Logo
PERNIKAHAN DINI
PERNIKAHAN DINI

PERNIKAHAN DINI

59 Bab
Tamat
Dalam novel PERNIKAHAN DINI, Dika harus melepas status konglomerat demi menghidupi Nara setelah cinta satu malam. Kisah romance novel ini menguji perjuangan remaja menghadapi perbedaan kasta dan tanggung jawab besar. Baca kisah young adult fiction romance books ini sekarang.
Bab 1 dari PERNIKAHAN DINI

Malam pentas seni SMA Kencana berlangsung meriah sejak pukul 19:00 WIB. Pertunjukkan dimulai dengan masing-masing kelas menurunkan perwakilan mereka, untuk membawa nama baik. Ada beberapa sekolah yang turut mengikuti acara tersebut.

Setiap tahun, SMA Kencana memang membuat Pentas Seni di malam puncak perayaan HUT sekolah mereka.

"Dika, kemana?"

Cowok berparas tampan dengan alis yang tebal itu menghampiri satu temannya. Ia mengedarkan pandangan ke penjuru aula ini.

"Nggak tau. Udah pulang kali," jawabnya.

Mereka adalah Kevin dan Diaz. Dua remaja yang kini kebingungan mencari keberadaan sahabat mereka satu lagi. Sudah satu jam, mereka tidak melihat dimana anak konglomerat itu.

"Gila! Pensi baru dimulai dua jam lalu, itu anak udah pulang aja," ketus Kevin.

"Lo kayak nggak tahu Dika aja," balas Diaz.

"Yowes, lah, gue mau beraksi," ujar Kevin.

"Beraksi apaan!" Diaz tidak paham maksud Kevin, dan cowok itu mengerling genit, seolah memberitahu apa yang akan ia lakukan.

"Sialan lo!" decak Diaz.

Kevin berlalu meninggalkan Diaz. Sedari tadi, Diaz cemas memikirkan minuman soda milik Kevin yang hilang entah kemana. Pasalnya, minuman itu tercampur obat perangsang seksual yang tadinya akan Kevin berikan pada May⸺Mayoret Marching Band sekolah.

Diaz tidak sengaja membawanya, dan seingatnya, ia meletakkan botol itu diatas meja yang berada di kelas dua belas Bahasa.

***

"Dika berhenti! Aku mohon, hentikan!"

Suara seorang gadis di kamar hotel itu terdengar amat piluh. Ia menangis, dan mengerang kesakitan dengan tindakan cowok yang sangat ia kenali.

Andika Surya Gutama.

Kapten futsal SMA Kencana, incaran banyak kaum hawa di sekolahnya dan juga sekolah tetangga. Cowok itu seakan tuli dengan teriakan-teriakan gadis yang ia dekap erat tubuhnya. Akrabnya, cowok itu disapa Dika.

"Dika, sakit!" teriak gadis itu, dengan suara parau.

Ia sangat lelah, karena sudah terlalu banyak menangis. Tubuhnya dihajar habis-habisan oleh Dika, dengan kenikmatan bercampur sakit di pengalaman pertamanya.

"Sedikit lagi," desah Dika dengan mata yang terpejam, menikmati setiap inci tubuh gadis itu.

Pengaruh minuman yang ia yakini dicampur obat perangsang itu, membuatnya dikaluti hasrat seksual yang sangat tinggi. Dika tidak bisa menghentikan semuanya, karena hanya dengan cara seperti ini, bisa menghilangkan semuanya.

Ia jatuh diatas tubuh tak berbusana gadis itu, setelah mendapat semuanya. Rasa lelah, serta kantuk yang hebat membuatnya tertidur disana. Ia tidak tahu siapa yang baru saja ia setubuhi.

****

Ranjang berukuran kingsize itu sangat berantakan. Terlihat dua pasang tungkai kaki yang mengintip melalui selimut tebal berwarna putih. Ac di kamar itu masih menyala. Pakaian berserakan diatas lantai.

Dua pasang tungkai kaki tadi adalah milik sepasang remaja yang masih bergulat di dalam selimut. Mereka dalam keadaan tak berbusana.

