Logo
PESUGIHAN BERUJUNG PETAKA
PESUGIHAN BERUJUNG PETAKA

PESUGIHAN BERUJUNG PETAKA

47 Bab
Tamat
Dalam horror novel PESUGIHAN BERUJUNG PETAKA, Farah terjebak hutang rentenir hingga nekat menumbalkan putrinya sendiri. Ikuti misteri kelam ini di platform web novel kami bagi Anda yang mencari mystery story penuh konsekuensi fatal dan teror yang nyata.

Ringkasan PESUGIHAN BERUJUNG PETAKA

Farah adalah seorang ibu rumah tangga muda yang kini berada di titik nadir kehidupannya. Terhimpit beban utang rentenir yang kian mencekik, ia merasa tidak memiliki jalan keluar lain untuk menyelamatkan diri. Dalam keputusasaan yang mendalam, Farah akhirnya mengambil langkah kelam dengan menempuh jalan pesugihan. Namun, keputusan itu menuntut harga yang sangat mahal, di mana ia terpaksa menjadikan putri kandungnya sendiri sebagai tumbal demi melunasi semua beban finansialnya.
Selengkapnya

Bab 1 dari PESUGIHAN BERUJUNG PETAKA

.

"Bu, ada orang datang!" seru Galang memanggil Farah, ibunya.

Farah bergegas ke depan, wanita berusia dua puluh delapan tahun itu mengintip dari jendela, untuk melihat siapa yang datang mencarinya. Di depan pintu tampak dua orang lelaki berjaket kulit hitam.

"Bu Farah, keluar cepat! Kami tahu ibu ada di dalam," ucap salah satu lelaki tersebut.

Tubuh Farah gemetar, dia tak berani keluar menemui mereka, karena belum ada uang yang harus diberikan kepada mereka. Mereka adalah para penagih angsuran koperasi mingguan di mana Farah meminjam uang untuk menutupi hutangnya di tempat lain.

"Bu Farah! Jangan main-main dengan kami! Mau keluar atau saya ambil motor ini!" teriak lelaki itu tadi. Farah tak ada pilihan, dia harus berani menghadapi mereka, karena Farah tahu mereka tak main-main dengan ancamannya.

Ceklek!

Farah membuka pintu,dia menyembulkan kepalanya keluar dengan badan masih di dalam. Dengan gemetar dia minta tempo untuk membayar angsuran.

"Maaf_maaf Pak, saya belum ada uang, dagangan sepi, minggu depan saya bayar dobel," ucap Farah dengan perasaan takut .

"Jangan banyak alasan Bu Farah, sudah dua minggu sampean nggak bayar angsuran!" bentak Sardi, nama salah seorang penagih yang berbadan gemuk tinggi itu.

"Tapi saya benar-benar belum ada uang Pak, minggu depan saya janji bayar dobel," ucap Farah meyakinkan mereka.

Sardi dan temannya yang bernama Andri bertukar pandang, lalu keduanya berbisik-bisik.

"Baiklah bu Farah, minggu depan kami datang harus siap uang dobel untuk angsuran, kalau ingkar lagi, nggak segan-segan kami masuk rumah dan ambil barang yang ada!" ancam Andri dengan nada garang.

"Ba-baik Pak, saya janji," ucap Farah pelan.

Dua jam kemudian.

"Permisi, ibunya ada Dik?" tanya seorang lelaki yang baru datang dengan motor maticnya.

"Buuuuu, ada orang lagi!" Galang berteriak memanggil ibunya.

"Ada apa sih teriak-teriak!" Farah menghardik Galang.

"Itu ada orang," ucap Galang sambil menunjuk Wisnu, penagih koperasi harian.

Wisnu yang sedang sibuk menerima panggilan telefon tak menyadari kalau Farah sudah keluar.

Melihat Wisnu sedang asyik dengan HPnya, Farah menggunakan kesempatan yang ada untuk lari sembunyi.

"Mbak, mbak Farah mau ke mana? Jangan lari Mbak!" Wisnu berteriak memanggil Farah yang sedang berlari ke belakang rumah.

"Mau ke mana kau?" bentak Wisnu setelah berhasil menangkap tangan Farah.

"Maaf Mas, anu...anu," Farah gelagapan nggak bisa menjawab. Wajahnya ketakutan.

"Anu, anu apa? Mana uangnya? Sudah tiga hari kamu nggak ngasih angsuran!" bentak Wisnu dengan kasar.

"Maaf Mas,saya belum ada uang, besok saya bayar dobel!" ucap Farah dengan nada memohon.

"Besok dobel, besok dobel, gitu terus. Mbok ingat pas mau ngutang to Mbak, kalau begini caranya saya yang susah Mbak!" Wisnu menghardik lalu pergi begitu saja.

