Logo
Perangkap Cinta Tuan CEO
Perangkap Cinta Tuan CEO

Perangkap Cinta Tuan CEO

70 Bab
Tamat
Dalam novel romance Perangkap Cinta Tuan CEO, Rafael Valentino menuntut Aurora Marvelo membayar utang ayahnya dengan kebebasan. Terjebak dalam misi balas dendam sang billionaire romance novels ini, Aurora harus bertahan di bawah kendali Rafael saat rahasia masa lalu mulai terungkap di web novel ini.
Bab 1 dari Perangkap Cinta Tuan CEO

Udara malam terasa lembap, membalut kulit mereka yang berkeringat di dalam kamar. Lampu gantung tembaga menyinari samar dinding bata yang dingin, kontras dengan desahan hangat dua tubuh yang saling menjelajah. Rafael berdiri di pinggir ranjang dengan tatapan gelap, napasnya berat, sementara Aurora terbaring di bawahnya, rambut pirangnya berantakan di atas seprai putih.

Kemeja Rafael sudah tak beraturan, terbuka hingga dada, menampilkan lekuk otot yang tegang. Tangannya menelusuri tulang selangka Aurora, lalu naik ke rahangnya, mengangkat wajah gadis itu paksa agar menatap matanya.

Aurora menahan napas, tubuhnya bergetar antara takut dan rindu akan sesuatu yang tak bisa ia jelaskan. Rafael mendekat perlahan, mencium bibirnya dengan tekanan yang tak sepenuhnya lembut, seolah mencampur amarah dengan keinginan yang lama terkubur. Ciuman itu memabukkan membakar syarafnya.

Tangannya yang kuat kini bergerak lebih berani, menyusuri tubuh Aurora seolah menandainya, seolah menuntutnya untuk tunduk. Dan ketika jemari mereka saling mencengkeram, ketika napas mereka berpadu dalam satu desahan tertahan, ketegangan di antara mereka memuncak dalam diam yang menggantung.

Namun tepat saat penyatuan itu nyaris terjadi Rafael berhenti.

Tubuhnya kaku.

Kedua tangannya kini mengepal, dan wajahnya menjauh dari wajah Aurora, menatap ke arah jendela yang tertutup tirai tipis. Napasnya memburu, bukan karena gairah, tapi karena gelombang emosi lain yang tiba-tiba menyesakkan dadanya.

Aurora membuka mata, matanya yang masih berkabut menatap Rafael dengan bingung. "Rafael? Kenapa kau berhenti?"

Rafael menoleh perlahan. Matanya gelap, namun bukan lagi karena hasrat.

"Aku..." Suaranya serak, nyaris tak terdengar. "Aku tak bisa. Tidak malam ini."

Ia bangkit, mengambil kemejanya yang terjatuh di lantai dan memakainya dalam diam.

Aurora duduk, menarik selimut menutupi tubuhnya, berusaha memahami perubahan yang begitu tiba-tiba.

"Apakah aku melakukan kesalahan?" tanyanya pelan.

Rafael menggeleng. "Bukan kau."

Ia menatapnya lama, seolah mencoba berkata sesuatu yang tertahan terlalu lama. Tapi akhirnya ia hanya berkata:

"Aku hanya... hampir lupa alasan kenapa aku mendekatimu."

Lalu ia melangkah keluar kamar, meninggalkan Aurora dalam keheningan yang kini berubah menjadi tanda tanya besar.

***

Dua bulan lalu, di kantor perusahaannya, Rafael berdiri membeku di depan layar proyektor. Angka-angka laporan keuangan menari-nari dalam grafik yang absurd dan semuanya salah. Celah itu tak akan terlihat oleh sembarang mata, tapi Rafael adalah pria yang membangun sistem ini dari nol. Ia tahu saat sesuatu dipalsukan.

Dan seseorang telah melakukannya berbulan-bulan.

"Cross-check semua akun vendor dalam dua belas bulan terakhir," perintah Rafael kepada sekretarisnya, Nadine, dengan rahang terkunci.

Beberapa jam kemudian, Rafael melihat rekening bayangan yang telah ditemukan. Didalamnya terdapat transfer bertahap, uang mengalir perlahan tapi pasti ke perusahaan fiktif yang kemudian ditelusuri hingga satu nama.

