Logo
Putriku Bukan Anak Pembawa Sial
Putriku Bukan Anak Pembawa Sial

Putriku Bukan Anak Pembawa Sial

59 Bab
Tamat
Dalam Putriku Bukan Anak Pembawa Sial, Rani berjuang demi masa depan Luna, putrinya yang tunarungu setelah selamat dari upaya aborsi. Di tengah trauma kekerasan suami, ia menghadapi tantangan modern novel ini untuk membuktikan kasih sayang ibu dalam romance stories yang penuh perjuangan.

Ringkasan Putriku Bukan Anak Pembawa Sial

Rani berjuang sendirian sebagai orang tua tunggal bagi Luna, putrinya yang mengalami gangguan pendengaran sejak lahir. Kondisi Luna merupakan dampak dari upaya aborsi yang gagal saat Rani mengalami depresi akibat kekerasan Niko, suaminya. Setelah Niko pergi tanpa jejak, Luna tumbuh tanpa pernah mengenal sosok ayah. Kini, Rani bertekad bekerja keras demi masa depan mereka. Ia berkomitmen melindungi sang buah hati agar tidak merasakan penderitaan hidup yang pernah ia lalui.
Selengkapnya

Bab 1 dari Putriku Bukan Anak Pembawa Sial

"Luna!" teriakku pada putri kecilku yang berumur 5 tahun.  

Luna adalah putri pertama ku, sejak lahir Luna memiliki cacat pada telinga sebelah kanannya. Itulah yang membuat pendengaran Luna terganggu. Semua itu karena kesalahanku, saat itu aku yang sedang mengandung Luna berusaha untuk menggugurkannya menggunakan obat-obatan, jamu bahkan memijatnya. Semua itu kulakukan karena aku depresi akan sikap kasar suamiku.  

"Luna!" aku kembali berteriak sambil berjalan ke arah Luna yang sedang bermain di halaman depan. 

"Eh. Ibu," ucap Luna polos sambil tersenyum ke arahku yang sedang berdiri di hadapannya.

“Mainnya sudah dulu ya. Nak, sekarang Luna tidur siang dulu!"perintahku sambil duduk di hadapan Luna. 

"Apa. Bu," tanya Luna sambil mendekatkan telinganya.

"Sekarang waktunya tidur siang, mainnya dilanjutkan nanti sore ya," jawabku sambil berteriak. 

"Iya. Bu," jawab Luna sambil tersenyum. 

Saat Luna tertidur pulas di kamarnya aku diam-diam masuk dan duduk di sampingnya. Siang itu kupandangi wajah polos putriku yang masih berusia 5 tahun ini. Kini hanya penyesalan yang selalu aku rasakan setiap melihat wajah putri kecilku. 

"Maafkan Ibu. Nak, seandainya dulu Ibu tidak berusaha untuk menggugurkan mu ini semua tidak akan terjadi," batinku sambil meneteskan air mata. 

Namaku Rani, aku adalah Ibu sekaligus ayah untuk Luna putri semata wayangku. 5 tahun yang lalu tepat saat aku melahirkan Luna suamiku meninggalkanku entah kemana. Bahkan sampai saat ini hubungan kami seolah menggantung tanpa kejelasan.

Sekilas aku mengingat kejadian 5 tahun lalu saat itu aku baru saja melahirkan Luna. Mas Niko yang harusnya bisa menjadi ayah dan suami yang baik untuk kami justru meninggalkan kami tanpa alasan yang jelas. Hatiku saat itu benar-benar hancur, kelahiran seorang anak yang seharusnya menjadi kebahagiaan justru menjadi sebuah duka.

"Kamu mau kemana. Mas," tanyaku kepada Mas Niko yang sedang mengemasi pakaiannya.

"Aku mau pergi dari sini, aku capek hidup dengan perempuan miskin dan pembawa sial sepertimu," jawab Niko sambil terus memasukkan pakaiannya ke dalam tas koper.

