Logo
RAHASIA IBU MERTUAKU
RAHASIA IBU MERTUAKU

RAHASIA IBU MERTUAKU

68 Bab
Tamat
Dalam RAHASIA IBU MERTUAKU, seorang wanita menghadapi ancaman misterius saat mendekati waktu persalinan. Mystery story ini mengungkap perilaku ganjil ibu mertua yang mengincar bayinya. Temukan ketegangan dalam horror novel ini yang menyajikan kisah penuh rahasia gelap keluarga.
Bab 1 dari RAHASIA IBU MERTUAKU

"Bu, perutku kenapa sakit, ya?" tanyaku, mendatangi ibu ke dapur.

Mendengar keluhanku, ibu hanya tersenyum. Sebuah senyum aneh yang selalu membuat aku merinding melihatnya. Matanya menatap liar ke arahku. Entah itu hanya perasaanku saja, atau memang benar seperti itu adanya.

"Sakit bagaimana? sini Ibu lihat!" ucap ibu, memintaku mendekat.

Kaki ini sudah siap melangkah, tapi kembali aku urungkan karena teringat pesan dari mas Harto.

"Sayang, kalau aku lagi kerja, kamu di kamar saja! Jaga jarak dengan ibu, jangan sampai ibu menyentuh tubuh kamu, apalagi perut kamu! Abaikan saja semua yang kamu dengar di luar kamar. Kalau kamu memang perlu bantuan, kamu hubungi saja saudara kamu!"

Kata-kata itu kembali terngiang. Perlahan aku memundurkan langkahku. Aku memutar otak mencari alasan untuk bisa menolak perintah ibu.

"Kenapa diam Na? Ayo sini!" titah ibu, bibirnya melebar masih menampilkan senyuman yang aneh.

"Emh, i-iya Bu. Tunggu sebentar ya Bu, aku mau ke toilet dulu!" ucapku, beralasan.

Ibu hanya mengangguk dengan senyum yang menghiasi wajahnya. Tanpa membuang waktu, aku gegas berbalik, melangkah menuju toilet di dekat sumur belakang rumah.

Rumah ibu mertuaku terletak di sebuah desa yang jauh dari pusat kota. Kehidupan di desa ini juga tertinggal jauh dari kota. Di kota tempat keluargaku tinggal, toilet dan kamar mandi sudah menyatu dengan bangunan utama rumah. Sedangkan di sini masih terpisah dan letakknya juga paling belakang.

Semakin aku menjauh, aku seperti merasa diawasi dari belakang. Mungkin saja ibu masih menatap punggungku. Ingin rasanya aku berbalik, tapi aku merasa takut.

Di belakang rumah, pohon-pohon tumbuh dengan subur dan rimbun. Gesekan batang bambu menimbulkan bunyi berisik saat diterpa angin. Aku merasa takut jika harus berlama-lama berada di luar seperti ini.

Cukup lama aku bertahan di tempat ini, akhirnya ibu mertuaku kembali ke kamar juga. Merasa situasi sudah aman, aku bergegas keluar dari toilet dan berlari kecil memasuki rumah dari pintu belakang.

Rumah yang terbuat dari kayu ini, cukup besar untuk suamiku yang hanya anak tunggal di rumah ini. Tapi yang membuat aku heran sekaligus takut, bukan karena rumahnya yang terbuat dari kayu. Melainkan jendela rumah yang hanya ditutupi menggunakan plastik terpal tanpa ada pengamanan apapun. Hanya pintu yang terbuat dari kayu kokoh. Itu pun juga tidak pernah dikunci. Pintu dibiarkan tertutup begitu saja, tanpa dikunci dari luar atau dalam.

Sesampainya aku di dalam kamar, aku langsung menutup pelan pintu kamar dan menguncinya. Ini semua aku lakukan atas dasar perintah dari mas Harto. Aku tidak tau apa alasannya. Jika aku bertanya, mas Harto hanya membalasnya dengan senyum. Aneh sekali.

"Mas, kapan kamu pulang?" tanyaku, melalui panggilan telepon.