Edgar Marvelo.

Mitra bisnisnya yang sudah ia percaya selama ini, pria berusia 50an yang berdiri bersamanya saat mereka memotong pita pembukaan gedung baru enam bulan lalu. Rafael tak percaya, sampai ia melihat rekaman email terenkripsi, dan persetujuan tanda tangan digital yang tak terbantahkan.

"Kenapa?" gumam Rafael lirih, berdiri di ruang rapat kosong sambil memandangi kota yang perlahan dibungkus senja. "Kita membangun ini bersama."

Namun tak ada jawaban. Edgar sudah kabur ke luar negeri sebelum Rafael bisa menuntutnya. Menghilang, seperti pengecut. Meninggalkan nama baiknya, perusahaannya, dan satu-satunya warisannya di kota ini, Aurora Marvelo.

***

Rumah keluarga Marvelo berdiri seperti istana yang kosong. Dinding putihnya masih bersih, halaman rumput masih terawat, namun tak ada kehidupan nyata di dalamnya selain jejak-jejak masa lalu yang tertinggal. Dan kini, satu-satunya pewarisnya kembali.

Aurora berdiri di tengah ruang tamu yang luas, memandangi foto ayahnya yang tergantung di dinding. Senyum Edgar yang tenang di balik pigura emas kini terasa asing. Ia mencoba tersenyum, tapi hatinya merinding. Terlalu banyak yang berubah. Terlalu banyak pertanyaan yang belum terjawab.

Sejak tiba dari Paris dua hari lalu, Aurora tak pernah sekalipun berhasil menghubungi ayahnya. Telepon mati. Email tak dibalas. Aurora tidak mengerti kenapa tiba-tiba ayahnya memutuskan pembiayaan kuliahnya di Paris. Bahkan dia pulang dengan sisa tabungan yang tak seberapa.

"Ayah, kau di mana?" tanyanya, penuh kesal.

Namun hari itu ia tak punya waktu untuk tenggelam dalam pikiran sendiri. Karena sesaat kemudian, suara mesin mobil terdengar di luar. Dari balik jendela, ia melihat seorang pria keluar dari mobil. Pria itu tinggi, gagah, mengenakan jas gelap dan kacamata hitam.

Aurora membuka pintu sebelum bel sempat berbunyi.

"Siapa ya?" tanyanya waspada.

Pria itu melepas kacamatanya perlahan. Mata cokelat gelapnya langsung terkunci pada wajah Aurora. Pandangannya menusuk. Dalam. Seolah mencoba menelanjangi jiwanya.

"Aurora Marvelo?" tanyanya tenang.

"Ya."

"Aku Rafael Valentino."

Aurora terdiam. Nama itu familiar. Sangat familiar. Ia pernah mendengarnya dalam satu percakapan telepon ayahnya, atau mungkin dari sebuah artikel bisnis yang samar ia baca. Tapi yang ia ingat pasti Rafael Valentino bukan nama kecil. Rafael adalah pria penting. Seseorang yang punya kuasa.

Dan dari tatapannya, Aurora tahu... kedatangannya bukan untuk bersilaturahmi.

"Aku datang bukan untuk basa-basi," lanjut Rafael sambil melangkah masuk tanpa diundang. "Kita perlu bicara. Tentang ayahmu."

Aurora menutup pintu perlahan, membiarkan pria itu masuk ke dalam rumahnya atau lebih tepatnya, rumah ayahnya. Ia mengikuti Rafael ke ruang tamu, lalu duduk berhadapan dengannya.

"Jika kau tahu di mana ayahku, tolong katakan padaku," ucap Aurora akhirnya. "Aku sudah mencarinya berminggu-minggu."

Rafael mendengus pelan, mengejek. "Tentu saja kau tidak akan tahu."

Aurora menatapnya bingung. "Apa maksudmu?"

Rafael bersandar, menyilangkan kaki dan menatapnya tanpa senyum. "Ayahmu mencuri uangku. Meninggalkanku dengan kehancuran. Dan dia menghilang seperti pengecut. Sekarang, dia meninggalkanmu di sini di rumah mewah hasil uang kotor."

Aurora membeku. "Apa maksudmu uang kotor?"

