Logo
Pemuas Nafsu Keponakan
Pemuas Nafsu Keponakan

Pemuas Nafsu Keponakan

97 Bab
Tamat
Dalam novel Pemuas Nafsu Keponakan, Rina terjebak dalam hubungan terlarang dengan keponakannya, Aldi, saat suaminya pergi. Romance novel ini menggambarkan pergulatan batin Rina melawan hasrat dan rasa bersalah. Baca modern novel ini untuk melihat upayanya keluar dari jerat dosa.
Bab 1 dari Pemuas Nafsu Keponakan

Hari ini aku baru saja tiba di rumah Maya setelah perjalanan panjang. Aku mengenakan gamis panjang berwarna pastel, dan berusaha merasa nyaman di tempat baru ini. Suamiku bekerja di kapal pesiar, jadi aku memutuskan untuk tinggal sementara dengan keluargaku.

Kakakku, Maya, adalah seorang single parent berusia 39 tahun, sembilan tahun lebih tua dariku. Sejak bercerai dua tahun lalu, dia harus merawat anaknya seorang diri. Meskipun menjalani hidup yang tidak mudah, Maya selalu menunjukkan ketangguhan dan kemandirian yang mengagumkan.

"Oh, Aldi! Sini sayang, ada yang ingin Ibu kenalkan," Maya dengan senyum cerah ketika seorang remaja lelaki memasuki rumah.

Aldi mengangkat bahu dan berjalan mendekat dengan tatapan penasaran. "Ada apa, Bu?"

"Ini Tante Rina, adik Ibu. Suaminya bekerja di kapal pesiar, jadi sekarang dia akan tinggal bersama kita untuk sementara waktu," jelas Maya.

Aku menoleh dan tersenyum. "Hai, Aldi. Kamu sudah besar sekarang. Terakhir kali kita bertemu, kamu masih berusia lima tahun." Kini, Aldi adalah remaja 17 tahun dengan penampilan khas. Tingginya sekitar 170 cm, sedikit lebih tinggi dariku yang 165 cm. Tubuhnya tidak atletis, namun berisi..

Aldi mengangguk, berusaha mengingatku. "Selamat datang, Tante Rina," katanya sambil mencoba tersenyum. "Aku ke kamar dulu, Bu," lanjutnya sebelum bergegas menuju kamarnya.

Aku menatap Maya dan tersenyum. "Dia tampak lelah ya? Bagaimana di sekolah?"

Maya mengangguk. "Hari ini ada ujian matematika. Aldi memang sering merasa tertekan dengan pelajaran itu."

Aku menghela napas. "Semoga dia bisa lebih santai setelah ini."

Aku menatap Maya dan memberanikan diri untuk mulai pembicaraan yang lebih serius. "Ka, aku tidak berencana tinggal lama di sini. Hanya sampai aku menemukan tempat yang cocok," kataku dengan hati-hati.

Maya memelukku erat dan tersenyum lembut. "Rina, jangan khawatir. Kamu bisa tinggal di sini selama yang kamu butuhkan. Sebenarnya, aku lebih senang jika kamu tinggal sampai suamimu, selesai kontrak 5 tahun di kapal pesiar. Aku dan Aldi hanya berdua di rumah ini, dan kehadiranmu sangat berarti buat kami."

Aku terkejut dengan tawarannya. "Tapi, Ka... 5 tahun itu waktu yang lama. Aku tidak ingin merepotkanmu terlalu lama."

Maya menggelengkan kepalanya dan menatapku dengan penuh kasih. "Kamu tidak merepotkan, Rina. Justru aku merasa lebih baik ada kamu di sini. Rumah ini terlalu besar untuk kami berdua saja. Dan Aldi juga akan merasa lebih baik dengan adanya kamu. Lagi pula, aku kadang harus keluar kota dan meninggalkan Aldi sendirian di rumah."

Aku tersentuh oleh kata-katanya dan merasa beban di pundakku mulai berkurang. "Terima kasih, Ka Maya. Kamu benar-benar kakak yang luar biasa. Aku akan memikirkan tawaranmu."