Mengerjapkan mata, pemuda itu sudah sadar dari tidurnya. Tangannya masih melilit tubuh polos disampingnya. Ia terperanjat.

"What the fuck!" umpatnya.

Andika Surya Gutama. Pemuda tujuh belas tahun itu melihat ke dalam selimut. Terkejut melihat pemandangan pagi itu.

"Fucking shit!" umpatnya sekali lagi ketika ada bercak darah pada seprei putih.

Andika atau yang lebih sering disapa Dika. Ia tidak mengingat sama sekali apa yang terjadi malam tadi. Yang diketahuinya adalah sekolah mengadakan PENSI besar-besaran semalam.

Posisi tidur gadis yang Dika yakin sudah ia perawani itu memunggunginya. Dika menelan ludahnya susah payah, mencoba untuk mengintip wajah gadis itu.

"Anara?" Dika terperanjat.

Ya, gadis itu bernama Anara. Anara Quinzy Prayoga. Dibagian leher dan dadanya terdapat banyak bercak merah keunguan. Dika tidak mau membela dirinya sekarang, sudah pasti itu semua ulah brengseknya.

"Anara...," panggil Dika sangat lembut.

Gadis itu belum juga bangun. Dika mengguncang pelan tubuh polos Anara. Dan, tiba-tiba saja terdengar isakan kecil yang lolos dari mulut gadis itu.

"Anara, gue minta maaf," ucap Dika.

Anara masih menangis. Apa mungkin sebenarnya ia sudah bangun terlebih dahulu, dan hanya berpura-pura tidur?

"Minta maaf nggak akan bisa balikin apa yang udah kamu ambil dari aku," sahut Anara terbata-bata.

"Aku takut, Dika. Aku takut," lirih Anara.

"Lihat gue, Anara!" desak Dika.

Anara enggan bangkit dari tidurnya, ia menarik selimut itu untuk menutup wajahnya. Gadis itu cukup trauma melihat wajah Dika saat dengan tidak sopannya merobek pakaiannya dan lagi merenggut kesuciannya.

"Nara, gue bakal tanggung jawab. Gue nggak akan lari dari semua yang udah gue perbuat," pungkas Dika.

Dika menarik Anara agar mau duduk, dan berhasil duduk. Gadis itu menutup wajahnya karena malu. Untuk melihat wajah Dika pun rasanya ia tak sanggup.

"Percaya sama gue," pinta Dika.

Anara mendengar itu, dengan segala keberaniannya ia menatap Dika.

"Percaya sama kamu yang udah merusak masa depan aku?"

"Nggak gitu, Nara."

"Nggak gitu gimana, Dika?" Anara memukul dada cowok itu, ia menangis lagi.

Dika menarik gadis itu ke dalam pelukannya. Ia usap punggung telanjang Anara. Pikirannya mencoba mengingat apa yang terjadi semalam, sampai ia dan Anara berakhir diatas ranjang seperti ini.

***

SMA Kencana sedang melaksanakan upacara apel bendera. Ada tiga regu dalam upacara tersebut. Regu pertama untuk kelas X, regu kedua untuk kelas XI, dan regu ketiga untuk kelas XII.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya sedang dikumandangkan. Pagi itu terik matahari begitu menyengat.

Anara menoleh sekilas pada Ketrin⸺sahabatnya. Gadis itu sangat bersemangat di pagi yang membosankan ini.

"Nar, muka lo pucat banget. Lo sakit?" tegur Disa yang berdiri disamping Anara.

"Ng-gak." Brughh ....

"Anara!" pekik Ketrin dan Disa bersamaan.

Semua mata memberondongi Anara yang jatuh pingsan. Hal tersebut mengundang beberapa Osis mendatangi Anara. Alex dengan tubuh yang besar cepat-cepat menggendong Anara menuju UKS. Upacara masih terus berlanjut.

Di waktu yang sama, namun tempat yang berbeda. Tiga cowok berseragam putih abu sedang duduk dengan sebatang rokok pada masing-masing jemari mereka.