"Nanti sore Yank, ada apa? Kamu mau dibelikan apa?" tanya mas Harto, suaranya begitu lembut menenangkan.

"Aku mau rujak Mas, kamu tidak lama kan? Perutku tadi sakit Mas, terus aku bilang ke ibu," Ceritaku.

Mas Harto diam untuk sepersekian detik. "Terus ibu bilang apa? Ibu tidak menyentuh perut kamu kan?"

Pertanyaan dan suara bergetar dari mas Harto membuat keningku mengkerut. Pertanyaan yang sama jika aku membahas tentang ibunya.

"Tidak mas, tadi sih ibu mau pegang dan memintaku mendekat. Tapi aku ingat pesan kamu, jadi aku beralasan ke kamar kecil," sahutku, terdengar helaan nafas dari ujung telepon.

"Memangnya kenapa sih kalau ibu pegang Mas? Apa tidak boleh?" tanyaku penasaran.

Semenjak aku dinyatakan hamil, mas Harto terus mewanti-wanti aku untuk tidak berdekatan dengan ibunya. Ia seperti ketakutan, jika ibunya datang mendekatiku. Entahlah sebabnya apa?

"Hem itu, ehm... Sebenarnya tidak apa-apa sih Yank. Kamu tunggu di rumah ya! Sebentar lagi aku pulang. Diam di kamar saja! Kunci pintunya dan jangan keluar, kecuali aku dan Bapak sudah pulang!" titah mas Harto.

"Iya, aku mau tidur dulu!" sahutku, memutuskan untuk berbaring di tempat tidur.

Tak lama setelah panggilan telepon terputus. Suara adzan dzuhur terdengar. Bertepatan dengan suara adzan mengalun, di luar kamar terdengar suara berisik. Entah dari mana asalnya. Di rumah ini terdapat tiga buah kamar. Satu kamarku dengan mas Harto, satu lagi kamar tidur ibu dan bapak. Tersisa satu kamar yang aku tidak tau apa fungsinya. Kamar itu selalu digembok dari luar. Begitu juga kamar ibu.

Ibu mertuaku seorang ibu rumah tangga. Sedang bapak mertua bekerja sebagai jaga malam di sebuah pabrik di ujung desa. Dari pekerjaan bapak yang hanya jadi tukang jaga malam, dapat aku simpulkan berapa gaji yang bapak dapat. Pasti tidaklah besar seperti gaji para karyawan pabrik. Tapi, yang menurutku aneh di sini bukan karena pekerjaan bapak. Melainkan uang yang didapat selama bapak bekerja. Setiap dua minggu atau satu bulan sekali, pasti ada saja kurir toko yang mengantar barang elektronik atau lemari dan peralatan lainnya ke rumah.

Pernah sempat terpikir olehku. Uang dari mana ibu membeli semua barang-barang itu? Sedang gaji bapak tidak sebanyak itu. Aku memang baru satu tahun ini menikah. Itu pun baru beberapa bulan ini tinggal di rumah ini. Kalau bukan karena pekerjaan mas Harti yang memaksanya untuk tinggal di desa ini, sudah pasti mas Harto memilih untuk tinggal di kota bersama saudara besarku.

"Arggh...."

Suara jeritan yang entah dari mana selalu terdengar bertepatan dengan suara adzan. Bulu kudukku perlahan tapi pasti meremang. Ketakutan selalu melanda jika hanya tertinggal sendiri di sini. Ibu bukan tipe wanita yang banyak bicara seperti ibu-ibu pada umumya. Ibu juga wanita yang sederhana. Pakaiannya selalu tertutup. Walau tidak memakai jilbab, tapi leher ibu selalu dililit dengan syal atau kain.

Aku memberanikan diri keluar dari kamar mencari asal suara. Rasa penasaranku sudah mencapai puncaknya.

"Bu, Ibu di dalam?" tanyaku, mengetuk pintu kamar ibu.

Suara erangan tadi mendadak hilang, seiring selesainya suara adzan. Pintu kamar ibu tidak terbuka sama sekali. Sedang aku masih setia berdiri dan mengetuk pintu kamar.