Maya tersenyum lebar. "Tidak perlu dipikirkan lagi. Kamu bagian dari keluarga ini, dan rumah ini selalu terbuka untukmu."

Kamipun berbincang hingga sore hari, mengenang masa kecil, menceritakan pengalaman dan berita terbaru. Tawa dan candaan yang kunikmati bersama Maya menghangatkan hati. Rasanya seperti menghidupkan kembali kenangan manis yang sudah lama terkubur oleh kesibukan masing-masing.

﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏🖊️

Malam itu, setelah beraktivitas seharian, aku memutuskan untuk mandi. Aku berjalan menuju kamar mandi di ujung koridor. Tanpa berpikir untuk mengunci pintu, aku mulai mengeringkan rambut setelah mandi. Tiba-tiba, pintu terbuka keras.

"Astaga!" seruku, terkejut melihat Aldi berdiri di sana, membeku di tempatnya. Matanya tak bisa lepas dari tubuhku yang tanpa sehelai benang pun.

"Aldi!" jeritku panik, berusaha menutupi tubuhku dengan handuk.

Aldi segera menutup pintu dengan keras. "Maaf, Tante! Aku tidak tahu kalau ada orang di dalam," teriaknya dari balik pintu.

Aku berdiri di sana, jantungku berdegup kencang. "Kenapa pintunya tidak aku kunci tadi? Ya Allah, semoga Aldi tidak berpikir macam-macam," pikirku dengan rasa cemas yang tak bisa disembunyikan. Cepat-cepat aku mengenakan handuk dan keluar dari kamar mandi, merasa malu dan khawatir.

Saat aku kembali ke kamarku, pikiran tentang kejadian tadi membuatku gelisah. "Kenapa ini harus terjadi?" bisikku pada diri sendiri sambil berbaring di tempat tidur. "Aku tidak boleh memikirkannya, ini salah," lanjutku mencoba menenangkan diri.

Namun, bayangan tubuh Aldi yang terkejut dan tatapan tak sengajanya terus muncul di benakku. "Ya Allah, beri aku kekuatan," doaku dalam hati, berharap kejadian ini tidak berdampak buruk pada Aldi. Aku berusaha memejamkan mata, tetapi rasa cemas dan malu terus menggangguku.

Ketika akhirnya aku terlelap, tidurnya tak nyenyak. Bayangan kejadian di kamar mandi terus menghantuiku, membuatku sering terbangun. "Aku harus bicara dengan Aldi besok," pikirku dalam hati, berharap bisa menjelaskan semuanya dan menghapus rasa canggung di antara kami.

﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏🖊️

Keesokan paginya, aku duduk di meja makan, mencoba menenangkan diri dengan secangkir teh hangat. Ada ketegangan yang menggantung di udara sejak kejadian tadi malam. Aku tahu aku harus berbicara dengan Aldi, tapi bagaimana caranya?

"Selamat pagi, Tante," suara Aldi terdengar pelan saat ia duduk di kursi berhadapan denganku.

"Selamat pagi, Aldi. Tidur nyenyak?" tanyaku dengan suara lembut, berusaha memecahkan kebekuan di antara kami.

"Ya, lumayan," jawabnya singkat. Aku bisa melihat dari matanya bahwa dia juga tidak tidur nyenyak.

"Rin, tehmu masih hangat?" tanya Maya dari dapur sambil menyiapkan cangkir teh tambahan.

"Masih, terima kasih," jawabku singkat, mencoba tetap tenang.

"Ayo makan, nanti keburu dingin," seru Maya sambil meletakkan cangkir teh di meja.

Aldi mengambil roti bakar di depannya, tetapi ia hanya menggigitnya sedikit. "Aku harus pergi sekarang, Bu. Ada tugas yang belum selesai di sekolah," katanya buru-buru, berusaha menghindari situasi yang tidak nyaman.

"Baiklah, hati-hati di jalan," jawab Maya sambil tersenyum.

Setelah Aldi pergi, aku menghela napas panjang. "Ya Allah, beri aku kekuatan," gumamku dalam hati. Aku tahu aku harus bicara dengan Aldi saat dia pulang nanti.

