Logo
Pembalasan Istri Kampungan
Pembalasan Istri Kampungan

Pembalasan Istri Kampungan

97 Bab
Tamat
Dalam novel romance Pembalasan Istri Kampungan, Nara bangkit dari pengkhianatan surat cerai suaminya. Bersama Dimas, ia memulai misi balas dendam penuh risiko. Ikuti kisah modern novel ini di webnovel untuk melihat apakah rencana mereka berhasil atau justru menghancurkan hidupnya kembali.
Bab 1 dari Pembalasan Istri Kampungan

"Surat apa ini?"

Napas Nara tercekat, di saat ia melihat tulisan pengadilan agama di dalam sebuah amplop yang masih tertutup rapat. Dengan tangan yang bergetar, ia mulai membuka isi surat itu dan membacanya secara menyeluruh hingga air matanya luruh begitu saja.

"Surat cerai? Ini tidak mungkin! Bagaimana caranya Mas Evan bisa menceraikanku tanpa sepengetahuanku? Apa salahku?" gumamnya tak percaya sambil membaca isi surat tersebut untuk yang kedua kalinya.

Tetes air mata Nara semakin menderas, di saat ia menyadari kenyataan ini bukanlah sebuah mimpi buruk. Entah nasib sial apa lagi yang tengah menimpanya, hingga detik ini tangannya bisa menggenggam sebuah surat perceraian yang dilayangkan oleh seorang pria yang belum genap menikahi dirinya selama dua bulan.

"Tidak! Aku tidak boleh percaya begitu saja! Aku harus meminta konfirmasi langsung dari Mas Evan!" batin Nara yang langsung menyeka jejak air matanya.

Perempuan itu beranjak dari tempat duduknya, dan beralih mencari ponsel di kamar. Nara masih berusaha berpikir positif, sampai langkah kakinya terhenti di saat terdengar suara ketukan pintu dari luar.

"Mas Evan? Ya, itu pasti Mas Evan pulang!" ujar Nara bersemangat, sambil berlari menuju pintu rumahnya.

Nara berusaha menampilkan senyuman terbaik untuk menyambut kepulangan sang suami, dengan harapan agar ia bisa berbicara baik-baik dengan Evan. Namun sayangnya, pria yang telah mengetuk pintu rumahnya itu ternyata bukanlah pria yang diharapkan. Kedua matanya sampai membulat, di saat ia mendapati tatapan tajam dari para tamu yang tak pernah diundangnya.

"Maaf, ini ada apa ya?" Nara sampai mundur selangkah ke belakang. Nyalinya seketika menciut, di saat beberapa pria berbadan besar dengan banyak tato di badannya menghampiri dirinya.

"Apa benar ini rumah kediamannya Evan dan Nara?"

"Ya, benar. Nara itu saya sendiri, dan Evan itu suami saya. Ada urusan apa ya?"

"Rumah ini akan kami sita! Suami Anda telah meminjam sejumlah uang pada pihak bank, dan tidak bisa melunasinya. Sehingga mulai besok Anda dan suami Anda tidak bisa lagi tinggal di tempat ini!"

Jdarrr!

Bagai tersambar petir di siang bolong, seketika kekuatan yang ada di dalam tubuh Nara pun hancur. Baru saja beberapa saat yang lalu batinnya terguncang berkat hadirnya surat perceraian yang amat tiba-tiba, dan kini ia sudah dihadapkan lagi dengan situasi yang tak kalah sulit.

"Ini adalah sisa pembayaran yang harus ibu segera lunasi," ucap pria berkepala botak tersebut, sambil menyerahkan selembar kertas pada wanita yang ada di hadapannya.

Nara membaca sejumlah angka yang tertera di kertas itu, hingga mulutnya kembali terbuka dengan napas yang kembali tercekat. "Seratus juta?" tanyanya tak percaya.

"Iya, benar. Itu adalah nominal gabungan sisa hutang suami Anda, berikut dengan bunganya!"

Seketika kedua sudut air mata Nara kembali basah. Dirinya merasa pening sekaligus sesak, dengan berbagai cobaan yang datang secara bersamaan di hari ini. Kini tak hanya tangannya saja yang bergetar, tetapi mulutnya juga. Nara mengigit kuat bibirnya, mencoba menahan ledakan tangis yang hampir pecah. Namun sayangnya, ia gagal.

"Tolong jangan usir saya dari tempat ini, Pak!" lirih Nara memohon, dengan air mata yang semakin luruh. "Sudah lebih dari sebulan ini Mas Evan belum pulang, karena dia tengah bekerja di ibu kota sana," lanjutnya dengan sorot mata meminta iba.

"Maaf, kami hanya menjalankan tugas. Sertifikat rumah ini telah ada di tangan kami, dan mungkin untuk lebih jelasnya lagi Anda bisa tanyakan langsung pada suami Anda sendiri," ucap pria itu tak mau berdebat, dan langsung mengajak para teman-temannya pergi meninggalkan tempat tersebut.

