Logo
Perundungan Dibayar Kontan
Perundungan Dibayar Kontan

Perundungan Dibayar Kontan

75 Bab
Tamat
Dalam Perundungan Dibayar Kontan, polisi menyelidiki pola serangan misterius yang mengarah pada Eve. Sebagai psikiater di modern novel bertema mystery story ini, ia harus membuktikan keterlibatannya atau jebakan lawan. Ikuti aksi penuh intrik dalam fiction books ini sekarang.
Bab 1 dari Perundungan Dibayar Kontan

Di suatu jalan perumahan yang cukup sepi, seseorang melempar lampu jalan dengan batu yang dilemparkan tepat ke lampu tersebut. Membuat jalanan perumahan tersebut menjadi gelap. Lalu orang yang sama mematikan lampu jalanan sebelahnya lagi dengan cara yang sama.

Orang yang berada di dalam rumah di sekitar lampu jalan tidak menyadari kejadian tersebut karena suasana sudah malam dan rata-rata mereka sudah tertidur.

Friska kemudian berjalan melewati jalanan gelap tersebut. Dengan ponsel yang masih menyala dan terhubung dengan Cleo, wanita berusia dua puluh satu tahun tersebut terus berjalan menelusuri jalanan kompleks menuju rumahnya.

Wanita yang terkenal di kampusnya tersebut sudah menaruh curiga dengan pecahan lampu yang berserakan di sekitar tiang lampu.

“What the ... kok lampu jalanan bisa pecah begini? Kamu sih, mengajakaku ke cafe kelamaan, aku jadi pulang larut ini,” ujar Friska mengeluh kepada Cleo.

“Halah, biasanya juga kamu pulang tengah malam. Makanya kalau ingin merencanakan sesuatu untuk Ica kita diskusinya siang saja. malamnya kita isi dengan bersenang-senang,” ujar Cleo di seberang sana.

“Shit!” pekik Friska. Ia kesakitan karena kakinya tergores pecahan

lampu.

“Ada apa?” tanya Cleo.

“Kakiku tergores pecahan lampu,” jawab Friska.

“Huft aku pikir apa. sudahlah aku mau mengedit video lagi. Biar cepat

selesai dan kita upload video Ica ini ke internet,” ujar Cleo, ia merupakan

sahabat Friska sejak SMA.

“Temani aku dong sampai aku ke rumah, sebentar lagi sampai ini, tadi

taksinya tidak bisa masuk ke dalam kompleks karena sudah lewat jam sepuluh

malam.” pinta Friska kepada sahabatnya tersebut.

“Oke, aku temani kamu,” ujar Cleo dari seberang sana.

Namun, baru beberapa langkah melewati tiang lampu yang mati, Friska dikejutkan dengan sosok seseorang yang memakai pakaian serba hitam dan menggunakan hoodie di kepalanya. Wajahnya tidak tampak jelas karena gelap.

Friska tertegun. “Hei, siapa di sana? Jangan macam-macam ya, nanti aku teriak para security pasti akan datang ke sini,” ujar Friska.

Tentu saja ucapan Fiska membuat Cleo menjadi khawatir. “Ada apa? kamu bicara dengan siapa?” tanya Cleo penasaran.

“Tidak tahu. Tiba-tiba ia sudah berdiri beberapa meter di depanku,” jawab Friska. Ia mulai ketakutan, mengingat ia hanyalah seorang wanita yang berada di jalanan kompleks sendirian dengan cahaya lampu remang-remang.

Sosok tersebut melangkah maju menghampiri Friska dan membuat nyalinya menjadi terjun bebas ke dasar.

Friska juga melangkah mundur untuk menjaga jarak dengan sosok tersebut.

“Hei, jangan macam-macam ya. Aku akan ....” belum juga Friska menyelesaikan ucapannya, sosok tersebut sudah menyerangnya dengan berlari dan menampar wajah Friska. Tubuhnya terjatuh ke kiri dan ponselnya terjatuh jauh dari tubuhnya.

Plak! Gubrak!

“Aahh!” teriak Friska. Sontak saja membuat Cleo juga menjadi panik.

“Friska! Friska!” teriak Cleo dari ponsel milik Friska.

“Ampun, jangan sakiti aku.” Friska berusaha menjauh dari sosok tersebut, ia merangkak menjauh, tapi dengan mudah sosok tersebut menarik rambut Friska dan membuatnya teriak kesakitan lagi.

