Logo
Rahasia
Rahasia

Rahasia

92 Bab
Tamat
Dalam novel romance Rahasia, Leanna berusaha menutupi identitasnya sebagai Nona D di situs dewasa. Namun, Elver yang menyimpan misteri masa lalu kelam justru mengetahuinya. Ikuti kisah mereka dalam modern novel ini yang penuh konflik dan rahasia besar di balik luka yang belum sembuh.
Bab 1 dari Rahasia

Langkah Leanna terhenti, dia meluruskan punggungnya. Lututnya terasa ingin terlepas saja dari kakinya. Dia sudah menyerah, tidak sanggup menaiki tangga darurat di lantai 7 itu. Napasnya panas, terengah-engah. Paru-parunya ingin meledak.

"Aku tidak mengerti, kenapa ada jadwal pemeliharaan elevator di saat genting seperti ini," Lea mengatur napas dalam, tapi akhirnya dia tertawa. Dia bercanda dengan dirinya sendiri, kemungkinan karena umurnya sudah tidak muda, naik tangga saja dia sudah kelelahan.

"Tidak apa-apa, aku hanya terlambat 30 menit," desis Lea berbicara sendiri, dia menghempas sepatu yang ditentengnya. Tapi Heels hitam itu terasa kasar di kakinya, seharusnya dia memakai stocking.

"Tenang... Tenang," desis Lea. Dia mengatur napas dan mulai merapikan helaian rambut yang mulai turun dari dahinya. Mungkin saat ini rambutnya berantakan bercampur keringat.

Lea bergegas membuka ujung pintu darurat. Air conditioner langsung dingin langsung bertiup, rasanya sangat nyaman. Leana menikmati rasa sejuk itu menyapu keringat dinginnya.

"Selamat pagi, Bu Leanna."

Lea tersenyum, membalas sapaan salah satu karyawan yang melihatnya baru datang. Benar, Lea datang ke kantor terlambat pagi ini, sungguh memalukan! Untungnya... semua orang sedang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, mereka tidak memandangi Lea selayaknya orang yang harus dikenai denda keterlambatan. Lea buru-buru berjalan cepat nenuju ruangannya.

"Oh, syukurlah!" desah Lea seraya membuka pintu menuju ruangannya. Mata berkedip saat melirik Siska, sekretarisnya. Lea memberi isyarat, kalau dia telat datang.

Siska tersenyum dan mengikuti atasannya itu masuk ke ruangannya. "Bu Leanna, selamat pagi," sapa Siska sambil membawa beberapa berkas.

"Selamat pagi, Siska. Oh, aku benar-benar tidak tahu, kalau hari ini elevator dalam jadwal perawatan. Kenapa kamu tidak memberitahuku?" Lea langsung duduk di kursinya, dia meluruskan kaki dan melepas sepatu heels yang dikenakannya. Dia lebih nyaman memakai sandal.

"Maaf, bu... Saya sudah mencoba hubungi ponsel ibu, tapi sepertinya ada gangguan. Saya juga sudah mengirimkan pesan," jawab Siska sambil merapikan tas Lea yang hampir terjatuh. Siska memandangi pakaian atasannya itu tampak kacau, sepertinya dia terburu-buru berangkat kerja.

"Benarkah?"

Lea menggaruk dahinya. Dia merogoh ponsel di dalam blazernya. Oh, pantas saja ponselnya mati. Lea menyadari kancing kemejanya tidak terpasang dengan baik.

"Apakah aku ada schedule hari ini?" tanya Lea sambil merapikan kemejanya. Di hari Senin ini, dirinya memulai hari senin dengan kelalaiannya sendiri.

"Hari ini, kita ada rapat dengan pak direktur setelah makan siang, Bu. Ada interview dengan karyawan baru yang akan menepati posisi wakil manajer," jelas Siska.

Lea menaikkan pandangan matanya. Wakil manajer? "Oh, yang infonya dia adalah kenalan pak direktur? Benarkah?" tanya Lea mencoba mengingat-ngingat.