Tangis Nara pecah. Perempuan itu terduduk di balik pintu, dengan kedua tangan yang menutup wajah. Nara tak tahu apa yang tengah terjadi pada Evan, pikirannya sudah terlanjur kacau. Hingga keesokan harinya, ia terbangun dan berusaha mencoba mencari tahu semuanya.

"Ya, sepertinya aku harus mencari tahu alamat tempat tinggal Mas Evan di Jakarta! Aku harus segera menemuinya, sebelum para rentenir itu kembali ke rumah ini!"

Dengan susah payah, Nara mengobrak-abrik isi lemari suaminya. Meski sebagian tubuhnya masih terasa lemas, ia tetap mencari semua data diri Evan. Tak ada satu pun yang dilewatinya, hingga kedua netranya tak sengaja melihat sebuah buku kecil dengan coretan pena di depannya.

"Jalan Melati, Nomor 30A. Tidak salah lagi, pasti Mas Evan ada di tempat ini sekarang!" ucap Nara yang seketika langsung merobek kertas tersebut dan menyimpannya di dalam dompet.

Pukul tujuh pagi keesokan harinya, Nara segera bergegas menumpangi sebuah bus yang berjalan menuju Jakarta. Dalam duduknya, Nara tak pernah berhenti meremas ujung baju yang tengah dikenakannya. Ia terlalu takut, karena ini adalah momen pertama kali dirinya meninggalkan kampung halaman sendirian. Selama ini Nara memang sama sekali tak pernah bepergian jauh, karena terlalu fokus mengurus ayahnya yang telah sakit berbulan-bulan.

"Jakarta! Jakarta!"

Nara terperanjat, dan langsung melihat sekelilingnya. Setelah menempuh perjalanan panjang, akhirnya ia bisa sampai di tempat tujuannya. Sehingga dengan menarik napas terlebih dahulu, Nara pun turun dari bus tersebut dan mulai menanyakan alamat tujuannya pada beberapa orang yang ada di sana.

"Waduh! Kalau alamat ini masih jauh, Neng! Neng harus naik beberapa angkutan umum dulu, supaya bisa ke sana," ucap orang itu, yang langsung membuat Nara memeriksa isi dompetnya.

Sisa uangnya hanya tinggal hanya tinggal 4 lembar uang lima puluh ribuan saja, mengingat selama ini Evan belum pernah mengiriminya uang. Itu pun adalah sisa uang simpanannya, yang sebagian besar telah habis untuk perawatan rumah sakit dan biaya pemakaman ayahnya.

"Saya catat di sini saja nama-nama angkutan umum sekaligus nomornya ya, Neng. Semoga cepat ketemu suaminya," ucap orang tersebut sambil mengembalikan kembali secarik kertas yang sempat diperlihatkan kepadanya dan pergi melanjutkan perjalanannya.

Nara mengikuti beberapa instruksi yang telah orang tadi tuliskan di kertasnya. Ia mulai menaiki sebuah angkutan umum berwarna merah dari stasiun bus tersebut, sampai akhirnya ia menyambung menumpang angkutan umum lainnya. Nara tak gentar mencari Evan, meski kini ia tengah berada di tempat yang sangat asing baginya.

"Jalan Melati," ejanya pelan sambil melihat sebuah papan nama jalan yang ada di hadapannya.

Untuk sesaat, Nara sedikit mengerenyitkan dahinya. Ia nampak terlihat bingung, di saat melihat beberapa mobil dan motor yang tengah terparkir hampir memenuhi pinggir jalanan. Hingga akhirnya, dengan ragu-ragu Nara pun kembali menyusuri beberapa rumah yang ada di sana. Ia mencari keberadaan rumah Evan. Sampai tiba-tiba napasnya terasa sesak, di saat dirinya melihat sebuah tenda dan tulisan yang amat menghentakkan hati.

"Tidak! Ini tidak mungkin!"

