Logo
Pelabuhan Terakhir
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

87 Bab
Tamat
Dalam romance novel Pelabuhan Terakhir, Caca, gadis yatim piatu, meninggalkan masa lalu pahit demi memenuhi wasiat ibu di pesantren Purwokerto. Di tengah kehidupan modern, ia harus menghadapi konflik hati dengan musuh abadi. Baca kisah lengkapnya di web novel yang penuh rahasia ini.
Bab 1 dari Pelabuhan Terakhir

Cahaya mustika namaku. Usiaku kini 22 tahun. Gadis yatim piatu sejak berumur 12 tahun. Kedua orangtuaku tewas karena kecelakaan mobil saat akan mengunjungi nenek kami di Jepara. Bus yang kami tumpangi tertabrak truk kontainer yang membawa semen.

Hingga akhirnya aku diasuh oleh adik ayahku. Aku memanggilnya Lik Marwan.

Lik Marwan mempunyai 3 anak. Si sulung seumuran denganku, Hasan. Dia anak dari mendiang istri pertamanya. Sedang anak keduanya berumur 20 tahun. Namanya Ningrum, sedangkan anak ketiganya berumur 17 tahun bernama Naufal.

Aku dan Hasan seperti anak terbuang dalam lingkungan keluarga ini. Maklum karena saat ini kami tinggal bersama keluarga besar istri kedua Lik Marwan yaitu Mirna. Meski Eyang Sosro, Ibu dari Bapak dan Lik Marwan ikut tinggal bersama tapi beliau sama seperti kami hanya penumpang saja dan tak dihargai.

Untuk urusan sekolah saja, aku dan Hasan bisa sekolah dengan mengandalkan beasiswa. Untung otak kami agak encer. Tapi selalu, aku yang juara. Hasan selalu sebal dan tak mau mengakui kalau aku lebih unggul dari pada dia. Hahaha.

Kami sudah lulus S1, aku mengambil pendidikan Biologi sedangkan dia pendidikan Matematika. Kami sekolah di Universitas Negeri Surakarta (UNS) bermodal beasiswa bidik misi.

Jangan tanyakan Ningrum dan Naufal, secara tampak mata jelas mereka tak seperti kami. Mereka adalah dua anak manja penuh kasih sayang. Sekolah dan kuliah hanya untuk mencari ijazah.

"Orang itu harusnya punya rikuh pekewuh (malu), sudah tahu numpang tapi ngelunjak. Dasar. Sana cari kerja biar gak selalu nunut lilikmu," nyanyian merdu Lik Mirna mulai membahana seperti biasa.

"Hasan juga, gak bisa nyari duit sok-sokan mau kuliah lagi. Sok pinter dia."

Aku yang sedang mencucikan baju milik keluarga ini hanya diam tak mau menjawab. Pokoknya tutup mulut sama kuping.

******

"Caca," panggil seseorang saat aku tengah berbelanja ke pasar. Awan mengulas senyum lebar ke arahku. Aku tersenyum balik ke arahnya.

"Mau pulang?"

"Iya."

"Aku antar."

"Gak usah."

"Gak papa. Aku bawa motor kok."

"Aku naik angkot aja. Makasih."

Awan tidak peduli akan penolakanku, dia langsung membawa belanjaanku menuju motornya. Terpaksa aku ikut motornya. Aku yakin nanti pasti akan jadi masalah.

*****

"Eh Mas Awan," sapa Ningrum manja.

"Eh Ningrum, kamu gak kuliah sih?"

"Ini mau berangkat Mas."

"Oh."

"Anterin yuk Mas."

"Waduh maaf, nanti aku harus ke Kecamatan. Ada rapat sama Pak Camat."

"Au ah. Mas Awan nyebelin." Ningrum pergi dengan memasang muka kesal.

"Loh Nak Awan, kok kesini?" tanya Lik Mirna.

"Oh ini Bu, ngantar Caca. Kasihan bawa belanjaan banyak."

"Ckckck, Ca ... Ca ... Udah Lilik bilang supaya kamu bawa motor, tuh jadi ngerepotin Nak Awan kan?"

"Gak ngerepotin kok Bu, saya malah suka."