"Iya bu, keponakan pak Direktur Kalandra. Namanya Elver... Dia baru lulus saja tahun ini," jelas Siska

"... Astaga, kenapa tidak cari tenaga profesional saja," Lea menghela kesal. Tentu saja, nantinya dia akan menghabiskan tenaganya untuk mengurusi training dan juga mengajarinya. Pak Direktur memang nepotisme! Batinnya berang.

"Baiklah, aku mau memeriksa email dulu," ucap Lea. Siska mengangguk, beranjak keluar dari ruangan Lea.

Lea buru-buru mengambil celana dalam dan stocking dari dalam tasnya, dia langsung ke kamar mandi. Demi apa pun kebodohannya, sampai pakai celana dalam saja dia tidak sempat! Lea memandangi dirinya di cermin, memastikan pakaiannya sudah rapi. Tidak lupa, dia menyemprotkan parfum di pergelangan tangannya.

"Untung saja tadi aku sempat mandi bebek," celetuk Lea sambil tertawa.

Leanna Mentari Iskandar, seorang Manajer cabang di sebuah perusahaan besar ekspor impor. Leanna adalah anak perantauan yang sedang merasakan kesuksesannya dalam berkarir. Dia termasuk anak buah kesayangan atasannya, karena selalu berhasil mendapatkan proyek besar yang tentu saja menguntungkan perusahaannya. Hanya saja...

Ponselnya berbunyi, Lea membuka pemberitahuan di ujung layar dengan warna merah.

"Tuan Je. 35 tahun. Submisif Sadomasokis. Kamis, pukul 19.00 sore. Tekan ya untuk SETUJU atau TIDAK untuk menolak."

Leanna tidak menjawab, dia meletakkan ponselnya kemudian tersenyum datar. Dia masih menunggu jadwal lainnya.

Apa lagi yang dia cari? umurnya yang sudah menginjak 27 tahun. Kata orang, umur segitu adalah umur menjelang kadaluarsa bagi seorang wanita. Wanita harus buru-buru menikah... melahirkan... Nanti kalau tidak begitu, dipastikan dia kesulitan saat melahirkan atau susah punya anak. akhirnya saat menua akan hidup sendirian dan menderita.

Lea menopang wajahnya, matanya mengamati deretan surat-surat elektronik yang belum dibacanya. Jarinya dengan cat kuku merah tua dengan lincah menggeser layar, dia mencari apa yang ingin dia mulai hari ini.

Sambil menguap, Lea mencoba melebarkan matanya. Rasa kantuk itu merangkupnya lagi karena dirinya tidur dini hari. Semalam Lea mendapat teman bermain yang luar biasa. Pria Belanda bernama John. Pria 40 tahun itu punya tubuh yang luar biasa bagus. Sayangnya, Lea tidak akan pernah tidur dengan para submisifnya. Padahal, pria itu sangat gagah.

"Hm... " Lea melihat email berisi CV milik calon manajer kantor yang dimaksud. Seorang pemuda yang menurutnya masih terlalu muda untuk memegang jabatan penting. Elver Ra Said, 23 tahun. Leanna memeriksa pengalaman kerja yang tertulis, ternyata dia baru saja lulus dari universitas luar negeri dan pernah punya startup sendiri di New York, tipikal anak muda jaman sekarang. Lea memandangi foto Elver, wajahnya oriental antara etnis Cina, korea atau Jepang. Cukup menarik bagi penggemar idol kekinian.

"Harusnya dia bekerja di bagian administrasi sebelum naik ke jabatan penting," desis Lea. Bagaimana pun orang yang punya referensi dengan atasan, pasti melaju dengan cepat. Mereka menyebutnya privilege. Di bandingkan dirinya, berawal bekerja mati-matian di bagian marketing.

Lagi-lagi ponselnya berbunyi. Sebuah pesan muncul.

"Tuan Partoni. 20 tahun. Submisif. Sabtu, pukul 22.00 malam. Tekan ya untuk SETUJU atau TIDAK untuk menolak."

Mata Lea menyempit. Harusnya mereka membaca ketentuannya. Leanna tidak suka berhubungan dan bermain dengan pria muda di bawah umurnya. Tentu saja Lea langsung menekan "TIDAK".