"Na, sedang apa kamu di situ?" tanya ibu.

Aku berbalik, menatap bingung ke arah ibu yang baru keluar dari kamar yang aku tidak ketahui fungsinya apa.

"I-ibu di kamar itu? aku kira di kamar ibu sendiri," ucapku tergagap.

Kaki ibu melangkah pelan mendekat ke arahku. Tanpa sadar aku malah memundurkan langkah, sedikit menghindar. Aku benar-benar takut sekaligus heran. Bagaimana ibu keluar dari kamar itu, sedangkan tadi saat aku lewat, kamar itu sudah tergembok dari luar.

"Kamu sedang apa di sini? kenapa mencari Ibu?" tanya ibu, suaranya lembut, tapi terdengar mengerikan di telingaku.

"Ti-tidak ada apa-apa Bu. Emh, aku cuma mau bil..."

"Assalamualaikum! Paket Bu!" teriak seorang pria dari arah luar rumah.

"Bilang apa?" tanya ibu, memiringkan kepalanya menatap dalam ke arahku.

Bulu kudukku meremang. Sebisa mungkin aku tahan. "Bilang kalau di luar ada yang mengantar barang. Aku buka pintu dulu Bu!" kilahku, segera berlari meninggalkan ibu.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Ayah Pembawa Masalah
Ayah Pembawa Masalah
Dalam novel misteri Ayah Pembawa Masalah, uang kantor senilai 400 juta yang dipinjamkan paksa oleh sang ayah menyeret protagonis ke dalam tragedi pembunuhan. Setelah mendapat kesempatan kedua, ia bertekad mengubah nasib. Baca novel online menegangkan ini di platform novel web terpercaya.
DIA
DIA
Dalam novel DIA, jenazah yang hidup kembali memicu kekacauan besar sekaligus menyingkap rahasia kelam yang terkubur. Telusuri misteri mencekam ini dalam mystery story yang penuh teka-teki. Segera baca horror novel ini untuk mengungkap kebenaran di balik teror yang mengancam nyawa.
Escaping The Madhouse
Escaping The Madhouse
Alana, seorang gadis yang dijual oleh ibu tiri dan pacarnya ke sebuah pasar gelap yang menjual wanita-wanita muda untuk dijadikan budak seks. Beruntungnya, sebelum naik ke tempat pelelangan, Lana kabur dengan mengelabui para penjaga meskipun pada akhirnya dia tetap ketahuan. Mereka mulai mengejar Lana yang berlari dengan pakaian yang sangat terbuka dan juga bertelanjang kaki. Dia berlari dan menemukan sebuah rumah yang sangat mewah, kemudian menaiki pagarnya untuk menghindari kejaran orang-orang itu. Sayangnya, Lana tidak tahu rumah seperti apa yang dia masuki. Sekali dia masuk kedalam, dia tidak akan pernah bisa keluar lagi dari rumah itu. "Apakah ini adalah malam keberuntunganku? aku mendapatkan wanita tanpa membuang uangku. Diaz, Charlotte, bawa dia ke kamarku dan persiapkan semuanya." "Bantu aku untuk membalas dendam, sebagai bayarannya kau bisa menggunakan tubuhku sesukamu." "Lana, aku akan membantumu pergi dari tempat ini dan lepas dari cengkraman Jeffrey. Kamu tidak pantas diperlakukan sebagai alat pemuas oleh Jeffrey, malam iuni kau harus pergi setelah aku memberi tanda padamu. Jangan khawatirkan aku."
Jadi Kuyang
Jadi Kuyang
Dalam novel horror Jadi Kuyang, Mayang terjebak obsesi kecantikan abadi akibat taktik licik suaminya, Edi. Di balik janji awet muda, tersimpan misteri gelap yang mengubah hidupnya menjadi kutukan. Baca mystery story ini di webnovel untuk mengungkap konsekuensi dari jalan yang salah.
Misteri Ular Xaver
Misteri Ular Xaver