Hari itu terasa panjang. Aku mencoba sibuk dengan berbagai hal di rumah, tetapi pikiranku terus kembali ke kejadian malam itu. Bagaimana cara bicara dengan Aldi? Bagaimana agar hubungan kami kembali normal?

Ketika Aldi kembali dari sekolah, aku mendengar langkah kakinya menuju kamarnya. "Ini saatnya," pikirku. Aku berjalan pelan menuju kamarnya, hatiku berdebar kencang. Dengan suara cemas, aku mengetuk pintu kamarnya. "Aldi, boleh Tante masuk?"

"Ya, Tante. Masuk saja," jawabnya dengan suara yang sedikit gemetar.

Aku membuka pintu dan masuk dengan langkah pelan. Wajahnya tampak tegang, dan aku duduk di kursi dekat tempat tidurnya. "Kita perlu bicara," kataku dengan suara yang hampir berbisik.

"Tentang apa, Tante?" tanyanya meskipun ia sudah tahu jawabannya.

Aku menarik napas panjang sebelum berbicara. "Tentang kejadian semalam. Tante ingin kamu tahu bahwa Tante tidak marah. Itu hanya kecelakaan," kataku, suaraku bergetar sedikit di akhir kalimat.

"Maaf, Tante. Aku benar-benar tidak sengaja," ucapnya dengan nada penuh penyesalan, matanya menatap lantai.

"Tante tahu, Aldi. Tapi..." aku terdiam sejenak, mencari kata-kata yang tepat. "Tante juga minta maaf kalau itu membuat kamu tidak nyaman," lanjutku, mencoba tetap tenang meskipun jantungku berdebar kencang.

Ada jeda panjang yang penuh dengan keheningan yang canggung. "Aku akan berusaha melupakan kejadian itu," katanya pelan, meskipun dalam hatinya ia tahu bahwa itu tidak akan mudah.

Aku mengangguk perlahan, mencoba tersenyum meskipun senyumnya tampak dipaksakan. "Bagus. Kita harus tetap seperti biasa. Jangan biarkan ini mengganggu hubungan kita," jawabku, tetapi kata-kataku terdengar kurang meyakinkan, bahkan bagi diriku sendiri.