“Aaaa!” teriak Friska, terdengar lirih dan menakutkan bagi siapa pun yang mendengarnya.

Sosok tersebut menarik rambut panjang Friska hingga membuat tubuhnya mengikuti gerakan tangan sosok tersebut.

“Jangan sakiti aku, aku mohon.” pinta Friska sambil menangis ketakutan.

Namun, sosok tersebut tidak menghiraukan permintaan Friska. Sosok tersebut kembali menampar wajah Friska hingga wajahnya menyentuh aspal jalan.

Darah segar mengalir dari ujung bibirnya.

Kini Friska tidak berdaya untuk berteriak. Kepalanya terbentur ke aspal dengan cukup kencang. Lalu sosok tersebut mengikatkan sebuah kain hitam untuk menutupi mulut Friska.

Friska yang sudah lemas karena benturan di kepalanya, hanya pasrah menerima perlakuan sosok tersebut. Kemudian sosok tersebut mencengkeram leher Friska, hingga membuatnya kesulitan bernapas dan hilang kesadaran.

Tidak lama kemudian dua orang security dari arah depan kompleks terlihat berlari ke arah Friska.

“Woi! Sedang apa kamu?” teriak salah seorang security bernama Warno.

Lalu dari arah belakang terlihat Tedy berlari ke arah putrinya yang tergeletak di atas aspal.

“Friska!” teriak Tedy dari kejauhan. Dengan cepat sosok tersebut melepaskan cengkeramannya, lalu menjauh dari tubuh Friska dan menghilang di tengah gelapnya malam.

Tedy yang berlari menuju Friska sangat terkejut melihat kondisi putri semata wayangnya tersebut. Mulut,

kedua tangan dan kakinya diikat oleh kain hitam.

“Friska!” panggil Tedy sambil meraih tubuh putrinya tersebut yang sudah tidak sadarkan diri. “Friska,

sayang,” panggil Tedy lagi sambil membuka ikatan kain di mulut Friska.

Kedua security tersebut terkejut melihat kondisi Friska yang terluka di kaki, lebam di wajahnya dan darah yang keluar dari ujung bibir serta pelipisnya.

Lalu security satunya melihat lampu jalanan yang pecah dan berserakan di sekitar Friska.

“Ya ampun, siapa yang berani melakukan ini?” ujar Warno selaku petugas keamanan kompleks tersebut

sambil menyinari lokasi sekitar dengan senternya.

Satu jam setelah kejadian buruk menimpa Friska, di sebuah restoran di pusat kota.

Akbar dan Eve sedang makan malam berdua. Sepasang kekasih yang sedang menikmati kemesraan tersebut

harus rela diganggu dengan kehadiran Hanum, rekan kerja Akbar. Mereka berdua adalah seorang polisi yang sedang menyelidiki kasus orang yang terluka karena di aniaya oleh orang yang tidak dikenal.

“Maaf jika aku mengganggu kalian lagi,” ujar Hanum, lalu ia membungkukkan tubuhnya kemudian mendekatkan bibirnya ke telinga Akbar.

setelah mendengar ucapan dari Hanum, wajah Akbar menjadi serius.

“kita harus segera menuju tempat kejadian perkara sekarang.”

Melihat kehadiran Hanum, selera makan Eve menjadi hilang. Ia memalingkan wajahnya dari tatapan Akbar.

Melihat gelagat Eve yang tidak nyaman dengan kehadirannya, Hanum kembali berdiri tegak dan mundur beberapa langkah menjauh dari Akbar dan Eve. Ia memberikan waktu kepada sepasang kekasih itu untuk bicara.

“Sayang, maafkan aku. Aku harus pergi sekarang,” ujar akbar meminta izin kepada Eve, kekasihnya yang baru ia resmikan sebulan ini.

“Untuk apa kamu meminta izin? Kalau aku bilang tidak pun, kamu akan tetap berangkat ‘kan?” tanya Eve, lalu ia menatap Akbar dengan tatapan tajam.

Merasa berada di antara situasi yang tidak kondusif, Hanum memilih untuk meninggalkan mereka berdua.

“Aku tunggu di luar, kalian selesaikan masalah kalian, ya!” ujar Hanum, lalu ia meninggalkan

sepasang kekasih yang hampir bertengkar.

