romance ini mengikuti perubahan nasibnya di lingkungan elite. Baca web novel ini untuk mengungkap bagaimana pengabdian berubah menjadi hubungan yang penuh ketegangan dan ambisi.
DESTINY
DESTINY
Dalam novel DESTINY, Zeline yang mengidap genophobia mencari cinta sejati melalui situs kencan online. Ia bertemu Ricardo, seorang triliuner asal New York. Romance novel ini mengisahkan perjuangan mereka mengatasi jarak dan trauma dalam kisah billionaire romance novels yang penuh rintangan.
Dipaksa Menjadi Boneka Pribadi Sang Miliarder
Dipaksa Menjadi Boneka Pribadi Sang Miliarder
Dalam Dipaksa Menjadi Boneka Pribadi Sang Miliarder, Aluna terjebak konspirasi video misterius milik Davin Elvard Renata. Demi keselamatan adiknya, ia harus tunduk pada tuntutan sang miliarder. Ikuti kisah romance modern ini dalam billionaire romance novels yang penuh intrik dan rahasia.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Aku, Pemimpin Tanah
Aku, Pemimpin Tanah
Cahaya Hidayat, yang menjaga Keluarga Wijaya dari atas kursi rodanya, menyaksikan perjanjiannya dirobek oleh ayah dan anak keluarga itu. Hukuman langit turun seketika, menghancurkan Keluarga Wijaya. Keluarga Lestari berlutut memohon solusi, namun ia hanya mengeluarkan sebuah jeruk, memicu lima keluarga besar berebut gila. Cahaya pun pergi meninggalkan jejak teratai emas, berpesan bahwa gejolak energi bumi akan kembali, disusul gelombang konspirasi konsorsium internasional. Di pertaruhan berikutnya, nasib seluruh kota menjadi taruhan!
Ayah Pilihan
Ayah Pilihan
Terlahir kembali di tubuh Tessa yang malang, Putri Inna dari Dinasti Mandra menolak jadi korban lagi. Ia meminta sang kakek mengganti ayahnya, lalu memilih Roby, pamannya, sebagai ayah baru. Bersama, mereka menguak tragedi kelam yang menghancurkan Roby sembilan tahun silam.
Beras Palsu di Tahun Kelaparan
Beras Palsu di Tahun Kelaparan
Saat kelaparan melanda, muncul penjual beras misterius di Desa Kemuning. Keluarga Wijaya panik setelah mendapat peringatan dari pengemis tua tentang pembelian beras. Arum Wijaya, yang menyaksikan warga pembeli beras berturut-turut mengalami musibah, mencari kebenaran di tengah kabut saling tuduh dengan seorang pendeta. Akhirnya ia mengungkap bahwa fenomena aneh itu bukanlah sihir, melainkan balasan atas keserakahan dan dosa manusia, mengingatkan bahwa menjaga hati nurani di tengah kesulitan adalah kunci keselamatan.
Bintang yang Paling Bersinar Adalah Dirimu
Bintang yang Paling Bersinar Adalah Dirimu
Setelah Fani Yadi membantu tunangannya menegosiasikan kontrak bisnis bernilai puluhan miliaran, dia menyaksikan sendiri tunangannya berselingkuh dengan adiknya. Keduanya bahkan muncul di hadapannya dengan berani, lalu nenek Fani Yadi dan ayahnya bersatu untuk memaksa membatalkan pertunangan dan menyerahkan tunangannya pada adiknya; Dalam keputusasaan, Fani Yadi bertemu dengan Fajar Candra, tuan muda Grup Candra, keduanya jatuh cinta pada pandangan pertama dan memulai kehidupan baru bersama.
Drama Para Menantu
Drama Para Menantu
Setelah tahu Kiara menggoda tunangannya hingga ibu mereka sakit, Nara memilih menikah dengan konglomerat Kiano Husen demi balas dendam. Di keluarga Husen, Nara dan Kiara saling adu siasat. Namun perlahan, hati Nara mulai luluh pada Kiano yang seharusnya hanya alat balas dendam.
[Versi Dub] Melahirkan Hari Ini, Cerai Hari Ini!
[Versi Dub] Melahirkan Hari Ini, Cerai Hari Ini!
Celine Wijaya adalah putri dari keluarga terkaya, namun ia memilih melawan ayahnya demi menikah dengan Peter, pria miskin yang akhirnya menunjukkan sifat tidak bertanggung jawab. Terus-menerus meminta uang dari Celine untuk kepuasan pribadi, Peter akhirnya membuat Celine tak tahan dan memutuskan untuk bercerai. Baru setelah itu, Peter menyesali perbuatannya, namun penyesalan terlambat karena tindakan salahnya membawanya ke penjara.