Leanna mendesiskan napasnya dengan kesal.

Tidak ada yang mengetahui, bahwa Leanna punya sisi lain yang liar dan gila. Dia adalah anggota "Pemain" aplikasi khusus dewasa dari situs terselubung.

Lea segera menutup aplikasi berlatar merah itu. Matanya melirik ke arah pintu, Lea mengendus senang, bau kopi yang diantarkan Siska ke mejanya. Sinar matanya tampak menyala-nyala mencium baunya saja membuatnya melek.

"Bu, ini kopinya," Siska meletakkan cangkir.

"Terima kasih..." Lea menyambutnya dengan sorot berbinar. Secangkir kopi yang akan menambah semangatnya untuk fokus bekerja hari ini. Lea menghirupnya pelan. Rasanya nikmat...

"Tolong sampaikan... kita bersiap untuk briefing, 10 menit lagi," ucap Lea. Walau pun terlambat, dia harus tetap bekerja sesuai jalurnya.

"Baik, Bu."

---

Mobil yang membawa Leana sudah sampai di kantor pusat tower PT. Kalandra. Lea mengusap wajahnya yang sembab, Lea menyempatkan untuk tidur karena lama perjalanan memakan waktu 1 jam...

"Pak, tunggu di kantin saja, takutnya saya lama rapat di atas. Nanti saya telepon kalau saya sudah selesai." Lea merongoh tasnya, mengambil uang berwarna merah selembar.

"Terima kasih banyak, Bu." Wajah supirnya langsung berbinar, menyambut uang pemberian Lea.

Lea turun dari mobil dengan wajah yang masih mengantuk. Dia membalas sapaan Satpam yang menyambutnya. Suara langkah sepatu heels tinggi miliknya bergema ketika dia melintasi lorong parkiran yang sepi. Lea menekan tombol elevator sambil menguap lagi.

"Selamat siang," suara satpam tedengar ramah menyahut sapaan seorang pria yang juga baru turun dari mobil.

Pria berpostur tinggi itu berdiri di samping Lea, sama dengan dirinya menunggu pintu elevator terbuka. Lea menguap, dia langsung menutup mulutnya saat .

Tiba-tiba terdengar suara notifikasi dari ponsel Lea. Dia merogoh ponselnya, tiga pesan dari aplikasi. Lea tidak langsung membukanya.

Suara denting berbunyi, tanda pintu lift terbuka. Lea segera melangkah masuk. Begitu pula pria yang berada di sampingnya, dia langsung menekan nomor tombol yang dituju, ternyata tujuan mereka sama.

Lea menatap bayangannya. Penampilannya sangat kusut, bahkan rambutnya berantakan, Lea langsung menyisir dengan tangan untuk merapikan rambutnya. Dia pun mengambil lipstik merahnya dari dalam tas kecilnya, agar wajahnya tidak terlalu pucat. Matanya melirik ke arah angka-angka yang mulai sampai di lantai yang dia tuju.

Karena terburu-buru, tanpa sengaja kuas lipstik cair yang dipegang Lea terlepas. Tangan Lea refleks menangkapnya, tapi dia malah tidak berhasil menangkapnya. Kuas lipstiknya itu sukses mendarat di kemeja pria yang masuk bersamanya tadi. Noda merah itu menempel, juga berceceran di kemejanya.

Mata Lea membesar.

"Ma... Maafkan saya," Lea panik. Sedang pria itu hanya bengong melihat cairan merah, belepotan di kemejanya.

Lea buru-buru mencari-cari sapu tangannya. Dia mengusapnya, bermaksud untuk membersihkannya. Lea melotot... Bukannya hilang... Noda merah itu itu semakin melebar dan meresap.

"Ahh.." Lea mulai panik.

Pintu elevator terbuka. Wajah mereka berdua canggung, mata mereka kosong bertatapan.

"Sialan," maki pria itu langsung menepis tangan Lea. Dia buru-buru pergi ke arah toilet. Lea menelan air ludahnya, dia hanya terpaku akan ketidak sengajaan itu. Dia memandang kuas lipstiknya yang terjatuh di lantai elevator, dan memungutnya.