Setelah keluar dari kamar Aldi, aku merasa sedikit lega tetapi tetap khawatir. "Semoga ini tidak mengubah apa pun antara aku dan Aldi," pikirku, berharap hubungan kami tetap seperti biasa.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Tak Mau Dimadu
Aku Tak Mau Dimadu
Dalam novel Aku Tak Mau Dimadu, seorang istri berjuang mempertahankan rumah tangganya dari ancaman masa lalu sang suami. Kisah romance modern ini menyoroti ambisi dan kesetiaan saat menghadapi pengkhianatan. Temukan drama emosional ini di webnovel kami sekarang juga.
Cabe-cabean Kekasih Vice President
Cabe-cabean Kekasih Vice President
Dalam romance novel Cabe-cabean Kekasih Vice President, Alexander Richard terjebak hubungan tak terduga dengan Soraya yang 18 tahun lebih muda. Di balik kepolosan Soraya, tersimpan rahasia masa lalu yang memicu trauma lama sang billionaire. Baca kisah mereka di web novel ini sekarang.
Kakak Ipar
Kakak Ipar
Dalam romance novel Kakak Ipar, Naila dipaksa menikahi suami kakaknya demi keturunan. Sebagai bad girl yang jauh dari kriteria Raihan sang dosen agama, Naila harus menghadapi rahasia asal-usulnya. Baca kisah modern novel ini tentang pilihan sulit dan takdir yang tersembunyi.
Menantu yang ‘Longgar’ dan Ayah Mertua Perkasa
Menantu yang ‘Longgar’ dan Ayah Mertua Perkasa
Dalam novel modern Menantu yang ‘Longgar’ dan Ayah Mertua Perkasa, seorang istri ditolak suaminya akibat sindrom relaksasi pasca-melahirkan. Saat rahasia ini terungkap, ayah mertuanya menawarkan kecocokan tak terduga. Baca novel romantis ini untuk kisah konflik rumah tangga yang rumit.
Menikah dengan kakak ipar
Menikah dengan kakak ipar
Dalam romance novel Menikah dengan kakak ipar, Naila dipaksa menggantikan posisi kakaknya yang mandul. Sebagai bad girl yang belum berhijab, ia harus menghadapi Raihan, dosen agama sekaligus kakak iparnya. Ikuti kisah modern novel ini tentang rahasia identitas dan pilihan hidup sulit.
Pelabuhan Terakhir
Pelabuhan Terakhir
Dalam romance novel Pelabuhan Terakhir, Caca, gadis yatim piatu, meninggalkan masa lalu pahit demi memenuhi wasiat ibu di pesantren Purwokerto. Di tengah kehidupan modern, ia harus menghadapi konflik hati dengan musuh abadi. Baca kisah lengkapnya di web novel yang penuh rahasia ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Bangkit Kembali, Menata Keluarga yang Hancur
Bangkit Kembali, Menata Keluarga yang Hancur
Setelah hidup kembali, Tina terkejut mendapati suaminya, seorang aktor top, sangat merindukannya hingga sakit dan dikelilingi pengganti, sementara putra sulungnya terlibat masalah hukum dan putri bungsunya ditipu. Meskipun seluruh publik menganggap keluarganya kacau tak tertolong, Tina berhasil melatih mereka yang gila menjadi setia, bahkan membuat antagonis utama memohon ampun.
Menjadi Serigala
Menjadi Serigala
Mochen Xiao, seorang kurir makanan, terseret ke dunia berbahaya setelah jatuh dalam perangkap Penyihir Merah. Untuk menyelamatkan Erbai, seorang pembawa acara wanita, ia berubah menjadi manusia serigala. Di sisi lain, Muramasa, vampir dari Kamar Dagang Jepang, berencana memanfaatkan Erbai lewat film cinta ilegal. Dalam kekacauan itu, Siwen, gadis kaya yang diselamatkan Mochen, mulai menyukainya. Saat bahaya datang dari segala arah, Mochen harus mencari tahu mengapa Penyihir Merah dan Muramasa menginginkan gen serigalanya. Bisakah cintanya dengan Erbai bertahan, atau mereka akan terpisah oleh kegelapan?
[Versi suara dubbing] Yang Telah Segar Kembali: Balaskan Hakim untuk Keterlaluannya Ibu Saya
[Versi suara dubbing] Yang Telah Segar Kembali: Balaskan Hakim untuk Keterlaluannya Ibu Saya
Pria itu kehilangan keluarga dan meninggal di kehidupan sebelumnya; setelah dilahirkan kembali, ia ingin membalas budi pada ibunya, tetapi ketika seseorang menyiksa ibunya, ia bersumpah akan membalas dendam dan menyerang balik.
Hadiah Keberuntungan
Hadiah Keberuntungan
Dia diculik oleh pedagang manusia saat masih kecil, dan saat dewasa, dia dikhianati oleh bajingan yang berselingkuh. Dia pikir hidupnya akan hancur, tetapi suatu hari, pamannya yang kaya muncul, juga menawarkannya kesempatan untuk pulang dan mewarisi kekayaan senilai miliaran dolar.
Raja Kebohongan
Raja Kebohongan
Dikhianati istri dan didera sakit ayahnya, Landen dapat Sistem "Ubah Palsu Jadi Nyata". Sistem ajaib ini mampu mengubah tipu daya dan iklan bodong menjadi layanan tulus. Dengan kekuatan tak terduga ini, Landen membalikkan nasibnya. Dia menjalin hubungan dengan CEO cantik, meraup kekayaan lewat judi giok, menguasai dunia bisnis, membalaskan dendam, dan menjalani kisah cinta rumit. Pada akhirnya, dia menguasai seni mengubah kebohongan menjadi kenyataan.
Penari Balerina yang Jadi Penari Eksotis
Penari Balerina yang Jadi Penari Eksotis
Seorang penari balerina yang dijual oleh kakak kembarnya karena cemburu akan kemampuan baletnya berakhir menjadi penari eksotis. Selvy akhirnya berjuang untuk merebut nama dan posisinya kembali dari kakaknya setelah sekian lama, tapi berakhir jatuh cinta pada tunangan kakaknya.