Mereka adalah Dika, Gerald, dan Kevin. Tiga cowok yang sudah bersahabat sejak duduk di bangku kelas X. Dan ada satu lagi, namanya Diaz dan dia sedang absen hari ini.

Hari ini mereka bolos. Oh, lebih tepatnya hanya pada upacara bendera saja, karena hari ini kelas akan mengadakan kuis.

"Gagal terus perasaan," decak Kevin di tempatnya.

"Gagal apa?" tanya Gerald, dan Dika hanya menatapnya datar.

"Gagal tidurin si May," jawab Kevin. Kelvino putra. Sudah lama ia mengincar May⸺mayoret marching band SMA Kencana.

"Ngebet banget lo sama si May," kekeh Gerald. "Si May doyannya sama Dika."

"Bukan tipe gue," timpal Dika.

"I know," sahut Gerald. Pandangannya beralih pada Kevin. "Emang lo ngerencanain apa lagi buat dapetin itu cewek."

"Gue campur obat perangsang diminumnya and you know, gelas itu dibawah pergi sama Diaz brengsek," ujar Kevin begitu kesal.

Dika menyerngit. Ada sesuatu yang dia ingat tentang malam pentas seni itu. Dan⸺benar, malam itu Diaz memberikan minuman soda padanya.

"Dosisnya tinggi banget," jujur Kevin. "Nggak tahu dibawah kemana sama Diaz. Yang pastinya karena minuman itu pasti ada yang berakhir diatas ranjang."

Wajah Dika berubah pucat. Ia langsung teringat akan Anara. Sudah satu bulan ini Dika tidak melihat Anara. Gadis itu menghindar darinya.

"Ketrin masuk nggak hari ini?" tanya Gerald pada Kevin.

"Masuk." Kevin sibuk melihat ponselnya, "dia lagi di UKS, katanya Anara pingsan."

Kevin dan Ketrin adalah kembar. Maka dari itu, saat pertama kali Gerald mengatakan bahwa dia menyukai Ketrin, Kevin sangat mendukung. Gerald itu anak yang baik.

"Anara pingsan?" Dika terlihat panik.

"Iya. Kenapa lo gitu banget?" tanya Kevin.

Tidak mengindahkan pertanyaan, Dika segera meraih kunci motor dan juga jaket miliknya, mematikan rokok pada asbak. Ia melangkah keluar dari kamar kost Gerald.

***

"Lo pasti nggak sarapan 'kan Nara?" tanya Ketrin seraya membuka kemasan bubur ayam. Ada Disa juga disampingnya.

Ketrin dan Anara sudah bersahabat sejak SMP, sedangkan Disa baru ketika mereka masuk SMA ini.

"Nar, lo sakit?" tanya Disa.

"Aku cuma nggak sarapan," sela Anara.

"Ya udah, gue suapin, lo kelihatan banget lemasnya," timpal Ketrin.

Anara tersenyum dengan wajahnya yang pucat. Mulutnya terbuka menerima suapan pertama itu. Dua sahabatnya memang sangat peduli padanya.

Upacara apel bendera baru saja selesai.

Ceklek ...

Bunyi tuas pintu UKS terbuka. Tirai pada brankar yang dibaringi Anara memang sengaja dibuka, itulah sebabnya ketiganya dapat melihat siapa yang datang.

Dika segera menghampiri mereka. Banyak tanda tanya yang ada pada kepala Ketrin dan Disa.

"Ngapain lo?" tanya Ketrin, ketus.

"Bisa keluar sebentar? Gue ada keperluan sama Anara," pinta Dika.

"Tumben?" celetuk Disa.

"Aku lagi makan," terang Anara, yang secara tidak langsung mengusir Dika.

"Please, lo berdua jangan sampai gue emosi disini," sentak Dika.

Ketrin melengos, dan mengajak Disa keluar dari sana.

Sepeninggal dua gadis itu, Dika segera berdiri tepat disamping Anara yang sama sekali tidak ingin melihatnya.

"Anara Quinzy Prayoga," sebut Dika.