"... Aku sudah meminta maaf," desis Lea, dia menoleh ke arah pria yang sudah menghilang dari tatapannya.

"Selamat siang, Bu Leanna." Resepsionis segera berdiri, senyumnya manis menyambut kedatangan Lea.

"Ah, selamat siang. Apa bapak Kalandra ada di ruangannya?" tanya Lea sambil membuang sapu tangan dan lipstiknya ke tempat sampah di samping meja resepsionis. Dia harus segera melupakan kejadian yang sama sekali dia tidak sengaja itu.

"Pak Kalandra tadi berpesan, segera ke ruangan rapat sekitar 15 menit lagi," jawab salah satu resepsionis dia melirik jam tangannya.

"Oh, baiklah. Kalau begitu, saya langsung ke ruangan rapat saja."

Lea melangkah sambil mengambil ponselnya. Dia membaca serius sebuah pesan dari aplikasi berwarna merah itu. Akhirnya dia menekan pilihan "IYA" untuk salah satu submisif yang mendaftar.

"Cukuplah, aku punya satu slot lagi," ucap Lea berbicara sendiri.

Terdengar suara tawa melewatinya. Lea menaikkan pandangan. Entah apa yang karyawan itu tertawakan. Lea segera memasukkan ponselnya ke dalam tas.

"Bu Leanna," sambut sekretaris pak Kalandra, wajahnya senang melihat Lea.

"Hallo... Apa kabar, Tira?"

"Saya kabar baik. Lama sekali ibu baru berkunjung ke kantor pusat." Tira membukakan pintu ruangan di depan mereka.

"Iya, aku baru sempat kemari. Kebetulan ada calon wakil manajer yang akan interview hari ini... Tapi aku lupa siapa namanya," jawab Lea menggaruk dahinya.

"... Iya, pak Elver. Ini pak Elver Ra Said sudah ada di belakang ibu," Tira tersenyum