“Eve, kamu kan tahu pekerjaanku. Aku pasti tidak akan memiliki banyak waktu untuk kepentingan

pribadi. Maafkan aku, aku harus ke tempat kejadian perkara,” ujar Akbar.

“Lalu kapan kamu akan meluangkan waktu untuk aku? Atau aku ikut kamu saja? bagaimana?” pertanyaan dari Eve yang membuat Akbar menjadi bingung.

“Eve, kamu seharusnya mengerti pekerjaanku, aku tidak mungkin membawa pasanganku ke TKP,” ujar Akbar.

“Bukan sebagai pasanganmu, tapi sebagai psikiater yang mungkin di perlukan untuk korban,” ujar

Eve berusaha membujuk akbar agar mengajaknya.

Dengan wajah yang memelas, Eve membuat hati Akbar menjadi goyah.

“Baiklah, kamu boleh ikut. Tapi ingat, jangan bertindak tanpa persetujuanku!” Akbar akhirnya luluh.

Sedangkan Hanum sedang berdiri di samping mobil menunggu Akbar. Alangkah terkejutnya Hanum ketika

Akbar datang membawa serta Eve menghampirinya.

Tanpa basa-basi Akbar memasuki mobil. Eve menempati kursi di samping sopir. Kehadiran mereka berdua

membuat Hanum bingung.

“Kamu membawanya?” tanya Hanum yang sudah duduk di kursi baris kedua, tepat di belakang Akbar.

“Aku pikir ia akan berguna untuk mengetahui kondisi kejiwaan korban,” jawab Akbar.

“Alasan! Kita punya tim sendiri untuk hal itu. aku yakin karena kamu terlalu bucin, sehingga mudah

dikendalikan oleh Eve.” Hanum berbisik kepada Akbar.

Mulut Akbar sudah gatal ingin beradu argumen dengan Hanum, tapi jika ada Eve di sampingnya maka sikap

Akbar akan berusaha lebih tenang. Atau lebih tepatnya menyembunyikan sikapnya yang galak dan cerewet.

Selama Eve ada di sampingnya, Akbar terlihat berusaha menenangkan diri untuk tidak menghardik

rekan kerjanya tersebut.

Sedangkan Eve yang tidak menyadari percakapan antara Hanum dan Akbar hanya menatap serius ke depan.