Aku memilih diam dan langsung membawa belanjaanku ke dalam rumah. Sengaja berlama-lama di dalam rumah hingga kudengar suara motor Awan.

"Kamu itu jadi orang sadar diri, ndeleng awakmu. Kamu itu sopo? Bukan siapa-siapa. Awan itu anak orang terpandang disini. Bapaknya mantan lurah, ibunya guru SD, kamu itu siapa?"

Aku hanya diam menunduk.

"Udah numpang, gak tahu diri ...." Lik Mirna masih ngomel-ngomel seperti biasa.

Andai aku mau, aku dan Hasan tak mungkin diam diperlakukan semena-mena olehnya. Selama ini kami diam karena menenggang perasaan Lik Marwan dan terutama Eyang Sosro.

Aku menuju kamar belakang, disana ditempat tidur yang mulai reot tergeletak Eyangku, usianya sudah 70 tahun. Sudah sangat sepuh. Hanya beliau yang masih hidup. Eyang kakung meninggal sejak Bapak dan Lik Marwan masih kecil-kecil.

Kupandangi wajah tuanya, kemudian mengelus pelan pipinya. Eyang terbangun dan tersenyum.

"Nduk ...."

"Dalem, Eyang."

"Sing sabar ya."

"Eyang mbe pengin balik Kebumen. Neng kene Eyang ora betah. Angger neng Kebumen ketemu dulur karo tangga perek mesti pada eman karo Eyang." (Eyang juga kepingin pulang ke Kebumen. Disini Eyang gak betah. Kalau di Kebumen bertemu saudara dan tetangga dekat mesti mereka sayang sama Eyang)

"Sing sabar nggih Yang, wonten kulo kalih Hasan." (Yang sabar ya Eyang, ada saya sama Hasan)

*****

"Gimana? ada perkembangan bagus gak untuk beasiswanya?"

"Hahaha. Kamu tahu gak, aku daftar di Malaysia. Kayaknya gak bakalan keterima lah wong saingannya jos-jos," jawab Hasan.

Kami sedang ngobrol didekat kandang ayam. Hanya ini tempat dimana tak ada yang bakalan mengomeli kami. Lah wong yang ada cuma ayam, paling berkokok ... Petok ... Petok ... Cukup dikasih makan anteng ayamnya.

"Kok Malaysia? Bukannya mau di UNS juga?"

"Aku mangkel sama Bapak. Waktu itu udah setuju aku ambil S2 tapi gara-gara Ibu Mirna ngomong, Bapak jadi ngelarang aku."

"Hahaha ... Terus kalau gak keterima kamu mau gimana?"

"Angon sapi."

Aku terkekeh mendengar celetuknya. Iya, Lik Mirna itu tidak suka kalau kami lebih sukses dari kedua anaknya. Makanya walau gelar kami sudah sarjana tapi sengaja aku dijadikan sebagai ART dan Hasan tukang angon sapi peliharaan keluarganya. Sedangkan kedua anaknya dilimpahi kasih sayang tak terkira. Masa bodoh besok mau jadi apa mereka nantinya. Jadi pengangguran gak masalah yang penting aku sama Hasan juga gak jadi orang.

*****

Aku habis menjemur pakaian. Tiba-tiba Lik Mirna memintaku mengirim SMS kepada kakaknya sesuai dengan catatan kecil yang sudah dia buat. Mau tak mau aku melakukan hal yang disuruhnya sambil duduk di kursi dekat pohon mangga.

Saat aku mulai mengetik, aku merasa aneh dengan tingkahnya pun Ningrum si gadis manja. Aku tak terlalu peduli dan mulai mengetik SMS.

"Eh Bu Laras, mau kemana Bu?"

"Eh Bu Mirna sama Ningrum juga. Duh Ningrum rajin ya, pagi-pagi udah sapu-sapu."

"Iyalah Bu, anak saya kan tak didik jadi calon istri yang baik gak kaya tuh yang cuma bisa numpang hidup saja."

Aku menoleh ke arah mereka. Ckckck ... Rupanya mereka lagi drama. Aku tak peduli mereka ngomong apa saja tentangku. Bahkan tanggapan Bu Laras pun tak akan kupedulikan karena bagiku mereka sama saja. Bu Laras walau katanya guru SD dan PNS tapi aku tak pernah menaruh hormat padanya. Sedikitpun. Catet itu.