Farah menghela nafas lega, walau habis dicaci maki dia tak peduli. Baginya cacian dari para penagih hutang itu hal biasa. Dia tak menyadari di balik pagar sebelah rumahnya ada beberapa ibu yang mengintip kejadian tadi.

Farah bersenandung kecil, hari ini dia terselamat dari dua penagih koperasi, masih ada dua lagi yang sebentar lagi pasti datang.

"Selamat siang Mbak." Sapaan seorang lelaki mengejutkan Farah yang baru saja mau keluar dari rumahnya. Ya, dia harus keluar untuk menghindari penagih koperasi yang sebentar lagi akan datang.

"Maaf Mas, saya buru-buru, ada perlu apa ya?" tanya Farah sambil menelisik lelaki berpakaian rapi itu, dalam hatinya berdebar-debar, takut salah seorang penagih koperasi datang.

"Saya dari koperasi Tunas Indah, ingin menawarkan pinjaman, mbak punya usaha kan?" tanya lelaki yang mengaku bernama Basir itu.

Terbersit rasa senang dan lega di hati Farah, dia mengurungkan niatnya untuk pergi.

"Ya Mas, suami saya jualan perabotan keliling. Ini pinjaman syaratnya apa saja dan sistem harian apa mingguan?" tanya Farah penuh semangat.

"Syaratnya seperti biasa Mbak, foto copy KTP dan KK. Bayarnya mingguan ya Mbak," Basir menjelaskan.

Tak memakan waktu lama, sejumlah uang sudah berada di tangan Farah, dan satu lubang tergali lagi oleh Farah untuk menutupi lubang yang lain.

"Buuuu, adik banguun!" seru Galang memanggil Farah yang sedang mengangkat jemuran di pagar depan rumah. Dia tak merasa takut atau khawatir ada penagih koperasi yang akan datang, karena dia baru saja mendapat pinjaman uang dari Basir, petugas koperasi yang datang tadi. Pinjaman yang didapatkan tadi cukup untuk membayar angsuran-angsuran sampai dua hari ke depan.

Seminggu kemudian.

"Mana Bu uangnya, minggu lalu sudah janji mau bayar dobel hari ini!" Sardi membentak Sarah yang ketahuan mau pergi saat mereka datang. Sarah ketakutan, dia tak menyangka dua orang penagih ini datang lebih awal dari biasanya.

"Maaf, maaf Pak," ucap Farah gugup.

"Maaf lagi, kami ke sini tiap minggu bukan hanya untuk dengar kata maaf, kami minta uang angsuran, uang yang sudah Ibu pinjam!" Sardi membentak lagi lebih keras.

"Tapi uangnya belum ada Pak," kata Farah, dia berharap dua lelaki itu memberi kelonggaran seperti biasanya.

"Kami nggak main-main dengan ucapan kami seminggu yang lalu, kami nggak akan pergi sebelum mendapatkan uang!" Sardi mengingatkan ancamannya yang akan mengambil barang apa daja sebagai ganti uang angsuran.

"Ada apa sih ribut-ribut?" tanya Yulia, tetangga yang rumahnya tepat di depan rumah Farah. Di komplek itu Yulia terkenal dengan julukan kompor julid, karena sifatnya yang suka mencampuri urusan orang lain.

Melihat Yulia datang, Farah merasa gengsinya naik. Tanpa membuang waktu dia masuk ke dalam rumah dan mengambil uang yang sebenarnya untuk membayar sewa kios, kios itu untuk menyimpan barang dagangannya.

"Saya harus bayar berapa Pak?" tanya Farah kepada Sardi yang masih memasang wajah garang.

"Tiga minggu jadi 720 ribu!" jawab Sardi dengan suara lantang.

"Ini 960 ribu, jadi minggu depan nggak usah ke sini," kata Farah sambil menyerahkan uang berwarna merah sepuluh lembar, Farah melirik ke arah Yulia yang dari tadi memperhatikannya.

Sardi dan Andri saling pandang, wajah yang tadi sangar berubah cerah ketika melihat lembaran uang merah yang diterima dari Farah. Mereka merasa lega karena terbebas dari omelan atasannya.

"Nah, gini dong Bu, jadi kan sama-sama enak," ucap Sardi sambil menghitung uang tersebut.

"Jadi uang ibu sisa empat puluh ribu ya," ucap Sardi sambil mencari -cari uang pecahan untuk dikembalikan kepada Farah.

"Nggak, nggak usah Pak, kembaliannya buat beli rokok kalian saja," tolak Farah sambil melirik ke arah Yulia.

"Wah, yang bener bu Farah?" tanya Andri seolah tak percaya. Farah yang selalu menghindar kalau ditagih kok bisa-ibisanya ngasih uang rokok.