Entah apa yang sedang dipikirkannya, tapi sepanjang perjalanan Eve terlihat terdiam.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Code Name Amaryllis
Code Name Amaryllis
Dalam Code Name Amaryllis, agen rahasia muda bertempur melawan korupsi masif di Indonesia tahun 2050. Mengusung genre sci fi dan adventure story, misi berbahaya ini penuh intrik canggih. Baca sci fi novels ini untuk mengungkap perjuangan mereka menegakkan keadilan di tengah konspirasi.
Harga Diri Seorang Suami
Harga Diri Seorang Suami
Dalam novel modern Harga Diri Seorang Suami, Gunawan kehilangan pekerjaan dan diusir paksa oleh istrinya. Kini ia bertekad bangkit demi membalas penghinaan tersebut. Ikuti perjuangan penuh action dalam romance novel ini dan baca kisah lengkapnya di webnovel sekarang.
Jenderal Kau Tidak Tahu Malu!
Jenderal Kau Tidak Tahu Malu!
Dalam Jenderal Kau Tidak Tahu Malu!, Mireya, sniper Galaxy Hitam, mengincar nyawa Jenderal Arnold demi membalas dendam keluarga. Misi berbahaya ini menguji loyalitasnya di tengah konspirasi mafia novel dan aksi menegangkan. Baca romance novel penuh intrik ini di platform webnovel sekarang.
Karma sang pelakor
Karma sang pelakor
Dalam novel modern Karma sang pelakor, Christian bersaudara merencanakan pembunuhan demi membalas pengkhianatan suami mereka. Kematian tragis ini memicu Nathan bersaudara menyelidiki misteri tersebut. Ikuti aksi penuh intrik ini di webnovel yang menyajikan mystery story mendalam.
Less Than Evil
Less Than Evil
Dalam novel aksi Less Than Evil, bertahan hidup berarti mahir memakai topeng dan saling memanfaatkan. Di dunia modern ini, kejujuran adalah kelemahan. Ikuti kisah penuh intrik dalam web novel ini saat karakter utama berjuang meraih posisi melalui manipulasi dan strategi licik.
Murka Istri, Dinasti Luluh Lantak
Murka Istri, Dinasti Luluh Lantak
Dalam romance novel Murka Istri, Dinasti Luluh Lantak, seorang istri yang dikhianati bertekad menghancurkan dinasti suaminya setelah dipaksa mandul secara rahasia. Ia membalas dendam di hari pernikahan sang suami demi keadilan putranya dalam cerita fiction books yang penuh aksi ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi suara dubbing] Berkat yang Berbalik Buruk
[Versi suara dubbing] Berkat yang Berbalik Buruk
Tiga tahun yang lalu, dia mensponsori seseorang saat berdoa untuk anak masa depannya. Tiga tahun kemudian, orang yang disponsori melakukan magang bersama teman-teman, salah mengira sang sponsor mencintainya, dan mengganggunya ketika dia hamil, hampir menyebabkan keguguran.
Suami, Sang Ratu Bisnis Kembali!
Suami, Sang Ratu Bisnis Kembali!
Selama tiga tahun jadi istri sempurna, Callie gagal mencairkan hati Andrew yang dingin. Saat cinta pertama Andrew memfitnahnya, ia bahkan dipaksa mendonorkan ginjalnya sebagai "ganti rugi" untuk wanita itu! Menyadari pernikahannya sudah tidak ada harapan lagi, Callie pun menyerahkan surat cerai. Andrew yakin ia tak bisa hidup tanpanya. Tapi keesokan harinya, Callie menggemparkan media sebagai pewaris keluarga Jon yang terpandang! Ketika bertemu kembali setelah perpisahan, Andrew terpaku melihat Callie yang kini bersinar dengan percaya diri. Barulah ia menyadari sebuah kebenaran pahit: ia ternyata telah jatuh cinta pada mantan istrinya itu. Tapi ... apakah masih ada kesempatan baginya untuk mendapatkan Callie kembali?
Debar di Ujung Senjata
Debar di Ujung Senjata
Pada suatu malam hujan, Lily bertemu Edmund, bos mafia yang penuh misteri dan berkuasa. Edmund langsung terpikat, jatuh cinta pada pandangan pertama, dan memulai pengejaran tanpa kompromi. Saat tahu Lily punya pacar, dia memberi ultimatum tegas: putuskan hubungan itu. Lily berdalih butuh kebebasan, dan Edmund berjanji akan memenuhi semua keinginannya, asalkan dia miliknya. Ketika Lily dikhianati dan dipermalukan oleh pacar dan selingkuhannya, Edmund tampil membela dan membereskan segalanya. Di balik sikap posesifnya, tersimpan cinta yang tulus dan mendalam. Hingga akhirnya, Lily pun perlahan-lahan menyerah pada pengejaran tak kenal lelahnya.
Hidup Lagi, Kubalas dendam
Hidup Lagi, Kubalas dendam
Terlahir kembali di hari pernikahan, Mutia dihina Maya dengan buket plastik murahan. Dulu, ia kehilangan buket giok, tunangan, dan kakaknya lalu tewas tragis. Kini ia menggenggam warisan kakeknya dan menegaskan: buketku ini harta negara!
Jenderal, Istrimu Kabur Lagi! (Sulih Suara)
Jenderal, Istrimu Kabur Lagi! (Sulih Suara)
Semua orang mengira istri sang Jenderal Muda hanyalah gadis desa yang polos dan penurut. Ia bahkan berkata, “Istriku itu lembut, tidak tahu soal pengobatan atau senjata.” Tapi kenyataan berkata lain! Istrinya justru membuat para nyonya sosialita iri, menyembuhkan orang dengan keahlian pengobatan dan menumpas musuh dengan pistol di tangan. Sementara sang jenderal terus menyangkal dengan percaya diri—sambil berlutut. Sebuah romansa kocak antara suami halu dan istri luar biasa.
Malam Sebelum Kebenaran, Pacarku Putus
Malam Sebelum Kebenaran, Pacarku Putus
Aku mau lulus kuliah, tapi pacarku tiba-tiba minta putus. Malah dia ngasih aku satu vila, satu Bentley, dan dua puluh milyar, bilang makasih udah nemenin dia empat tahun. Padahal dia nggak tahu, aku pewaris keluarga terkaya di kota Jira, uang sama sekali bukan masalah buatku.