Dalam novel horor Misteri Ular Xaver, seorang ibu membawa pulang patung dewa ular mistis yang meminta tumbal darah perawan demi awet muda. Sang anak terpaksa menuruti ritual ini meski menyembunyikan sebuah rahasia besar. Baca cerita misteri menegangkan ini untuk mengungkap petaka yang menanti mereka.
Pernikahan Sempurnaku, Rahasia Mematikannya
Pernikahan Sempurnaku, Rahasia Mematikannya
Dalam Pernikahan Sempurnaku, Rahasia Mematikannya, seorang istri miliarder harus bertahan hidup dari siksaan mantan suaminya yang kejam. Romance novel penuh pengkhianatan ini berubah menjadi adventure story saat ia bangkit membalas dendam melalui kekuatan rahasia Keluarga Wallace.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Atas Nama Sang Ibu (Sulih Suara)
Atas Nama Sang Ibu (Sulih Suara)
Sang anak, Yumi, sering menjadi korban perundungan di sekolah. Begitu mengetahui hal ini, sang ibu, Zahra, segera melindungi anaknya. Dia membungkam para orang tua murid yang membela anak-anak mereka yang berbuat salah, sekaligus menampar mereka secara moral. Aksinya membuat Fania tidak bisa lagi memanfaatkan identitas Citro untuk menipu orang lain. Pada akhirnya, Fania dan suaminya, Cundra, mendapat hukuman yang pantas mereka terima.
Pembalasan Sang Pewaris
Pembalasan Sang Pewaris
Serenity, putri orang terkaya di dunia, menyembunyikan identitasnya untuk menikahi Gabriel demi cinta. Dia membesarkan anak mereka menjadi jenius, namun di acara sekolah sang anak, suami dan anaknya malah mempermalukannya di depan umum. Setelah bercerai, dia bersekutu dengan Dylan untuk menghancurkan mereka. Pada akhirnya, Serenity dan Dylan menikah, menjadi pasangan yang tak terkalahkan.
Alpha yang Diinginkannya
Alpha yang Diinginkannya
Kekuatan gelap Marabella menjadikannya incaran kelompoknya setelah dia secara tidak sengaja membunuh ayah Kyan. Tidak ada yang memahaminya kecuali Jonah, pacarnya dan calon Alpha. Ketika Dewi Bulan memasangkannya dengan Kyan, satu-satunya harapannya hancur. Akankah ikatan pasangan ini menjadi berkah, atau kutukan lain?
Musuhku Alpha
Musuhku Alpha
Ketika Anda dipaksa untuk menikahi Alpha Ronan yang gelap dan berbahaya - musuh fana Anda - Anda yakin Anda akan saling membunuh sebelum Anda sampai ke altar. Tetapi ketika musuh yang sama mengancam untuk menghancurkan paket Anda, maukah Anda menerima bahwa Anda ditakdirkan satu sama lain? Atau menuai konsekuensi mematikan?
Balas Dendam yang Sah
Balas Dendam yang Sah
Suaminya yang pergi untuk menyelamatkan bulan putihnya, tidak menyadari bahwa dia telah menyebabkan putrinya sendiri melewati waktu penyelamatan terbaik yang menyebabkan kematian, bagaimana mungkin ia tidak benci? Kemanusiaan sepanjang waktu, ternyata selalu tidak dapat mengalahkan keajaiban waktu yang mengguncang. Melindungi satu sama lain berkali-kali, pernikahan mereka menghadapi akhirnya. Dendam atas pembunuhan putri harus dibayar, benci harus diselesaikan, keadilan mungkin terlambat, tetapi tidak pernah absen.
Kisah Sipir Mulai Dari Nikah
Kisah Sipir Mulai Dari Nikah
Di suatu wilayah yang kacau, seorang pemuda yang pernah diasingkan keluarganya berkuasa menjadi orang terhebat di tempat itu. Bahkan dalam perjalanan hidupnya dia bertemu dengan banyak wanita yang selalu membantunya mendamaikan dunia ini, bahkan ada juga wanita yang menjadi istrinya.