"Lalu bagaimana dengan aku dan Luna. Mas," tanyaku penasaran.

"Aku tidak peduli, kamu dan anak cacat itu hanya bisa membuat ku malu saja!" bentak Mas Niko sambil menoleh ke arahku.

"Aku tahu ini semua salahku, tapi aku mohon jangan tinggalkan kami. Mas," jawabku sambil memegang tangan suamiku yang berjalan ke arah pintu.

"Ah!" teriak suamiku sambil menarik paksa tangannya hingga aku terjatuh di lantai.

Sejak malam itu aku tidak pernah melihat ataupun mendengar kabar dari Mas Niko. Aku yang memang seorang anak yatim piatu berusaha merawat merawat Luna seorang diri. Semua aku lakukan demi menyambung hidup kami berdua, Luna yang saat itu masih berusia satu bulan sudah harus aku bawa bekerja sebagai seorang buruh cuci dari rumah ke rumah.

"Ibu menangis?" tanya Luna sambil mengusap air mataku hingga mengejutkanku.

"Tidak. Nak," jawab ku sambil menggelengkan kepala agar Luna mengerti walau tidak mendengar.

"Ibu, aku lapar," ucap Luna sambil memegangi perutnya.

"Kamu mandi dulu ya," jawabku sambil menggandeng tangannya menuju ke kamar mandi. 

Setelah selesai memandikan Luna akupun langsung berjalan ke dapur. Luna yang saat itu sudah rapi berjalan keluar rumah untuk bermain dengan teman-teman sebayanya. Tidak berapa lama aku pun menghampirinya sambil membawa sepiring nasi dan telur dadar untuk Luna. 

"Luna!" teriakku sambil duduk di lantai yang tidak jauh dari Luna.

“Luna suka telur dadar ya, hampir tiap hari makannya telur dadar terus,” ucap salah satu ibu-ibu yang ada disitu.

“Iya. Bu, alhamdulillah Luna tidak pernah pilih-pilih makanan selama ini," jawabku sambil menyuapi Luna. 

Gajiku sebagai seorang tukang cuci rumahan memang tidak besar, jadi hanya cukup untuk membeli makanan untuk hari itu dan besok. Untungnya Luna tidak pernah mengeluh ataupun protes dengan apa yang aku berikan setiap harinya. Buat kami yang penting bisa makan saja itu sudah cukup. 

“Eh. Mbak Rani, kabar Mas Niko gimana sudah 5 tahun pergi tapi kok gak pulang-pulang, apa nggak kangen sama Luna," tiba-tiba seorang wanita menanyakan Mas Niko hingga membuatku terkejut. 

“Luna kita makan di dalam ya. Nak, tadi Ibu lupa belum matikan kompor, kami permisi dulu. Bu,” jawabku sambil menggandeng Luna masuk ke dalam rumah.

Aku menghindari pertanyaan mereka bukan karena aku sakit hati ataupun tersinggung kepada mereka. Namun, aku hanya tidak mau Luna bertanya tentang ayahnya. Karena pertanyaan itu yang akan membuatku terluka nantinya. 

"Ibu kenapa kita masuk ke dalam rumah, Luna masih ingin main sama teman-teman," tanya Luna yang ternyata dia tidak mendengar ucapanku tadi.

"Luna main di dalam rumah sama Ibu saja ya. Nak," jawabku sambil mendekat ke telinganya.

Luna hanya mengangguk tanda setuju, aku bersyukur Luna tidak mendengar ucapan ibu-ibu tadi. Di kampung itu aku termasuk orang lama, karena sejak menikah dengan Mas Niko aku memutuskan untuk menempati rumah peninggalan almarhum orang tuaku. Jadi disaat Mas Niko tidak memberi nafkah pun aku tidak terlalu bingung dengan sewa rumah.