"Bener lah Pak, ingat ya minggu depan nggak usah ke sini," cetus Farah tegas.

"Yang baru banyak duit sombong!" celetuk Yulia setelah Sardi dan Andri pergi.

"Memang ada masalah dengan kamu Yul?" tanya Farah sinis.

"Paling juga duit dapat dari utangan, gali lobang tutup lobang gituuu!" sindir Yulia sambil mencibir.

"Memang kenapa kalau aku utang? Kamu rugi gitu? Enggak kan?" Farah mulai emosi.

"Nggak rugi sih, cuma risih aja tiap hari ada orang mondar-mandir datang NAGIH UTANG!" kata Yulia dengan menegaskan ucapan kata yang terakhir.

"Kenapa kamu yang risih? Mereka datang ke rumahku, nggak ke rumahmu!" Farah terus saja membalas kata-kata Yulia.

"Memang susah ya ngomong sama orang yang hobby utang," ucap Yulia tak mau kalah.

"Lebih susah ngomong sama orang yang suka ikut campur urusan orang. Sekarang aku mau tanya, aku bayar utang, memang minta kamu untuk bayarkan? Enggak kan? Terus apa urusanmu sama aku? Jawab Yul!" bentak Farah dengan sengit.

Melihat Farah naik pitam, wajah Yulia berubah pucat, dia tak berani menjawab dan bergegas pergi dari halaman rumah Farah.

"Dik, mas mau ke rumah Bayu, sini uang sewa kios yang Mas kasih tadi malam, biar nanti Mas sekalian mampir ke rumah pak Murshid dan membayarkan uang itu," kata Herman, suami Farah.

Farah terkejut mendengar ucapan suaminya. Dia bingung harus bilang apa, uang yang seharusnya untuk bayar sewa kios sudah dipakai untuk membayar angsuran koperasi.

"Kan belum jatuh tempo Mas?" kilah Farah, dia memutar otaknya untuk mencari alasan.

"Besok jatuh tempo, dari pada nanti pak Murshid menagih ke sini, kan lebih baik kita yang ke sana," ucap Herman sambil menghidupkan motor maticnya.

"Anu-anu Mas, uangnya dipakai mbak Aminah, tapi besok pasti dikembalikan," ucap Farah dengan gugup, Aminah adalah teman akrab Farah yang rumahnya di gang sebelah.

"Mbak Aminah? Kamu nggak salah? Dia kan kaya raya masa pinjam sama kita?" tanya Herman, dahinya berkerut karena heran, dan sesaat kemudian Herman menyambung ucapannya.

"Kalau begitu ayo Mas antar ke rumah mbak Aminah, kita harus segera membayar sewa kiosnya sebelum pak Murshid marah, sudah tiga bulan kita nunggak, untung motor butut Mas itu laku dijual."

"Jangan sekaranglah Mas," Farah berusaha menolak dan mencari alasan.

"Kapan lagi, ayo cepat naik, kamu mau diusir oleh pak Murshid?"