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Budak Nafsu Tuan Jhon!
Budak Nafsu Tuan Jhon!
Dalam romance novel Budak Nafsu Tuan Jhon!, Sherly, Livy, dan Hanny menghadapi konflik rumah tangga pelik akibat kecantikan mereka. Ketiganya harus berjuang mempertahankan martabat di tengah pengkhianatan dan obsesi. Baca kisah modern novel ini untuk mengungkap nasib mereka.
Demi Selingkuh, Suamiku Meracuni Anakku
Demi Selingkuh, Suamiku Meracuni Anakku
Dalam novel misteri modern Demi Selingkuh, Suamiku Meracuni Anakku, seorang istri menghadapi pengkhianatan terbesar saat suaminya meracuni anak mereka demi berselingkuh. Kini, ia bertekad mengakhiri pernikahan tujuh tahunnya. Baca novel online ini untuk mengungkap perjuangannya.
Istri Kedua Tersembunyi
Istri Kedua Tersembunyi
Dalam Istri Kedua Tersembunyi, Raine Alverez terpaksa menikah dengan Leon Castello demi melunasi utang keluarga. Terjebak dalam intrik billionaire romance novels ini, ia harus menghadapi kebencian istri pertama. Baca kisah modern novel ini untuk mengungkap rahasia di balik pernikahan paksa.
Jejak Cinta Terlarang di Kampus Perjuangan
Jejak Cinta Terlarang di Kampus Perjuangan
Dalam Jejak Cinta Terlarang di Kampus Perjuangan, Adrian dan Maya terjerat hubungan gelap yang mengancam komitmen Romeo. Rina pun hadir membawa intrik dalam romance novel ini. Temukan liku-liku pengkhianatan dan pencarian identitas melalui web novel modern yang penuh konflik batin.
Kaka Iparku Brengsek
Kaka Iparku Brengsek
Dalam novel Kaka Iparku Brengsek, Nadia terjebak malapetaka saat tinggal bersama Tasya dan Aldo. Di balik genre romance modern ini, perhatian Aldo berubah menjadi obsesi berbahaya yang mengancam keutuhan keluarga. Baca web novel ini untuk mengungkap konsekuensi dari pengkhianatan besar mereka.
Less Than Evil
Less Than Evil
Dalam novel aksi Less Than Evil, bertahan hidup berarti mahir memakai topeng dan saling memanfaatkan. Di dunia modern ini, kejujuran adalah kelemahan. Ikuti kisah penuh intrik dalam web novel ini saat karakter utama berjuang meraih posisi melalui manipulasi dan strategi licik.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cinta Bersemi Dalam Pelukan Paman
Cinta Bersemi Dalam Pelukan Paman
Pekerja kantoran biasa, Lily Basuki, terbangun di dalam novel melodrama yang baru dibacanya sebagai tokoh utama perempuan. Dia harus menghadapi ketidakpedulian suami, adik angkat bermuka dua, dan keluarga yang tak berpihak padanya. Akhirnya dia memilih melawan dan membongkar kepalsuan mereka. Namun kekuasaan besar sang tokoh utama pria segera mendorongnya ke jalan buntu.
[Versi suara dubbing]Harga dari Kesombongan
[Versi suara dubbing]Harga dari Kesombongan
Setelah enam tahun berperang, dia menjadi kaisar dan menerima istri pertamanya. Dengan menyelamatkan seorang tukang cuci, wanita itu berani masuk ke istana dengan sombong, membunuh istri kaisar, dan akhirnya membayar konsekuensinya...
Jenderal Wanita Juga Bisa Dapat Cinta
Jenderal Wanita Juga Bisa Dapat Cinta
Jenderal yang pulang setelah memenangkan perang mengira akan menikah dengan tunangannya yang baik itu, tak disangka tunangannya ternyata orang yang serakah akan kekuasaan dan memilih menikah dengan wanita yang menyamar menjadi adik jenderal. Di saat itu, semua orang mengira wanita yang hanya bisa seni bela diri ini akan menjadi lajang tua, tak disangka dia malah menikah dengan orang yang sangat sederhana, mereka bahkan melewati banyak rintangan dan hidup senang.
Setelah Amnesia, Dia Memanjakanku
Setelah Amnesia, Dia Memanjakanku
Menikah selama tiga tahun, suamiku selalu dingin dan cuek padaku. Ketika cinta pertamanya kembali dari luar negeri, dia langsung minta cerai. Tapi sebelum kami sempat tanda tangan, dia kecelakaan mobil dan hilang ingatan! Sekarang, dia jadi suami yang sangat mencintaiku.
Ya Tuhan! Kamu adalah Ayah Bayiku!
Ya Tuhan! Kamu adalah Ayah Bayiku!
Setelah tunangannya sendiri meninggalkannya untuk mati dalam kebakaran, Aria mendapati dirinya terperangkap dalam romansa yang tidak terduga dengan miliarder Casper Bennet, yang putranya yang berusia 6 tahun Leo bersikeras bahwa dia adalah ibunya. Mungkinkah Casper benar -benar pria itu dari malam itu 7 tahun yang lalu, dan Leo benar -benar putranya?
Terlahir Kembali Sebagai Istri Kesayangan Sang CEO
Terlahir Kembali Sebagai Istri Kesayangan Sang CEO
Dia dijebak oleh tunangan dan sahabatnya, ditinggalkan dalam keadaan hancur dan akhirnya dibunuh. Setelah lahir kembali, dia menjadi istri seorang miliarder. Ingin membalas dendam, dia berdiri di sisinya, selalu siap membantu.