***

Hingga suatu pagi setelah Luna selesai mandi dan akupun mulai bersiap berangkat ke rumah salah satu tetangga untuk bekerja. Luna tiba-tiba menolak untuk ikut dengan alasan hari ini dia ingin bermain dengan salah satu temannya yang ada di samping rumah. Karena hari itu pekerjaanku tidak terlalu banyak dan jaraknya juga tidak terlalu jauh aku pun mengizinkannya dan mengantar Luna ke tetangga samping rumah sekalian menitipkannya.

"Permisi, Bu saya mau mengantar Luna sekalian mau menitipkannya disini sebentar,katanya dia mau main sama Siska dan yang lain," ucapku kepada sang pemilik rumah.

"Oh iya. Mbak Rani, Luna masuk sini. Nak," jawab sang pemilik rumah dengan sabar.

"Luna tidak boleh nakal ya, jangan bertengkar dan tunggu Ibu disini sampai Ibu pulang kerja," ucapku sambil sedikit berteriak di telinga Luna.

Setelah mengantar Luna aku pun langsung berangkat ke tempat kerjaku hari ini. Waktu berlalu begitu cepat, tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang. Setelah menyelesaikan semua pekerjaan hari ini aku pun bergegas pulang. Namun, alangkah terkejutnya aku saat sang pemilik rumah mengatakan jika Luna sudah pulang ke rumah sejak tadi.

"Luna," ucapku saat melihatnya duduk sambil menangis di depan pintu.

"Ibu!" teriak Luna sambil berlari memelukku.

"Kamu kenapa menangis disini, bukannya tadi Luna main sama teman-teman," tanyaku penasaran.

"Ibu kenapa mereka jahat kepada Luna, apa karena Luna tidak punya Ayah," tanyanya sambil menangis.

"Ya allah, apa yang terjadi dengan Luna, kenapa dia bisa berpikiran seperti itu," batinku sambil memeluknya dengan erat.