Dika menarik dagu Anara, agar gadis itu mau menatapnya. Entah mengapa, melihat Anara yang mendiaminya membuat batinnya sefrustasi itu. Padahal sebelum kejadian one night stand itu, mereka tidak saling bertegur sapa, walaupun Disa dan Ketrin sering mengajaknya bergabung bersama Dika cs.

"Akhi-akhir ini gue sering sebut nama lengkap lo," ujar Dika.

"Ngapain kamu kesini?"

Dika menatapnya serius, ia menggenggam tangan Anara sangat lembut. "Mau memastikan bahwa saat ini lo sedang mengandung anak gue."

Anara tertawa. "Aku pingsan bukan karena hamil. Aku emang nggak sarapan."

"Iya, gue tau. Tapi, nggak ada salahnya 'kan kalau lo mau coba pakai ini?" Dika mengeluar alat tespack dari saku kemeja sekolahnya, yang mana membuat Anara terkejut.

"Aku nggak mau!" tolak Anara.

"Atau emang lo udah pernah coba dan positif gitu?" Tatapan Dika berubah tajam, mendesak Anara agar mau menjawab pertanyaannya.

"Nggak!" hardik Anara.

"Ya udah, ikut gue ke toilet sekarang."

Dika menarik keluar Anara, ia harus memastikannya.

"Mau lo bawah kemana Anara?" tanya Ketrin menghadang Dika.

"Gue ada keperluan sama temen lo. Minggir!" Dika menyerobot Disa dan Ketrin, membawa serta Anara menuju parkiran.

"Kita cuma mau ke toilet, kenapa jadinya kesini?" Dika memakai helmnya, lalu naik ke motor.

"Naik. Nggak mungkin lo pakai itu di sekolah. Nara," perintah Dika.

Anara begitu canggung. Namun ia segera menaiki motor sport Dika. Entah, mau kemana Dika membawanya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Buku Harian TKW
Buku Harian TKW
Dalam Buku Harian TKW, Rendra dan Maya berjuang menjaga rumah tangga di tengah kutukan leluhur dan rahasia kematian masa lalu. Menghadapi konflik ekonomi dan misteri keluarga, Maya terpaksa menjadi TKW. Baca kisah romance novel penuh drama ini di aplikasi online novel pilihan Anda.
Ex-Husband Or Mr. Ceo
Ex-Husband Or Mr. Ceo
Dalam novel Ex-Husband Or Mr. Ceo, Leira berjuang menata hidup di Chicago demi putranya. Saat membangun karier di perusahaan penerbitan, ia terjebak antara bayang-bayang mantan suami dan kesalahpahaman dengan atasan. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti pilihan hidupnya.
Hasrat Sang Guru
Hasrat Sang Guru
Dalam romance novel ini, Hasrat Sang Guru mengisahkan Vidwan, dosen Sansekerta yang terobsesi memiliki mahasiswinya, Grisse. Di balik kenyamanan yang diberikan, tersimpan nafsu besar yang menjebak Grisse dalam pilihan sulit. Baca kisah modern novel ini tentang cinta dan hasrat yang membingungkan.
Hasrat Terpendam Suamiku
Hasrat Terpendam Suamiku
Terjebak perjodohan dalam Hasrat Terpendam Suamiku, Sophia harus menghadapi sikap dingin Albert. Di balik konflik ini, ia berusaha mengungkap gairah rahasia sang suami. Temukan kisah mereka dalam romance novel ini, salah satu fiction books yang penuh intrik pernikahan modern.
Istri Yang Dilupakan CEO
Istri Yang Dilupakan CEO
Dalam Istri Yang Dilupakan CEO, Bianca terjebak pernikahan kontrak dengan Noel demi bisnis. Saat masa perceraian tiba, sang billionaire justru menolak berpisah tanpa alasan jelas. Simak kelanjutan kisah modern novel ini di web novel pilihan Anda untuk membaca romance stories terbaik.
Mantan Tapi Menikah?
Mantan Tapi Menikah?
Dalam Mantan Tapi Menikah?, dua musuh bebuyutan terjebak perjodohan akibat permainan truth or dare. Baca romance novel ini untuk melihat bagaimana mereka menghadapi masa lalu dalam modern novel yang penuh pilihan sulit. Akankah benci berubah menjadi komitmen di web novel ini?