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Kanjeng Ratu Minta Mantu
Kanjeng Ratu Minta Mantu
Dalam Kanjeng Ratu Minta Mantu, seorang lulusan baru harus menghadapi teror pertanyaan kapan nikah dari ibunya. Simak kisah romance modern unik dengan bumbu horror novel ini saat sang protagonis berjuang melawan desakan menikah demi menjaga masa depannya. Baca web novel seru ini sekarang.
Kasih Ibu, Dosa Ibu
Kasih Ibu, Dosa Ibu
Novel misteri Kasih Ibu, Dosa Ibu mengisahkan hukuman kejam seorang influencer parenting yang mengurung putranya di balkon lantai 18 demi menemani anak mantan kekasihnya. Kelalaian ini berujung tragedi fatal saat sang anak terjatuh. Baca novel horor menegangkan ini secara online.
KEMBANG KANTHIL KEMBANG MLATHI
KEMBANG KANTHIL KEMBANG MLATHI
Dalam mystery story KEMBANG KANTHIL KEMBANG MLATHI, impian seorang ibu membahagiakan anaknya berujung teror gelap. Temukan konsekuensi mengerikan di horror novel ini saat ambisinya memicu ancaman supranatural. Segera read novels online untuk mengungkap kebenaran di balik pilihan fatal tersebut.
Mengambil Alih Identitas Kakakku
Mengambil Alih Identitas Kakakku
Baca Novel Online Mengambil Alih Identitas Kakakku, sebuah novel misteri horor tentang aksi balas dendam seorang adik. Setelah sang kakak tewas tragis akibat dikhianati sahabatnya, Ginny, sang adik bertekad memburu dan menghabisi semua pelaku tanpa ampun demi keadilan.
One Chance without Change
One Chance without Change
Dalam novel fantasy One Chance without Change, sang protagonis terjebak dalam siklus kematian tragis yang penuh misteri. Temukan perjuangan bertahan hidup melawan teror dalam horror novel ini. Segera read books online free untuk mengungkap rahasia di balik takdir yang menyakitkan.
Patah Hati Terhebat
Patah Hati Terhebat
Dalam novel Patah Hati Terhebat, kecelakaan mobil tragis menghancurkan persahabatan empat gadis. Saat satu koma dan lainnya tewas misterius, mereka terjebak dalam misteri story yang mencekam. Baca mystery novels ini untuk mengungkap teror horor di balik rahasia kelam masa lalu mereka.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Jadi Nona Kaya Raya Setelah Cerai
Jadi Nona Kaya Raya Setelah Cerai
Dia telah mengikutinya selama tiga tahun Dia menyebutnya sebagai isyarat yang terkenal dan berharga, tetapi dia tidak dapat menolak lagu tersebut. Aku kembali Bai Yueguang telah bercerai dari rumah, menjadi putri orang terkaya lagi, dan balas dendam adalah Empat Yang Besar. Hadiahnya untuk mantan suaminya Di pesta pertunangan, dia tiba-tiba mengubah penampilannya dan menjadi cantik kembali, mantan suaminya...
Ikatan Rusak, Bintang Naik Daun
Ikatan Rusak, Bintang Naik Daun
Susanna, putri angkat Keluarga Gordon, suatu hari mencuri uang dari orang tuanya. Dia ditangkap oleh putri kandung mereka, Letty, yang mengejarnya. Selama pengejaran, Letty secara tidak sengaja didorong ke kolam renang. Kemudian, ketiga saudara laki-laki mereka tiba, dan Susanna menuduh Letty secara salah. Akibatnya, Letty disalahpahami oleh keluarganya dan diminta untuk meninggalkan rumah. Setelah meninggalkan rumah, Letty dijemput oleh saudara angkatnya, yang merawatnya dengan rajin. Dengan dukungannya, dia mendapatkan kembali kekuatannya dan bersiap untuk ujian masuk perguruan tinggi. Ketika hasilnya diumumkan, Letty mencapai skor tertinggi dalam ujian masuk perguruan tinggi di seluruh kota. Akhirnya, ketiga bersaudara itu menemukan bukti di ponsel Letty yang mengungkapkan kesalahpahaman itu, dan mereka berusaha untuk berdamai dengannya.
Dijerat Cinta Obsesif
Dijerat Cinta Obsesif
Jessa, yang pernah menjadi pewaris keluarga kaya, dijebak dan dipenjara, menjadi tahanan di kamp kerja paksa. Setelah dibebaskan, dia terus menderita siksaan dari Ethan. Mereka saling mencintai, tetapi tidak bisa menahan diri untuk tidak berkelahi satu sama lain. Ethan secara bertahap menemukan kebenaran dan sangat menyesali tindakannya. Bisakah hubungan mereka yang hancur diperbaiki? Apakah hubungan beracun mereka akan berakhir?
[Versi suara dubbing] Bulan terakhir dari godaan
[Versi suara dubbing] Bulan terakhir dari godaan
Kakak perempuan dipenjarakan di menara. Untuk menyelamatkannya, adik perempuan menyamar untuk mendekati reinkarnasi musuhnya, seorang anak Buddha yang kultivasinya hampir selesai, dengan niat memancingnya untuk melanggar peraturan dan jatuh ke dunia fana...
Cintaku Melintas Waktu
Cintaku Melintas Waktu
Cakra Liyadi yang pada mulanya bertarung dengan para pengawal yang ingin menghentikannya pergi ke Kota Jimba, tanpa terduga malah terjadi perjalanan waktu ke modern. Kemudian dia bertemu dengan seorang wanita pemilik Toko Antik Jaya, Sherly Wangsa. Cakra pun akhirnya menjadi pengawal di sisi Sherly yang selalu ditindas oleh kakak sepupunya, Yulia Wangsa. Dia pun memulai kehidupannya barunya di dunia modern.
[Versi Dub] Lahir Kembali Mencintai Pria Idaman
[Versi Dub] Lahir Kembali Mencintai Pria Idaman
Arianna meninggal secara tragis di hari kelulusannya, sementara Derek, anak sopir yang selama ini ia bantu, justru berdiri menikmati semua perhatian di atas panggung. Arianna sudah memberikan segalanya—mobilnya, kartu kreditnya, bahkan membantu mengurus perusahaan ayahnya—tapi akhirnya dia hanya dimanfaatkan dan dibuang. Baru setelah meninggal, Arianna sadar bahwa Hayden, pewaris keluarga miliarder, ternyata selama ini diam-diam menunggunya. Sekarang, takdir memberinya kesempatan kedua untuk memperbaiki semuanya.