Perilakunya tak mencerminkan pada titel dan status yang dimilikinya. Dia termasuk guru sombong dan arogan. Untung aku tidak sekolah di SD tempat beliau mengajar.

Husna sahabatku sekolah di SD tempat beliau mengajar. Saat itu ada iuran kurban hanya sebesar tiga puluh lima ribu rupiah. Dia yang anak kurang mampu membayar dengan uang receh logam dan dibungkus plastik bening. Dengan sombongnya beliau tak mau menerima uang tersebut. Beliau tak tahu bahwa uang recehan itu Husna kumpulkan dengan mengurangi jatah jajannya yang tak seberapa. Husna menangis tersedu bercerita padaku dan Hasan.

Hasan yang saat itu punya uang dua puluh ribu dan aku sepuluh ribu ditambah dalam plastik Husna ada uang lima ribu akhirnya digunakan untuk membayar iuran kurban.

Sejak saat itu aku tak menaruh respek pada keluarga mantan lurah itu. Walaupun orang bilang Awan itu tidak seperti kedua orang tuanya. Tapi aku tak peduli.

Aku tahu Awan menaruh hati padaku. Tapi aku tak pernah menanggapi. Karena selain aku tak suka padanya, aku tak mau mati muda dengan bermertuakan orang seperti Bu Laras. No. No. No. Walau aku yatim piatu tapi aku cukup tahu diri dan tahu seperti apa kriteria calon suamiku kelak. Dan sayangnya itu tak ada pada diri Awan.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Dosa Yang Indah - Zina
Dosa Yang Indah - Zina
Dalam novel Dosa Yang Indah - Zina, Zina tumbuh sebagai buah dari masa lalu kelam sang ibu. Terlahir di tengah penderitaan, ia kini terjebak dalam misi balas dendam terhadap pria yang menghancurkan hidup keluarganya. Simak kisah romance modern ini dalam koleksi fiction books kami.
Habis Manis Sepah Dibuang
Habis Manis Sepah Dibuang
Dalam novel romantis miliarder Habis Manis Sepah Dibuang, Jocelyn memilih mengundurkan diri setelah Michael, bosnya, justru membela orang lain saat dirinya dipermalukan oleh klien. Baca novel online modern ini untuk mengikuti perjuangan Jocelyn mempertahankan harga dirinya.
Istri Kontrak Sang CEO Dingin
Istri Kontrak Sang CEO Dingin
Dalam Istri Kontrak Sang CEO Dingin, Hana terjebak kesepakatan pernikahan demi finansial. Ray, sang billionaire, butuh istri palsu untuk reputasi. Namun, rahasia masa lalu mengancam posisi mereka. Temukan kisah mereka di romance novel ini, salah satu fiction books terbaik saat ini.
Istri Tuan Noah
Istri Tuan Noah
Dalam Istri Tuan Noah, Clara terpaksa menikahi kekasih kembarannya demi merawat bayi mereka. Sebagai istri sekaligus ibu pengganti, ia menghadapi dilema tanggung jawab dan perasaan. Baca kisah romance novel ini di platform online novel untuk mengikuti perjalanan hidup mereka.
Lama-lama Jadi Cinta
Lama-lama Jadi Cinta
Dalam novel modern Lama-lama Jadi Cinta, Rini terpaksa menikahi Andre akibat perjodohan tanpa restu bagi hubungannya dengan Agam. Rini harus memilih antara kesetiaan masa lalu atau membangun komitmen baru. Baca romance stories ini untuk mengikuti perjuangan cintanya di web novel terbaru.
My Absurd Ning
My Absurd Ning
Dalam My Absurd Ning, Zora Alifia sering membuat masalah di pesantren hingga memicu konflik dengan sepupunya, Gus Emir. Melalui ancaman pernikahan, Emir memaksa Zora berubah. Ikuti kisah romance modern ini dalam web novel yang penuh perubahan karakter dan komitmen di masa muda.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Putuskan Semua Obsesi Lama