"Ibu apa benar Luna adalah anak haram, anak haram itu apa sih. Bu?" tanya Luna sambil terus menangis di pelukanku.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Asa di Ujung Senja
Asa di Ujung Senja
Dalam novel modern Asa di Ujung Senja, Nada terpaksa menjadi pengantin pengganti bagi Abian, mantan pembalap yang buta akibat kecelakaan. Di tengah tekanan keluarga besar, mampukah ia menghadapi sikap dingin Abian? Baca romance novel ini untuk mengikuti kisah perjuangan dan rahasia mereka.
Istri rahasia Dosen dingin
Istri rahasia Dosen dingin
Dalam romance novel Istri rahasia Dosen dingin, Kayra terjebak ancaman Alvin untuk menikah kontrak demi menutupi identitasnya. Di balik genre modern ini, Kayra harus bertahan dari balas dendam sang dosen atau membalikkan keadaan. Baca kisah lengkapnya di web novel populer ini.
Kebohongan Suamiku Menjadi Kenyataan
Kebohongan Suamiku Menjadi Kenyataan
Dalam novel romantis modern Kebohongan Suamiku Menjadi Kenyataan, seorang suami berbohong bisa melihat sisa umur demi merawat cinta pertamanya. Sang istri memilih mengalah dan menuruti semua keinginannya, menyembunyikan fakta bahwa dialah yang sebenarnya sekarat. Baca novel online ini sekarang.
Komodo Hijrah
Komodo Hijrah
Dalam Komodo Hijrah, Mahesa sang pengusaha sukses menempuh petualangan ekstrem demi memutus kutukan asmara. Bersama Gayatri, sahabat sekaligus pelindungnya, ia mencari cinta sejati. Simak kisah seru billionaire romance ini dalam web novel yang penuh rintangan dan pilihan sulit.
Pacarku Sagapung
Pacarku Sagapung
Dalam romance novel Pacarku Sagapung, Jeff sang playboy mengejar obsesinya terhadap Anna setelah pertemuan di pesta topeng. Hubungan modern novel ini menguji batas Anna saat ia harus menghadapi serangkaian rencana nakal Jeff yang penuh gairah. Baca kisah lengkapnya di webnovel ini.
Pasutri Jadi-Jadian
Pasutri Jadi-Jadian
Dalam novel Pasutri Jadi-Jadian, Jaka terjebak rencana gila Nuning yang minta dinikahi demi pindah ke Jakarta. Kisah romance modern ini mengikuti aksi ugal-ugalan Nuning mengejar tiket emasnya. Baca young adult fiction romance books ini untuk mengungkap alasan Jaka akhirnya setuju menikah.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Pertemuan yang Ditakdirkan
Pertemuan yang Ditakdirkan
Ayahnya memaksa sang putrinya untuk mewakili saudara tirinya menikah dengan pria tua, jelek dan kaya itu, kalau tidak ayahnya tidak mau membayar biaya medis ibunya. Disaat semua orang mengira sang wanita itu akan menikah dengan pria tua yang jelek, tapi kaya, mereka tak menyadari kalau pria itu sangatlah ganteng, bahkan diam-diam membantu sang wanita. Tapi dalam perjalanan cinta ini, sang wanita akan memilih apa?
Cinta yang Terlambat
Cinta yang Terlambat
Ditindas dan dipaksa berpisah dengan cinta pertamanya, dia terpuruk dalam kesakitan hingga akhirnya masuk rumah sakit jiwa dan melahirkan seorang putri. 5 tahun kemudian, ketika dia berjuang untuk bertahan hidup bersama putrinya, cinta pertamanya yang telah menjadi pengacara terkenal kembali lagi. Takdir membuat mereka bertemu kembali, tapi masa lalunya yang kelam masih menghantuinya...
Bulan di Kota Selatan
Bulan di Kota Selatan
Rara Iskandar menyelamatkan Mahadri Wiratama di luar negeri dan tak sengaja terkena obat perangsang hingga berhubungan intim. Setelah pulang, Mahadri kembali ke Indonesia untuk membatalkan pertunangan, yang ternyata calon istrinya adalah Rara sendiri. Rara, demi merebut kembali perusahaan keluarganya, memaksa Mahadri menyetujui pertunangan ini. Keduanya tak saling mengenali identitas, hingga akhirnya kebenaran terungkap dan mereka pun bersatu.
Perselingkuhan Mematikan dengan Kakak Ipar Saya
Perselingkuhan Mematikan dengan Kakak Ipar Saya
Setelah dipaksa melakukan pertunangan tanpa cinta, Aurora mendapati dirinya terlibat dalam perselingkuhan yang beracun dan membuat ketagihan dengan saudara laki-laki tunangannya, Noah Hayes. Sementara itu, masa lalu yang ia tinggalkan mengancam akan menyusulnya.
Nyawa untuk Nyawamu
Nyawa untuk Nyawamu
Nate yang sakit keras sengaja menjauhkan pacarnya Vivian agar tidak menjadi beban. Demi masa depan Vivian, dia nekat ikut pengobatan eksperimental dari seorang donatur kaya. Tiga tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Di ambang kematian, Nate tetap menolak cinta Vivian. Namun, Vivian tidak menyerah dan terus memperjuangkan Nate. Akhirnya, dua jiwa yang diuji takdir ini berhasil meraih kebahagiaan bersama.
Godaan Sengaja
Godaan Sengaja
Nafisa Sidjaja, untuk menyelamatkan adik laki-laki yang koma, terpaksa menikah dengan cucu tertua Keluarga Soekotjo. Tapi saat pertunangan, dia terkejut mengetahui calon suami dan sekretarisnya sudah punya hubungan gelap, bahkan ingin membahayakan hidupnya setelah menikah! Dalam situasi putus asa, Nafisa langsung mendekati Carlos Soekotjo — adik tiri Keluarga Soekotjo yang paling sulit dihadapi dan musuh Novan. Dengan menggoda dan menguji langkah demi langkah, dia ingin mengganti pasangan demi keselamatan, tapi berulang kali dibalik dan dilindungi oleh pria dingin ini. Perhitungan berubah jadi perasaan, tapi pernikahannya hanya untuk menyelamatkan adik.