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Hati-Hati, Wanitanya yang Cantik Datang
Hati-Hati, Wanitanya yang Cantik Datang
Ibu Lorna menikah lagi, memperkenalkannya ke keluarga baru, di mana dia jatuh cinta dengan paman tirinya, Jeff. Tanpa sepengetahuan Lorna, Jeff membalas perasaannya. Saat Lorna mengejar karier di dunia hiburan, Jeff mendukungnya di sepanjang jalan, dan ikatan mereka semakin dalam sepanjang perjalanan ini.
Pelukan Sang Pelarian
Pelukan Sang Pelarian
Kinsley dimanfaatkan oleh ibunya untuk memperoleh kehidupan mewah, dengan dijodohkan kepada Zachary, kepala keluarga kaya yang posesif dan suka mengendalikan. Di hari pernikahannya, Kinsley memilih untuk melarikan diri dan justru bertemu dengan Justin, seorang pembalap bawah tanah yang menyembunyikan identitas aslinya. Dari pertemuan itulah, mereka memasuki kisah cinta yang penuh bahaya dan sensasi.
Karma di Era 80
Karma di Era 80
Pada tahun 1980-an, Doni ditipu oleh ibu dan adiknya agar tidak membagi harta keluarga, yang menyebabkan istri dan putrinya dianiaya oleh keluarganya, sedangkan Doni menghabiskan seluruh hidupnya sebagai buruh di Pabrik Pakan Sindo. Setelah pabrik pakan mulai menghasilkan uang, Doni malah dibunuh secara tragis oleh adik iparnya. Setelah terlahir kembali, Doni bersikeras membagi harta keluarga dan kembali ke pedesaan bersama istri dan putrinya. Lalu, dia mendapati kolam ladang dipenuhi udang karang yang sangat mengganggu penduduk desa. Doni memutuskan untuk membuka jalan menuju kesejahteraan bagi keluarganya dengan menjual udang karang.
Murid Miskin Sekolah Elite Mencari Cuan
Murid Miskin Sekolah Elite Mencari Cuan
Sejak kecil, Yuli tahu uang bukan segalanya. Tapi, hidup tanpa uang sangat sulit. Dengan kemampuan dan pengetahuannya, dia selalu memanfaatkan peluang untuk maju. Kehidupan sekolahnya yang tenang berubah sejak kedatangan murid beasiswa baru. Orang yang dia anggap sekutu seperti menargetkannya.
Nyonya, Suamimu Nggak Tahan Lagi
Nyonya, Suamimu Nggak Tahan Lagi
Aku tidak sengaja masuk ke kamar dan tempat tidur seorang CEO karena sahabatku. Setelah berpanas-panasan di malam hari, dia langsung mencariku di seluruh penjuru kota. Namun, sahabatku mengkhianatiku karena kekayaan CEO yang sangat luar biasa itu, dia menyamar sebagai diriku dan mencuri hasil desainku. Aku berhasil lolos wawancara di sebuah perusahaan besar, tetapi mengapa CEO perusahaan ini terlihat sangat akrab? Apakah dia akan menyadari bahwa aku adalah gadis yang bersamanya di malam itu?
Dia Nyesel, Aku Bersinar!
Dia Nyesel, Aku Bersinar!
Audrey menyembunyikan identitasnya sebagai CEO untuk melindungi harga diri Cornell, ia bekerja di balik layar untuk membantu Cornell mendapatkan proyek hotel besar dan menjadi CEO hotel. Saat Audrey membantu Cornell merangkak menuju kesuksesan, cinta pertama Cornell, Cecilia datang kembali dan menimbulkan ketegangan. Di saat yang sama Audrey juga menghadapi tekanan tanpa henti dari orang-orang di sekitarnya, termasuk Cornell, yang mendorongnya untuk bercerai. Setelah melewati berbagai penghinaan, Audrey akhirnya menyadari nilai dirinya yang telah mengabdikan diri pada orang yang salah. Dengan percaya diri, Audrey akhirnya memilih untuk bercerai dan berjuang merebut kembali posisinya sebagai CEO.