---

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Arti Dalam Pernikahan
Arti Dalam Pernikahan
Dalam novel romance modern Arti Dalam Pernikahan, Haura berjuang menolak perjodohan demi kekasihnya, Ali. Namun, dendam Rainer memicu skandal video asusila yang mengancam hubungan mereka. Simak kisah pengkhianatan ini di web novel yang penuh pilihan sulit dan konsekuensi besar.
Asmara Cinta Dan Benci
Asmara Cinta Dan Benci
Dalam Asmara Cinta Dan Benci, Adelia berjuang melawan restu ayah demi Edwin. Namun, pengkhianatan mengubah segalanya. Edwin kembali dengan dendam saat Adelia mengira ia telah tiada. Temukan kisah mereka di romance novel ini, pilihan tepat bagi yang ingin read novels online gratis.
Ayo Bercerai!!
Ayo Bercerai!!
Dalam Ayo Bercerai!!, Adeline bertekad mengakhiri pernikahan dengan Devon, seorang billionaire yang dingin. Menghadapi dominasi sang suami, ia harus memilih antara bertahan atau bebas. Baca romance novel ini di web novel gratis untuk mengikuti perjuangan Adeline lepas dari jeratan cinta yang beracun.
Dosa Termanis dengan Calon Iparku
Dosa Termanis dengan Calon Iparku
Dalam romance novel Dosa Termanis dengan Calon Iparku, Safira terjebak skandal dengan Kai hingga mengandung benih terlarang. Di tengah rencana pernikahan dengan Arkana, ia harus memilih antara tanggung jawab atau pengkhianatan. Baca modern novel ini untuk mengikuti kerumitan takdirnya.
Gara-Gara Cinta Satu Malam
Gara-Gara Cinta Satu Malam
Dalam novel Gara-Gara Cinta Satu Malam, Ellena melepaskan segalanya demi balas dendam hingga terjebak dengan William Hamilton. Kisah billionaire romance novels ini membawa mereka ke takdir rumit. Baca romance novel penuh kejutan ini hanya di platform web novel terbaik.
Istri Muda Untuk Suamiku
Istri Muda Untuk Suamiku
Dalam Istri Muda Untuk Suamiku, Nayla harus menghadapi dilema poligami setelah delapan tahun tanpa keturunan. Ia memilih menikahkan suaminya dengan Bella demi anak. Temukan rahasia di balik perjuangan mereka dalam romance novel ini yang bisa Anda baca sebagai free book online.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cinta di Hari yang Penuh Harapan
Cinta di Hari yang Penuh Harapan
Sejak kecil, Jeandra tertekan oleh keluarganya sendiri. Tanpa biaya kuliah dan menghadapi tekanan untuk menikah, dia memutuskan untuk melarikan diri. Dalam pelariannya, dia secara tidak sengaja menaiki mobil mewah milik Azkara, seorang CEO kaya raya. Dari situ, mereka bertemu karena "pertolongan". Kemudian, Jeandra dan Azkara secara tidak sengaja menghabiskan satu malam bersama, dan roda kehidupan kembali menyatukan mereka.
Tujuh Tahun Jadi Pengganti
Tujuh Tahun Jadi Pengganti
Semua orang mengira Bella mencintai Alec dengan tulus karena dia sering melindunginya dari bahaya dan rela menjadi sekretaris setianya. Namun, Bella hanya mendekatinya dengan menganggapnya sebagai pengganti Dean, kekasihnya yang telah tiada, dan untuk menepati wasiat terakhir Dean: merawat Alec selama tujuh tahun. Selama bertahun-tahun itu, Alec hanya diam saat Emma tanpa henti mempermalukan dan menyakiti Bella. Bella berulang kali mempertaruhkan nyawanya demi Alec dari balapan maut hingga lompatan parasut. Namun, saat Alec akhirnya menyadari perasaannya, Bella sudah lama lelah karena kecewa dan bertekad untuk pergi.
Dari Dapur ke Tahta
Dari Dapur ke Tahta
Berasal dari keluarga sederhana, Clara menikahi Nick yang kaya hanya karena kecantikannya. Namun, perselingkuhan Nick membuatnya tegas mengajukan cerai. Hanya dalam setahun, dengan pesona yang tak pudar, dia mengubah keahlian rumah tangganya menjadi senjata andalan sebagai blogger sukses: jutaan pengikut setia dan kekayaan miliaran pun diraih. Saat Nick menyesal dan ingin mengejarnya kembali, Clara justru sedang direbut hati oleh Josh, seorang pria berpengaruh yang serius ingin menikahinya.
Kau Tunjukkan Dunia Padaku
Kau Tunjukkan Dunia Padaku
Dia dan dia adalah kekasih sejak kecil. Sebuah kecelakaan memisahkan mereka. Dia mendonasikan korneanya kepadanya. Bertahun-tahun kemudian, setelah mendapatkan kembali penglihatannya, bisakah dia masih mengenalinya?
Sang Ratu
Sang Ratu
Sehari sebelum menikahi musuhnya, Nadia Oktaviani—model internasional—bergulat dalam malam panas dengan mekanik kasar tapi ganteng. Demi ungkap kebenaran kematian cinta pertamanya, dia pulang dan nikahi Ryan Pratiwi, CEO Grup Pratiwi dalang pembunuhnya. Tapi skandalnya dengan si mekanik terbongkar media!
Tamparan untuk Dunia Palsu
Tamparan untuk Dunia Palsu
Thea, seorang aktris, terseret ke dalam drama tragis yang pernah dia bintangi, dan mendapati karakternya sudah mati di akhir cerita yang kelam. Saat orang lain dimanjakan di dunia baru, Thea malah terbunuh 99 kali. Marah, dia memutuskan bertindak sendiri. Gadis palsu yang licik kena tampar, ibu kandungnya yang tak tahu apa-apa ikut kena, dan si brengsek pemeran utama dihajar habis-habisan. Namun tiba-tiba, seorang pria tampan dan lembut muncul entah dari mana. Thea pun memutuskan: dia juga akan kurebut. Terjebak di dunia absurd ini, dia bertekad merebut pria itu dan melindas siapa pun yang menghalangi.