"Jangan pura-pura tidak tahu, Aurora." Suaranya menjadi lebih tajam. "Kau wanita cerdas. Tapi jangan bodoh soal bisnis ayahmu. Dia menipuku. Mengambil jutaan dolar dari merger perusahaan kami, memalsukan dokumen, dan melarikan diri. Sekarang, dia mewariskan semua ini padamu. Termasuk... utangnya."

Aurora bangkit berdiri, suara gemetar. "Aku tidak tahu apa pun tentang itu. Aku tidak pernah terlibat dalam bisnis ayahku. Dia bahkan jarang bercerita!"

"Tapi kau tetap pewarisnya." Rafael berdiri pula, kini berhadapan langsung dengannya. Hanya beberapa inci memisahkan mereka. "Dan sebagai anak yang baik... kau akan membayarnya."

"Dengan apa?" desis Aurora. "Aku tidak punya uang sebanyak itu."

Rafael menyeringai pelan, gelap dan tajam.

"Ada banyak cara untuk membayar. Dan kau akan tahu satu per satu, Aurora Marvelo."

Aurora menahan napas. Matanya membulat, memandang Rafael yang kini berdiri begitu dekat. Aura lelaki itu seperti badai, dingin dan tak tertebak. Tapi Aurora bukan tipe wanita yang mudah diintimidasi, meskipun seluruh tubuhnya menggigil, ia tetap mengangkat dagu dengan penuh harga diri.

"Bagaimana jika aku menolak?" tanyanya, suaranya pelan namun jelas, seperti tantangan.

Rafael tidak langsung menjawab. Ia menatapnya lama, seolah ingin memastikan bahwa Aurora benar-benar tak tahu apa-apa. Lalu perlahan, senyumnya tumbuh. Tapi bukan senyum ramah. Itu adalah senyum milik seorang pria yang terbiasa menang dalam segala bentuk permainan kotor.

"Kau pikir kau punya pilihan?" balas Rafael, suaranya rendah, nyaris berbisik namun menggema seperti dentuman. Ia melangkah lebih dekat hingga Aurora hampir terdorong mundur.

Bersambung ...