Putuskan Semua Obsesi Lama
Menjelang pernikahannya dengan Jordy Kusuma, Amelia Winata mengetahui bahwa Jordy melakukan inseminasi buatan pada Diana Lenon yang sedang berada di stadium akhir kanker dengan dalih balas budi, bahkan mengajak Amelia ke pemotretan pernikahan mereka. Amelia yang patah hati membatalkan pernikahannya dengan bantuan sahabatnya, Bianca Erga, dan mengabdikan dirinya untuk proyek penelitian rahasia dosen pembimbingnya.
Berseminya Cinta Masa Lalu
Berseminya Cinta Masa Lalu
Kiana, seorang ahli manajemen krisis menyukai Thomas, CEO Grup Hutomo yang perusahaannya hendak melantai di bursa. Kiana mundur dari pekerjaannya yang bergaji tinggi di luar negeri untuk bekerja di Hotel Hutomo. Tak disangka, hubungan mereka yang pura-pura malah menjadi nyata. Ternyata, Thomas sudah merencakan ini sejak lama...
[Versi suara dubbing] Permainan Operasi Rahasia Ratna Mahjong
[Versi suara dubbing] Permainan Operasi Rahasia Ratna Mahjong
Seorang maestro mahjong menyelundupkan diri ke dalam rumah mahjong kumuh untuk menyelidiki kematian seorang kerabat, memenuhi keinginan terakhirnya, membantu pemilik keluar dari krisis, bertarung dengan lawan, mengekspos konspirasi dan menjunjung tinggi integritas!
Ibuku Super Kuat dan Keren
Ibuku Super Kuat dan Keren
Risa, gadis berkekuatan super, mabuk di larut malam setelah dikhianati pacarnya. Dari pertemuan tak terduga, lahirlah dua anak cerdas dan usil. Berkat bantuan mereka, Risa akhirnya kembali menemukan cinta. Menghadapi anak hasil hubungan satu malam, Risa sepenuh hati menjalankan tanggung jawab sebagai ibu, memberi kehidupan layak dan penuh kasih sayang. Meski terus ditekan ibunya agar segera menikah, Risa tetap teguh memprioritaskan dirinya dan anak-anaknya. Kisah berakhir ketika kedua orang itu sadar bahwa mereka adalah orang yang sama dari lima tahun lalu, meluruskan kesalahpahaman dan mengungkap kebenaran. Cerita ini menegaskan bahwa meski pernah terluka, kita harus berani meraih kebahagiaan. Ia menampilkan sosok perempuan modern yang kuat, tetap mendambakan kebahagiaan meski diterpa kemalangan, berani mencintai meski pernah dikhianati, dan terus menebar kebaikan meski telah melewati kejamnya dunia.
Jujur Saja, Akulah Ibu Naga!
Jujur Saja, Akulah Ibu Naga!
Dua puluh tahun lalu, Julia Loren, yaitu Ibu Naga tanpa sengaja menyelamatkan Yanto Govan dan keluarganya. Lama-kelamaan, mereka pun jatuh cinta. Akhirnya Julia memutuskan untuk tinggal bersama Yanto dan mengasuh tiga anak tirinya. Dua puluh tahun kemudian, mantan istri Yanto, Maria Winoto tiba-tiba muncul. Ketiga anak itu malah lebih memihak ibu kandung mereka dan mengusir Julia, satu-satunya orang asing di keluarga itu. Sadar dikhianati, Julia memilih melepaskan ikatan ini. Tak lama kemudian, bisnis Keluarga Govan mulai bermasalah dan Maria ternyata cuma mencari kemewahan. Barulah Keluarga Govan teringat akan kebaikan Julia dan berusaha memohonnya kembali. Tapi sudah telat, Julia sudah mati rasa dan memulai hidup baru.
Misi Cinta Sang Pengacara
Misi Cinta Sang Pengacara
Jennifer Sullivan, pengacara cerdas, menjadi mata-mata untuk Isaac Marks demi menyelamatkan saudaranya. Terjebak cinta, benci, dan intrik, ia ungkap misteri kasus pembakaran. Saat pelaku tertangkap dan Isaac berubah, Jennifer menutup masa lalu dan memulai hidup baru bersamanya.