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Balas Dendam Sang CEO
Balas Dendam Sang CEO
Dalam Balas Dendam Sang CEO, Adnan kembali sebagai billionaire sukses demi menuntut balas pada mantan kekasihnya. Namun, ia justru menemukan fakta kelam di balik kehidupan barunya. Ikuti kisah romance modern penuh intrik ini dalam web novel yang mengungkap rahasia masa lalu mereka.
CRAZY RICH MENIKAHI GADIS POLOS
CRAZY RICH MENIKAHI GADIS POLOS
Dalam novel CRAZY RICH MENIKAHI GADIS POLOS, Havva harus menikah dengan miliarder Irlan demi pengobatan ibunya. Menjadi istri kedua di tengah ancaman Bilqis yang sinis, ia berjuang bertahan hidup. Baca romance novel ini sebagai pilihan fiction books terbaik di platform online novel kami.
GAIRAH CINTA CEO DINGIN
GAIRAH CINTA CEO DINGIN
Dalam GAIRAH CINTA CEO DINGIN, Karin Arvantie terjebak dalam ketegangan saat wawancara kerja dengan Ryan Atmaja. Billionaire dingin ini memicu konflik profesional dan daya tarik intens. Akankah ini menjadi sekadar karier atau awal dari romance novel yang penuh gairah di billionaire romance books?
GAIRAH LIAR PLAYBOY TAJIR
GAIRAH LIAR PLAYBOY TAJIR
Dalam novel romance GAIRAH LIAR PLAYBOY TAJIR, pewaris properti Leon Indrajaya harus menghadapi trauma masa lalunya. Pertemuannya dengan psikiater Evita memicu obsesi berbahaya. Baca billionaire romance novels ini saat Leon nekat merebut tunangan CEO media demi ambisinya.
Jatuh Cinta dengan Paman Mantan Pacar
Jatuh Cinta dengan Paman Mantan Pacar
Ditinggalkan Brendan di hari pernikahan, aku memilih membatalkan hubungan dan menikahi paman konglomeratnya, Edrence. Dalam billionaire romance novel ini, Brendan menyesal saat menyadari aku bukan lagi miliknya. Baca kisah Jatuh Cinta dengan Paman Mantan Pacar di web novel modern ini.
Miliarder Mendadak!
Miliarder Mendadak!
Dalam Miliarder Mendadak!, Vera terjebak wasiat keluarga untuk menikahi CEO Dorian Ashford. Di dunia billionaire romance novels ini, ia harus menghadapi perjanjian berat dan ancaman kekasih Dorian. Simak perjuangan Vera dalam modern novel penuh intrik dan kekuasaan ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cinta Yang Melampaui Segalanya
Cinta Yang Melampaui Segalanya
Noah, 29 tahun, seorang pengacara ternama yang hanya fokus pada karier. Edmund, 19 tahun, sang pewaris keluarga kaya raya. Berasal dari dua dunia yang bertolak belakang, mereka jatuh cinta. Namun jurang perbedaan yang menganga antara keduanya membuat mereka terus mempertanyakan: Akankah bisa bahagia bersama? Atau justru berakhir dengan kembali ke kehidupan semula, bagai kisah yang tak pernah tertoreh dalam sejarah?
Anggaplah Ini Lagu Perpisahan Kita
Anggaplah Ini Lagu Perpisahan Kita
Nancy Merlin, putri Keluarga Merlin yang tinggal di Kota Cingkawi, bertengkar dengan ayahnya dan pergi dari rumah demi merawat kekasihnya, Howard Sukri yang menjadi tuli dan bisu akibat kecelakaan mobil. Dia berpura-pura tuli dan bisu untuk bersama Howard selama tiga tahun, selama waktu itu dia bekerja keras untuk mendapatkan biaya pengobatan Howard. Setelah Howard sembuh, dia merasa muak dengan kehidupan bersama Nancy dan merasa malu memiliki pacar yang tuli dan bisu. Lalu dia dekat dengan Sonya Ongko yang jahat, dia mengabaikan dan menyakiti Nancy. Akhirnya Nancy patah hati dan memutuskan untuk putus dengan Howard. Dia pergi ke luar negeri sesuai permintaan keluarganya, bersama Mike Yasin, dan kembali ke kehidupan yang benar-benar bahagia sebagai gadis kaya.
Pernikahan Palsu, Rahasia Terbuka
Pernikahan Palsu, Rahasia Terbuka
Lima tahun "menikah", Winda sadar dirinya ditipu, buku nikahnya itu palsu. Sebenarnya, Suaminya, Yandi, menikah dengan cinta pertamanya, Weni, dan punya seorang putri, Lucky. Setelah nyaris dicelakai suaminya, Winda beranikan diri untuk mengungkap semua kebenaran, dan akhirnya memulai hidup baru bersama cinta sejatinya, Kenzo.
Dibuli, Aku Balas Dendam!
Dibuli, Aku Balas Dendam!
Yessi menikah dan pindah 3000 km jauhnya, namun di masa hamilnya ia menangkap basah suaminya berselingkuh secara emosional dengan teman masa kecilnya. Yessi akhirnya melihat wajah asli sang suami, bercerai dengan tegas, dan membawa anaknya pulang ke orangtuanya. Kecewa dengan pernikahan, Yessi berencana fokus pada karier setelah bercerai. Namun, Eko, seorang raja hukum yang diam-diam mencintainya selama sepuluh tahun, tiba-tiba memasuki hidupnya...
Cinta di Balik Kegelapan
Cinta di Balik Kegelapan
Saat kembali ke tanah air, Sloane tak disangka bertemu dengan musuh bebuyutannya, Nick. Meski keduanya menyimpan kebencian mendalam, di sudut hati mereka yang paling tersembunyi, ternyata masih ada cinta.
Siapa Bilang Perceraian Akhir Segalanya?
Siapa Bilang Perceraian Akhir Segalanya?
Shinta merupakan nyonya muda dari keluarga kaya terkenal di Kota Hamas. Berasal dari keluarga biasa, tetapi karena parasnya yang sangat cantik, dia dinikahi oleh Jason dan dimanjakan selama belasan tahun. Namun, Jason berselingkuh. Shinta merasa seolah langit runtuh, tetapi bagi Jason, itu hanya masalah kecil yang bisa diselesaikan dengan rayuan dan hadiah tas atau perhiasan.